Kamis, 18 Juni 2026

Kamis XI Masa Biasa

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Sirakh 48:1-14

Lalu tampillah nabi Elia bagaikan api, yang perkataannya laksana obor membakar. Kelaparan didatangkan-Nya atas mereka, dan jumlah mereka dijadikannya sedikit berkat semangatnya. Atas firman Tuhan langit dikunci olehnya, dan api diturunkannya sampai tiga kali. Betapa mulialah engkau, hai Elia, dengan segala mujizatmu, dan siapa boleh bermegah-megah bahwa sama dengan dikau? Orang mati kaubangkitkan dari alam arwah, dan dari dunia orang mati dengan firman Yang Mahatinggi. Raja-raja kauturunkan sampai jatuh binasa, dan orang-orang tersohor kaujatuhkan dari tempat tidurnya. Teguran kaudengar di gunung Sinai, dan di gunung Horeb keputusan untuk balas dendam. Engkau mengurapi raja-raja untuk menimpakan balasan, dan nabi-nabi kauurapi menjadi penggantimu. Dalam olak angin berapi engkau diangkat, dalam kereta dengan kuda-kuda berapi. Engkau tercantum dalam ancaman-ancaman tentang masa depan untuk meredakan kemurkaan sebelum meletus, dan mengembalikan hati bapa kepada anaknya serta memulihkan segala suku Yakub. Berbahagialah orang yang telah melihat dikau, dan yang meninggal dengan kasih mereka, sebab kamipun pasti akan hidup pula. Elia ditutupi dengan olak angin, tetapi Elisa dipenuhi dengan rohnya. Selama hidup ia tidak gentar terhadap seorang penguasa, dan tidak seorangpun menaklukkannya. Tidak ada sesuatupun yang terlalu ajaib baginya, dan bahkan dikuburnyapun jenazahnya masih bernubuat. Sepanjang hidupnya ia membuat mujizat, dan malah ketika meninggal pekerjaannya menakjubkan.

Mazmur Tanggapan Mazmur 97:1-7

TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!
Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.
Api menjalar di hadapan-Nya, dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.
Kilat-kilat-Nya menerangi dunia, bumi melihatnya dan gemetar.
Gunung-gunung luluh seperti lilin di hadapan TUHAN, di hadapan Tuhan seluruh bumi.
Langit memberitakan keadilan-Nya, dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu, orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala allah sujud menyembah kepada-Nya.

Bacaan Injil Matius 6:7-15

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.) Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Renungan

Ia Tahu Sebelum Kita Minta

Seorang ibu biasanya tahu anaknya lapar sebelum anak itu membuka mulut. Dari langkahnya masuk rumah, dari caranya membuka tudung saji. Tanpa banyak kata, piring sudah terisi.

Yesus memakai logika itu ketika mengajar para murid berdoa: janganlah bertele-tele, sebab Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan sebelum kamu minta kepada-Nya. Doa rupanya bukan proposal yang harus meyakinkan Tuhan dengan lampiran selengkap mungkin. Tuhan bukan pejabat yang perlu dilobi.

Lalu untuk apa berdoa, kalau Ia sudah tahu? Justru di sinilah rahasianya. Doa bukan memberi tahu Allah, melainkan membuka diri kita. Bapa Kami yang diajarkan Yesus pendek saja, tapi setiap barisnya membalik arah hati: nama-Mu, Kerajaan-Mu, kehendak-Mu dulu, baru kemudian roti kami, ampunan kami, perlindungan kami. Kami, bukan aku. Tidak ada doa untuk diri sendiri saja di sana.

Dan satu-satunya baris yang diberi catatan tambahan oleh Yesus adalah soal ampun: jika kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu akan mengampuni kamu. Seolah Ia tahu, di baris itulah kita paling sering tersangkut.

Doa kita selama ini lebih mirip daftar permintaan, atau percakapan dengan Bapa?

Bapa kami yang di surga, Engkau tahu sebelum aku meminta. Ajarilah aku berdoa dengan tenang, dan mengampuni seperti Engkau mengampuni. Amin.

Invitatorium

KAMIS III PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, sebab Dialah Allah kita.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, sebab Dialah Allah kita.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Kamis dalam Pekan Biasa

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Aku Tuhan yang membawa terang melalui awan

Biarlah Langit mencurahkan kebenaran

Biarlah bumi terbuka, dan keselamatan berbuah;

Biarlah Langit mencurahkan kebenaran

Akulah Tuhan, Allahmu, di samping-Ku tiada allah lain

Aku memanggilmu dengan namamu biarlah Langit mencurahkan kebenaran

Akulah Tuhan yang menciptakannya.
Aku Tuhan yang membawa terang melalui awan

Biarlah Langit mencurahkan kebenaran

Biarlah bumi terbuka, dan keselamatan berbuah;

Biarlah Langit mencurahkan kebenaran

Akulah Tuhan, Allahmu, di samping-Ku tiada allah lain

Aku memanggilmu dengan namamu biarlah Langit mencurahkan kebenaran

Akulah Tuhan yang menciptakannya.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Tuhan, Engkaulah penyelamat kami; kami akan memuji-Mu selama-lamanya.

