Jumat, 24 Juli 2026

Jumat XVI Masa Biasa

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Yeremia 3:14-17

Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion. Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku; mereka akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan pengertian. Apabila pada masa itu kamu bertambah banyak dan beranak cucu di negeri ini, demikianlah firman TUHAN, maka orang tidak lagi akan berbicara tentang tabut perjanjian TUHAN. Itu tidak lagi akan timbul dalam hati dan tidak lagi akan diingat orang; orang tidak lagi akan mencarinya atau membuatnya kembali. Pada waktu itu Yerusalem akan disebut takhta TUHAN, dan segala bangsa akan berkumpul ke sana, demi nama TUHAN ke Yerusalem, dan mereka tidak lagi akan bertingkah langkah menurut kedegilan hatinya yang jahat.

Mazmur Tanggapan Yeremia 31:10-13

Dengarlah firman TUHAN, hai bangsa-bangsa, beritahukanlah itu di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerakkan Israel akan mengumpulkannya kembali, dan menjaganya seperti gembala terhadap kawanan dombanya!
Sebab TUHAN telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat dari padanya.
Mereka akan datang bersorak-sorak di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan TUHAN, karena gandum, anggur dan minyak, karena anak-anak kambing domba dan lembu sapi; hidup mereka akan seperti taman yang diairi baik-baik, mereka tidak akan kembali lagi merana.
Pada waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang-orang muda dan orang-orang tua akan bergembira. Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur mereka dan menyukakan mereka sesudah kedukaan mereka.

Bacaan Injil Matius 13:18-23

Karena itu, dengarlah arti perumpamaan penabur itu. Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan. Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira. Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad. Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah. Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."

Renungan

Perkara Tanah

Perhatikan pekarangan yang tiap hari dilewati orang. Tanahnya lama-lama padat, keras seperti jalan. Hujan turun pun airnya cuma lewat. Benih yang jatuh di situ tinggal menunggu paruh burung. Padahal beberapa langkah ke samping, tanah gembur di bawah pohon pisang menumbuhkan apa saja.

Kemarin murid-murid bertanya mengapa Yesus mengajar dengan perumpamaan. Hari ini Yesus membuka artinya satu per satu. Benih itu firman. Tanahnya adalah hati kita. Ada hati yang keras karena terlalu sering dilintasi segala hal, sehingga firman tidak sempat meresap. Ada hati berbatu: cepat menyala, cepat padam ketika kesulitan datang. Ada hati semak duri, dan Yesus menyebut nama durinya dengan jelas: kekuatiran dunia dan tipu daya kekayaan.

Yang menghibur, penabur itu tidak pernah kapok. Lewat Yeremia hari ini Ia masih memanggil: kembalilah, hai anak-anak yang murtad. Bahkan Ia berjanji mengangkat gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Nya.

Kabar baiknya, tanah bisa diolah. Hanya saja tanah keras tidak diubah dengan sekali cangkul. Ia digemburkan pelan-pelan: doa singkat tiap pagi, hening sejenak sebelum tidur, satu ayat yang dikunyah seharian.

Pekan ini, hatiku sedang menjadi tanah yang mana?

Tuhan Penabur, gemburkan tanah hatiku, supaya firman-Mu berakar dan berbuah. Amin.

Invitatorium

JUMAT IV PAGI

Pembukaan

Ant. Amat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Amat baiklah Tuhan, pujilah namaNya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Jumat dalam Pekan Biasa

Ya Allah, datanglah membantu aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

1 Tuhan adalah gembalaku; aku tidak akan kekurangan.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput hijau: Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku: Ia menuntun aku di jalan kebenaran demi nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya: sebab Engkau besertaku; tongkat dan gada-Mu menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan musuh-musuhku: Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; cawanku melimpah.
6 Sesungguhnya kebaikan dan kemurahan akan mengikutiku seumur hidupku: dan aku akan diam di rumah Tuhanku selama-lamanya.

PSALMODI

Ant. 1 Aku lelah karena menangis, karena merindukan Allahku.

Mazmur 69:2-22; 30-37

Aku terbakar oleh semangat untuk rumah-Mu

Mereka memberinya campuran anggur dan empedu (Matius 27:34).

I
Selamatkanlah aku, ya Allah,

sebab air telah naik sampai leherku.
Aku tenggelam dalam lumpur yang dalam

dan tidak ada pijakan.

Aku telah masuk ke dalam air yang dalam

dan gelombang menenggelamkan aku.
Aku lelah karena semua tangisanku,

tenggorokanku kering.

Mataku telah habis

karena mencari Allahku.
Lebih banyak daripada rambut di kepalaku

adalah mereka yang membenci aku tanpa sebab.

Mereka yang menyerang aku dengan kebohongan

terlalu banyak untuk kekuatanku.
Bagaimana aku bisa mengembalikan

apa yang tidak pernah aku curi?

