Jumat, 3 Juli 2026

Pesta S. Tomas Rasul

Pesta

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Efesus 2:19-22

Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Mazmur Tanggapan Mazmur 117:1-2

Pujilah TUHAN, hai segala bangsa, megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa!
Sebab kasih-Nya hebat atas kita, dan kesetiaan TUHAN untuk selama-lamanya. Haleluya!

Bacaan Injil Yohanes 20:24-29

Tetapi Tomas, seorang dari kedua belas murid itu, yang disebut Didimus, tidak ada bersama-sama mereka, ketika Yesus datang ke situ. Maka kata murid-murid yang lain itu kepadanya: "Kami telah melihat Tuhan!" Tetapi Tomas berkata kepada mereka: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya." Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!" Kemudian Ia berkata kepada Tomas: "Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah." Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" Kata Yesus kepadanya: "Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya."

Renungan

Bekas Luka

Perhatikanlah tangan seorang tukang atau petani tua. Ada bekas sabetan, bekas paku, bekas panas. Bekas luka tidak pernah bohong. Ia riwayat hidup yang tertulis di kulit. Tanpa berkata-kata, ia sudah bercerita.

Hari ini Gereja merayakan pesta Santo Tomas Rasul. Ia disebut Didimus, artinya si kembar, dan permintaannya terdengar lancang: sebelum melihat bekas paku itu, aku tidak akan percaya. Tetapi jujurlah, bukankah ia hanya meminta apa yang sudah diterima murid-murid lain? Mereka pun percaya setelah melihat.

Yang mencengangkan adalah jawaban Yesus. Ia datang lagi, khusus untuk satu orang yang ragu, dan menawarkan bekas luka-Nya. Tubuh kebangkitan itu mulia, tetapi lukanya tidak dihapus. Seolah Yesus berkata: inilah tanda pengenal-Ku, kasih yang pernah tertikam.

Surat Efesus menyebut Gereja dibangun di atas dasar para rasul. Termasuk Tomas. Fondasi Gereja memuat batu yang pernah retak oleh ragu, lalu menjadi kokoh oleh perjumpaan. Dari mulutnya lahir pengakuan iman terpendek dan terpadat: "Ya Tuhanku dan Allahku!" Menurut tradisi, pengakuan itu dibawanya sampai ke tanah India.

Adakah ragu yang selama ini kusembunyikan, padahal Yesus siap menyapanya?

Tuhan, sapalah raguku seperti Engkau menyapa Tomas, sampai aku pun berseru: ya Tuhanku dan Allahku. Amin.

Invitatorium

JUMAT I PAGI

Pembukaan

Ant. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kekal abadi kasih setiaNya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Pesta Santo Tomas, Rasul

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Iman para Bapa! iman dan doa

Akan menaklukkan segala bangsa bagi-Mu;

Dan melalui kebenaran yang datang dari Allah,

Umat manusia akan sungguh-sungguh merdeka.
Iman para bapa kami, iman yang kudus!

Kami akan setia kepada-Mu sampai mati.
Iman para Bapa! kami akan mengasihi

Baik sahabat maupun musuh dalam segala perjuangan kami:

Dan mewartakan-Mu juga sebagaimana kasih tahu caranya,

Melalui perbuatan baik dan hidup yang berbudi luhur.
Iman para bapa kami, iman yang kudus!

Kami akan setia kepada-Mu sampai mati.
Iman para Bapa! iman dan doa

Akan menaklukkan segala bangsa bagi-Mu;

Dan melalui kebenaran yang datang dari Allah,

Umat manusia akan sungguh-sungguh merdeka.
Iman para bapa kami, iman yang kudus!

Kami akan setia kepada-Mu sampai mati.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Suara mereka telah sampai ke ujung bumi, perkataan mereka ke ujung dunia.

Mazmur 19A

Pujian kepada Tuhan, Pencipta segala sesuatu

Fajar dari tempat tinggi akan menyinari kita… untuk menuntun kaki kita ke jalan damai (Lukas 1:78, 79).
Langit mewartakan kemuliaan Allah

dan cakrawala menunjukkan karya tangan-Nya.

Hari demi hari menyampaikan cerita

dan malam demi malam memberitakan pesan.
Tiada ucapan, tiada kata, tiada suara terdengar

namun jangkauan mereka meluas ke seluruh bumi,

perkataan mereka sampai ke batas-batas dunia.
Di sana Ia menempatkan kemah bagi matahari;

ia keluar seperti mempelai pria dari kemahnya,

bersukacita seperti pahlawan untuk menempuh jalannya.
Di ujung langit adalah terbitnya matahari;

sampai ke ujung terjauh langit adalah lintasannya.

Tiada yang tersembunyi dari panasnya yang membakar.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Suara mereka telah sampai ke ujung bumi, perkataan mereka ke ujung dunia.