Mazmur 44

Kemalangan umat Allah

Kita mengalahkan semuanya itu oleh Dia yang mengasihi kita (Roma 8:37).

I
Dengan telinga kami sendiri kami mendengar, ya Allah,

nenek moyang kami telah menceritakan kepada kami kisah

tentang hal-hal yang Engkau lakukan pada zaman mereka,

Engkau sendiri, pada zaman dahulu kala.
Untuk menanam mereka Engkau mencabut bangsa-bangsa:

untuk membiarkan mereka menyebar Engkau merendahkan bangsa-bangsa.

Bukan pedang mereka sendiri yang memenangkan tanah;

bukan lengan mereka sendiri yang membawa mereka kemenangan.

Itu adalah tangan kanan-Mu, lengan-Mu

dan terang wajah-Mu: karena Engkau mengasihi mereka.
Engkaulah, rajaku, Allahku,

yang menganugerahkan kemenangan kepada Yakub.

Melalui Engkau kami mengalahkan musuh-musuh kami;

dalam nama-Mu kami menginjak-injak penyerang kami.
Karena bukan pada busurku aku percaya

pun bukan oleh pedangku aku diselamatkan:

Engkaulah yang menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,

Engkaulah yang mempermalukan musuh-musuh kami.

Sepanjang hari kebanggaan kami ada pada Allah,

dan kami memuji nama-Mu tanpa henti.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan, Engkaulah penyelamat kami; kami akan memuji-Mu selama-lamanya.

Ant. 2 Ampunilah kami, ya Tuhan; janganlah Engkau menghina umat-Mu sendiri.

II
Namun sekarang Engkau telah menolak kami, mempermalukan kami:

Engkau tidak lagi maju bersama tentara kami.

Engkau membuat kami mundur dari musuh

dan musuh-musuh kami menjarah kami sesuka hati.
Engkau membuat kami seperti domba untuk disembelih

dan menyebarkan kami di antara bangsa-bangsa.

Engkau menjual umat-Mu sendiri tanpa harga

dan tidak mendapat keuntungan dari penjualan itu.
Engkau membuat kami menjadi ejekan tetangga kami,

bahan tertawaan semua orang yang dekat.

Di antara bangsa-bangsa, Engkau membuat kami menjadi pepatah,

di antara bangsa-bangsa menjadi bahan cemoohan.
Sepanjang hari aibku ada di hadapanku:

wajahku tertutup rasa malu

mendengar suara pencemooh, pengejek,

melihat musuh dan pembalas.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Ampunilah kami, ya Tuhan; janganlah Engkau menghina umat-Mu sendiri.

Ant. 3 Bangkitlah, ya Tuhan, dan selamatkanlah kami, karena Engkau penuh belas kasihan.

III
Ini menimpa kami meskipun kami tidak melupakan Engkau;

meskipun kami tidak berkhianat terhadap perjanjian-Mu,

meskipun kami tidak menarik hati kami;

meskipun kaki kami tidak menyimpang dari jalan-Mu.

Namun Engkau telah menghancurkan kami di tempat kesedihan

dan menutupi kami dengan bayangan maut.
Sekiranya kami melupakan nama Allah kami

atau mengulurkan tangan kami kepada allah lain

tidakkah Allah akan menemukan ini,

Dia yang mengetahui rahasia hati?

Karena Engkaulah kami menghadapi kematian sepanjang hari

dan dihitung sebagai domba untuk disembelih.
Bangunlah, ya Tuhan, mengapa Engkau tidur?

Bangkitlah, janganlah menolak kami selama-lamanya!

Mengapa Engkau menyembunyikan wajah-Mu dari kami

dan melupakan penindasan dan kesengsaraan kami?
Karena kami direndahkan sampai ke debu;

tubuh kami tergeletak di bumi.

Bangkitlah dan datanglah menolong kami!

Tebuslah kami karena kasih-Mu!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, bangkitlah dan datanglah menolong kami; dengan lengan-Mu yang kuat pimpinlah kami menuju kebebasan, sebagaimana Engkau dengan perkasa membebaskan nenek moyang kami. Karena Engkaulah raja yang mengetahui rahasia hati kami, penuhilah hati kami dengan terang kebenaran.

Ant. Bangkitlah, ya Tuhan, dan selamatkanlah kami, karena Engkau penuh belas kasihan.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi?