Ya Allah, Engkau tahu kebodohan dosaku;

dosa-dosaku dapat Engkau lihat.
Janganlah mereka yang berharap kepada-Mu dipermalukan

melalui aku, Tuhan semesta alam:

janganlah mereka yang mencari Engkau dikecewakan

melalui aku, Allah Israel.
Demi Engkaulah aku menderita cemoohan,

sehingga rasa malu menutupi wajahku,

sehingga aku menjadi orang asing bagi saudara-saudaraku,

orang asing bagi anak-anak ibuku sendiri.

Aku terbakar oleh semangat untuk rumah-Mu

dan cemoohan terhadap-Mu menimpa aku.
Ketika aku menyiksa jiwaku dengan puasa

mereka menjadikannya cemoohan terhadap aku.

Ketika aku mengenakan kain kabung dalam perkabungan

maka mereka menjadikanku bahan ejekan,

gosip orang-orang di gerbang,

subjek lagu-lagu pemabuk.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Aku lelah karena menangis, karena merindukan Allahku.

Ant. 2 Aku membutuhkan makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

II
Inilah doaku kepada-Mu,

doaku untuk kemurahan-Mu.

Dalam kasih-Mu yang besar, jawablah aku, ya Allah,

dengan pertolongan-Mu yang tidak pernah gagal:

selamatkanlah aku dari tenggelam dalam lumpur;

selamatkanlah aku dari musuh-musuhku.
Selamatkanlah aku dari air yang dalam

jangan sampai gelombang menenggelamkan aku.

Jangan biarkan kedalaman menelan aku

jangan pula maut menutup mulutnya padaku.
Tuhan, jawablah, sebab kasih-Mu baik;

dalam belas kasihan-Mu, berpalinglah kepadaku.

Jangan sembunyikan wajah-Mu dari hamba-Mu;

jawablah segera sebab aku dalam kesusahan.

Datanglah mendekat kepada jiwaku dan tebuslah aku;

tebuslah aku yang tertekan oleh musuh-musuhku.
Engkau tahu bagaimana mereka mencemooh dan mengejek aku;

semua penindas aku ada di hadapan-Mu.

Cemoohan telah menghancurkan hatiku;

aku telah mencapai batas kekuatanku.

Aku mencari belas kasihan dengan sia-sia,

untuk penghibur; tidak satu pun dapat kutemukan.
Untuk makanan mereka memberiku racun;

dalam dahagaku mereka memberiku cuka untuk diminum.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Aku membutuhkan makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

Ant. 3 Carilah Tuhan dan Engkau akan hidup.

III
Adapun aku dalam kemiskinan dan penderitaanku

biarlah pertolongan-Mu, ya Allah, mengangkat aku.
Aku akan memuji nama Allah dengan nyanyian;

Aku akan memuliakan Dia dengan ucapan syukur,

persembahan yang menyenangkan Allah lebih dari lembu,

lebih dari binatang yang disiapkan untuk kurban.
Orang miskin ketika melihatnya akan bersukacita

dan hati yang mencari Allah akan hidup kembali;

sebab Tuhan mendengarkan orang yang membutuhkan

dan tidak menolak hamba-hamba-Nya dalam belenggu mereka.

Biarlah langit dan bumi memuji Dia,

laut dan semua makhluk hidupnya.
Sebab Allah akan membawa pertolongan ke Sion

dan membangun kembali kota-kota Yehuda

dan manusia akan tinggal di sana dalam kepemilikan.

Anak-anak hamba-hamba-Nya akan mewarisinya;

mereka yang mengasihi nama-Nya akan tinggal di sana.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah Bapa kami, untuk menunjukkan jalan keselamatan, Engkau memilih agar panji salib mendahului kami, dan Engkau menggenapi nubuat-nubuat kuno dalam Paskah Kristus dari kematian menuju kehidupan. Jangan biarkan kami membangkitkan kemarahan-Mu yang membara oleh dosa, melainkan, melalui perenungan luka-luka-Nya, buatlah kami terbakar dengan semangat untuk kehormatan Gereja-Mu dan dengan kasih yang bersyukur kepada-Mu.

Ant. Carilah Tuhan dan Engkau akan hidup.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan akan mengajarkan jalan-jalan-Nya kepada kita.

Dan kita akan mengikuti jejak-Nya.