Ant. 2 Mereka mewartakan apa yang telah Allah lakukan bagi kita; mereka memahami makna perbuatan-Nya.

Mazmur 64

Doa memohon pertolongan melawan musuh

Mazmur ini secara khusus memperingati sengsara Tuhan kita (Santo Agustinus).
Dengarkanlah suaraku, ya Allah, saat aku mengeluh,

jagalah hidupku dari ketakutan akan musuh.

Sembunyikanlah aku dari gerombolan orang fasik,

dari kerumunan orang yang berbuat jahat.
Mereka mengasah lidah mereka seperti pedang;

mereka mengarahkan kata-kata pahit seperti panah

untuk menembak orang tak bersalah dari tempat persembunyian,

menembak tiba-tiba dan sembarangan.
Mereka merencanakan jalan kejahatan mereka;

mereka bersekongkol untuk memasang jerat rahasia.

Mereka berkata: "Siapa yang akan melihat kita?

Siapa yang dapat menyelidiki kejahatan kita?"
Ia akan menyelidiki yang menyelidiki pikiran

dan mengetahui kedalaman hati.

Allah telah menembak mereka dengan panah-Nya

dan memberi mereka luka-luka mendadak.

Lidah mereka sendiri telah membawa mereka pada kehancuran

dan semua yang melihat mereka mengejek.
Maka semua orang akan takut;

mereka akan menceritakan apa yang telah Allah lakukan.

Mereka akan memahami perbuatan Allah.

Orang benar akan bersukacita dalam Tuhan

dan berlindung kepada-Nya.

Semua hati yang lurus akan bermegah.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Mereka mewartakan apa yang telah Allah lakukan bagi kita; mereka memahami makna perbuatan-Nya.

Ant. 3 Kekudusan Allah dinyatakan oleh mereka; segala bangsa melihat kemuliaan Allah.

Mazmur 97

Kemuliaan Tuhan dalam ketetapan-ketetapan-Nya bagi dunia

Mazmur ini menubuatkan keselamatan di seluruh dunia dan bahwa bangsa-bangsa dari segala suku akan percaya kepada Kristus (St. Athanasius).
Tuhan adalah Raja, biarlah bumi bersukacita,

biarlah semua pesisir bersukacita.

Awan dan kegelapan adalah pakaian-Nya;

takhta-Nya, keadilan dan kebenaran.
Api menyiapkan jalan-Nya;

ia membakar musuh-musuh-Nya di setiap sisi.

Kilat-Nya menerangi dunia,

bumi gemetar melihatnya.
Gunung-gunung meleleh seperti lilin

di hadapan Tuhan seluruh bumi.

Langit mewartakan keadilan-Nya;

segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.
Biarlah mereka yang menyembah berhala merasa malu,

mereka yang membanggakan dewa-dewa mereka yang tidak berguna.

Hai segala roh, sembahlah Dia.
Sion mendengar dan bersukacita;

umat Yehuda bersukacita

karena penghakiman-Mu, ya Tuhan.
Sebab Engkau sungguh adalah Tuhan,

Mahatinggi di atas seluruh bumi,

diagungkan jauh di atas segala roh.
Tuhan mengasihi mereka yang membenci kejahatan:

Ia menjaga jiwa orang-orang kudus-Nya;

Ia membebaskan mereka dari orang fasik.
Terang bersinar bagi orang benar

dan sukacita bagi orang yang lurus hati.

Bersukacitalah, hai orang benar, dalam Tuhan;

berikanlah kemuliaan kepada nama-Nya yang kudus.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Kekudusan Allah dinyatakan oleh mereka; segala bangsa melihat kemuliaan Allah.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Mereka mewartakan pujian Tuhan, menceritakan kuasa-Nya untuk menyelamatkan.

Dan tentang keajaiban yang telah Ia kerjakan.