Engkau memiliki perkataan hidup yang kekal.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Yosua

5:13-6:21

Kota musuh yang paling kuat dihancurkan
Ketika Yosua berada dekat Yerikho, ia mengangkat matanya dan melihat seseorang berdiri di hadapannya, dengan pedang terhunus di tangannya. Yosua mendekatinya dan bertanya, “Apakah engkau dari pihak kami atau dari pihak musuh kami?” Ia menjawab, “Bukan keduanya. Aku adalah panglima bala tentara Tuhan dan aku baru saja tiba.” Lalu Yosua sujud ke tanah menyembah, dan berkata kepadanya, “Apakah yang akan dikatakan Tuhanku kepada hamba-Nya?” Panglima bala tentara Tuhan menjawab Yosua, “Lepaskanlah sandalmu dari kakimu, karena tempat engkau berdiri itu kudus.” Dan Yosua menurutinya.
Sekarang Yerikho dalam keadaan terkepung karena kehadiran orang Israel, sehingga tidak ada seorang pun yang keluar atau masuk.
Dan kepada Yosua Tuhan berfirman, “Aku telah menyerahkan Yerikho dan rajanya ke dalam kuasamu. Suruhlah semua prajurit mengelilingi kota, berbaris sekali mengelilinginya. Lakukanlah ini selama enam hari, dengan tujuh imam membawa sangkakala tanduk domba di depan tabut. Pada hari ketujuh berbarislah mengelilingi kota tujuh kali, dan suruhlah para imam meniup sangkakala. Ketika mereka meniup sangkakala tanduk domba dengan tiupan panjang dan engkau mendengar isyarat itu, semua orang harus bersorak dengan nyaring. Tembok kota akan runtuh, dan mereka akan dapat menyerang dari depan.”
Memanggil para imam, Yosua, anak Nun, kemudian memerintahkan mereka untuk mengambil tabut perjanjian dengan tujuh imam membawa sangkakala tanduk domba di depan tabut Tuhan. Dan ia memerintahkan orang-orang untuk berbaris melingkar mengelilingi kota, dengan pasukan pilihan berbaris di depan tabut Tuhan.
Atas perintah ini mereka maju, dengan tujuh imam yang membawa sangkakala tanduk domba di hadapan Tuhan meniup sangkakala mereka, dan tabut perjanjian Tuhan mengikuti mereka. Di depan para imam dengan sangkakala berbaris pasukan pilihan; barisan belakang mengikuti tabut, dan tiupan sangkakala terus-menerus dilakukan saat mereka berbaris. Tetapi orang-orang telah diperintahkan oleh Yosua untuk tidak bersorak atau membuat suara atau teriakan apa pun sampai ia memberi aba-aba: barulah mereka harus bersorak. Jadi ia menyuruh tabut Tuhan mengelilingi kota, sekali mengelilinginya, setelah itu mereka kembali ke perkemahan untuk bermalam.
Pagi-pagi keesokan harinya, Yosua menyuruh para imam mengambil tabut Tuhan. Ketujuh imam yang membawa sangkakala tanduk domba berbaris di depan tabut Tuhan, meniup sangkakala mereka. Di depan mereka berbaris pasukan pilihan, sementara barisan belakang mengikuti tabut Tuhan, dan tiupan sangkakala terus-menerus dilakukan. Pada hari kedua ini mereka kembali berbaris mengelilingi kota sekali sebelum kembali ke perkemahan; dan selama enam hari mereka melakukan hal yang sama.
Pada hari ketujuh, mulai dari fajar, mereka berbaris mengelilingi kota tujuh kali dengan cara yang sama; hanya pada hari itu mereka berbaris mengelilingi kota tujuh kali. Pada putaran ketujuh, para imam meniup sangkakala dan Yosua berkata kepada orang-orang, “Sekarang bersoraklah, karena Tuhan telah menyerahkan kota ini kepadamu dan segala isinya. Kota ini berada di bawah larangan Tuhan. Hanya Rahab, pelacur itu, dan semua yang ada di rumahnya yang harus diselamatkan, karena ia menyembunyikan utusan yang kami kirim. Tetapi berhati-hatilah agar tidak mengambil, dalam keserakahanmu, apa pun yang berada di bawah larangan; jika tidak, engkau akan mendatangkan larangan ini dan kesengsaraannya ke atas perkemahan Israel. Semua perak dan emas, dan barang-barang dari perunggu atau besi, adalah kudus bagi Tuhan. Mereka harus dimasukkan ke dalam perbendaharaan Tuhan.”
Saat sangkakala ditiup, orang-orang mulai bersorak. Ketika mereka mendengar isyarat sangkakala, mereka bersorak dengan sangat nyaring. Tembok itu runtuh, dan orang-orang menyerbu kota dalam serangan frontal dan merebutnya. Mereka mematuhi larangan itu dengan membunuh dengan pedang semua makhluk hidup di kota: pria dan wanita, muda dan tua, serta lembu, domba, dan keledai.

RESPONSORIUM Lihat Yesaya 25:1, 2; Ibrani 11:30

Ya Tuhan, Engkaulah Allahku; aku akan memuliakan-Mu dan memuji nama-Mu.

Engkau telah meruntuhkan kota menjadi tumpukan batu, tidak akan dibangun kembali.
Setelah tujuh hari prosesi mengelilingi tembok Yerikho, iman Israel meruntuhkannya.

