Selasa, 1 September 2026

Selasa XXII Masa Biasa

Bacaan Misa

Bacaan Pertama 1 Korintus 2:10b-16

Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah. Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita. Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh. Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani. Tetapi manusia rohani menilai segala sesuatu, tetapi ia sendiri tidak dinilai oleh orang lain. Sebab: "Siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan, sehingga ia dapat menasihati Dia?" Tetapi kami memiliki pikiran Kristus.

Mazmur Tanggapan Mazmur 145:8-14

TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.
Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,
untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan kemuliaan semarak kerajaan-Mu.
Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
TUHAN itu penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk.

Bacaan Injil Lukas 4:31-37

Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras: "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah." Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itupun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya. Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan merekapun keluar." Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.

Renungan

Suara yang Memulihkan

Di banyak rumah ada satu suara yang istimewa. Bukan yang paling keras. Ketika kakek angkat bicara di meja makan, semua orang diam. Anak-anak yang ramai pun menoleh. Suara itu tidak perlu berteriak. Ia punya wibawa. Wibawa lahir bukan dari volume, melainkan dari hidup yang sepadan dengan kata-katanya.

Kemarin kita mendengar Yesus ditolak di kampung-Nya sendiri, bahkan nyaris dilempar dari tebing. Hari ini di Kapernaum keadaannya terbalik. Orang-orang takjub, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Roh jahat pun tunduk pada satu kalimat pendek: diam, keluarlah dari padanya.

Ada satu catatan kecil Lukas yang mudah terlewat. Setan itu keluar dan sama sekali tidak menyakiti orang itu. Kuasa Yesus bukan kuasa yang meninggalkan luka. Kata yang berkuasa justru memulihkan.

Kita hidup dikelilingi suara keras setiap hari. Berapa banyak yang menyembuhkan? Kata-kata kita sendiri pun punya kuasa kecil. Bisa menghempaskan orang, bisa membangunkannya. Paulus berkata kepada jemaat Korintus, kita memiliki pikiran Kristus. Kalau pikiran-Nya ada pada kita, semestinya nada bicara-Nya juga ikut tinggal.

Hari ini, sebelum kalimat keluar dari mulut, sempatkan bertanya: ini menghempaskan atau memulihkan?

Tuhan Yesus, perkataan-Mu penuh kuasa dan penuh kasih. Jadikanlah kata-kataku hari ini alat pemulihan, bukan alat yang melukai. Amin.

Invitatorium

SELASA II PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Allah, Tuhan yang mahamulia.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Allah, Tuhan yang mahamulia.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Selasa dalam Pekan Biasa

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Perlindungan kami dari badai yang dahsyat,

Dan rumah kekal kami.
Di bawah naungan takhta-Mu

Para kudus-Mu telah berdiam dengan aman;

Cukuplah lengan-Mu saja,

Dan pertahanan kami pasti.
Sebelum gunung-gunung berdiri teratur,

Atau bumi menerima wujudnya,

Dari kekal Engkau adalah Allah,

Sama sampai tahun-tahun tak berkesudahan.
Seribu abad di mata-Mu

Bagaikan petang yang berlalu;

Singkat seperti jaga yang mengakhiri malam

Sebelum matahari terbit.
Waktu, seperti sungai yang terus mengalir,

Membawa semua hidup kami pergi;

Mereka terbang, terlupakan, seperti mimpi

Mati pada awal hari.
Ya Allah, Penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa mendatang,

Jadilah pelindung kami sekarang selagi kesusahan berlangsung,

Dan rumah kekal kami.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Tuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.

Mazmur 10

Doa syukur

Berbahagialah orang miskin; kerajaan surga adalah milik mereka (Lukas 6:20).

I
Tuhan, mengapa Engkau berdiri jauh

dan menyembunyikan diri-Mu di masa kesusahan?

Orang miskin dimakan oleh kesombongan orang fasik:

ia terperangkap dalam rencana yang dibuat orang lain.
Sebab orang fasik membanggakan keinginan hatinya;

orang serakah menghujat dan mencemooh Tuhan.

