Sabtu, 23 Mei 2026

Sabtu VII Paskah

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 28:16-20,30-31

Setelah kami tiba di Roma, Paulus diperbolehkan tinggal dalam rumah sendiri bersama-sama seorang prajurit yang mengawalnya. Tiga hari kemudian Paulus memanggil orang-orang terkemuka bangsa Yahudi dan setelah mereka berkumpul, Paulus berkata: "Saudara-saudara, meskipun aku tidak berbuat kesalahan terhadap bangsa kita atau terhadap adat istiadat nenek moyang kita, namun aku ditangkap di Yerusalem dan diserahkan kepada orang-orang Roma. Setelah aku diperiksa, mereka bermaksud melepaskan aku, karena tidak terdapat suatu kesalahanpun padaku yang setimpal dengan hukuman mati. Akan tetapi orang-orang Yahudi menentangnya dan karena itu terpaksalah aku naik banding kepada Kaisar, tetapi bukan dengan maksud untuk mengadukan bangsaku. Itulah sebabnya aku meminta, supaya aku melihat kamu dan berbicara dengan kamu, sebab justru karena pengharapan Israellah aku diikat dengan belenggu ini." Dan Paulus tinggal dua tahun penuh di rumah yang disewanya sendiri itu; ia menerima semua orang yang datang kepadanya. Dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus.

Mazmur Tanggapan Mazmur 11:4-5,7

TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.
TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan.
Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.

Bacaan Injil Yohanes 21:20-25

Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?" Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?" Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku." Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu." Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar. Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Renungan

Jangan Menoleh ke Nasib Orang Lain

Baru saja diberi tugas berat, Petrus menoleh. Ia melihat murid yang dikasihi Yesus mengikuti dari belakang, lalu bertanya: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?" Baru dipanggil, sudah membanding-bandingkan.

Kita pun sering begitu. Baru menerima salib sendiri, mata sudah melirik ke halaman orang. Mengapa jalanku terjal, jalannya mulus? Mengapa aku diminta banyak, dia dibiarkan santai? Perbandingan itu meracuni, mengubah rasa syukur menjadi iri.

Jawaban Yesus tegas tapi membebaskan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku." Nasib orang lain ada di tangan Tuhan, dan itu bukan wewenang kita. Yang menjadi urusan kita hanya satu: mengikut Dia, di jalan yang untuk kita.

Bacaan pertama menutup kisah Paulus dengan indah. Ia sampai di Roma sebagai tahanan, tinggal di rumah sewaan, tetapi "dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan Kerajaan Allah." Paulus tidak sibuk membandingkan penjaranya dengan kebebasan orang lain. Ia menekuni panggilannya di tempat ia berada.

Injil Yohanes ditutup dengan pengakuan jujur: masih banyak yang Yesus perbuat, tak akan termuat semua kitab di dunia. Termasuk kisah hidup kita masing-masing, yang unik dan tak perlu disamakan dengan siapa pun.

Nasib siapa yang sedang kita bandingkan dengan nasib kita sendiri hari ini?

Tuhan, tariklah pandanganku dari jalan orang lain. Biar aku menekuni panggilanku sendiri dan mengikut Engkau. Amin.

Invitatorium

SABTU VII PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh kudus, alleluya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Marilah kita menyembah Kristus Tuhan, yang menjanjikan Roh kudus, alleluya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Sabtu dalam Pekan VII Paskah

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Ave Maria, gratia plena

Dominus tecum

Benedicta tu in mulieribus

Et benedictus fructus ventris tui, Jesus

Sancta Maria, Mater Dei

Ora pro nobis peccatoribus

Nunc et in hora mortis nostrae

Amin.

Terjemahan Bahasa Indonesia:
Salam Maria, penuh rahmat

Tuhan sertamu

Terpujilah Engkau di antara wanita

Dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus

Santa Maria, Bunda Allah

Doakanlah kami orang berdosa

Sekarang dan waktu kami mati

Amin.

PSALMODI

Ant. 1 Marilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya ajaib yang telah Dia lakukan bagi manusia, alleluya.

Mazmur 107

Syukur atas pembebasan

Inilah pesan Allah kepada bani Israel; kabar baik tentang damai sejahtera yang diwartakan melalui Yesus Kristus (Kis. 10:36).

