Minggu, 24 Mei 2026

Pentakosta

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 2:1-11

Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."

Mazmur Tanggapan Mazmur 104:1,24,29-31,34

Pujilah TUHAN, hai jiwaku! TUHAN, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak,
Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu.
Apabila Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut; apabila Engkau mengambil roh mereka, mereka mati binasa dan kembali menjadi debu.
Apabila Engkau mengirim roh-Mu, mereka tercipta, dan Engkau membaharui muka bumi.
Biarlah kemuliaan TUHAN tetap untuk selama-lamanya, biarlah TUHAN bersukacita karena perbuatan-perbuatan-Nya!
Biarlah renunganku manis kedengaran kepada-Nya! Aku hendak bersukacita karena TUHAN.

Bacaan Kedua 1 Korintus 12:3b-7,12-13

Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus. Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

Bacaan Injil Yohanes 20:19-23

Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan. Maka kata Yesus sekali lagi: "Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus Aku, demikian juga sekarang Aku mengutus kamu." Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."

Renungan

Setiap Orang Mendengar dengan Bahasanya

Di pasar besar, telinga kita dibanjiri berbagai logat. Jawa, Batak, Sunda, Tionghoa, Arab, campur aduk. Biasanya keramaian bahasa justru membuat orang sulit saling paham. Masing-masing sibuk dengan lidahnya sendiri.

Pada hari Pentakosta terjadi kebalikannya. Roh turun seperti tiupan angin keras dan lidah-lidah api, lalu para rasul berbicara, dan setiap orang dari bangsa yang berbeda mendengar "dalam bahasa mereka sendiri". Partia, Media, Elam, Mesir, Roma. Bukan semua dipaksa memakai satu bahasa. Justru satu kabar terdengar sampai ke telinga masing-masing dalam bahasa hati mereka.

Alkitab pernah mencatat kisah sebaliknya, di menara Babel, ketika manusia yang sombong dibuat berpencar karena bahasa mereka dikacaukan. Pentakosta memulihkan luka itu. Roh Kudus tidak menyeragamkan; Ia menyatukan tanpa menghapus perbedaan. Bersatu dalam iman tidak berarti semua menjadi sama. Menara Babel roboh karena keseragaman yang dipaksakan dari bawah; Gereja berdiri karena kesatuan yang diberikan dari atas dan justru menghargai perbedaan.

Paulus menjelaskannya dengan gambar tubuh: "sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak... demikian pula Kristus." Tangan tidak perlu menjadi mata untuk berguna. "Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh." Keberagaman itu justru rancangan, bukan gangguan.

Orang banyak yang mendengar "tercengang-cengang dan heran". Mukjizat pertama Roh Kudus bukan gedung megah atau kuasa yang menakutkan, melainkan komunikasi: orang-orang yang tadinya terpisah tiba-tiba saling mengerti. Roh selalu bekerja ke arah itu, merapatkan yang renggang. Di zaman kita, ketika perbedaan gampang dipakai untuk memecah, karunia Pentakosta justru menjadi lebih mendesak. Satu paroki bisa penuh beragam watak, latar, dan kepentingan, tetapi dipanggil menjadi satu tubuh. Itu bukan hasil usaha manusia menyeragamkan semua, melainkan buah Roh yang menyatukan tanpa meratakan.

Dalam Injil, Roh diberikan dengan cara yang lembut. Yesus mengembusi murid-murid: "Terimalah Roh Kudus. Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni." Napas Roh yang pertama diarahkan untuk mengampuni. Sebab tubuh yang beragam ini hanya bisa tetap satu bila anggota-anggotanya saling mengampuni.

Maka Pentakosta bukan sekadar peristiwa lama. Ia doa yang perlu kita ulang: agar Gereja yang penuh perbedaan, suku, bahasa, watak, tetap menjadi satu tubuh yang bernapas dengan satu Roh.

Perbedaan mana di sekitar kita yang kita anggap gangguan, padahal bisa menjadi kekayaan satu tubuh?

Roh Kudus, turunlah kembali. Satukanlah kami yang berbeda-beda menjadi satu tubuh, dan ajarilah kami saling mengampuni. Amin.

Invitatorium

HARI RAYA PENTEKOSTA PAGI

Pembukaan

Ant. Alleluya. Marilah kita menyembah Roh Tuhan, yang memenuhi seluruh bumi, alleluya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Alleluya. Marilah kita menyembah Roh Tuhan, yang memenuhi seluruh bumi, alleluya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Raya Pentakosta

Ya Allah, datanglah menolongku.