BACAAN

BACAAN PERTAMA

Dari surat pertama Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus

4:1-16

Marilah kita meniru Rasul sebagaimana ia meniru Kristus
Hendaklah orang menganggap kami sebagai pelayan Kristus dan pengurus misteri-misteri Allah. Syarat pertama bagi seorang pengurus adalah bahwa ia terbukti dapat dipercaya. Bagiku tidaklah penting apakah kamu atau pengadilan manusia mana pun menghakimiku. Aku bahkan tidak menghakimi diriku sendiri. Ingatlah, aku tidak merasa bersalah. Tetapi itu tidak berarti bahwa aku menyatakan diriku tidak bersalah. Tuhanlah yang akan menghakimiku, jadi berhentilah menghakimi sebelum waktu kedatangan-Nya. Ia akan menerangi apa yang tersembunyi dalam kegelapan dan menyatakan maksud hati. Pada waktu itu, setiap orang akan menerima pujiannya dari Allah.
Saudara-saudara, semua ini telah aku terapkan pada diriku dan Apolos sebagai contoh demi keuntunganmu. Semoga kamu belajar dari kami untuk tidak melampaui apa yang telah ditetapkan, agar tidak seorang pun di antara kamu menjadi sombong karena hubungannya dengan satu orang daripada yang lain. Siapa yang memberikan perbedaan kepadamu? Sebutkan sesuatu yang kamu miliki yang tidak kamu terima. Jika demikian, jika kamu telah menerimanya, mengapa kamu membual seolah-olah itu milikmu sendiri? Saat ini kamu benar-benar puas. Kamu telah menjadi kaya! Kamu telah memulai pemerintahanmu tanpa bantuan dari kami. Seandainya kamu benar-benar telah mulai memerintah, agar kami dapat memerintah bersamamu!
Menurut pandanganku, Allah telah menempatkan kami para rasul di akhir barisan, seperti orang-orang yang ditakdirkan untuk mati di arena. Kami telah menjadi tontonan bagi alam semesta, bagi malaikat dan manusia. Kami adalah orang bodoh demi Kristus. Ah, tetapi dalam Kristus kamu bijaksana! Kami adalah yang lemah, kamu yang kuat! Mereka menghormatimu, sementara mereka mencemooh kami! Sampai saat ini kami lapar dan haus, berpakaian buruk, diperlakukan kasar, mengembara tanpa rumah. Kami bekerja keras dengan tangan. Ketika kami dihina, kami membalas dengan berkat. Penganiayaan datang kepada kami; kami menanggungnya dengan sabar. Kami difitnah, dan kami mencoba rekonsiliasi. Kami telah menjadi sampah dunia, kotoran semua; itulah keadaan saat ini.
Aku menulis kepadamu dengan cara ini bukan untuk mempermalukanmu tetapi untuk menasihatimu sebagai anak-anakku yang terkasih. Memang kamu memiliki sepuluh ribu penjaga dalam Kristus, kamu hanya memiliki satu bapa. Akulah yang memperanakkan kamu dalam Kristus Yesus melalui pemberitaanku tentang Injil. Aku mohon kepadamu, jadilah peniruku.

RESPONSORIUM Yohanes 15:15; Matius 13:11, 16

Aku tidak lagi menyebut kamu hamba, melainkan sahabat,

sebab segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku, telah Kuberitahukan kepadamu.
Misteri-misteri Kerajaan Surga telah dinyatakan kepadamu; berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.

Sebab segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku, telah Kuberitahukan kepadamu.

BACAAN KEDUA

Dari homili tentang Injil oleh Santo Gregorius Agung, Paus

Tuhanku dan Allahku
Tomas, salah seorang dari kedua belas murid, yang disebut Didimus, tidak bersama mereka ketika Yesus datang. Ia adalah satu-satunya murid yang tidak hadir; sekembalinya ia mendengar apa yang telah terjadi tetapi menolak untuk mempercayainya. Tuhan datang untuk kedua kalinya; Ia menawarkan lambung-Nya untuk disentuh oleh murid yang tidak percaya itu, mengulurkan tangan-Nya, dan menunjukkan bekas luka-luka-Nya, menyembuhkan luka ketidakpercayaannya.
Saudara-saudari terkasih, apa yang kamu lihat dalam peristiwa-peristiwa ini? Apakah kamu benar-benar percaya bahwa secara kebetulan murid pilihan ini tidak hadir, lalu datang dan mendengar, mendengar dan meragukan, meragukan dan menyentuh, menyentuh dan percaya? Itu bukan kebetulan tetapi dalam penyelenggaraan Allah. Dengan cara yang menakjubkan, belas kasihan Allah mengatur agar murid yang tidak percaya itu, dengan menyentuh luka-luka tubuh gurunya, menyembuhkan luka-luka ketidakpercayaan kita. Ketidakpercayaan Tomas telah berbuat lebih banyak bagi iman kita daripada iman murid-murid yang lain. Ketika ia menyentuh Kristus dan diyakinkan untuk percaya, setiap keraguan disingkirkan dan iman kita diperkuat. Jadi murid yang meragukan, lalu merasakan luka-luka Kristus, menjadi saksi akan kenyataan kebangkitan.
Menyentuh Kristus, ia berseru: Tuhanku dan Allahku. Yesus berkata kepadanya: Karena engkau telah melihat Aku, Tomas, engkau telah percaya. Paulus berkata: Iman adalah jaminan dari segala sesuatu yang kita harapkan, bukti dari segala sesuatu yang tidak terlihat. Jelaslah, bahwa iman adalah bukti dari apa yang tidak dapat dilihat. Apa yang terlihat memberikan pengetahuan, bukan iman. Ketika Tomas melihat dan menyentuh, mengapa ia diberitahu: Engkau telah percaya karena engkau telah melihat Aku? Karena apa yang ia lihat dan apa yang ia percayai adalah hal yang berbeda. Allah tidak dapat dilihat oleh manusia fana. Tomas melihat seorang manusia, yang ia akui sebagai Allah, dan berkata: Tuhanku dan Allahku. Melihat, ia percaya; memandang seseorang yang adalah manusia sejati, ia berseru bahwa ini adalah Allah, Allah yang tidak dapat ia lihat.
Apa yang menyusul adalah alasan untuk sukacita besar: Berbahagialah mereka yang tidak melihat dan percaya. Ada di sini rujukan khusus kepada diri kita sendiri; kita memegang dalam hati kita seseorang yang tidak kita lihat dalam daging. Kita termasuk dalam kata-kata ini, tetapi hanya jika kita menindaklanjuti iman kita dengan perbuatan baik. Orang percaya sejati mempraktikkan apa yang ia yakini. Tetapi tentang mereka yang hanya mengucapkan iman, Paulus mengatakan ini: Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi mereka menyangkal-Nya dalam perbuatan mereka. Oleh karena itu Yakobus berkata: Iman tanpa perbuatan adalah mati.