I
"Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik;

sebab kasih setia-Nya kekal abadi."
Biarlah mereka berkata demikian, orang-orang tebusan Tuhan,

yang telah ditebus-Nya dari tangan musuh

dan dikumpulkan dari negeri-negeri yang jauh,

dari timur dan barat, utara dan selatan.
Ada yang mengembara di padang gurun, di tanah tandus,

tidak menemukan jalan ke kota tempat mereka dapat tinggal.

Mereka lapar dan haus;

jiwa mereka pingsan di dalam diri mereka.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Dia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka

dan Dia menuntun mereka di jalan yang benar,

untuk mencapai kota tempat mereka dapat tinggal.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia:

sebab Dia memuaskan jiwa yang haus;

Dia mengisi orang yang lapar dengan hal-hal yang baik.
Ada yang terbaring dalam kegelapan dan kesuraman,

tawanan dalam kesengsaraan dan belenggu,

karena telah menentang firman Allah

dan menolak nasihat Yang Mahatinggi.

Dia menghancurkan semangat mereka dengan kerja keras;

mereka tersandung; tidak ada yang menolong.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Dia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka.

Dia menuntun mereka keluar dari kegelapan dan kesuraman

dan menghancurkan belenggu mereka berkeping-keping.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kebaikan-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia:

sebab Dia mendobrak gerbang-gerbang perunggu

dan menghancurkan palang-palang besi.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Marilah kita memuji Tuhan atas belas kasihan-Nya dan atas karya-karya ajaib yang telah Dia lakukan bagi manusia, alleluya.

Ant. 2 Manusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Dia lakukan, alleluya.

II
Ada yang sakit karena dosa-dosa mereka

dan menderita karena kesalahan mereka.

Mereka membenci setiap makanan;

mereka mendekati gerbang kematian.
Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Dia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka.

Dia mengutus firman-Nya untuk menyembuhkan mereka

dan menyelamatkan hidup mereka dari kubur.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia.

Biarlah mereka mempersembahkan kurban syukur

dan menceritakan perbuatan-Nya dengan bersukacita.
Ada yang berlayar ke laut dengan kapal

untuk berdagang di perairan yang luas.

Orang-orang ini telah melihat perbuatan Tuhan,

keajaiban-keajaiban yang Dia lakukan di kedalaman.
Sebab Dia berfirman; Dia memanggil badai,

mengangkat gelombang laut.

Terlempar ke langit, lalu ke kedalaman;

jiwa mereka meleleh dalam kesesakan mereka.
Mereka terhuyung-huyung, terhuyung-huyung seperti orang mabuk,

sebab semua keahlian mereka telah hilang.

Lalu mereka berseru kepada Tuhan dalam kesesakan mereka

dan Dia menyelamatkan mereka dari penderitaan mereka.
Dia menenangkan badai menjadi bisikan:

semua gelombang laut terdiam.

Mereka bersukacita karena ketenangan itu

dan Dia menuntun mereka ke pelabuhan yang mereka inginkan.
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan atas kasih setia-Nya,

atas karya-karya ajaib yang Dia lakukan bagi manusia.

Biarlah mereka memuliakan Dia dalam perkumpulan umat

dan memuji Dia dalam pertemuan para tua-tua.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Manusia telah melihat karya-karya Allah, keajaiban-keajaiban yang telah Dia lakukan, alleluya.

Ant. 3 Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya, alleluya.

III
Dia mengubah sungai menjadi padang gurun,

mata air menjadi tanah yang haus,

tanah subur menjadi gurun asin,

karena kejahatan orang-orang yang tinggal di sana.
Tetapi Dia mengubah padang gurun menjadi sungai,

tanah yang haus menjadi mata air.

Di sana Dia menempatkan orang yang lapar

dan mereka membangun kota untuk ditinggali.
Mereka menabur ladang dan menanam kebun anggur;

ini menghasilkan panen.

Dia memberkati mereka; mereka bertambah banyak.

Dia tidak membiarkan kawanan ternak mereka berkurang.
Dia mencurahkan penghinaan kepada para pangeran,

membuat mereka mengembara di padang gurun tanpa jejak.

Mereka berkurang, menjadi tidak berarti

oleh penindasan, kejahatan, dan kesedihan.
Tetapi Dia mengangkat orang miskin dari kesusahan;

membuat keluarga banyak seperti kawanan domba.