Dalam kesombongannya orang fasik berkata: “Ia tidak akan menghukum.

Tidak ada Allah.” Demikianlah pikirannya.
Jalannya selalu tanpa masalah;

penghakiman-Mu jauh dari pikirannya.

Musuh-musuhnya ia pandang dengan hina.

Ia berpikir: “Aku tidak akan pernah goyah;

kemalangan tidak akan pernah menjadi bagianku.”
Mulutnya penuh kutuk, tipu daya, penindasan,

kejahatan dan penipuan di bawah lidahnya.

Ia bersembunyi di antara alang-alang;

orang tak bersalah ia bunuh secara rahasia.
Matanya mengawasi orang yang tak berdaya.

Ia mengintai dalam persembunyian seperti singa di sarangnya;

ia mengintai dalam persembunyian untuk menangkap orang miskin;

ia menangkap orang miskin dan menyeretnya pergi.
Ia berjongkok, bersiap menerkam,

dan orang tak berdaya jatuh di bawah kekuatannya.

Ia berpikir dalam hatinya: “Allah lupa,

Ia menyembunyikan wajah-Nya, Ia tidak melihat.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan itu adil; Ia akan membela orang miskin.

Ant. 2 Tuhan, Engkau mengetahui beban dukacitaku.

II
Bangkitlah, ya Tuhan, angkatlah tangan-Mu!

Ya Allah, jangan lupakan orang miskin!

Mengapa orang fasik mencemooh Tuhan

dan berpikir dalam hatinya: “Ia tidak akan menghukum”?
Tetapi Engkau telah melihat kesusahan dan dukacita,

Engkau mencatatnya, Engkau menanganinya.

Orang tak berdaya mempercayakan dirinya kepada-Mu;

sebab Engkau adalah penolong anak yatim.
Hancurkanlah kekuatan orang fasik dan pendosa!

Hukumlah kejahatannya sampai tidak tersisa!

Tuhan adalah raja untuk selama-lamanya.

Orang kafir akan binasa dari tanah yang diperintah-Nya.
Tuhan, Engkau mendengar doa orang miskin;

Engkau menguatkan hati mereka; Engkau memalingkan telinga-Mu

untuk melindungi hak-hak anak yatim dan yang tertindas

agar manusia fana tidak lagi menimbulkan ketakutan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bangkitlah, ya Tuhan, membela umat-Mu; jangan sembunyikan wajah-Mu dari kesusahan kami. Bapa anak yatim, kekayaan orang miskin, kami bersukacita dalam memberitakan Engkau; semoga kami menemukan penghiburan dan keamanan di masa sakit dan kecemasan.

Ant. Tuhan, Engkau mengetahui beban dukacitaku.

Ant. 3 Firman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.

Mazmur 12

Seruan minta tolong kepada Allah melawan penindas yang berkuasa

Bapa mengutus Putra-Nya ke dunia untuk membela orang miskin (Santo Agustinus).
Tolonglah, ya Tuhan, sebab orang baik telah lenyap:

kebenaran telah pergi dari anak-anak manusia.

Dusta mereka ucapkan satu sama lain,

dengan bibir yang berdusta, dengan hati yang palsu.
Semoga Tuhan menghancurkan semua bibir yang berdusta,

lidah yang mengucapkan kata-kata muluk,

mereka yang berkata: “Lidah kami adalah kekuatan kami;

bibir kami adalah milik kami sendiri, siapa tuan kami?”
“Karena orang miskin yang tertindas dan orang yang membutuhkan yang mengeluh

Aku sendiri akan bangkit,” firman Tuhan.

“Aku akan menganugerahkan kepada mereka keselamatan yang mereka dambakan.”
Firman Tuhan adalah firman tanpa campuran,

perak dari perapian, tujuh kali dimurnikan.
Engkaulah, ya Tuhan, yang akan memelihara kami

dan melindungi kami selamanya dari generasi ini.