Engkau telah meruntuhkan kota menjadi tumpukan batu, tidak akan dibangun kembali.
Bacaan Kedua

Dari homili tentang Yosua oleh Origenes, imam

Penaklukan Yerikho
Setelah Yerikho dikepung, ia harus diserbu. Lalu bagaimana Yerikho diserbu? Tidak ada pedang yang dihunus melawannya, tidak ada alat pelantak yang diarahkan kepadanya, tidak ada lembing yang dilemparkan. Para imam hanya meniup sangkakala mereka, dan tembok-tembok Yerikho runtuh.
Dalam Kitab Suci Yerikho sering digambarkan sebagai gambaran dunia. Tidak diragukan lagi bahwa orang yang digambarkan Injil turun dari Yerusalem ke Yerikho dan jatuh ke tangan perampok adalah gambaran Adam yang diusir dari firdaus ke dalam pengasingan dunia ini. Demikian pula orang-orang buta di Yerikho, kepada siapa Yesus datang untuk memberi penglihatan, melambangkan orang-orang di dunia ini yang dibutakan oleh ketidaktahuan, kepada siapa Putra Allah datang.
Yerikho akan jatuh, maka; dunia ini akan binasa. Sesungguhnya dalam kitab-kitab suci akhir dunia telah diumumkan sejak lama. Bagaimana dunia akan diakhiri, dan dengan cara apa ia akan dihancurkan? Jawaban Kitab Suci adalah: Dengan bunyi sangkakala. Jika engkau bertanya sangkakala apa, maka biarlah Paulus mengungkapkan rahasianya. Dengarkan apa yang dikatakannya: Sangkakala akan berbunyi, dan orang mati yang ada dalam Kristus akan bangkit tanpa binasa. Suara penghulu malaikat dan sangkakala Allah akan memberi isyarat, dan Tuhan sendiri akan turun dari surga. Maka Tuhan Yesus akan menaklukkan Yerikho dengan sangkakala dan menghancurkannya, hanya menyelamatkan pelacur itu dan rumah tangganya.
Yesus Tuhan kita akan datang, kata Paulus, dan Ia akan datang dengan bunyi sangkakala. Ia hanya akan menyelamatkan wanita yang menerima mata-mata-Nya, yaitu rasul-rasul-Nya, dalam iman dan ketaatan, dan menyembunyikan mereka di atap rumahnya; dan Ia akan menggabungkan pelacur ini dengan rumah Israel. Tetapi janganlah kita mengungkit dosa-dosa masa lalunya lagi atau menuduhnya. Ia pernah menjadi pelacur, tetapi sekarang ia digabungkan dengan Kristus, perawan suci kepada satu suami suci. Dengarkan apa yang dikatakan Rasul tentang dia: Ia telah menetapkan untuk mempersembahkan engkau kepada Kristus sebagai perawan suci kepada satu-satunya suaminya. Sesungguhnya, Paulus sendiri telah lahir darinya: Tersesat oleh kebodohan dan ketidakpercayaan kita, katanya, kita juga pernah menjadi budak nafsu kita dan kesenangan segala jenis.
Jika engkau ingin belajar lebih lengkap tentang bagaimana pelacur ini berhenti menjadi pelacur, maka dengarkan Paulus sekali lagi: Dan demikianlah juga engkau, tetapi engkau telah dibersihkan dan dikuduskan dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita. Untuk memastikan pelariannya ketika Yerikho dihancurkan, pelacur itu diberi simbol keselamatan yang paling efektif, tali merah. Karena oleh darah Kristuslah seluruh Gereja diselamatkan, dalam Yesus Kristus Tuhan kita yang sama, kepada-Nya kemuliaan dan kekuasaan selama-lamanya. Amin.

RESPONSORIUM Yesaya 49:22, 26; Yohanes 8:28

Lihat, Aku akan mengangkat tangan-Ku kepada bangsa-bangsa dan mengangkat isyarat-Ku bagi bangsa-bangsa.

Seluruh umat manusia akan mengetahui bahwa Aku, Tuhan, adalah penyelamatmu, penebusmu, Yang Mahakuasa dari Yakub.
Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia dari bumi, kamu akan mengetahui bahwa Akulah Dia.

Seluruh umat manusia akan mengetahui bahwa Aku, Tuhan, adalah penyelamatmu, penebusmu, Yang Mahakuasa dari Yakub.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

dari siapa segala yang baik berasal,

anugerahkanlah agar kami, yang berseru kepada-Mu dalam kebutuhan kami,

atas dorongan-Mu dapat membedakan apa yang benar,

dan dengan bimbingan-Mu melakukannya.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Bapa penguasa waktu
Lihat kini fajar baru
Mulai memancarkan sinar
Lambang cahaya yang benar.

Rahmat baru ditawarkan
Terselubung kejadian
Yang menyampaikan undangan
Untuk berbakti berkurban.

Kami sambut kesempatan
Melayani Kristus Tuhan
Yang hadir dalam sesama
Tersembunyi namun nyata.

S'moga pengabdian kami
Dijiwai Roh ilahi
Dijadikan karya Putra
Demi kemulyaan Bapa. Amin.

Ant.1: Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.

Mazmur 86 (87)

Hai Yerusalem, kota di atas gunung yang kudus,*
Tuhan cinta padamu.