BACAAN

Bacaan pertama

Dari Kitab Tawarikh Kedua

20:1-9, 13-24

Kisah menakjubkan tentang pertolongan yang Allah tawarkan kepada Yosafat
Orang Moab, orang Amon, dan bersama mereka beberapa orang Meunim datang untuk berperang melawan Yosafat. Pesan itu disampaikan kepada Yosafat: “Suatu laskar besar datang menyerang Engkau dari seberang laut, dari Edom; mereka sudah ada di Hazazon-tamar” (yaitu En-gedi). Yosafat ketakutan, dan ia segera mencari Tuhan. Ia menyerukan puasa bagi seluruh Yehuda. Kemudian Yehuda berkumpul untuk mencari pertolongan dari Tuhan; dari setiap kota di Yehuda mereka datang untuk mencari Tuhan.
Yosafat berdiri di tengah jemaat Yehuda dan Yerusalem di rumah Tuhan di hadapan pelataran baru, dan ia berkata: “Tuhan, Allah nenek moyang kami, bukankah Engkau Allah di surga, dan bukankah Engkau memerintah atas semua kerajaan bangsa-bangsa? Di tangan-Mu ada kuasa dan kekuatan, dan tidak ada yang dapat menahan Engkau. Bukankah Engkau, Allah kami, yang mengusir penduduk negeri ini di hadapan umat-Mu Israel dan memberikannya selamanya kepada keturunan Abraham, sahabat-Mu? Mereka telah tinggal di dalamnya dan mereka membangun di dalamnya tempat kudus untuk kehormatan-Mu, sambil berkata, ‘Apabila kejahatan menimpa kami, pedang penghakiman, atau wabah, atau kelaparan, kami akan berdiri di hadapan rumah ini dan di hadapan-Mu, sebab nama-Mu ada di rumah ini, dan kami akan berseru kepada-Mu dalam kesusahan kami, dan Engkau akan mendengar dan menyelamatkan!’”
Seluruh Yehuda berdiri di hadapan Tuhan, bersama anak-anak kecil mereka, istri-istri mereka, dan putra-putra muda mereka. Dan Roh Tuhan datang atas Yahaziel, putra Zakharia, putra Benaya, putra Yeiel, putra Matanya, seorang Lewi dari klan Asaf, di tengah jemaat, dan ia berkata: “Dengarkanlah, seluruh Yehuda, penduduk Yerusalem, dan Raja Yosafat! Tuhan berkata kepadamu: ‘Jangan takut atau putus asa melihat laskar yang besar ini, sebab peperangan itu bukan milikmu melainkan milik Allah. Turunlah melawan mereka besok. Engkau akan melihat mereka datang melalui tanjakan Ziz, dan Engkau akan menemui mereka di ujung wadi yang terbuka di padang gurun Yeruel. Engkau tidak perlu berperang dalam pertempuran ini. Ambillah tempatmu, berdirilah teguh, dan lihatlah bagaimana Tuhan akan menyertai Engkau untuk menyelamatkan Engkau, Yehuda dan Yerusalem. Jangan takut atau putus asa. Besok keluarlah untuk menemui mereka, dan Tuhan akan menyertai Engkau.’”
Kemudian Yosafat berlutut dengan wajahnya ke tanah, dan seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem sujud di hadapan Tuhan dalam penyembahan. Orang Lewi dari antara orang Kehat dan Korah bangkit untuk menyanyikan pujian kepada Tuhan, Allah Israel, dalam paduan suara yang nyaring.
Pada pagi-pagi sekali mereka bergegas keluar ke padang gurun Tekoa. Ketika mereka keluar, Yosafat berhenti dan berkata: “Dengarkanlah aku, Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada Tuhan, Allahmu, dan Engkau akan ditemukan teguh. Percayalah kepada nabi-nabi-Nya dan Engkau akan berhasil.” Setelah berunding dengan rakyat, ia menunjuk beberapa orang untuk menyanyi bagi Tuhan dan beberapa orang untuk memuji Penampakan kudus ketika ia maju di depan pasukan. Mereka bernyanyi: “Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab kasih setia-Nya kekal abadi.”
Pada saat mereka memulai nyanyian sukacita mereka, Tuhan mengadakan penyergapan terhadap orang Amon, Moab, dan mereka yang dari Gunung Seir yang datang melawan Yehuda, sehingga mereka dikalahkan. Sebab orang Amon dan Moab menyerang penduduk Gunung Seir dan memusnahkan mereka sepenuhnya. Dan ketika mereka selesai dengan penduduk Seir, mereka mulai saling menghancurkan. Ketika Yehuda datang ke menara pengawas padang gurun dan melihat ke arah kerumunan, mereka hanya melihat mayat-mayat bergelimpangan di tanah, tanpa ada yang selamat.

RESPONSORIUM Efesus 6:12, 14; 2 Tawarikh 20:17

Perjuangan kita bukanlah melawan musuh manusia, melainkan melawan pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa, melawan roh-roh jahat.

Berdirilah teguh dan biarlah kebenaran menjadi ikat pinggang di pinggangmu.
Berdirilah teguh, dan Engkau akan melihat Tuhan datang untuk menyelamatkan Engkau.