RESPONSORIUM 1 Yohanes 1:2, 1

Hidup ini telah dinyatakan;

kami telah melihatnya dan kami mewartakan kepadamu

hidup yang kekal yang ada bersama Bapa

dan telah menampakkan diri kepada kami.
Kami telah melihatnya dengan mata kepala kami sendiri

dan dengan tangan kami sendiri kami telah menyentuh Firman hidup;

apa yang telah kami lihat dan dengar kami beritakan kepadamu.

Hidup yang kekal yang ada bersama Bapa dan telah menampakkan diri kepada kami.

TE DEUM

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah mahakuasa,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan luhur para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang kemuliaan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka Kerajaan Surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Dalam Engkau, ya Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Anugerahkanlah,

ya Allah yang mahakuasa,

agar kami dapat bermegah dalam Pesta Rasul Tomas yang terberkati,

sehingga kami selalu ditopang oleh perantaraannya dan,

dengan percaya, dapat memiliki hidup dalam nama Yesus Kristus Putra-Mu,

yang diakui Tomas sebagai Tuhan.

Yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Meski Kristus ada di setiap waktu
Namun jangan tunda janganlah menunggu
Carilah wajahNya sekarangpun juga
Tanpa menantikan senja.

Kristus sungguh ada dalam diri kita
Meski kita hina meski kita papa
Carilah wajahNya serukan namaNya
Kita pasti dibimbingNya.

Ya Bapa surgawi tolonglah hambaMu
Agar mengikuti Roh Kudus selalu
Hingga hari ini kami sungguh mampu
Mencari wajah PutraMu. Amin.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbahMu.

Mazmur 50

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*
menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*
dan cucilah aku dari dosaku.

Kusadari pelanggaranku,*
dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*
yang jahat di hadapanMu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*
dan tepatlah keputusanMu.

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*
dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*
semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.

Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*
hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*
baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*
janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*
dan berilah aku semangat yang rela.

Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*
supaya mereka kembali kepadaMu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*
maka aku akan memashyurkan keadilanMu.

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*
supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*
hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbahMu.

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Yes 45,15-26

Sungguh, Engkaulah Allah yang tersembunyi,*
Allah Israel, penyelamat.

Semua penyembah berhala malu tersipu-sipu,*
pergilah mereka penuh kehinaan.

Tetapi Israel diselamatkan Tuhan,*
dengan keselamatan kekal.

Kamu tak akan malu tersipu-sipu,*
untuk selama-lamanya.

Sebab demikianlah firman Tuhan, pencipta langit,*
Dialah Allah yang membentuk dan mengalaskan bumi.

Ia tidak menciptakan bumi kosong.*
tetapi sebagai kediaman manusia:

"Akulah Tuhan, tiada yang lain,+
Aku tidak berbicara sembunyi-sembunyi,*
tidak pernah di tempat yang gelap.

Tidak pernah Aku berkata kepada keturunan Yakub,+
'sia-sialah kamu mencari Aku'.*
Akulah Tuhan yang berkata benar dan memberitahukan yang lurus.

Berhimpun dan marilah, kamu semua,*
yang diselamatkan dari antara sekalian bangsa.

Bodohlah orang, yang mengusung berhala dari kayu,*
yang berseru kepada dewa yang tidak mampu menyelamatkan.

Beritahukanlah dan kemukakanlah buktinya, bermufakatlah bersama,+
'Siapakah dari sediakala memaklumkan masa depan?*
Siapa yang sudah lama memberitahukannya?'

Bukankah Aku, Tuhanmu yang memberitahukannya,+
tiada Allah lain kecuali Aku,*
kecuali Aku tak ada Allah yang benar dan menyelamatkan.

Bertobatlah kepadaKu untuk diselamatkan,*
hai segala ujung bumi.