Hai benteng Sion, Tuhan yang memperindah semua kediaman Yakub,*
berfirman dalam dirimu:

"Mesir dan Babel akan Kudafatar,*
antara mereka yang mengakui Aku.

Bahkan Filistea, Tirus dan Etiopia,*
akan termasuk warga negara Sion".

Tetapi tentang Sion sendiri akan dikatakan,+
"Orang ini dan orang itu kelahiran Sion,*
Allah yang mahatinggi menyentosakannya".

Tuhan akan mencatat dalam daftar para bangsa,*
"Inipun dilahirkan di Sion".

Dan semua orang yang pernah menderita demi Sion,*
akan bernyanyi dan menari-nari.

Ant.1: Tuhan cinta padamu, hai Yerusalem.

Ant.2: Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.

Yes 40,10-17

Lihat, Allah Tuhan kita datang dengan kekuasaan,*
Ia menaklukkan segala-galanya!

Jarahan dibawaNya serta,*
dan tanda kemenangan diarak di hadapanNya.

Seperti seorang gembala,*
Tuhan mengumpulkan dan membimbing kawananNya.

Ia membopong anak domba dalam pelukan tanganya,*
dan menuntun induknya penuh perhatian.

Siapa yang menakar air laut dengan cidukan tangan,*
mengukur langit dengan jengkal jari?

Siapa menyukat segala debu bumi dengan takaran,+
menimbang gunung dengan dacing,*
atau bukit dengan neraca?

Siapa yang mengatur roh Tuhan,*
atau memberi petunjuk kepadaNya sebagai penasihat?

Dengan siapa Tuhan berunding untuk memperoleh kebijaksanaan,+
untuk belajar keadilan dan menimba pengetahuan,*
untuk mengetahui jalan yang paling baik?

Sungguh, para bangsa bagaikan setitik air pada pinggir timba,+
bagaikan sebutir debu pada neraca,*
sungguh, pulau-pulau tidak lebih berat dari tepung halus.

Semua hutan tidak cukup kayu bakarnya untuk kurban bakaran,*
dan segala margasatwa tidak cukup untuk persembahan.

Di hadapan Tuhan segala bangsa tidak berarti apa-apa,*
bagi Tuhan mereka hampa dan ketiadaan belaka.

Ant.2: Tuhan datang dengan kekuasaan, dan jarahan dibawaNya serta.

Ant.3: Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Mazmur 498 (99)

Tuhan meraja, gemetarlah para bangsa,+
Tuhan bertakhta di atas singgasana, goncanglah bumi,*
agunglah Tuhan di Sion.

Tuhan agung, mengatasi segala bangsa,+
dimuliakanlah namaMu, Allah yang agung dan dahsyat,*
kuduslah Tuhan.

Raja mahakuasa, pencinta hukum,*
Engkau sendirilah yang menegakkan keadilan.

Hukum dan keadilan dalam bangsa Yakub,*
Engkaulah yang menegakkannya.

Agungkanlah Tuhan, Allah kita,+
bersembahsujudlah di depan tumpuan kakiNya,*
kuduslah Tuhan.

Musa dan Harun termasuk imamNya,+
dan Samuel teramsuk orang yang menyerukan namaNya,*
mereka berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab mereka.

Dari dalam tiang awan Tuhan berfirman kepada mereka,*
mereka berpegang pada perintahNya, pada hukum yang diberikanNya.

Tuhan, Allah kami, Engkau telah menjawab mereka,+
Engkaulah Allah yang mengampuni mereka,*
namun Engkau membalas perbuatannya yang jahat.

Agungkanlah Tuhan, Allah kita,*
bersembahsujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Ant.3: Agungkanlah Tuhan Allah kita, bersembah-sujudlah di hadapan gunungNya yang kudus.

Bacaan Singkat (1Ptr 4,10-11)

Hendaklah kamu saling melayani sesuai dengan kurnia yang kamu peroleh masing-masing. Sebab kamu ditugaskan untuk membagikan rahmat Allah yang beraneka ragam. Kalau seorang berbicara, baiklah ia menyampaikan sabda Allah. Kalau seorang melayani, baiklah ia melayani dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus.

Lagu Singkat

P: Aku berseru dengan segenap hati,* Kabulkanlah doaku, ya Tuhan. U: Aku. P: PeraturanMu akan kupelihara. U: Kabulkanlah doaku, ya Tuhan. P: Kemuliaan. U: Aku.