Orang benar melihatnya dan bersukacita

tetapi semua yang berbuat salah dibungkam.
Siapa pun yang bijaksana, biarlah dia memperhatikan hal-hal ini.

Dan pertimbangkan kasih Tuhan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Engkau mengisi orang yang lapar dengan hal-hal yang baik, ya Tuhan Allah, dan mematahkan belenggu orang berdosa. Dengarkanlah umat-Mu yang berseru kepada-Mu dalam kesesakan mereka dan pimpinlah Gereja-Mu dari bayang-bayang kematian. Kumpulkanlah kami dari matahari terbit hingga terbenam agar kami dapat bertumbuh bersama dalam iman dan kasih dan memberikan syukur abadi atas kebaikan-Mu.

Ant. Mereka yang mengasihi Tuhan akan melihat dan bersukacita; mereka akan memahami kasih setia-Nya, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan firman Allah dan suara publik Gereja.
Allah telah melahirkan kita kembali ke dalam pengharapan yang hidup, alleluya.

Dengan membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati, alleluya.

BACAAN

Bacaan Pertama

Surat Ketiga Rasul Yohanes

1:1-15

Marilah kita hidup dalam kebenaran
Penatua kepada Gayus yang terkasih, yang sungguh aku kasihi.
Saudaraku yang terkasih, aku berharap Engkau dalam keadaan sehat—semoga Engkau berhasil dalam segala hal lain sebagaimana Engkau berhasil dalam roh. Sebab aku sangat bersukacita karena saudara-saudara telah bersaksi tentang betapa sungguh-sungguh Engkau berjalan di jalan kebenaran. Tidak ada yang lebih menyenangkan bagiku daripada mendengar bahwa anak-anakku berjalan di jalan ini.
Saudaraku yang terkasih, Engkau menunjukkan kesetiaan dengan segala yang Engkau lakukan untuk saudara-saudara meskipun mereka adalah orang asing; sesungguhnya, mereka telah bersaksi tentang kasih-Mu di hadapan gereja. Dan Engkau akan melakukan hal yang baik jika, dengan cara yang menyenangkan Allah, Engkau membantu mereka untuk melanjutkan perjalanan mereka. Demi Nama itulah mereka berangkat, dan mereka tidak menerima apa pun dari orang-orang kafir. Oleh karena itu, kita berutang kepada orang-orang seperti itu untuk mendukung mereka dan dengan demikian memiliki bagian kita dalam pekerjaan kebenaran.
Aku memang menulis kepada gereja; tetapi Diotrefes, yang senang menjadi pemimpin mereka, mengabaikan kami. Oleh karena itu, jika aku datang, aku akan berbicara secara terbuka tentang apa yang dia lakukan dalam menyebarkan omong kosong jahat tentang kami. Dan itu belum semuanya. Dia tidak hanya menolak untuk menyambut saudara-saudara itu sendiri tetapi dia bahkan menghalangi mereka yang ingin melakukannya dan mengusir mereka dari gereja!
Saudaraku yang terkasih, jangan meniru yang jahat tetapi yang baik. Siapa pun yang melakukan yang baik adalah milik Allah; siapa pun yang melakukan yang jahat tidak pernah melihat Allah. Demetrius adalah orang yang mendapat kesaksian baik dari semua orang, bahkan dari kebenaran itu sendiri. Kami juga memberikan kesaksian kami, dan Engkau tahu bahwa kesaksian kami benar.
Ada banyak lagi yang ingin aku tulis kepada-Mu, tetapi aku tidak ingin menuliskannya dengan pena dan tinta. Sebaliknya, aku berharap dapat segera bertemu dengan-Mu, ketika kita dapat berbicara secara langsung.
Damai sejahtera menyertai-Mu. Saudara-saudara yang terkasih di sini menyampaikan salam mereka kepada-Mu; sampaikan salam kepada saudara-saudara yang terkasih di sana, masing-masing dengan namanya.

RESPONSORIUM 3 Yohanes 11; 1 Petrus 2:19

Jangan meniru contoh yang jahat tetapi ikutilah yang baik.