Akulah Allah, tiada yang lain,+
Aku bersumpah demi diriKu sendiri,*
dari mulutKu keluarlah sabda jujur yang tak terbatalkan ini:

'KepadaKu segala lutut bertekuk,*
demi Aku semua lidah bersumpah'.

Setiap orang akan berkata: Hanya pada Tuhanlah,*
kemenangan dan kekuatan.

KepadaNya kembali dengan malu,*
yang dulu melawan Dia.

Oleh Tuhan seluruh keturunan Israel,*
dinyatakan benar dan dimuliakan".

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Mazmur 99

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*
berbaktilah kepadaNya dengan gembira.

Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*
ketahuilah bahwa Tuhan itu Allah.

Dialah pencipta, dan kita milikNya,*
kita umatNya, domba penggembalaanNya.

Masukilah pintu gerbangNya dengan lagu syukur,*
pelataranNya dengan puji-pujian.

Bersyukurlah kepadaNya, pujilah namaNya,*
sebab Tuhan itu baik.

Cinta kasihNya tetap selama-lamanya,*
dan kesetiaanNya turun-temurun.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Bacaan Singkat (Ef 4,29-32)

Janganlah ada kata buruk keluar dari mulutmu, melainkan hanyalah yang baik untuk membangun iman dan mendatangkan rahmat bagi para pendengar. Janganlah menyusahkan Roh kudus Allah sebab dalam Dialah kamu dimeteraikan untuk hari penyelamatan. Jauhkanlah dari antara kamu segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian, fitnah serta segala macam kejahatan. Bersikaplah ramah seorang terhadap yang lain, berlakulah lembut hati, dan hendaklah saling mengampuni, seperti Allah telah mengampuni kamu dalam Kristus.

Lagu Singkat

P: Nyatakanlah kemurahanMu kepadaku,* di pagi hari. U: Nyatakanlah. P: Tunjukkanlah kepadaku jalan yang harus kutempuh. U: Di pagi hari. P: Kemuliaan. U: Nyatakanlah.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Doa Permohonan

Kristus telah menyelamatkan umat manusia dengan salibNya. Marilah kita menyembah Dia dan dengan hormat berseru:
U: Anugerahilah kami belaskasihanMu, ya Tuhan.
P: Kristus fajar dan matahari kami, terangilah kami dengan sinar cahayaMu,* dan kekanglah kecenderungan kami yang jahat.
P: Jagailah kiranya pikiran, perkataan dan pekerjaan kami,* agar kami dapat menyenangkan hatiMu hari ini.
P: Palingkanlah wajahMu dari dosa-dosa kami,* dan hapuskanlah segala kejahatan kami.
P: Demi salib dan kebangkitanMu,* penuhilah kami dengan penghiburan Roh Kudus.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Allah, dengan cahaya sabdaMu telah Kauhalaukan kegelapan budi kami. Teguhkanlah kiranya kurnia iman dalam-hati kami, supaya api yang Kaukobarkan dengan rahmatMu tidak padam dalam godaan manapun juga. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

JUMAT I SIANG

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintahMu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Mazmur 118 (119),25-32

Dengan hati sedih aku rebah ke tanah,*
hidupkanlah aku sesuai dengan firmanMu.

Suka dukaku kuceritakan kepadamu, dan engkau menanggapinya,*
ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

Berilah aku pengertian akan perintah-perintahMu,*
maka aku merenungkan segala kurniaMu yang mengagumkan.

Hatiku hancur luluh karena susah,*
tabahkanlah aku menurut firmanMu.

Jauhkanlah aku dari jalan yang sesat,*
dan kurniakanlah hukumMu kepadaku.

Aku telah memilih jalan yang benar,*
aku ingin berpegang pada ketetapanMu.

Aku telah berpaut pada firmanMu, ya Tuhan,*
janganlah aku Kaukecewakan.

Dengan rajin kuikuti perintahMu,*
sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintahMu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Mazmur 25 (26)

Ya Tuhan, belalah hakku, sebab hidupku tulus,*
kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Uji dan cobailah aku, ya Tuhan,*
selidikilah hati dan batinku.

Karena kasih setiaMu tetap di hadapan mataku,*
maka aku tetap setia kepadaMu.

Aku tidak duduk bersama para penipu,*
dan tidak bergaul dengan para munafik.

Kubenci himpunan orang durjana,*
dan dengan kaum penjahat aku tidak bersidang.

Aku membasuh tanganku, tanda tak bersalah,*
lalu mengitari mesbahMu, ya Tuhan,

sambil memperdengarkan lagu syukur,*
dan mewartakan karyaMu yang luhur.

Tuhan, aku mencintai rumah kediamanMu,*
tempat Engkau bersemayam dalam kemuliaan.

Jangan mencabut nyawaku bersama para pendosa,*
bersama para penumpah darah.

Tangan mereka penuh kebusukan,*
mereka suka menerima suapan.