Tuhan, bersegeralah menolongku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Pada hari ini, hari pertama,

Nama Allah Bapa kita puji;

Yang, Tuhan dan sumber ciptaan,

Membawa dunia dari kegelapan.
Pada hari ini Putra yang kekal

Mengalahkan maut dengan kemenangan-Nya;

Pada hari ini Roh datang

Dengan karunia api yang hidup.
Bapa, yang membentuk manusia

Serupa dengan-Mu dalam rencana kasih-Mu,

Penuhilah kami dengan kasih ilahi itu,

Dan sesuaikanlah kehendak kami dengan kehendak-Mu.
Sabda yang menjadi daging, salam bagi-Mu!

Engkau telah membebaskan kami dari dosa,

Dan bersama-Mu kami mati dan bangkit

Kepada Allah dalam kurban.
Roh Kudus, Engkau menganugerahkan

Karunia kasih kepada setiap hati;

Berilah kami terang dan rahmat, kami mohon,

Penuhilah hati kami pada hari kudus ini.
Allah, Tritunggal Mahakudus,

Terlaksanalah kehendak-Mu yang kudus;

Dalam sabda-Mu jiwa kami bebas.

Dan kami beristirahat pada hari ini bersama-Mu.

Ant. 1 Roh berembus ke mana Ia kehendaki; engkau mendengar suara-Nya, tetapi tidak tahu dari mana Ia datang atau ke mana Ia pergi, alleluya.

Mazmur 104

Nyanyian Pujian kepada Allah Pencipta

Berada dalam Kristus berarti menjadi ciptaan yang sama sekali baru. Segala yang lama telah lenyap, kini segala sesuatu dijadikan baru (2 Korintus 5:17).

I
Pujilah Tuhan, hai jiwaku!

Tuhan Allah, betapa agung Engkau,

berpakaian keagungan dan kemuliaan,

diselubungi terang seperti jubah!
Engkau membentangkan langit seperti tenda.

Di atas hujan Engkau membangun kediaman-Mu.

Engkau menjadikan awan kereta-Mu,

Engkau berjalan di atas sayap angin,

Engkau menjadikan angin utusan-Mu

dan api yang menyala hamba-Mu.
Engkau mendirikan bumi di atas dasarnya,

agar teguh dari abad ke abad.

Engkau melingkupinya dengan samudra seperti jubah:

air berdiri lebih tinggi dari gunung-gunung.
Atas ancaman-Mu mereka melarikan diri;

atas suara guntur-Mu mereka lari.

Mereka naik di atas gunung-gunung dan mengalir turun

ke tempat yang telah Engkau tetapkan.

Engkau menetapkan batas yang tidak boleh mereka lewati

agar mereka tidak kembali menutupi bumi.
Engkau membuat mata air memancar di lembah-lembah;

mereka mengalir di antara bukit-bukit.

Mereka memberi minum semua binatang di padang;

keledai liar memuaskan dahaga mereka.

Di tepi-tepi mereka berdiam burung-burung di langit;

dari dahan-dahan mereka menyanyikan lagu mereka.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Roh berembus ke mana Ia kehendaki; engkau mendengar suara-Nya, tetapi tidak tahu dari mana Ia datang atau ke mana Ia pergi, alleluya.

Ant. 2 Tiba-tiba dari langit terdengar bunyi angin kencang, alleluya.

II
Dari kediaman-Mu Engkau menyirami bukit-bukit;

bumi minum sampai kenyang dari karunia-Mu.

Engkau menumbuhkan rumput untuk ternak

dan tanaman untuk memenuhi kebutuhan manusia,
agar ia dapat menghasilkan roti dari bumi

dan anggur untuk menyukakan hati manusia;

minyak, untuk membuatnya gembira

dan roti untuk menguatkan hati manusia.
Pohon-pohon Tuhan minum sampai kenyang,

pohon-pohon aras yang ditanam-Nya di Lebanon;

di sana burung-burung membangun sarang mereka;

di puncak pohon bangau memiliki rumahnya.

Kambing-kambing menemukan rumah di gunung-gunung

dan kelinci bersembunyi di bebatuan.
Engkau membuat bulan untuk menandai bulan-bulan;

matahari tahu waktu terbenamnya.