Lihatlah bagaimana orang fasik berkeliaran di setiap sisi,

sementara orang yang tidak berharga sangat dihargai oleh anak-anak manusia.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Terang-Mu adalah terang yang sejati, Tuhan, dan kebenaran-Mu bersinar seperti siang. Arahkanlah kami kepada keselamatan melalui firman-Mu yang memberi hidup. Semoga kami diselamatkan dengan selalu merangkul firman-Mu.

Ant. Firman Tuhan itu benar, seperti perak dari perapian.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan firman Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan mengajar orang rendah hati jalan-Nya.

Ia membimbing orang yang berhati lembut di jalan yang benar.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari awal Kitab Yeremia

1:1-19

Panggilan Nabi Yeremia
Perkataan Yeremia bin Hilkia, dari keluarga imam di Anatot, di tanah Benyamin. Firman Tuhan pertama kali datang kepadanya pada zaman Yosia bin Amon, raja Yehuda, pada tahun ketiga belas pemerintahannya, dan berlanjut sepanjang pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dan sampai kejatuhan dan pembuangan Yerusalem pada bulan kelima tahun kesebelas Zedekia bin Yosia, raja Yehuda.
Firman Tuhan datang kepadaku demikian:

Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim, Aku telah mengenal engkau,

sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau,

sebagai nabi bagi bangsa-bangsa Aku telah menetapkan engkau.

“Ah, Tuhan Allah!” kataku,

“Aku tidak tahu berbicara; aku terlalu muda.”
Tetapi Tuhan menjawab aku,
Jangan katakan, “Aku terlalu muda.”

Kepada siapa pun Aku mengutus engkau, engkau akan pergi;

apa pun yang Aku perintahkan kepadamu, engkau akan berbicara.

Jangan takut di hadapan mereka,

karena Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, firman Tuhan.
Kemudian Tuhan mengulurkan tangan-Nya dan menyentuh mulutku, sambil berkata,
Lihat, Aku menaruh firman-Ku di dalam mulutmu!

Pada hari ini Aku menetapkan engkau

atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan,

Untuk mencabut dan merobohkan,

untuk membinasakan dan meruntuhkan,

untuk membangun dan menanam.
Firman Tuhan datang kepadaku dengan pertanyaan: Apa yang engkau lihat, Yeremia? “Aku melihat cabang pohon pengawas,” jawabku.

Kemudian Tuhan berkata kepadaku: Baik sekali engkau melihat, karena Aku mengawasi untuk memenuhi firman-Ku.
Untuk kedua kalinya firman Tuhan datang kepadaku dengan pertanyaan: Apa yang engkau lihat? “Aku melihat kuali yang mendidih,” jawabku, “yang muncul dari utara.”
Dan dari utara, kata Tuhan kepadaku, kejahatan akan meluap atas semua yang tinggal di negeri itu.
Lihat, Aku memanggil

semua kerajaan di utara, firman Tuhan;

Setiap raja akan datang dan mendirikan takhtanya

di gerbang-gerbang Yerusalem,

Berhadapan dengan tembok-temboknya di sekeliling

dan berhadapan dengan semua kota Yehuda.

Aku akan menjatuhkan hukuman-Ku terhadap mereka

karena segala kejahatan mereka dalam meninggalkan Aku,

Dan dalam membakar dupa kepada dewa-dewa asing

dan menyembah buatan tangan mereka sendiri.
Tetapi engkau, ikatlah pinggangmu;

berdirilah dan beritahukan kepada mereka

segala yang Aku perintahkan kepadamu.

Janganlah engkau hancur karena mereka,

seolah-olah Aku akan meninggalkan engkau hancur di hadapan mereka;

Sebab Akulah pada hari ini

yang telah menjadikan engkau kota yang berbenteng,

Tiang besi, tembok tembaga,

melawan seluruh negeri:

Melawan raja-raja dan pangeran-pangeran Yehuda,

melawan imam-imamnya dan rakyatnya.