Berdirilah teguh dan biarlah kebenaran menjadi ikat pinggang di pinggangmu.
Bacaan kedua

Dari risalah Tentang Misteri-misteri oleh Santo Ambrosius, uskup

Kepada yang baru dibaptis tentang Ekaristi
Baru saja dari air dan bersinar dalam pakaian ini, umat kudus Allah bergegas ke altar Kristus, berkata: Aku akan pergi ke altar Allah, kepada Allah yang memberikan sukacita kepada masa mudaku. Mereka telah menanggalkan kulit lama kesalahan, masa muda mereka diperbarui seperti elang, dan mereka bergegas mendekati perjamuan surgawi itu. Mereka datang dan, melihat altar suci yang telah disiapkan, berseru: Engkau telah menyediakan meja di hadapanku. Daud menaruh kata-kata ini di mulut mereka: Tuhan adalah gembalaku dan aku tidak akan kekurangan apa pun. Ia telah menempatkan aku di sana di tempat penggembalaan. Ia telah membawa aku ke samping air yang menyegarkan. Lebih lanjut, kita membaca: Sebab sekalipun aku berjalan di tengah lembah kekelaman, aku tidak akan takut bahaya, sebab Engkau besertaku. Tongkat dan gada-Mu telah menghibur aku. Engkau telah menyediakan di hadapanku meja melawan mereka yang menyusahkan aku. Engkau telah membuat kepalaku kaya akan minyak, dan cawan-Mu, yang menggembirakan, betapa indahnya itu.
Sungguh menakjubkan bahwa Allah menurunkan manna kepada nenek moyang kita dan mereka diberi makan setiap hari dari surga. Dan demikianlah tertulis: Manusia makan roti malaikat. Namun mereka yang makan roti itu semuanya mati di padang gurun. Tetapi makanan yang Engkau terima, roti hidup yang turun dari surga itu, menyediakan substansi kehidupan kekal, dan siapa pun yang memakannya tidak akan pernah mati, sebab itu adalah tubuh Kristus.
Pertimbangkan sekarang mana yang lebih unggul: roti malaikat atau daging Kristus, yang memang adalah tubuh yang memberikan hidup. Yang pertama adalah manna dari surga, yang kedua adalah di atas langit. Yang satu dari surga, yang lain dari Tuhan langit; yang satu dapat rusak jika disimpan sampai besok, yang lain bebas dari segala kerusakan, sebab jika ada yang mencicipinya dengan hormat ia tidak akan dapat rusak. Bagi nenek moyang kita, air mengalir dari batu; bagimu, darah mengalir dari Kristus. Air memuaskan dahaga mereka untuk sementara waktu; darah membersihkan Engkau selamanya. Orang Yahudi minum dan masih haus, tetapi ketika Engkau minum Engkau tidak akan dapat haus. Apa yang terjadi dalam simbol sekarang digenapi dalam kenyataan.
Jika apa yang Engkau kagumi adalah bayangan, betapa agungnya kenyataan yang bayangannya saja Engkau kagumi. Dengarkan ini, yang menunjukkan bahwa apa yang terjadi pada zaman nenek moyang kita hanyalah bayangan. Mereka minum, demikian tertulis, dari batu yang mengikuti mereka, dan batu itu adalah Kristus. Semua ini terjadi sebagai simbol bagi kita. Engkau tahu sekarang apa yang lebih unggul: terang lebih baik daripada bayangannya, kenyataan daripada simbolnya, tubuh Pemberi daripada manna yang Ia berikan dari surga.

RESPONSORIUM 1 Korintus 10:1-2, 11

Nenek moyang kita melewati laut dan semuanya dibaptis dalam Musa dalam awan dan dalam laut.

Segala sesuatu yang terjadi pada mereka bersifat simbolis.
Semua makan makanan rohani yang sama; semua minum minuman rohani yang sama.

Segala sesuatu yang terjadi pada mereka bersifat simbolis.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang menunjukkan terang kebenaran-Mu

kepada mereka yang tersesat,

agar mereka dapat kembali ke jalan yang benar,

berikanlah kepada semua orang yang karena iman yang mereka akui disebut Kristen

rahmat untuk menolak apa pun yang bertentangan dengan nama Kristus

dan untuk mengusahakan segala sesuatu yang menghormati-Nya.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Meski Kristus ada di setiap waktu
Namun jangan tunda janganlah menunggu
Carilah wajahNya sekarangpun juga
Tanpa menantikan senja.

Kristus sungguh ada dalam diri kita
Meski kita hina meski kita papa
Carilah wajahNya serukan namaNya
Kita pasti dibimbingNya.

Ya Bapa surgawi tolonglah hambaMu
Agar mengikuti Roh Kudus selalu
Hingga hari ini kami sungguh mampu
Mencari wajah PutraMu. Amin.

Ant.1: Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah, dan baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Mazmur 50 (51)

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu,*
menurut besarnya rahmatMu, hapuskanlah kesalahanku.

Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*
dan cucilah aku dari dosaku.

Kusadari pelanggaranku,*
dosaku selalu membayang di hadapan mataku.

Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*
yang jahat di hadapanMu kulakukan.

Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*
dan tepatlah keputusanMu.

Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*
dan dalam dosa aku dikandung ibu.

Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*
Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.

Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*
basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.

Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*
semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.

Palingkanlah wajahMu dari dosaku,*
hapuskanlah segala kesalahanku.

Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*
baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Janganlah Kaubuang aku dari hadapanMu,*
janganlah Kauambil rohMu yang kudus dari padaku.

Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatanMu,*
dan berilah aku semangat yang rela.

Maka aku akan mengajarkan sikap hatiMu kepada orang berdosa,*
supaya mereka kembali kepadaMu.

Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*
maka aku akan memashyurkan keadilanMu.

Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*
supaya mulutku mewartakan pujianMu.

Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*
kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.

Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*
hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah, dan baharuilah semangat tabah dalam batinku.

Ant.2: Bersukacitalah, hai Yerusalem sebab dengan perantaraanmu semua orang akan dihimpun di hadapan Tuhan.

Tb 13,10-16

Pujilah Tuhan, hai para pilihanNya,*
berpestalah dengan gembira dan bersyukurlah kepadaNya.

Hai Yerusalem, kota suci,+
Allah menyiksa kamu karena perbuatanmu yang jahat,*
tetapi Ia akan mengasihani kembali orang-orang yang jujur.

Luhurkanlah Tuhan dengan selayaknya,+
bersyukurlah kepada raja yang kekal abadi,*
supaya rumahNya dibangun kembali bagimu dengan gembira.

Tuhan akan menghantar pulang semua tawananmu,*
dan engkau akan bersukacita selama-lamanya.

Engkau bermandikan cahaya gemilang, hai Yerusalem,*
dan seluruh bumi sujud hormat kepadamu.

Dari jauh bangsa-bangsa datang kepadaMu,*
membawa persembahan sebagai tanda bakti bagi Tuhanmu.

Mereka memandang tanahmu sebagai tanah suci,*
dan menyerukan nama Tuhan di tengahmu.

Hai Yerusalem, engkau akan bersukacita atas putera-puterimu,+
sebab mereka semua diberkati Tuhan,*
dan dihimpun di hadapanNya.

Berbahagialah semua yang mencintai engkau,*
yang bersukacita atas damai sejahteramu.

Pujilah Tuhan, hai hatiku, pujilah Tuhan Allah kita,*
sebab Ia membebaskan kotaNya Yerusalem dari segala penderitaannya.

Ant.2: Bersukacitalah, hai Yerusalem sebab dengan perantaraanmu semua orang akan dihimpun di hadapan Tuhan.

Ant.3: Pujilah Allahmu, hai Sion, Ia mengutus sabdaNya ke bumi.

Mazmur 147 (147B)

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,*
pujilah Allahmu, hai Sion.

Sebab Ia menguatkan palang pintu gerbangmu,*
Ia memberkati para pendudukmu.

Sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu,*
dan mengenyangkan dikau dengan gandum yang paling baik.

Ia mengutus sabdaNya ke bumi,*
dengan segera firmanNya berlari.

DiturunkanNya salju seperti bulu domba,*
dihamburkanNya embun beku bagaikan abu.

DilemparkanNya hujan es seperti kerikil,*
siapa dapat menahan dinginnya?

Ia bersabda lagi, maka es mencair kembali,*
Ia menyuruh anginNya bertiup, maka air mengalir.

Dialah yang menyampaikan firmanNya kepada Yakub,*
ketetapan dan hukumNya kepada Israel.

Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,*
hukum-hukumNya tidak mereka kenal.

Ant.3: Pujilah Allahmu, hai Sion, Ia mengutus sabdaNya ke bumi.

Bacaan Singkat (Gal 2,19b-20)

Aku disalibkan bersama Kristus. Namun aku hidup, tetapi bukan aku sendiri, melainkan Kristuslah yang hidup dalam diriku. Aku hidup dalam kepercayaan akan Putera Allah, yang mengasihi aku dan menyerahkan diriNya bagiku.

Lagu Singkat

P: Aku berseru kepada Tuhan yang mahatinggi,* Karena Ia mengasihani aku. U: Aku. P: Ia mengutus pertolongan dari surga dan membebaskan daku. U: Karena Ia mengasihani aku. P: Kemuliaan. U: Aku berseru.

Ant.Kidung: Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan; Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Doa Permohonan

Allah menaruh perhatian terhadap setiap insan yang diciptakanNya dan yang ditebus dalam PuterNya. Hendaklah kita menyerahkan diri kepadaNya dan berdoa:
U: Teguhkanlah karyaMu dalam hati kami, ya Tuhan.
P: Allah yang mahamurah, arahkanlah langkah kami menuju kesucian sejati,* agar kami memikirkan yang benar, adil dan luhur.
P: Demi namaMu, ya Tuhan, janganlah tinggalkan kami,* dan janganlah Kaubatalkan perjanjianMu.
P: Terimalah kami yang menyesali dosa dengan randah hati,* karena Engkau tak pernah menolak orang yang remuk redam.
P: Engkau telah memanggil kami dalam Kristus untuk berbicara sebagai nabi,* semoga kami mewartakan Injil tanpa takut.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Tuhan, dengan rendah hati kami mohon kepadaMu, limpahkanlah rahmatMu kepada kami dan doronglah kami selalu untuk menjalankan perintahMu. Semoga kami Kauhibur selama kehidupan sekarang, dan Kauzinkan menikmati kebahagiaan yang akan datang. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

JUMAT IV SIANG

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan
Yang tidak takut berkurban
Mautpun tak menghalangi
Kasih setya yang sejati.