Ketika Engkau menyebarkan kegelapan, itu adalah malam

dan semua binatang hutan merayap keluar.

Singa-singa muda mengaum mencari mangsanya

dan meminta makanan mereka dari Allah.
Saat matahari terbit mereka menyelinap pergi

dan pergi beristirahat di sarang mereka.

Manusia pergi bekerja,

bekerja sampai malam tiba.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tiba-tiba dari langit terdengar bunyi angin kencang, alleluya.

Ant. 3 Utuslah Roh-Mu dan mereka akan diciptakan; dan Engkau akan memperbarui muka bumi, alleluya.

III
Betapa banyak karya-Mu, ya Tuhan!

Dalam hikmat Engkau telah membuat semuanya.

Bumi penuh dengan kekayaan-Mu.
Ada laut, luas dan lebar,

dengan gerombolan yang bergerak tak terhitung,

makhluk hidup besar dan kecil.

Kapal-kapal bergerak di sana

dan monster-monster yang Engkau buat untuk bermain.
Semua ini memandang kepada-Mu

untuk memberi mereka makanan pada waktunya.

Engkau memberikannya, mereka mengumpulkannya:

Engkau membuka tangan-Mu, mereka kenyang.
Engkau menyembunyikan wajah-Mu, mereka terkejut;

Engkau mengambil kembali roh-Mu, mereka mati,

kembali ke debu dari mana mereka berasal.

Engkau mengutus roh-Mu, mereka diciptakan;

dan Engkau memperbarui muka bumi.
Semoga kemuliaan Tuhan kekal selamanya!

Semoga Tuhan bersukacita dalam karya-karya-Nya!

Ia memandang bumi dan bumi gemetar;

gunung-gunung mengeluarkan asap saat disentuh-Nya.
Aku akan bernyanyi bagi Tuhan sepanjang hidupku,

membuat musik bagi Allahku selama aku hidup.

Semoga pikiran-pikiranku menyenangkan bagi-Nya.

Aku menemukan sukacitaku dalam Tuhan.

Biarlah orang-orang berdosa lenyap dari bumi

dan orang-orang fasik tidak ada lagi.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Utuslah Roh-Mu dan mereka akan diciptakan; dan Engkau akan memperbarui muka bumi, alleluya.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Roh Tuhan telah memenuhi seluruh dunia, alleluya.

Ia menopang seluruh ciptaan dan mengetahui setiap perkataan yang diucapkan, alleluya.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma

8:5-27

Semua yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak-anak Allah
Mereka yang hidup menurut daging memikirkan hal-hal yang dari daging, mereka yang hidup menurut roh, memikirkan hal-hal yang dari roh. Keinginan daging menuju kematian, tetapi keinginan roh menuju hidup dan damai sejahtera. Daging dalam keinginannya memusuhi Allah; ia tidak tunduk kepada hukum Allah. Memang tidak dapat; mereka yang hidup dalam daging tidak dapat menyenangkan Allah.
Tetapi kamu tidak hidup dalam daging; kamu hidup dalam roh, karena Roh Allah diam di dalam kamu. Jika seseorang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Jika Kristus ada di dalam kamu, tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh hidup karena kebenaran. Jika Roh Dia yang membangkitkan Yesus dari antara orang mati diam di dalam kamu, maka Dia yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana, melalui Roh-Nya yang diam di dalam kamu.
Maka, saudara-saudaraku, kita berutang—tetapi bukan kepada daging, sehingga kita harus hidup menurut daging. Sebab jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan jahat tubuh, kamu akan hidup.
Semua yang dipimpin oleh Roh Allah adalah anak-anak Allah. Kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu takut lagi, tetapi kamu menerima Roh pengangkatan sebagai anak, yang olehnya kita berseru, “Abba!” (yaitu, “Bapa”). Roh itu sendiri bersaksi bersama roh kita bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak-anak, maka kita juga adalah ahli waris: ahli waris Allah, ahli waris bersama Kristus, jika saja kita menderita bersama Dia agar kita juga dimuliakan bersama Dia.
Aku menganggap penderitaan zaman sekarang ini tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. Memang, seluruh ciptaan dengan rindu menantikan penyataan anak-anak Allah. Sebab ciptaan telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan atas kehendaknya sendiri, melainkan oleh Dia yang menaklukkannya; namun tidak tanpa harapan, karena ciptaan itu sendiri akan dibebaskan dari perbudakannya kepada kebinasaan dan akan turut serta dalam kemerdekaan mulia anak-anak Allah. Ya, kita tahu bahwa seluruh ciptaan mengeluh dan menderita sakit bersalin sampai sekarang. Bukan hanya itu, tetapi kita sendiri, meskipun kita memiliki Roh sebagai buah sulung, mengeluh dalam hati sambil menantikan penebusan tubuh kita. Dalam pengharapan kita diselamatkan. Tetapi pengharapan bukanlah pengharapan jika objeknya terlihat; bagaimana mungkin seseorang mengharapkan apa yang dilihatnya? Dan mengharapkan apa yang tidak dapat kita lihat berarti menantikannya dengan ketekunan yang sabar.
Roh juga menolong kita dalam kelemahan kita, sebab kita tidak tahu bagaimana seharusnya berdoa; tetapi Roh itu sendiri berdoa untuk kita dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dia yang menyelidiki hati tahu apa maksud Roh, sebab Roh berdoa untuk orang-orang kudus sesuai dengan kehendak Allah sendiri.