Dengan berbuat baik Engkau akan menjadi anak Allah, alleluya.
Rahmat bekerja dalam diri orang yang menanggung penderitaan demi Allah.

Dengan berbuat baik Engkau akan menjadi anak Allah, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari khotbah seorang penulis Afrika abad keenam

Gereja dalam kesatuannya berbicara dalam bahasa setiap bangsa
Para murid berbicara dalam bahasa setiap bangsa. Pada Pentakosta Allah memilih cara ini untuk menunjukkan kehadiran Roh Kudus: siapa pun yang telah menerima Roh berbicara dalam segala macam bahasa. Kita harus menyadari, saudara-saudaraku yang terkasih, bahwa ini adalah Roh Kudus yang sama yang oleh-Nya kasih dicurahkan dalam hati kita. Kasihlah yang akan menyatukan Gereja Allah di seluruh dunia. Dan sebagaimana setiap orang yang menerima Roh Kudus pada masa itu dapat berbicara dalam segala macam bahasa, demikian pula hari ini Gereja, yang disatukan oleh Roh Kudus, berbicara dalam bahasa setiap bangsa.
Oleh karena itu, jika seseorang berkata kepada salah satu dari kita, "Engkau telah menerima Roh Kudus, mengapa Engkau tidak berbicara dalam bahasa roh?" jawabannya harus, "Aku memang berbicara dalam bahasa semua orang, karena aku termasuk dalam tubuh Kristus, yaitu Gereja, dan dia berbicara semua bahasa. Apa lagi yang ditunjukkan oleh kehadiran Roh Kudus pada Pentakosta, kecuali bahwa Gereja Allah akan berbicara dalam bahasa setiap bangsa?"
Inilah cara janji Tuhan digenapi: Tidak seorang pun menaruh anggur baru ke dalam kantong kulit tua. Anggur baru ditaruh ke dalam kantong kulit yang baru, dan dengan demikian keduanya terpelihara. Jadi ketika para murid terdengar berbicara dalam segala macam bahasa, beberapa orang tidak salah besar dengan mengatakan: Mereka telah minum terlalu banyak anggur baru. Kebenarannya adalah bahwa para murid sekarang telah menjadi kantong kulit yang baru, diperbarui dan disucikan oleh rahmat. Anggur baru Roh Kudus memenuhi mereka, sehingga semangat mereka meluap dan mereka berbicara dalam berbagai bahasa. Dengan mukjizat spektakuler ini mereka menjadi tanda Gereja Katolik, yang merangkul bahasa setiap bangsa.
Rayakanlah pesta ini, sebagai anggota satu tubuh Kristus. Itu tidak akan menjadi pesta yang kosong bagi-Mu jika Engkau benar-benar menghayati apa yang Engkau rayakan. Sebab Engkau adalah anggota Gereja yang diakui Tuhan sebagai milik-Nya, karena Dia sendiri diakui olehnya, Gereja yang sama yang Dia penuhi dengan Roh Kudus saat dia menyebar ke seluruh dunia. Dia seperti mempelai pria yang tidak pernah kehilangan pandangan dari mempelai wanitanya sendiri; tidak seorang pun dapat menipu Dia dengan mengganti wanita lain.
Kepada Engkau sekalian bangsa, yang membentuk Gereja Kristus, Engkau, anggota-anggota Kristus, Engkau, tubuh Kristus, Engkau, mempelai Kristus—kepada Engkau sekalian Rasul menyampaikan kata-kata ini: Bersabarlah satu sama lain dalam kasih; lakukanlah segala yang Engkau bisa untuk memelihara kesatuan Roh dalam ikatan damai sejahtera. Perhatikan bahwa ketika Paulus mendesak kita untuk bersabar satu sama lain, dia mendasarkan argumennya pada kasih, dan ketika dia berbicara tentang harapan kita akan kesatuan, dia menekankan ikatan damai sejahtera. Gereja ini adalah rumah Allah, dibangun dari batu-batu hidup, yang tuannya adalah Allah yang mahakuasa. Adalah kesenangan-Nya untuk tinggal di sini. Berhati-hatilah, agar Dia tidak pernah bersedih melihatnya dirusak oleh perpecahan dan runtuh menjadi puing-puing.