Selalu siap mengabdi
Datang untuk melayani
Itulah semangat Tuhan
Yang harus kita wujudkan.

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Yang memperoleh Roh suci
Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Makmurlah orang yang mencintai hukumMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119),161-168

Kaum curang mengejar aku tanpa alasan,*
hatiku sungguh takut akan mereka.

Tetapi aku bergembira atas sabdaMu,*
seperti orang yang mendapat harta besar.

Aku benci dan muak terhadap dusta,*
tetapi hukumMu kucintai.

Tujuh kali sehari aku memuji Engkau,*
karena keputusanMu yang tepat.

Makmurlah orang yang mencintai hukumMu,*
tiada batu sandungan bagi mereka.

Aku mengharapkan keselamatanMu, ya Tuhan,*
aku menepati perintahMu.

Aku berpegang pada ketetapanMu,*
aku amat mencintainya.

Aku memperhatikan perintah dan ketetapanMu,*
sebab seluruh hidupku terbuka di hadapanMu.

Ant.1: Makmurlah orang yang mencintai hukumMu, ya Tuhan.

Ant.2: Himpunan umat beriman hidup sehati dan sejiwa.

Mazmur 132 (133)

Alangkah baik dan menyenangkan,*
tinggal bersama sebagai saudara.

Bagaikan minyak wangi di atas kepala,*
yang mencucuri janggut Harun dan menetesi jubahnya.

Bagaikan embun di gunung Hermon,*
bagaikan embun yang turun di bukit Sion.

Sebab di Sionlah Tuhan menurunkan berkat,*
dan menganugerahkan kehidupan untuk selama-lamanya.

Ant.2: Himpunan umat beriman hidup sehati dan sejiwa.

Ant.3: Ya Tuhan, belalah aku terhadap gangguan orang berdosa.

Mazmur 139 (140),1-9.13-14

Ya Tuhan, bebaskanlah aku dari orang jahat,*
lindungilah aku terhadap kekerasan.

Mereka merencanakan kejahatan,*
sepanjang hari mencari pertengkaran.

Seperti ular, mereka mengasah lidahnya,*
mulut mereka penuh racun ular berbisa.

Ya Tuhan, belalah aku terhadap gangguan orang berdosa,*
lindungilah aku terhadap kekerasan.

Mereka bermaksud menjatuhkan daku,*
dengan memasang jerat.

Orang yang kurang ajar membentangkan jaring,*
dan memasang perangkap di jalanku.

Aku berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah Allahku,*
dengarkanlah seruan doaku.

Tuhan, ya Tuhanku, Engkaulah penyelamatku,*
lindungilah kepalaku pada hari pertempuran.

Ya Tuhan, janganlah Kaupenuhi keinginan orang berdosa,*
janganlah Kaudukung tipu muslihat mereka".

Aku tahu, bahwa Tuhan adil terhadap orang tertindas,*
dan membela hak orang miskin.

Sungguh, orang jujur akan memuji namaMu,*
orang suci akan hidup di hadapan wajahMu.

Ant.3: Ya Tuhan, belalah aku terhadap gangguan orang berdosa.

Bacaan singkat (Rom 12,17a.19b-21)

Janganlah membalas kejatan dengan kejahatan. Sebab ada tertulis: Pembalasan itu hakKu. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi kalau seterumu lapar, berilah dia makan. Kalau ia haus, berilah dia minum. Janganlah kamu dikalahkan oleh kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan.

P: Kemurahan Tuhan berlangsung turun-temurun.
U: Bagi orang yang berpegang pada perjanjianNya.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

JUMAT IV SORE

Madah

Yesus cahaya sejati
Yang bersinar dalam hati
Membawa keselamatan
Dan damai yang tahan zaman.

Engkau laksana pelita
Di tengah gelap gulita
Yang menjamin perjalanan
Agar mencapai tujuan.

Bila senja sudah tiba
Engkau tetap bercahaya
Menyinarkan kasih suci
Memancarkan cinta murni.

Terpujilah Kristus Tuhan
Yang rela menjadi kurban
Namun kini sudah jaya
Mulya untuk selamanya. Amin.

Ant.1: Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan, aku hendak mewartakan kejayaanMu.