Ant.Kidung: Marilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Marilah kita mengabdi kepada Tuhan dengan berlaku kudus, maka Ia akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Doa Permohonan

Allah Bapa membimbing dan memelihara umatNya. Marilah kita bersyukur kepadaNya dan dengan gembira berseru:
U: Terpujiah Engkau, Tuhan, selama-lamanya.
P: Bapa yang mahamurah, kami memuji Engkau karena cinta kasihMu, sebab luhurlah karyaMu ketika menciptakan kami,* dan lebih lurhur lagi karyaMu ketika membaharui kami.
P: Pada permulaan hari ini curahkanlah ke dalam hati kami keinginan untuk mengabdi Engkau,* supaya kami tetap memuliakan Dikau dengan pikiran dan perbuatan.
P: Sucikanlah hati kami dari setiap keinginan jahat,* agar kami selalu memperhatikan kehendakMu.
P: Bukalah kiranya hati kami terhadap keperluan saudara-saudara kami dan semua orang lain,* supaya kami mencintai mereka semua sebagai saudara.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah, yang kekal dan kuasa, terangilah kiranya bangsa-bangsa yang meringkuk dalam kegelapan maut. Sinarilah mereka dengan terang cahayaMu, yang telah terbit laksana fajar cemerlang, yaitu Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

KAMIS III SIANG

Madah

Kita bersama memuji
Tuhan Allah maha suci
Yang mengurniakan rahmat
Kepada seluruh umat.

Kita menyatakan hormat
Pada Tuhan penyelamat
Sambil sujud mohon berkat
Agar tabah lagi kuat.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Topanglah aku, ya Tuhan, sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup.

Mazmur 118 (119),113-120

Orang yang bimbang hati kubenci,*
tetapi hukumMu kucintai.

Engkaulah pelindung dan rajaku,*
aku berharap pada firmanMu

Enyahlah dari padaku, hai para penjahat,*
aku ingin berpegang pada perintah Allahku.

Topanglah aku sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup,*
janganlah mengecewakan harapanku.

Sokonglah aku, supaya aku selamat,*
sebab ketetapanMu selalu kuamalkan.

Tolaklah semua orang yang menyimpang dari ketetapanMu,*
sebab tipu muslihatlah rencana mereka.

Semua orang durjana di bumi Kaubuang seperti sampah,*
sebab itu aku mencintai ketetapanMu.

Badanku gemetar karena hormat kepadaMu,*
aku takut kepada keputusanMu.

Ant.1: Topanglah aku, ya Tuhan, sesuai dengan janjiMu, supaya aku hidup.

Ant.2: Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, dan hapuskanlah dosa kami.

Mazmur 78 (79)1-5.8-11.13

Ya Allah, bangsa kafir telah menduduki tanah milik pusakaMu,+
menajiskan bait kudusMu,*
menjadikan Yerusalem timbunan puing.

Mereka membuang mayat para hambaMu,+
sebagai makanan kepada burung di udara,*
dan daging orang yang Kaukasihi kepada binatang buas di bumi.

Di sekitar Yersualem mereka menumpahkan darah seperti air,*
dan tak seorangpun menguburkan mayat-mayatnya.

Kami dicerca tetangga kami,*
diolok-olok dan dicemoohkan orang sekeliling kami.

Masih berapa lamakah Engkau murka, ya Tuhan?*
Terus-meneruskah amarahMu membara, berkobar seperti api?

Janganlah kautanggungkan kesalahan leluhur kepada kami,+
bersegeralah menyongsong kami dengan belaskasihanMu,*
karena kami kehabisan tenaga.

Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami,+
demi kemuliaan namaMu bebaskanlah kami,*
dan hapuskanlah dosa kami demi namaMu.

Jangan biarkan bangsa-bangsa kafir berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Semoga bangsa-bangsa kafir di hadapan mata kami,*
mengalami pembalasanMu atas darah yang mereka tumpahkan.

Naiklah hendaknya ke hadiratMu rintihan para tawanan,*
dengan kuasaMu renggutlah mereka dari hukuman mati.

Maka kami, umatMu, kawanan domba gembalaanMu,+
akan bersyukur kepadaMu untuk selama-lamanya,*
dan mewartakan pujianMu turun-temurun.

Ant.2: Tolonglah kami, ya Allah penyelamat kami, dan hapuskanlah dosa kami.

Ant.3: Ya Allah semesta alam, pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu.

Mazmur 79 (80)

Gembala Israel, dengarkanlah kami,*
Engkau yang menimpin Yusuf bagaikan kawanan.

Engkau yang bertakhta di atas singgasana, tampillah dengan cemerlang,*
di depan suku Efraim, Benyamin dan Manasye.

Kerahkanlah kekuatanMu,*
dan datanglah menyelamatkan kami.

Ya Allah, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, berapa lama lagi Engkau murka,*
sekalipun umatMu berdoa?

UmatMu Kauberi ratap tangis sebagai makanan,*
cucuran air mata berlimpah sebagai minuman.

Kaujadikan kami sasaran kebencian para tetangga,*
dan olok-olokan musuh kami.

Ya Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

UmatMu bagaikan pokok anggur yang Kaupindahkan dari Mesir,*
Kauhalaukan bangsa-bangsa lalu Kautanamkan dia.

Engkau telah menyediakan tanah bagi pokok itu,*
maka berurat berakarlah ia dan memenuhi seluruh negeri.

Gunung-gunung ditudungi oleh naungannya,*
dan pohon-pohon jati oleh cabang-cabangnya.

Ranting-rantingnya menjulur sampai ke laut,*
dan sulur-sulurnya sampai ke sungai Efrat.