RESPONSORIUM Kisah Para Rasul 15:8-9; 11:18

Allah yang dapat membaca hati semua orang mengutus Roh-Nya kepada orang-orang bukan Yahudi sama seperti Dia kepada kita.

Dia tidak membuat perbedaan antara mereka dan kita, dan Dia menyucikan hati mereka dengan iman, alleluya.
Allah juga memberikan pertobatan yang memberi hidup kepada orang-orang bukan Yahudi.

Dia tidak membuat perbedaan antara mereka dan kita, dan Dia menyucikan hati mereka dengan iman, alleluya.

DOA PENUTUP

Kami mohon,

ya Allah yang mahakuasa, agar kami,

yang telah merayakan pesta Paskah,

oleh anugerah-Mu tetap berpegang teguh padanya

dalam cara kami menjalani hidup.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

O sungguh menggembirakan
Bahwa Yesus Kristus Tuhan
Yang tersalib di Golgota
Bertakhta di sisi Bapa.

Marilah kita bersyukur
Memuji Allah yang luhur
Sambil mohon kepadaNya
Kerinduan akan surga.

Kita turut bahagia
Bersama seisi surga
Atas kemulyaan Tuhan
Yang jaya tak terkalahkan.

Mulyalah Engkau ya Tuhan
Yang naik ke atas awan
Serta Bapa dan Roh suci
Mulyalah kekal abadi. Amin.

Ant.1: Sabda yang Kuucapkan adalah roh dan kehidupan, alleluya.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Ant.1: Sabda yang Kuucapkan adalah roh dan kehidupan, alleluya.

Ant.2: Engkau membangun rumah dan mesbah di gunungMu yang suci, alleluya.

Kebij 9,1-12

Allah leluhur kami, Tuhan yang berbelaskasih,*
Engkau menciptakan semesta alam dengan sabdaMu.

Engkau membentuk manusia dengan hikmatMu,*
agar ia menguasai makhluk ciptaanMu,

agar ia memerintah dunia dengan suci dan adil,*
dan memegang kekuasaan dengan lurus hati.

Berikanlah kepadaku hikmat yang memerintah bersama Engkau,*
dan janganlah aku Kauusir dari lingkungan anakMu.

Sebab aku ini hambaMu dan anak sahayaMu,+
manusia yang lemah dan pendek umur,*
kurang pengertian tentang hukum dan keadilan.

Bahkan orang yang paling sempurna tidak berarti sama sekali,*
kalau tidak mempunyai hikmat yang berasal dari padaMu.

Engkau telah memilih aku menjadi raja bangsaMu,*
untuk memerintah putera-puteriMu.

Engkau menyuruh aku membangun kenisah di atas gunungMu yang kudus,+
dan mesbah dalam kota kediamanMu,*
gambaran yang serupa dengan kemah suci di surga.

PadaMulah hikmat yang mengenal segala karyaMu,*
yang hadir tatkala Engkau menciptakan bumi.

Ia mengetahui yang baik di hadapanMu,*
dan yang sesuai dengan firmanMu.

Utuslah hikmat itu dari surga suci,*
dari takhtaMu yang mulia.

Agar mendampingi aku dalam usahaku,*
untuk mengetahui yang baik di hadapanMu.

Sebab hikmatMu mengetahui dan memahami segala-galanya,+
ia menuntun aku dengan bijaksana dalam segala tingkah laku,*
dan melindungi aku dengan cahaya kemuliaannya.

Ant.2: Engkau membangun rumah dan mesbah di gunungMu yang suci, alleluya.

Ant.3: Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan, alleluya.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Ant.3: Akulah jalan, kebenaran dan kehidupan, alleluya.

Bacaan singkat: (Rom 14,7-9)

Tak seorangpun di antara kita hidup bagi dirinya sendiri, dan tak seorangpun mati bagi dirinya sendiri. Sebab kalau kita hidup, kita hidup bagi Tuhan, dan kalau kita mati, kita mati bagi Tuhan. Jadi baik dalam hidup, maupun dalam mati, kita tetap milik Tuhan. Karena dengan maksud inilah Kristus telah mati dan hidup kembali, supaya Ia menjadi Tuhan bagi orang hidup maupun orang yang mati.