Mazmur 144 (145) - I

Aku mengagungkan Dikau, ya Allah, rajaku,*
aku memuliakan namaMu selama-lamanya.

Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau,*
dan memuji namaMu selama-lamanya.

Agunglah Tuhan dan sangat terpuji,*
keagunganNya tak terselami.

Angkatan demi angkatan memuliakan karyaMu,*
dan mewartakan kejayaanMu.

Semarak dan mulialah namaMu,*
kemegahanMu akan kukidungkan.

KaryaMu yang dahsyat dan perkasa akan kukisahkan,*
dan keagunganMu akan kumaklumkan.

KebaikanMu yang tak terperikan akan kukenangkan,*
dan keadilanMu akan kuumumkan.

Tuhan itu pengasih dan penyayang,*
lambat akan murka dan besar kasih setiaNya.

Tuhan baik terhadap semua orang,*
penuh kasih setia terhadap segala ciptaanNya.

Ya Tuhan, semoga segala karyaMu bersyukur kepadaMu,*
dan semua kekasihMu memuji Engkau.

Semoga mereka mengumumkan kerajaaMu yang mulia,*
dan mewartakan keperkasaanMu.

Semoga mereka menyiarkan kejayaanMu kepada umat manusia,*
dan memaklumkan kerajaanMu yang semarak mulia.

KerajaanMu berlangsung selama-lamanya,*
dan pemerintahanMu turun-temurun.

Ant.1: Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau, ya Tuhan, aku hendak mewartakan kejayaanMu.

Ant.2: Semua orang memandang kepadaMu penuh harapan, ya Tuhan, Engkau dekat pada orang yang berseru kepadaMu.

Mazmur 144 (145) - II

Tuhan setia dalam semua sabdaNya,*
penuh kasih dalam segala karyaNya.

Tuhan menopang semua orang yang jatuh,*
dan menegakkan semua orang yang tertunduk.

Semua orang memandang kepadaMu penuh harapan,*
Engkau memberi mereka makan pada waktunya.

Engkau membuka tanganMu,*
dan memenuhi keinginan segala makhluk yang hidup.

Tuhan adil dalam segala tindakanNya,*
penuh kasih setia dalam segala karyaNya.

Tuhan dekat pada orang yang berseru kepadaNya,*
yang berseru kepadaNya dengan tulus hati.

Tuhan melaksanakan kehendak orang takwa,*
Ia mendengarkan dan menyelamatkan mereka.

Tuhan memelihara semua orang yang mengasihiNya,*
tetapi yang berbuat jahat dibinasakanNya.

Semoga aku mewartakan pujian Tuhan,*
dan segala makhluk memuliakan namaNya selama-lamanya.

Ant.2: Semua orang memandang kepadaMu penuh harapan, ya Tuhan, Engkau dekat pada orang yang berseru kepadaMu.

Ant.3: Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.

Why 15,3-4

Agung dan mengagumkan segala karyaMu,*
ya Tuhan Allah yang mahakuasa

Adil dan benar segala tindakanMu,*
ya raja segala bangsa!

Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*
dan tidak memuliakan namaMu?

Sebab hanya Engkaulah kudus,+
semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapanMu,*
sebab telah nyatalah segala keputusanMu.

Ant.3: Adil dan benar segala tindakanMu, ya raja segala bangsa.

Bacaan Singkat (Rom 8,1-2)

Mereka yang bersatu padu dengan Kristus Yesus, tidak akan dihukum. Sebab hukum Roh yang menghidupkan telah memerdekakan kita dalam Kristus Yesus dari hukum dosa yang mematikan.

Lagu Singkat

P: Kristus telah wafat karena dosa kita,* Untuk menghantar kita kepada Allah. U: Kristus. P: Ia wafat sebagai manusia lemah, tetapi kini hidup dalam kekuatan Roh. U: Untuk menghantar kita kepada Allah. P: Kemuliaan U: Kristus.

Ant.Kidung: Ya Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Ya Tuhan, ingatlah akan kasih sayangMu, menurut janjiMu kepada leluhur kami.

Doa Permohonan

Semua orang yang mengenal Kristus berharap kepadaNya. Maka marilah kita berdoa dengan penuh kepercayaan:
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Kristus, kuatkanlah kami, sebab kami ini manusia lemah,* yang mudah tersandung dan jatuh.
P: Tanpa Engkau kami cenderung kepada kejahatan,* maka perbaharuilah kami dengan pengampunanMu.
P: Engkau dihina oleh dosa, tetapi dimuliakan oleh tobat,* maka jauhkanlah murkaMu dari kami, meskipun kami layak dihukum karena dosa kami.
P: Engkau telah mengampuni dosa wanita yang bertobat, dan meletakkan domba yang hilang di atas bahuMu,* maka limpahkanlah belasihanMu kepada kami.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa dan mahamurah, PuteraMu telah Kauserahkan kepada maut untuk menyelamatkan seluruh dunia. Maka kami mohon kepadaMu, semoga umatMu ini tetap berusaha menyerahkan diri kepadaMu sebagai kurban yang hidup, supaya dipuaskan dengan kepenuhan cinta kasihMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - JUMAT

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Yer 14,9)

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Santa Kristina

Perawan dan Martir

Santa Kristina yang pestanya dirayakan pada hari ini ada dua orang. Kedua perawan suci ini mati sebagai saksi iman karena tidak mau mengkhianati imannya akan Kristus. Yang seorang lahir di Tyrus, Phenesia, dan sangat dihormati di kalangan Gereja Timur. Sedangkan yang lainnya lahir di Bolsena, Italia.