Mereka akan berperang melawan engkau, tetapi tidak akan mengalahkan engkau,

karena Aku menyertai engkau untuk melepaskan engkau, firman Tuhan.

RESPONSORIUM Yeremia 1:5,9; Yesaya 42:6

Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim, Aku telah mengenal engkau;

sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau;

Aku menaruh firman-Ku di dalam mulutmu.
Aku, Tuhan, telah memanggil engkau untuk melayani keadilan;

Aku telah menetapkan engkau sebagai perjanjian bagi semua bangsa,

sebagai terang bagi semua bangsa.

Aku menaruh firman-Ku di dalam mulutmu.
Bacaan Kedua

Dari homili Santo Yohanes Krisostomus, uskup

Lima jalan pertobatan
Maukah kalian aku sebutkan juga jalan-jalan pertobatan? Ada banyak dan sangat beragam, dan semuanya menuju surga.
Jalan pertobatan yang pertama adalah pengakuan dosa-dosamu sendiri: Jadilah yang pertama mengakui dosa-dosamu dan engkau akan dibenarkan. Karena alasan ini pula, nabi menulis: Aku berkata: Aku akan menuduh diriku sendiri atas dosa-dosaku kepada Tuhan, dan Engkau mengampuni kejahatan hatiku. Oleh karena itu, engkau juga harus mengakui dosa-dosamu sendiri; itu akan menjadi alasan yang cukup bagi Tuhan untuk mengampuni engkau, karena orang yang mengakui dosa-dosanya sendiri lebih lambat untuk melakukannya lagi. Bangkitkanlah hati nuranimu untuk menuduhmu di dalam rumahmu sendiri, jangan sampai ia menjadi penuduhmu di hadapan takhta penghakiman Tuhan.
Itulah, maka, salah satu jalan pertobatan yang sangat baik. Jalan lain yang tidak kalah berharganya adalah melupakan kerugian yang ditimbulkan oleh musuh-musuh kita, untuk menguasai kemarahan kita, dan mengampuni dosa-dosa sesama hamba kita terhadap kita. Maka dosa-dosa kita sendiri terhadap Tuhan akan diampuni. Demikianlah engkau memiliki cara lain untuk menebus dosa: Karena jika engkau mengampuni orang yang berutang kepadamu, Bapa surgawimu akan mengampuni engkau.
Apakah engkau ingin tahu jalan ketiga? Itu terdiri dari doa yang sungguh-sungguh, hati-hati, dan berasal dari hati.
Jika engkau ingin mendengar yang keempat, aku akan menyebutkan sedekah, yang kekuatannya besar dan jangkauannya luas.
Selain itu, jika seseorang menjalani hidup yang sederhana dan rendah hati, itu, tidak kurang dari hal-hal lain yang telah aku sebutkan, menghilangkan dosa. Bukti dari hal ini adalah pemungut cukai yang tidak memiliki perbuatan baik untuk disebutkan, tetapi menawarkan kerendahan hatinya sebagai gantinya dan dibebaskan dari beban dosa yang berat.
Demikianlah aku telah menunjukkan kepadamu lima jalan pertobatan; pengakuan dosa-dosamu sendiri, pengampunan dosa-dosa sesama kita terhadap kita, doa, sedekah, dan kerendahan hati.
Janganlah bermalas-malasan, maka, tetapi berjalanlah setiap hari di semua jalan ini; jalan-jalan itu mudah, dan engkau tidak dapat beralasan kemiskinanmu. Karena, meskipun engkau menjalani hidupmu di tengah kebutuhan besar, engkau selalu dapat menyingkirkan kemarahanmu, menjadi rendah hati, berdoa dengan tekun, dan mengakui dosa-dosamu sendiri; kemiskinan bukanlah halangan. Kemiskinan bukanlah halangan bagi kita untuk melaksanakan perintah Tuhan, bahkan ketika menyangkut jalan pertobatan yang melibatkan pemberian uang (sedekah, maksudku). Janda itu membuktikannya ketika ia memasukkan dua keping uangnya ke dalam kotak!
Sekarang setelah kita belajar bagaimana menyembuhkan luka-luka kita ini, marilah kita menerapkan penyembuhannya. Kemudian, ketika kita telah mendapatkan kembali kesehatan yang sejati, kita dapat mendekati meja suci dengan keyakinan, pergi dengan mulia untuk bertemu Kristus, raja kemuliaan, dan mencapai berkat-berkat kekal melalui rahmat, belas kasihan, dan kebaikan Yesus Kristus, Tuhan kita.

