1Mordekhai berkata: "Itu terjadi oleh Allah!"
2Sebab aku masih ingat kepada mimpi yang telah kulihat tentang peristiwa-peristiwa itu. Dari padanya tiada satupun yang tidak terjadi,
3baik sumber kecil yang menjadi sungai, baik cahaya yang ada maupun matahari dan banyak air itu. Sungai itu adalah Ester yang dipernikah oleh raja dan dijadikan ratu.
4Adapun kedua ekor naga itu adalah aku sendiri dan Haman.
5Bangsa-bangsa itu ialah orang yang bersepakat untuk membinasakan nama orang-orang Yahudi.
6Bangsaku ialah Israel yang berseru kepada Allah lalu diselamatkan. Tuhan telah menyelamatkan umat-Nya dan Tuhan telah melepaskan kita dari segala malapetaka itu. Allah telah membuat tanda-tanda dan keajaiban besar, sebagaimana yang belum pernah terjadi di tengah-tengah bangsa-bangsa.
7Sesungguhnya Allah telah menentukan dua undian. Yang satu untuk umat Allah dan yang lain untuk segala bangsa lain.
8Kedua undian jatuh pada saat dan waktu serta hari penghukuman di hadapan Allah di antara segala bangsa.
9Maka Allah teringat kepada umat-Nya lalu diberikan-Nya hak kepada milik-Nya sendiri.
10Beberapa hari dalam bulan Adar, yaitu hari yang keempat belas dan yang kelima belas bulan itu, akan menjadi bagi mereka turun-temurun dan untuk selama-lamanya hari-hari himpunan, sukacita dan kesukaan di hadapan Allah, di tengah umat-Nya Israel.
11Dalam tahun keempat pemerintahan Ptolemeus dan Kleopatra maka Dositeius, yang menurut keterangannya adalah seorang imam dan keturunan Lewi, beserta dengan anaknya Ptolemeus membawa surat mengenai Purim ini. Surat itu dikatakannya asli dan diterjemahkan oleh Lisumakhus bin Ptolemeus, salah seorang penduduk Yerusalem.