Ayahnya Kristina Bolsena bernama Urbanus yang menjabat sebagai gubernur. Ia masih kafir, menyembah berhala dan kolot. Tanpa segan-segan ia menganiaya orang Kristen. Penganiayaan terhadap orang-orang Kristen ini tidak hanya di dengar oleh Kristina tetapi juga disaksikan langsung olehnya. Kristina kagum akan keberanian dan keteguhan hati orang-orang Kristen dalam menanggung beban penderitaan yang ditimpakan pada mereka. Kesaksian langsung ini sungguh menyentuh hatinya dan mempengaruhi sikap hidupnya terhadap orang-orang Kristen. Ia lalu tertarik untuk mengetahui lebih jauh kekhasan iman Kristen, dan kekuatan ilahi yang meneguhkan hati para martir itu.

Akhirnya ia sendiri dengan berani memutuskan untuk mengikuti pelajaran agama Kristen tanpa sepengetahuan ayahnya Urbanus. Setelah ia dipermandikan menjadi Kristen, barulah ia memberitahukan ayahnya. Ayahnya marah karena keputusan itu, lebih-lebih karena Kristina berani memecahkan beberapa berhala emas ayahnya dan membagi-bagikannya kepada para kaum miskin.

Kristina didera sendiri oleh ayahnya dan disiksa dengan berbagai cara agar dia kembalil kepada cara hidupnya yang dahulu seperti ayahnya. Tetapi semua siksaan itu sia-sia belaka, bahkan sebaliknya semakin memperteguh imannya. Kristina teguh pada imannya sampai akhir hidupnya, mengikuti teladan para martir yang selalu dikaguminya. Ia mati dipenggal kepalanya oleh para algojo ayahnya pada tahun 300.

Santo Kristoforus

Martir

Kristoforus dikenal luas di kalangan umat sebagai penginjil dan martir. Kristoforus-yang berarti 'Pemikul Kristus'-mati sebagai martir di Lycia, Asia Kecil pada masa pemerintahan kaisar Decius (249-251).

Sebuah kisah kuno yang berkembang sekitar abad pertengahan tentang Kristoforus menyatakan bahwa di berasal dari Kanaan, Palestina. Perawakannya besar dan tinggi. Cita-citanya ialah hanya mau melayani orang paling kuat dan berkuasa di dunia ini. Ia tahu bahwa raja adalah orang paling kuat dan berkuasa karena dikawali oleh banyak tentara yang terlatih. Oleh karena itu ia lalu menjadi pelayan sang raja. Tak lama kemudian, ia meninggalkan raja ini karena melihat bahwa raja bersama pengawalnya yang kuat perkasa itu takut kepada setan. Maka ia lalu mengabdi setan, yang dianggapnya paling kuat dan berkuasa di atas manusia. Suatu kali ia berpergian bersama setan. Di tengah jalan, setan tuannya itu gemetar ketakutan tatkala melihat sebuah salib yang ditanam di pinggir jalan. Kristoforus jengkel dan lalu pergi meninggalkan setan itu.

Kristoforus kemudian mendirikan sebuah gubuk kecil di pinggir sebatang sungai, berdekatan dengan jalan penyeberangan yang banyak dilewati orang. Tugasnya di situ ialah membantu setiap orang yang mau menyeberang, namun takut akan derasnya aliran sungai itu. Kristoforus tidak takut karena badannya yang tinggi besar dan kuat. Suatu hari, datanglah seorang anak kecil meminta diseberangkan. Kristoforus segera mengangkat bocah itu dan memikulnya ke seberang. Semula bocah itu terasa ringan, lama kelamaan terus saja bertambah beratnya, sampai ia tak sanggup lagi meneruskan perjalanannya bersama bocah itu. Pada saat itulah, bocah itu berkata: "Akulah Yesus, Tuhan semesta alam dan Raja yang paling kuat dan berkuasa. Hanya kepadaKu sajalah seharusnya manusia itu mengabdi."

Semenjak itu Kristoforus memutuskan untuk menjadi abdi dan pelayan Yesus. Ia bertobat dan pergi ke Lycia. Di sana ia mewartakan Injil dan mempertobatkan banyak orang sebelum kematiannya. Kristoforus menjadi pelindung para penziarah, terutama para pengendara motor.