RESPONSORIUM Tobit 12:8-9; Lukas 6:37-38

Doa yang disertai puasa dan pemberian kepada orang miskin itu baik;

lebih baik memberi kepada orang miskin daripada menimbun emas,

karena memberi kepada orang miskin menghapus setiap dosa.
Ampunilah dan engkau akan diampuni;

berilah dan akan diberikan kepadamu.

Karena memberi kepada orang miskin menghapus setiap dosa.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang menyebabkan pikiran orang beriman

bersatu dalam satu tujuan,

anugerahkanlah umat-Mu untuk mencintai apa yang Engkau perintahkan

dan menginginkan apa yang Engkau janjikan, agar,

di tengah ketidakpastian dunia ini,

hati kami tertuju pada tempat itu

di mana kebahagiaan sejati ditemukan.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Gelap berkurang, malam hampir hilang
Fajar gemilang menyebarkan terang.
Marilah kita memanjatkan doa
Kepada Bapa.

Semoga Bapa berbelaskasihan
Membimbing kita dalam pengabdian
Dan merestui karya darma bakti
Sepanjang hari.

Ya Bapa kami, sudilah kabulkan
Harapan hati yang kami ungkapkan
Secara tulus demi Yesus Kristus
Dalam Roh Kudus. Amin.

Ant.1: Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.

Mazmur 42 (43)

Berikanlah keputusan yang adil kepadaku, ya Allah,+
dan belalah hakku terhadap orang jahat,*
luputkanlah aku dari orang yang curang dan penipu.

Engkaulah Allah pelindungku, mengapa aku Kaubuang?*
Mengapa aku sedih, tersesak oleh musuh?

Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu untuk menuntun aku,*
dan mengantar aku ke gunungMu yang kudus, ke tempat kediamanMu.

Maka aku akan menuju ke mesbah Allah,+
menghadap Allah, sukacita dan kegembiraanku,*
dan bersyukur kepadaMu dengan kecapi, ya Allah, Allahku!

Mengapa engkau tertekan dan gelisah, wahai jiwaku?+
Berharaplah kepada Allah, aku akan bersyukur lagi,*
kepada Allah, penolongku.

Ant.1: Kirimkanlah cahaya dan kebenaranMu, ya Tuhan.

Ant.2: Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.

Yes 38,10-14.17-20

Aku berkata: Di puncak kehidupanku,+
aku menuju pintu alam maut,*
ke sana aku dipanggil untuk selanjutnya.

Aku berkata: Aku tidak akan memandang Tuhan lagi,+
di dunia orang yang hidup,*
tidak lagi akan kujumpai orang antara penduduk bumi.

Pondokku akan dibongkar,*
dicabut bagaikan kemah gembala.

Bagaikan tukang tenun Engkau menggulung hidupku,*
memotong benang hidupku dari pakan.

Siang malam aku Kaubiarkan,+
hingga pagi aku mengaduh,*
seperti singa Engkau meremuk tulangku.

Seperti burung layang-layang aku mencecit kegelisahan,*
berdekut laksana burung merpati.

Pudarlah mataku karena menengadah,*
aku tertindas, ya Tuhan, tolonglah aku.

Namun, jiwaku telah Kauhindarkan dari liang kubur,*
dan segala dosaku Kaubuang jauh.

Alam maut tidak memuji Engkau,+
orang mati tidak memuliakan Dikau,*
yang turun ke dalam kubur tidak mengharapkan kesetiaanMu.