RESPONSORIUM Galatia 4:6; 3:26; 2 Timotius 1:7

Karena kamu semua adalah anak-anak Allah melalui imanmu kepada Kristus Yesus,

Allah telah mengutus Roh Putra-Nya ke dalam hatimu, yang berseru: Abba, Bapa, alleluya.
Tuhan tidak memberi kita roh yang penakut, melainkan roh kekuatan, kasih, dan pengendalian diri.

Allah telah mengutus Roh Putra-Nya ke dalam hatimu, yang berseru: Abba, Bapa, alleluya.
Bacaan Kedua

Dari risalah Melawan Ajaran Sesat oleh Santo Ireneus, uskup

Pengutusan Roh Kudus
Ketika Tuhan menyuruh murid-murid-Nya untuk pergi dan mengajar semua bangsa serta membaptis mereka dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus, Ia menganugerahkan kepada mereka kuasa untuk memberikan hidup baru dalam Allah kepada manusia.
Ia telah berjanji melalui para nabi bahwa pada hari-hari terakhir ini Ia akan mencurahkan Roh-Nya ke atas hamba-hamba-Nya, baik laki-laki maupun perempuan, dan bahwa mereka akan bernubuat. Maka, ketika Putra Allah menjadi Putra Manusia, Roh juga turun ke atas-Nya, dengan cara ini membiasakan diri untuk berdiam bersama umat manusia, untuk hidup dalam diri manusia dan untuk mendiami ciptaan Allah. Roh melaksanakan kehendak Bapa dalam diri manusia yang telah tua dalam dosa, dan memberi mereka hidup baru dalam Kristus. Lukas mengatakan bahwa Roh turun ke atas para murid pada hari Pentakosta, setelah kenaikan Tuhan, dengan kuasa untuk membuka gerbang kehidupan bagi semua bangsa dan untuk memberitahukan kepada mereka perjanjian baru. Demikianlah, orang-orang dari setiap bahasa bersatu dalam menyanyikan satu lagu pujian kepada Allah, dan suku-suku yang tercerai-berai, dipulihkan menjadi satu oleh Roh, dipersembahkan kepada Bapa sebagai buah sulung dari semua bangsa.
Inilah sebabnya Tuhan telah berjanji untuk mengutus Sang Penghibur: Ia akan mempersiapkan kita sebagai persembahan kepada Allah. Seperti tepung kering, yang tidak dapat menjadi satu gumpalan adonan, satu roti, tanpa kelembaban, kita yang banyak ini tidak dapat menjadi satu dalam Kristus Yesus tanpa air yang turun dari surga. Dan seperti tanah kering, yang tidak menghasilkan panen kecuali menerima kelembaban, kita yang dulunya seperti pohon tanpa air tidak akan pernah bisa hidup dan berbuah tanpa curah hujan yang melimpah dari atas ini. Melalui baptisan yang membebaskan kita dari perubahan dan kebusukan, kita telah menjadi satu dalam tubuh; melalui Roh kita telah menjadi satu dalam jiwa.
Roh hikmat dan pengertian, Roh nasihat dan kekuatan, Roh pengetahuan dan takut akan Allah turun ke atas Tuhan, dan Tuhan pada gilirannya memberikan Roh ini kepada Gereja-Nya, mengutus Sang Penghibur dari surga ke seluruh dunia di mana, menurut perkataan-Nya sendiri, iblis juga telah dilemparkan ke bawah seperti kilat.
Jika kita tidak ingin hangus dan menjadi tidak berbuah, kita membutuhkan embun Allah. Karena kita memiliki penuduh kita, kita juga membutuhkan seorang pembela. Maka Tuhan dalam belas kasihan-Nya kepada manusia, yang telah jatuh ke tangan perampok, setelah Ia sendiri membalut luka-lukanya dan meninggalkan dua koin yang bergambar raja untuk perawatannya, Ia mempercayakan dia kepada Roh Kudus. Sekarang, melalui Roh, gambar dan tulisan Bapa dan Putra telah diberikan kepada kita, dan adalah tugas kita untuk menggunakan koin yang dipercayakan kepada kita dan membuatnya menghasilkan keuntungan yang melimpah bagi Tuhan.