Lagu singkat:

P: Tuhan bangkit dari kubur,* Alleluya, alleluya. U: Tuhan. P: Sesudah disalibkan bagi kita. U: Alleluya, alleluya. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Camkanlah: Aku akan besertamu selalu, sampai akhir zaman, alleluya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Camkanlah: Aku akan besertamu selalu, sampai akhir zaman, alleluya.

Doa Permohonan

Pada hari terakhir, Kristus akan membangkitkan semua orang yang telah dipuaskan dengan sabda dan tubuhNya. Marilah kita berdoa dengan gembira hati:
U: Berilah kami damai dan sukacita, ya Tuhan.
P: Putera Allah, karena kebangkitanMu Engkau berkuasa memberi kehidupan,* berkatilah dan kuduskanlah kami serta semua saudaraMu.
P: Engkau telah menganugerahkan damai dan kegembiraan kepada semua orang yang percaya kepadaMu,* semoga kami berlaku sebagai putera cahaya dan bergembira atas kemenanganMu.
P: Teguhkanlah iman kepercayaan umatMu yang mengembara di dunia ini,* agar mereka memberi kesaksian tentang kebangkitanMu.
P: Engkau telah masuk ke dalam kemuliaan Bapa melalui penderitaan yang dahsyat,* ubahkanlah kedukaan orang yang bersedih menjadi kegembiraan.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah mahakuasa, kami telah merayakan kebangkitan PuteraMu dalam masa Paska ini. Semoga berkat bantuanMu kami dapat mewujudkan rahmat Paska dalam cara hidup kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SABTU VII SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Ant.1: Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan, alleluya.

Mazmur 118 (119), 121-128

Aku bertindak adil dan jujur,*
jangan aku Kauserahkan kepada pemerasku.

Jaminlah kesejahteraan hambaMu,*
jangan sampai orang sombong menganiaya aku.

Mataku sangat merindukan keselamatanMu,*
dan keadilan yang Kaujanjikan.

Perlakukanlah hambaMu sesuai dengan kasih setiaMu,*
dan ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

HambaMulah aku, beri aku pengertian,*
supaya aku memahami perintahMu.

Ya Tuhan, telah tiba saatnya Engkau bertindak,*
mereka telah memperkosa hukumMu.

Itulah sebabnya aku mencintai perintahMu,*
melebihi emas yang paling murni.

Itulah sebabnya aku hidup sesuai dengan segala titahMu,*
segala jalan dusta kubenci.

Ant.1: Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan, alleluya.

Ant.2: Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia, alleluya.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Ant.2: Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia, alleluya.

Ant.3: Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat, alleluya.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Ant.3: Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat, alleluya.

Bacaan singkat: (1 Kor 15,20-22)

Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari antara orang-orang yang telah meninggal. Seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia. Sebab seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.

P: Tuhan telah bangkit dari alam maut, alleluya.
U: Ia berkuasa mulia selama-lamanya, alleluya.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

HARI RAYA PENTEKOSTA SORE I

Madah

Datanglah Roh mahasuci
Kunjungilah hati kami
Penuhilah dengan rahmat
Agar suci dan selamat.

Engkaulah penghibur kami
Rahmat Allah mahatinggi
Engkaulah pancaran cinta
Yang menguatkan segala.

Engkau tangan kanan Bapa
Yang membagikan kurnia
Engkau sudah dinjanjikan
Oleh Yesus Kristus Tuhan.

Tolonglah kami, Roh suci
Dengan pengaruh ilahi
Agar mengikuti Putra
Slalu mengasihi Bapa. Amin.

Ant.1: Pada hari Pentekosta semua murid Yesus berkumpul di satu tempat, alleluya.

Mazmur 112 (113)

Pujilah, hai hamba-hamba Tuhan,*
pujilah nama Tuhan.

Terberkatilah nama Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Dari timur sampai ke barat,*
terpujilah nama Tuhan.

Tuhan menguasai segala bangsa,*
kemuliaanNya mengatasi langit.

Siapakah seperti Tuhan, Allah kita,*
yang bersemayam di takhta yang luhur;

yang membungkuk untuk melihat ke bawah,*
untuk memandang langit dan bumi.

Tuhan menegakkan orang lemah dari debu ,*
dan mengangkat orang miskin dari sampah,

untuk mendudukkannya di tengah para penguasa,*
di tengah para penguasa bangsanya.