Ya Allah, mengapa Engkau merobohkan pagarnya,*
sehingga setiap orang yang lewat memetik buahnya!

Babi hutan menggerogotinya,*
dan binatang di padang memakannya.

Ya Allah semesta alam, kembalilah,+
pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu,*
lindungilah pokok yang Kautanam dengan tanganMu sendiri.

Musuh telah menebang dan membakarnya,*
biarlah mereka binasa oleh ancaman wajahMu.

Hendaknya Engkau melindunghi raja kami,*
orang pilihan yang telah Kaunobatkan.

Maka kami tidak akan menyimpang dari padaMu,*
lindungilah hidup kami, maka kami akan memuji Engkau.

Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami,*
tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami.

Ant.3: Ya Allah semesta alam, pandanglah dari surga dan indahkanlah kebun anggurMu.

Bacaan singkat (Ul 4,7)

Tak ada bangsa lain sebesar bangsa kita, yang mempunyai dewa-dewa demikian dekat seperti Allah kita, yang memperhatikan setiap permohonan kita.

P: Tuhan dekat pada orang yang berseru kepadaNya.
U: Ia mendengarkan dan menyelamatkan mereka.

Doa Penutup

Allah yang kekal dan kuasa, padamu tidak ada yang gelap, tidak ada yang tersembunyi. Maka sinarilah kami dengan terang cahayaMu, supaya kami dapat mengenal kehendakMu dan mengikuti bimbinganMu dengan rela dan setia. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

KAMIS III SORE

Madah

Yesus Kristus Putra Bapa
Yang menjadi manusia
Kaulah cahaya dunia
Yang mencerahkan semua.

Bila semuanya lenyap
Engkau akan tinggal tetap
Bila segalanya musnah
Engkau tetap berkuasa.

Bila fajar tampil lagi
Terbit hari yang abadi
Kau meraja selamanya
Berjaya bersama Bapa. Amin.

Ant.1: UmatMu bersorak kegirangan, ya Tuhan, sambil menuju tempat kediamanMu.

Mazmur 131 (132) I

Ingatlah, ya Tuhan, akan Daud,*
dan akan segala kemenangannya.

Ingatlah, bagaimana ia telah bersumpah kepada Tuhan,*
dan berjanji kepada Allah Yakub yang mahakuat:

"Sungguh, aku takkan masuk ke dalam rumah kediamanku,*
takkan berbaring di ranjangku,

takkan membiarkan mataku tertidur,*
ataupun membiarkan kelopak mataku terlelap,

sampai aku mendapatkan tempat bagi Tuhan,*
kediaman bagi Allah Yakub.

Kita telah mendengar tentang tabut itu di Efrata,*
telah mengetahuinya di padang Ya'ar.

Mari kita pergi ke tempat kediaman Tuhan,*
bersembah sujud di hadapan tumpuan kakiNya.

Bangunlah, ya Tuhan, silakan ke tempat istirahatMu,*
Engkau beserta tabut kekuatanMu.

Semoga para imamMu berpakaian kesucian,*
dan umatMu bersorak kegirangan.

Demi Daud, hambaMu,*
janganlah Kaupalingkan wajahMu dari raja yang Kauurapi.

Ant.1: UmatMu bersorak kegirangan, ya Tuhan, sambil menuju tempat kediamanMu.

Ant.2: Tuhan telah memilih Sion menjadi tempat tinggalNya.

Mazmur 131 (132) II

Tuhan telah mengangkat sumpah kepada Daud,*
dan tidak akan mengingkarinya:

"Seorang anak kandungkmu,*
akan Kududukkan di atas takhtamu.

Jika para anakmu berpegang pada perjanjianKu,*
dan pada peraturan yang Kuajarkan kepada mereka,

maka anak merekapun,*
akan duduk di atas takhtamu selama-lamanya".

Sebab Tuhan telah memilih Sion,*
agar menjadi tempat tinggalNya:

"Di sinilah peristirahatanKu untuk selama-lamanya,*
di sini Aku akan tinggal, karena itulah kehendakKu.

Orang jujur akan Kuberkati dengan berlimpah,*
orang miskin akan Kukenyangkan.

Para imam akan Kukenakan pakaian kesucian,*
dan umat akan bersorak gembira.

Di sana Aku akan memberikan kekuasaan kepada Daud,*
menyediakan cahaya bagi raja yang Kuurapi.

Musuhnya akan Kupermalukan,*
tetapi dia akan Kumahkotai kemuliaan".

Ant.2: Tuhan telah memilih Sion menjadi tempat tinggalNya.

Ant.3: Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Why 11,17-18;12,10-12

Kami mengucap syukur kepadaMu, ya Tuhan,*
Allah yang mahakuasa, yang ada dahulu dan sekarang.

Sebab Engkau telah memangku kekuasaanMu yang besar,*
dan mulai memerintah sebagai raja.

Semua bangsa marah,+
maka tibalah kemurkaanMu,*
tibalah saat orang mati dihakimi.