RESPONSORIUM Kisah Para Rasul 2:1-2

Pada hari Pentakosta mereka semua berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba dari langit terdengar

bunyi angin kencang, yang memenuhi seluruh rumah, alleluya.
Para murid berkumpul di satu ruangan. Tiba-tiba terdengar bunyi dari surga.

Bunyi angin kencang, yang memenuhi seluruh rumah, alleluya.

TE DEUM

Engkau Allah: kami memuji-Mu;

Engkau Tuhan: kami mengagungkan-Mu;

Engkau Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kuasa surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah segala kuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan para rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan para nabi yang luhur memuji-Mu.

Pasukan para martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus mengagungkan-Mu:

Bapa, keagungan-Mu tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang dengan misteri hari raya agung hari ini

menguduskan seluruh Gereja-Mu di setiap bangsa dan suku,

curahkanlah, kami mohon, karunia-karunia Roh Kudus

ke seluruh muka bumi

dan, dengan rahmat ilahi yang berkarya

ketika Injil pertama kali diwartakan,

penuhilah sekali lagi hati orang-orang percaya.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Hari ini hari cerah
Kegembiraan melimpah
Hari Roh suci diutus
Memenuhi umat kudus.

Dalam rupa api indah
Yang turun laksana lidah
Mempergandakan bahasa
Mengobarkan nyala cinta.

Ya Allah yang mahamurah
Kami mohon dan menyembah
Kurniakanlah Roh suci
Agar menjiwai kami.

Tolonglah kami Roh suci
Dengan pengaruh ilahi
Agar mengikuti Putra
Slalu mengasihi Bapa. Amin.

Ant.1: Ya Tuhan, sungguh baik dan manislah RohMu yang tinggal dalam diri kami, alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*
aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*
seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediamanMu,*
untuk merasakan kekuatan dan kemuliaanMu.

Sebab kasih setiaMu lebih baik dari pada hidup,*
bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*
menadahkan tangan kepadaMu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*
mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*
aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*
di bawah naungan sayapMu aku bersorak.

Jiwaku melekat padaMu,*
tangan kananMu menopang aku.

Ant.1: Ya Tuhan, sungguh baik dan manislah RohMu yang tinggal dalam diri kami, alleluya.

Ant.2: Pujilah Tuhan, hai segala mata air dan segala yang hidup di dalam air, alleluya.

Dan 3,57-88.56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*
angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*
segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*
angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*
hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*
halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*
terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*
segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*
lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*
unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*
semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*
semua pelayanNya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*
semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*
pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kita memuji Bapa, Putera dan Roh kudus,*
memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

Kidung ini tidak ditutup dengan 'Kemuliaan'.

Ant.2: Pujilah Tuhan, hai segala mata air dan segala yang hidup di dalam air, alleluya.

Ant.3: Para rasul berbicara dalam berbagai bahasa tentang karya agung Allah, alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*
pujilah Dia dalam himpunan umatNya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*
dan warga Sion bersuka-cita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji namaNya dengan tari-tarian,*
bermazmur bagiNya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umatNya,*
memahkotai yang hina-dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*
bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*
sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*
dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*
dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah;*
tugas terhormat bagi umatNya.

Ant.3: Para rasul berbicara dalam berbagai bahasa tentang karya agung Allah, alleluya.