Tetapi aku hidup dengan jujur,*
bebaskanlah dan kasihanilah aku.

Kakiku berdiri pada jalan yang rata,*
aku akan memuliakan Tuhan dalam himpunan umat.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Mazmur 27 (29),1-3.6-9

KepadaMu, ya Tuhan, aku berseru,*
pelindungku, jangan menutup telinga terhadap aku.

Jika Engkau tetap membisu,*
pasti terjerumus aku ke dalam liang kubur.

Dengarkanlah doaku, jika aku berseru kepadaMu,*
sambil menadahkan tangan ke arah rumahMu yang kudus.

Janganlah menyeret aku bersama kaum pendosa,*
bersama orang yang berbuat jahat.

Mereka berbicara ramah dengan sahabatnya,*
tetapi hatinya penuh kejahatan.

Terpujilah Tuhan, sebab Ia mendengarkan doaku,*
Tukanlah kekuatan dan perisaiku.

KepadaNya hatiku percaya, dan aku tertolong,*
maka aku bersorak gembira dan bernyanyi memujiNya.

Tuhanlah kekuatan umatNya, dan benteng keselamatan,*
bagi raja yang diurapiNya.

Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan, berkatilah pusakaMu,*
gembalakan dan dukunglah mereka selama-lamanya.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Bacaan singkat (Kol 3,12-13)

Kamulah umat pilihan Allah; sebab Ia telah menguduskan dan mengasihi kamu. Maka, hendaknya kamupun berbelaskasihan serta bersikap ramah-tamah dan rendah hati, lemah lembut lagi sabar. Hendaknya kamu tanggung-menanggung dan suka mengampuni, bila hatimu disakiti. Sebagaimana Kristus memberi ampun kepadamu, demikian pula kamu hendaknya.

P: Tuhan itu pengasih dan penyayang.
U: Lambat akan marah dan penuh kasih setia.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

JUMAT I SORE

Madah

Yesus cahaya sejati
Yang bersinar dalam hati
Membawa keselamatan
Dan damai yang tahan zaman.

Engkau laksana pelita
Di tengah gelap gulita
Yang menjamin perjalanan
Agar mencapai tujuan.

Bila senja sudah tiba
Engkau tetap bercahaya
Menyinarkan kasih suci
Memancarkan cinta murni.

Terpujilah Kristus Tuhan
Yang rela menjadi kurban
Namun kini sudah jaya
Mulya untuk selamanya. Amin.

Ant.1: Sembuhkanlah aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadapMu.

Mazmur 40

Berbahagialah yang menaruh perhatian pada orang yang lemah,*
Tuhan akan membebaskannya pada hari yang malang.

Tuhan melindunginya dan memelihara nyawanya,+
Tuhan membahagiakannya di bumi,*
dan tidak menyerahkan dia ke tangan musuh.

Tuhan membantu dia waktu sakit,*
dan menyembuhkan penyakitnya.

Aku berseru: Tuhan, kasihanilah aku,*
sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa terhadapMu.

Musuh berbicara jahat tentang diriku,*
"Kapan ia mati? Kapan dihapus namanya?"

Orang datang menjenguk aku dengan mulut manis,+
tetapi hatinya memikirkan kejahatan,*
lalu ia keluar dan menjelekkan daku di jalan.

Semua yang membenci aku berbisik-bisik tentang aku,*
mereka merencanakan yang jahat terhadapku:

"Penyakit jahanam telah menimpa dia,*
sekali berbaring, dia takkan bangun lagi".

Bahkan kawan karibku yang kupercayai,*
yang makan sehidangan dengan daku, mengkhianati aku.

Tetapi Engkau, ya Tuhan, kasihanilah aku,*
sembuhkanlah aku, agar dapat membalas mereka.

Maka aku akan tahu, bahwa Engkau cinta padaku,*
bila musuhku tidak lagi bersukacita atas diriku.

Engkau menopang aku karena ketulusanku,*
dan menempatkan daku di hadapanMu untuk selama-lamanya.

Ant.1: Sembuhkan aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadapMu.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kita, benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Mazmur 45

Allah itu perlindungan dan kekuatan kita,*
pertolonganNya terbukti dalam kesesakan kita.

Maka kita tidak takut, sekalipun bumi bergetar,*
sekalipun gunung-gemunung tenggelam ke dasar laut.

Sekalipun gelora lautan berbuih mengamuk,*
sekalipun gunung-gemunung goncang diempas ombak.

Kota kediaman Allah yang mahatinggi,*
digembirakan oleh aliran sungai.

Karena Allah mendiamiNya, kota itu tidak akan goncang,*
Allah menolongnya waktu fajar merekah.

Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang,*
Allah memperdengarkan suaranya, maka hancurlah bumi.

Tuhan semesta alam menyertai kita,*
benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Mari, pandanglah karya Tuhan yang agung,*
dan karyaNya yang dahsyat di seluruh bumi.