Tuhan memberikan keturunan kepada wanita mandul,*
dan menjadikannya ibu yang penuh sukacita.

Ant.1: Pada hari Pentekosta semua murid Yesus berkumpul di satu tempat, alleluya.

Ant.2: Tampaklah kepada para rasul lidah-lidah yang menyerupai api dan hinggap di atas mereka masing-masing, alleluya.

Mazmur 146 (147A)

Betapa indahnya memuji Allah kita,*
betapa manisnya meluhurkan Tuhan yang mulia.

Tuhan membangun kembali Yerusalem,*
Tuhan menghimpunkan umat Israel yang tercerai-berai.

Tuhan menghibur orang yang patah hati,*
dan menyembuhkan luka mereka.

Tuhan menentukan jumlah bintang,*
dan memberi nama kepada masing-masing.

Agunglah Tuhan kita dan mahakuasa,*
kearifanNya tidak terhingga.

Tuhanlah yang memberi hati kepada yang hina-dina,*
Ia menundukkan orang berdosa sampai ke debu.

Bernyanyilah bagi Tuhan dengan ucapan syukur,*
bermazmurlah bagi Allah dengan iringan kecapi.

Tuhanlah yang menutupi langit dengan awan,+
Ia menyediakan hujan bagi bumi,*
dan menumbuhkan rumput di lereng gunung.

Tuhanlah yang memberi makan kepada ternak,*
dan rezeki kepada burung gaggak.

Tuhan berkenan pada orang bukan karena kudanya yang cepat,*
bukan pula karen ototnya yang kuat,

tetapi Tuhan berkenan pada orang takwa,*
yang berharap pada kasih setiaNya.

Ant.2: Tampaklah kepada para rasul lidah-lidah yang menyerupai api dan hinggap di atas mereka masing-masing, alleluya.

Ant.3: Roh yang keluar dari Bapa, akan memuliakan Daku, alleluya.

Why 15,3-4

Agung dan mengagumkan segala karyaMu,*
ya Tuhan Allah yang mahakuasa

Adil dan benar segala tindakanMu,*
ya raja segala bangsa!

Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*
dan tidak memuliakan namaMu?

Sebab hanya Engkaulah kudus,+
semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu,*
sebab telah nyatalah segala keputusanMu.

Ant.3: Roh yang keluar dari Bapa, akan memuliakan Daku, alleluya.

Bacaan singkat (Rom 8,11)

Allah membangkitkan Yesus dari alam maut. Adapun Roh Allah tinggal dalam dirimu; maka Allah yang membangkitkan Kristus Yesus, akan menghidupkan juga badanmu yang fana, karena RohNya yang tinggal dalam dirimu.

Lagu singkat

P: Roh penghibur,* Alleluya, alleluya. U: Roh. P: Akan mengajar kamu segalanya. U: Alleluya, alleluya. P: Kemuliaan. U: Roh.

Ant.Kidung: Datanglah, hai Roh kudus, penuhilah hati umatMu dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu. Engkau telah menghimpunkan para bangsa dari segala bahasa yang beraneka ragam menjadi satu dalam iman, alleluya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Datanglah, hai Roh kudus, penuhilah hati umatMu dan nyalakanlah di dalamnya api cintaMu. Engkau telah menghimpunkan para bangsa dari segala bahasa yang beraneka ragam menjadi satu dalam iman, alleluya.

Doa Permohonan

Pada hari Pentekosta, Allah memenuhi para rasul dengan Roh kudus yang turun dari surga. Marilah kita memuji dan memuliakan Allah dengan hati gembira, dan berdoa:
U: Utuslah RohMu dan baharuilah dunia ini.
P: Engkau menciptakan langit dan bumi pada awal mula dan membaharui semesta alam dalam Kristus pada kepenuhan waktu,* baharuilah muka bumi dengan RohMu dan selamatkanlah kami.
P: Engkau telah menjiwai Adam dengan nafas kehidupan,* utuslah Roh kudus, agar GerejaMu tetap hidup dan segar serta mampu menyemangati dan membaharui dunia.
P: Terangilah semua manusia dengan cahaya Roh kudus dan usirlah kegelapan zaman kami,* agar kebencian diubah menjadi cinta, kesedihan menjadi kegembiraan, dan perang menjadi damai sejahtera.
P: Semoga air yang mengalir dari lambung Kristus dan yang melambangkan Roh kudus, menyirami umat manusia,* agar berkembanglah perikemanusiaaan dan rasa tanggung jawab dalam hati semua orang.
P: Engkau menghantar manusia ke dalam kehidupan dan kemuliaan dengan perantaraan Roh kudus,* semoga berkat rahmatNya semua arwah menikmati kesukaan cinta kasih di tanah air surgawi.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau menghendaki kami merayakan peristiwa mulia Paska selama lima puluh hari. Semoga bangsa-bangsa yang masih tercerai-berai Kausatukan karena kurnia Roh kudus, sehingga di seluruh bumi berkumandanglah satu pujian bagi namaMu dalam pelbagai bahasa. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU I