Bacaan singkat: (Kis 5,30-32)

Allah para leluhur kita telah membangkitkan Yesus yang kamu gantungkan pada kayu salib dan kamu bunuh. Dia telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kananNya, menjadi pemimpin dan juruselamat, supaya umat Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa. Dan kami ini saksi dari segalanya itu, kami bersama dengan Roh kudus, yang dikurniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Allah.

Lagu singkat:

P: Semua dipenuhi dengan Roh kudus,* Alleluya, alleluya. U: Semua. P: Dan mulai berbicara. U: Alleluya, alleluya. P: Kemuliaan. U: Semua.

Ant.Kidung: Terimalah Roh kudus, siapapun yang kamu ampuni dosanya, akan diampuni, alleluya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan;*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Terimalah Roh kudus, siapapun yang kamu ampuni dosanya, akan diampuni, alleluya.

Doa Permohonan

Kristus Tuhan telah menghimpunkan umatNya dalam Roh kudus. Marilah kita mohon dengan penuh harapan:
U: Baharuilah muka bumi, ya Tuhan.
P: Tuhan Yesus, waktu Engkau ditinggikan pada salib, mengalirlah air pemberi hidup dari lambungMu,* utuslah Roh kudus, pemberi hidup, kepada kami.
P: Dari kemuliaanMu di sebelah kanan Bapa Kauanugerahkan kurnia Bapa kepada para rasul ,* utuslah RohMu untuk menciptakan dunia baru.
P: Para rasul Kauberi kuasa dalam Roh kudus untuk mengampuni dosa,* hancurkanlah kuasa dosa dalam dunia.
P: Engkau menjanjikan Roh kudus untuk mengajar kami segala sesuatu dan mengingatkan kembali segala sabdaMu,* utuslah RohMu untuk menerangi iman kami.
P: Engkau berjanji mengutus Roh kebenaran untuk memberi kesaksian tentang diriMu,* utuslah RohMu agar kami menjadi saksiMu yang setia.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Allah yang membaharui segala sesuatu, pada hari raya ini engkau menguduskan umatMu di semua negera dan bangsa. Semoga mukjizat Pentekosta yang Kauadakan pada awal Gereja, kini Kaukerjakan juga dalam diri kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

HARI RAYA PENTEKOSTA SIANG

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Antifon dari ibadat pagi, mazmur dari hari minggu I siang, hal. 394

Ant.1: Ya Tuhan, sungguh baik dan manislah RohMu yang tinggal dalam diri kami, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Ant.1: Ya Tuhan, sungguh baik dan manislah RohMu yang tinggal dalam diri kami, alleluya.

Ant.2: Pujilah Tuhan, hai segala mata air dan segala yang hidup di dalam air, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa."

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Ant.2: Pujilah Tuhan, hai segala mata air dan segala yang hidup di dalam air, alleluya.

Ant.3: Para rasul berbicara dalam berbagai bahasa tentang karya agung Allah, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.3: Para rasul berbicara dalam berbagai bahasa tentang karya agung Allah, alleluya.

Bacaan singkat: (2 Kor 1,21-22)

Allah telah meneguhkan kami dan kamu dalam Kristus. Dia jugalah yang telah mengurapi dan memeteraikan kita serta mencurahkan RohNya ke dalam hati kita sebagai jaminan.

P: Roh kudus penghibur, alleluya.
U: Akan mengajar kamu segala kebenaran, alleluya.

Doa Penutup

Allah yang membaharui segala sesuatu, pada hari raya ini engkau menguduskan umatMu di semua negera dan bangsa. Semoga mukjizat Pentekosta yang Kauadakan pada awal Gereja, kini Kaukerjakan juga dalam diri kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Ibadat Sore

HARI RAYA PENTEKOSTA SORE II

Madah

Datanglah Roh mahasuci
Kunjungilah hati kami
Penuhilah dengan rahmat
Agar suci dan selamat.

Engkaulah penghibur kami
Rahmat Allah mahatinggi
Engkaulah pancaran cinta
Yang menguatkan segala.

Engkau tangan kanan Bapa
Yang membagikan kurnia
Engkau sudah dinjanjikan
Oleh Yesus Kristus Tuhan.

Tolonglah kami, Roh suci
Dengan pengaruh ilahi
Agar mengikuti Putra
Slalu mengasihi Bapa. Amin.

Ant.1: Pada hari Pentekosta semua murid Yesus berkumpul di satu tempat, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu."