DihentikanNya semua peperangan sampai ke ujung bumi,+
busur dipatahkanNya, tombak diremukkanNya,*
dibakarNya kereta perang.

"Jangan banyak bicara, akuilah aku sebagai Allah,*
agung di antara bangsa-bangsa, agung di seluruh dunia".

Tuhan semesta alam menyertai kita,*
benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kita, benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.

Why 15,3-4

Agung dan mengagumkan segala karyaMu,*
ya Tuhan Allah yang mahakuasa

Adil dan benar segala tindakanMu,*
ya raja segala bangsa!

Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*
dan tidak memuliakan namaMu?

Sebab hanya Engkaulah kudus,+
semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu,*
sebab telah nyatalah segala keputusanMu.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (Rom 15,1-3a)

Kita yang kuat, harus menanggung kelemahan orang yang tidak kuat. Jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. Setiap orang di antara kita harus berusaha menyenangkan sesama demi kebaikan dan kemajuannya. Sebab Kristus juga tidak mencari kesenanganNya sendiri.

Lagu Singkat

P: Kristus telah mencintai dan menyucikan kita,* Dalam darahNya. U: Kristus. P: Ia menjadikan kita raja dan imam bagi Allah. U: Dalam darahNya. P: Kemuliaan. U: Kristus.

Ant.Kidung: Tuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Tuhan telah menyambut kita, hamba-hambaNya, demi kasih sayangNya yang besar.

Doa Permohonan

Terpujilah Allah, sebab Ia mengabulkan doa kaum hina-dina dan melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar. Marilah kita berdoa kepadaNya dengan penuh kepercayaan:
U: Tunjukkanlah kerahimanMu kepada kami, ya Tuhan.
P: Tuhan, Bapa kami yang mahamurah, kami berdoa kepadaMu bagi anggota anggota umatMu yang berdukacita,* sebab Kristus telah mengorbankan diri bagi mereka.
P: Lepaskanlah orang yang terbelenggu, anugerahkanlah terang kepada yang buta,* bantulah para janda dan yatim piatu.
P: Perlengkapilah semua orang beriman dengan senjata iman dan kasih,* agar dapat bertahan melawan tipu muslihat setan.
P: Dampingilah kami, ya Tuhan, pada saat kematian kami,* agar kami terdapat setia dan berpulang dalam damai.
P: Hantarlah orang-orang mati kepada cahaya yang Kaudiami,* agar mereka memandang Engkau selama-lamanya.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Tuhan, PuteraMu telah memberi kami teladan kesabaran dan ketabahan waktu menderita sengasara. Semoga kami juga sanggup menghadapi penderitaan dengan sabar dan memanggul salib dengan tabah. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - JUMAT

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Yer 14,9)

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

S. Tomas Rasul

Rasul dan Martir · abad ke-1

Tomas adalah salah seorang dari Dua Belas Rasul Yesus. Injil Yohanes menyebutnya Didimus, yang berarti si kembar. Ia berasal dari Galilea dan dikenal sebagai murid yang jujur namun berterus terang, bahkan pernah mengajak rekan-rekannya pergi bersama Yesus untuk mati bersama-Nya saat perjalanan berbahaya ke Yudea.

Nama Tomas paling melekat pada peristiwa sesudah kebangkitan. Ketika para rasul bercerita bahwa mereka telah melihat Tuhan, Tomas tidak mau percaya sebelum ia sendiri menyentuh bekas luka paku dan lambung Yesus. Delapan hari kemudian Yesus menampakkan diri kembali dan mengundangnya menjatuhkan jari pada luka-luka itu. Tomas pun berseru, Ya Tuhanku dan Allahku, sebuah pengakuan iman akan keilahian Kristus yang paling tegas dalam Injil. Yesus lalu bersabda, berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya.

Menurut tradisi kuno, Tomas mewartakan Injil jauh ke timur hingga India. Ia dipandang sebagai pendiri jemaat Kristen Malabar di Kerala, yang hingga kini menyebut diri Kristen Tomas. Ia diyakini wafat sebagai martir, ditikam tombak di Mylapore dekat Madras. Kisahnya mengajarkan bahwa keraguan yang jujur dapat berujung pada iman yang teguh.

Pelindung: India, para arsitek dan tukang bangunan, serta orang yang bergumul dengan keraguan.

Santo Helidorus

Uskup

Helidorus lahir pada tahun 330. Ketika berziarah ke Yerusalem, ia bertemu dengan Santo Hieronimus dan menjalin persahabatan yang baik dengannya. Ajakan Hieronimus untuk bersama-sama tinggal di padang gurun ditolaknya. Helidorus kemudian pulang dan menjadi Uskup di Altino, Italia hingga kematiannya pada tahun 407.