Dan tibalah saat memberi ganjaran kepada para hambaMu,+
yaitu para nabi, para kudus dan semua orang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Sekarang telah tiba keselamatan,+
kekuatan dan pemerintahan Allah kita,*
telah tiba kekuasaan raja yang diurapiNya.

Karena si pendakwa, saudara-saudara kita telah dijatuhkan,*
yang mendakwa mereka siang malam di hadapan Allah kita.

Tetapi mereka mengalahkan dia berkat darah Anakdomba,*
dan berkat kesaksian mereka.

Mereka tidak segan-segan mempertaruhkan nyawanya,*
oleh karena itu bersukacitalah, hai surga dan para penghuninya.

Ant.3: Allah memberi Kristus kekuasaan, kehormatan dan kerajaan, dan semua bangsa mengabdi kepadaNya.

Bacaan singkat (1Ptr 3,8-9)

Hendaklah kamu semua seia sekata dan seperasaan. Hendaklah kamu mengasihi saudara-saudara dan bersikap lemah lembut dan rendah hati. Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu telah dipanggil, supaya kamu sendiri juga memperoleh berkat.

Lagu Singkat

P: Tuhan memberi kita makanan,* Yang paling lezat. U: Tuhan. P: Ia memuaskan kita dengan madu terbaik. U: Yang paling lezat. P: Kemuliaan. U: Tuhan.

Ant.Kidung: Tuhan menurunkan orang yang berkuasa dari takhta, dan mengangkat yang hina-dina.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Tuhan menurunkan orang yang berkuasa dari takhta, dan mengangkat yang hina-dina.

Doa Permohonan

Kristuslah gembala, penolong dan penghibur umatNya. Marilah kita penuh bakti menghadap Dia dan berkata:
U: Dengarkanlah kami, ya Allah, pelindung kami.
P: Terpujilah Engkau, ya Tuhan, sebab Engkau telah memanggil kami masuk ke dalam umatMu yang suci,* semoga kami tetap setia dalam GerejaMu.
P: Paus kami... Kauserahi tugas memperhatikan semua jemaat,* berikanlah kepadanya iman yang teguh, harapan yang hidup dan cinta kasih penuh pengertian.
P: Semoga orang-orang yang berdosa menyesal, yang jatuh bangun kembali,* dan kami semua bertobat dan memperoleh keselamatan.
P: Engkau telah rela tinggal di perasingan,* ingatlah akan mereka yang tinggal jauh dari keluarga dan tanah air.
P: Anugerahkanlah kiranya damai abadi,* kepada arwah semua orang yang telah berharap kepadaMu.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, kami ucapkan terima kasih kepadaMu atas hari yang baru lalu ini. Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami dan lupakanlah kiranya segala kesalahan yang kami perbuat karena kelemahan kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - KAMIS

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Mazmur 15 (16)

Jagalah aku, ya Allah, sebab aku berlindung kepadamu,+
Aku mengakui: Engkaulah Tuhanku,*
tiada kebahagiaan bagiku selain Dikau.

Orang-orang saleh di negeri ini,*
kumuliakan dan kujunjung tinggi.

Tetapi orang yang mengikuti dewa-dewa,*
menjatuhkan dirinya dalam jurang malapetaka.

Aku tidak ikut mempersembahkan kurban kepada dewa-dewa,*
bahkan bibirku takkan menyebut namanya.

Tuhan, Engkaulah milik pusaka dan warisanku,*
dalam tanganMulah nasibku.

Tanah permai akan menjadi bagianku,*
milik pusakaku menyenangkan hatiku.

Aku memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,*
bahkan waktu malampun Ia berbicara dalam hatiku.

Aku selalu ingat akan Tuhan,*
aku tidak goyah, karena Ia ada di sampingku.

Sebab itu hatiku bergembira, dan jiwaku bersorak,*
dan tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Aku tak akan Kauserahkan kepada alam maut,*
dan kekasihMu takkan Kaubiarkan turun ke liang kubur.

Engkau akan menunjukkan kepadaku jalan kehidupan.+
Di hadapanMu terdapat sukacita berlimpah,*
padaMulah kebahagiaan selama-lamanya.

Ant.: Tubuhku beristirahat dengan tenteram.

Bacaan singkat (1Tes 5,23)

Semoga Allah, pembawa damai, menguduskan kamu sepenuh-penuhnya. Moga-moga roh, jiwa dan ragamu seluruhnya terpelihara tanpa cela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, Allah kami, semoga berkat perlindunganMu kami dapat tidur nyenyak dan melepaskan lelah sesudah pekerjaan hari ini. Kuatkanlah kami dengan bantuanMu, supaya kami mampu membaktikan diri kepadaMu dengan segenap jiwa raga kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santo Leontius

Hipatios dan Teodulus, Martir

Ketiga martir abad kedua ini adalah anggota pasukan khusus kekaisaran. Leontius yang berpangkat perwira, dibunuh karena mengkristenkan dua tentaranya, yaitu Hipatios dan Teodulus. Hipatios dan Teodulus pun dibunuh bersama Leontius di Tripolis.