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat (Ul 6,4-7)

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santa Eufrosiana

Pertapa

Eufrosiana bertapa di Polotsk, Polandia. Perhatiannya kepada kaum papa sangat besar. Untuk mendapatkan dana bagi orang-orang miskin, ia berusaha menyalin buku-buku. Hasil penjualan dari buku-buku ini digunakan untuk membantu para miskin malang itu. Ia meninggal dunia ketika sedang berziarah ke Tanah Suci Yerusalem.

Santo Desiderius

Uskup

Desiderius adalah Uskup Vienne, Prancis. Ia difitnah melakukan skandal dengan seorang wanita, supaya ia dapat dipecat oleh raja dan diasingkan selama beberapa tahun. Sekembalinya dari pembuangan, ia memperingatkan raja yang bejat itu akan tindakannya yang tidak bijaksana itu. Akibatnya, ia dibunuh oleh tentara kerajaan.

Santo Yohanes Baptista di Rossi

Pengaku Iman

Yohanes bukanlah seorang pembina tarekat religius, atau pembaharu tata tertib Gerejawi, atau pun seorang biarawan. Beliau adalah seorang imam praja. Hidupnya sederhana namun penuh kasih sayang kepada umatnya. Ia setia mendampingi umatnya yang berada dalam berbagai kesulitan. Di tempat pengakuan, ia dengan penuh kasih memberkati setiap peniten yang datang memohon pengampunan Allah atas dosa-dosanya.

Yohanes Baptista di Rossi lahir di Votlaggio, dekat Genoa, Italia pada tahun 1698. Keinginanya untuk menjadi imam sudah bergejolak dalam batinnya semenjak ia menamatkan studinya di Sekolah Dasar. Oleh pamannya, Laurensius Rossi, seorang Kanonik di Roma, ia dipanggil ke kota abadi itu untuk melanjutkan studinya. Pada usia 23 tahun, yakni pada tahun 1721, ia ditabhiskan menjadi imam. Tak lama kemudian ia diangkat menjadi imam Kanunik di Gereja Santa Perawan Maria Kosmedin di Roma. Sebagai imam Kanunik, anggota Dewan Imam yang disebut Kapitel, ia bertugas merayakan upacara-upacara liturgi secara meriah dan mulai serta bersama-sama mendoakan doa Offisi suci setiap hari. Ia memulai karya imamatnya dengan melayani orang-orang miskin dan sakit di Roma. Ia juga berkarya diantara orang-orang tak berumah. Untuk itu ia mendirikan sebuah rumah penginapan di bawah perlindungan Santo Aloysius Gonzaga. Karena kesibukan-kesibukannya melayani umat yang sedemikian banyak datang untuk mengakukan dosanya, Sri Paus Klemens XII (1730-1740) dan Sri Paus Benediktus XIV(1740-1758) membebaskan dia dari kewajiban mendoakan Offisi Suci agar dia dapat memusatkan perhatiannya hanya untuk menerima pengakuan dosa umat dan memberi bimbingan rohani. Atas permohonan Paus Benediktus, Yohanes memulai satu kurban bimbingan untuk para pegawai penjara dan pegawai pemerintah lainnya. Ia juga terkenal sebagai seorang imam pengkhotbah yang disenangi oleh umat.

Selama 25 tahun Yohanes bekerja menolong jiwa-jiwa dan menghantar mereka kembali ke pangkuan Yesus. Ia meninggal dunia pada tanggal 23 Mei 1764. Ia digelari ‘Kudus’ pada tahun 1881.