Santo Horst atau Horestes

Martir

Bersama tunangannya, Eufemia, Horst menjadi pemimpin pemuda-pemudi Katolik di Byzantium (=Istambul). Kegiatan mereka membimbing para muda-mudi ini menimbulkan amarah pihak pemimpin masyarakat dan semua orang lain yang tidak menyukai Gereja Katolik. Ketika ditangkap dan ditanyai, dengan terus terang mereka mengaku beriman Kristen, sehingga bersama muda-mudi lainnya, mereka dibunuh pada tahun 304.

Santo Thomas

Rasul

Thomas lahir di Galilea dan dikenal sebagai salah seorang dari Keduabelas Rasul Yesus. Perihal tempat dan waktu dia dipilih menjadi Rasul tidak dibeberkan di dalam Injil-injil. Banyak keterangan tentang pribadinya dapat kita temukan di dalam Injil Yohanes. Thomas-yang disebut juga 'Didimus' (artinya: kembar)-adalah seorang nelayan pembantu. Ia tidak memiliki perahu sendiri seperti Petrus dan Andreas. Hidupnya hampir selalu serba kurang. Hal inilah yang membuat dia bersikap selalu hati-hati, pesimis dan cepat menyangka akan terjadi hal yang buruk atas dirinya. Banyak orang yang mempunyai gambaran yang kurang tepat tentang Thomas. Meskipun demikian, Thomas dikenal berani.

Thomas hadir dalam peristiwa pembangkitan Lazaurus dan Perjamuan Terakhir. Di antara keduabelas Rasul, Thomas dikenal sebagai orang yang tidak mudah mempercayai sesuatu. Sikapnya ini terlihat dengan sangat jelas dalam kaitannya dengan peristiwa penampakan Yesus setelah kebangkitanNya (Yoh 20:24-29). Oleh karena itu di kalangan umat sering terdapat gambaran yang kurang baik tentang Thomas. Setiap kali namanya disebut, yang terbayang di benak mereka adalah seorang rasul yang tidak mau percaya kepada sesuatu hal yang belum disaksikannya sendiri.

Ketika Yesus mendengar bahwa Lazaurus meninggal dunia, Ia berkeputusan untuk kembali ke Yudea, pada hal baru saja orang mau melempariNya dengan batu di daerah itu. Sesudah para Rasul gagal menahan Yesus, Thomas dengan tegas mengajak: "Ayo, kita pergi juga! Biarlah kita mati bersama-sama dengan Dia". Thomas tak mau membiarkan Yesus pergi sendirian menantang bahaya. Thomas seorang yang terus terang, polos dan tidak malu-malu menyatakan ketidaktahuannya. Pada Perjamuan Terakhir, ketika Yesus berpamitan, Thomas bertanya dengan polos: "Kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan kesitu?" Keraguan Thomas ini mengundang Yesus untuk menyingkap rahasia Tritunggal yang mendalam itu: "Akulah jalan, Kebenaran dan Hidup. Tak seorang pun datang kepada Bapa tanpa melalui Aku. Kalau kamu mengenal Aku, kamu juga menganal BapaKu". Sikap ragu-ragu Thomas tampak jelas sekali dalam sikapnya terhadap berita penampakan Yesus kepada para Rasul: "Sebelum aku melihat bekas paku pada tanganNya dan sebelum aku mencucukkan jariku kedalam lambungNya, sekali-kali aku tidak akan percaya."

Tentang sikap Thomas ini, Santo Agustinus menulis: "Dengan pengakuannya dan dengan menjamah luka Tuhan, ia sudah mengajarkan kepada kita apa yang harus dan patut kita percayai. Ia melihat sesuatu dan percaya sesuatu yang lain. Matanya memandang kemanusiaan Yesus, namun imannya mengakui Ke-Allah-an Yesus, sehingga dengan suara penuh gembira tercampur penyesalan mendalam, ia berseru: Ya Tuhanku dan Allahku".

Kepadanya Yesus bersabda: "Karena kau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya ". Kata-kata Yesus ini masih berkumandang aktual hingga dewasa ini.

Tentang karya kerasulan Thomas sesudah itu, Kitab Suci tak menyebutkan apa-apa lagi. Juga tidak ada sepucuk surat peninggalan Thomas yang sampai kepada kita. Menurut tradisi, yang dibeberkan Santo Ambrosius dan Hieronimus, Thomas menyebarkan kabar gembira ke arah Timur dengan mengikuti jalan para pedagang, yaitu ke Sirya, Armenia, Persia dan India. Dekat Madras, di kota Malaipur, Thomas menerima mahkota kemartirannya. Orang Kristen India Selatan, lebih-lebih di sepanjang pantai Syro-Malabar, percaya bahwa Thomas menobatkan Raja Gondaphur dan bahwa mereka keturunan orang-orang Kristen abad pertama. Thomas mati ditusuk tombak, dan relikiunya masih tetap ada sewaktu makamnya dibuka kembali pada tahun 1523.