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion:*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal:*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Pada hari Pentekosta semua murid Yesus berkumpul di satu tempat, alleluya.

Ant.2: Tampaklah kepada para rasul lidah-lidah yang menyerupai api dan hinggap di atas mereka masing-masing, alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*
keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*
Israel daerah kekuasaanNya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*
sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*
dan bukit laksana anakdomba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*
hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*
hai bukit, mengapa laksana anakdomba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*
di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*
dan batu menjadi mata air.

Ant.2: Tampaklah kepada para rasul lidah-lidah yang menyerupai api dan hinggap di atas mereka masing-masing, alleluya.

Ant.3: Roh yang keluar dari Bapa, akan memuliakan Daku, alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Ant.3: Roh yang keluar dari Bapa, akan memuliakan Daku, alleluya.

Bacaan singkat: (Ef 4,3-6)

Berusahalah senantiasa memelihara kesatuan Roh dalam ikatan damai. Satu tubuh dan satu Roh, seperti kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu. Satu Tuhan, satu iman, satu pembaptisan. Satu Allah dan Bapa kita sekalian yang mengatasi semua, menyertai semua dan menjiwai kita semua.

Lagu singkat:

P: Roh Tuhan memenuhi seluruh dunia,* Alleluya, alleluya. U: Roh. P: Ia menyatukan segala sesuatu. U: Alleluya, alleluya. P: Kemuliaan. U: Roh.

Ant.Kidung: Hari ini tibalah Pentekosta, alleluya. Hari ini Roh kudus tampak kepada para rasul dalam rupa api dan membagikan anugerah kepada mereka. Hari ini Roh kudus mengutus para rasul ke seluruh dunia untuk mewartakan Injil dan memberi kesaksian. Barang siapa percaya dan dibaptis, akan selamat, alleluya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa;*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya:*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta;*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan;*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Hari ini tibalah Pentekosta, alleluya. Hari ini Roh kudus tampak kepada para rasul dalam rupa api dan membagikan anugerah kepada mereka. Hari ini Roh kudus mengutus para rasul ke seluruh dunia untuk mewartakan Injil dan memberi kesaksian. Barang siapa percaya dan dibaptis, akan selamat, alleluya.

Doa Permohonan

Allah Bapa telah menghimpunkan umatNya dengan perantaraan Kristus. Marilah kita dengan hati gembira berdoa:
U: Utuslah Roh kudus kepada umatMu, ya Tuhan.
P: Semua orang yang percaya kepada Kristus hendak Kausatukan dalam Roh kudus berdasarkan pembaptisan yang satu dan sama,* semoga orang beriman menjadi sehati sejiwa dalam Engkau.
P: Engkau memenuhi segenap muka bumi dengan RohMu,* semoga kami sanggup membangun suatu dunia yang adil dan damai.
P: Tuhan Allah, Bapa semua orang, Engkau hendak menghimpun putera-puteraMu yang tercerai-berai menjadi satu dalam iman yang sama,* terangilah dunia kami dengan cahaya Roh kudus.
P: Engkau membaharui segalanya dalam Roh kudus,* sembuhkanlah yang sakit, hiburkanlah yang berduka, limpahkanlah belaskasihanMu kepada semua orang.
P: Engkau membangkitkan PuteraMu dari alam maut dengan kekutan Roh kudus,* hidupkanlah kembali tubuh semua orang mati bagi kehidupan kekal.

Bapa Kami

Doa Penutup:

Allah yang membaharui segala sesuatu, pada hari raya ini engkau menguduskan umatMu di semua negera dan bangsa. Semoga mukjizat Pentekosta yang Kauadakan pada awal Gereja, kini Kaukerjakan juga dalam diri kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup ...

Pembubaran umat:

P: Saudara sekalian, dengan ini ibadat sore sudah selesai, alleluya, alleluya.
U: Syukur kepada Allah, alleluya, alleluya.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU II

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat (Why 22,4-5)

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Santa Yoana

Pendamping Rasul-rasul

Istri pegawai Kerejaan Herodes ini kerapkali mendampingi para Rasul dan murid Yesus dalam tugasnya mewartakan Injil. Pada hari Paskah pagi, ia pergi ke makam Yesus. Namun makam itu tampak kosong dan ditinggalkan oleh Yang Bangkit diantara orang mati. (Luk 8:1-3 dst; 24:10)