Hanya yang hidup memuji Engkau, seperti aku sekarang ini,*
semoga kesetiaanMu diwartakan turun-temurun.

Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan daku,+
maka kami akan membunyikan kecapi,*
di rumah Tuhan, sepanjang hidup kami.

Ant.2: Ya Tuhan, sudilah menyelamatkan kami sepanjang hidup kami.

Ant.3: Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.

Mazmur 64 (65)

Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion,*
dan kepadaMulah nadar dipenuhi.

Engkau biasa mendengarkan doa,+
semua makhluk yang lemah datang kepadaMu,*
karena merasa bersalah.

Walaupun dosa melebihi kekuatan kami,*
namun Engkau mengampuninya.

Berbahagialah orang yang Kaupilih dan Kauundang,*
untuk diam di pelataranMu.

Semoga kami turut menikmati kebaikan rumahMu,*
di dalam baitMu yang suci.

Secara mengagumkan Kaukabulkan doa kami,*
ya Allah yang adil, penyelamat kami.

Engkaulah kepercayaan seluruh bumi,*
sampai ke batas-batas samudera.

Engkau membuat gunung yang kokoh kuat,*
pinggangMu berikatkan keperkasaan.

Engkau meredakan deru lautan,*
meredakan gemuruh gelombangnya.

Para penghuni seluruh bumi,*
takut akan kuasaMu yang dahsyat.

Dari timur sampai ke barat,*
Kaupenuhi dunia dengan sorak-sorai.

Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahanMu,*
Kaubuat kaya dan subur.

Mega langit penuh air,*
yang Kausediakan untuk kesuburan tanah.

Begini Engkau mengerjakannya,+
Engkau menggenangi alur bajak dan membasahi gumpalan tanah,*
menggemburkan tanah dengan hujan dan memberkati tumbuhnya tanam-tanaman.

Dengan demikian seluruh tahun Kaumahkotai dengan kebaikanMu,*
jejakMu membawa kesuburan.

Bahkan padang gurunpun menjadi subur,*
dan bukit-bukit menghijau permai.

Padang rumput berdandanan kambing domba,+
lembah-lembah berselimutkan panenan,*
semuanya bersorak-sorai dan menyanyikan pujian.

Ant.3: Ya Allah, Engkau pantas dipuji di Sion.

Bacaan Singkat (1Tes 5,4-5)

Saudara-saudara, kamu tidak hidup dalam kegelapan, sehingga hari Tuhan tiba-tiba dapat mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.

Lagu Singkat

P: Perhatikanlah suaraku, ya Tuhan,* Aku berharap pada sabdaMu. U. Perhatikanlah. P: Aku bangun pagi-pagi dan berseru. U: Aku berharap pada sabdaMu. P: Kemuliaan. U: Perhatikanlah.

Ant.Kidung: Selamatkanlah kami dari tangan semua lawan yang membenci kami, ya Tuhan.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Selamatkanlah kami dari tangan semua lawan yang membenci kami, ya Tuhan.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah menerangi dunia dengan kebangkitanNya. Marilah kita memuji Dia dan dengan rendah hati berkata:
U: Bimbinglah kami pada jalanMu, ya Tuhan.
P: KebangkitanMu, ya Tuhan Yesus, kami kenangkan dalam doa pagi ini,* semoga harapan akan kemuliaanMu menerangi kami sepanjang hari.
P: Terimalah, ya Tuhan, keinginan dan rencana kami,* dan berkatilah segala usaha kami pada hari ini.
P: Semoga kami hari ini maju dalam cinta kasihMu,* agar segala hal-ihkwal berguna bagi kami dan bagi semua orang.
P: Ya Tuhan, semoga terang kami bercahaya di depan orang,* sehingga mereka melihat perbuatan kami yang baik dan memuliakan Bapa di surga.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah cahaya sejati yang menyinari semua orang untuk menyelamatkan mereka. Kuatkanlah kami agar dapat menyiapkan bagiMu jalan perdamaian dan keadilan. Sebab Engkaulah pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SELASA II SIANG

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Di perantuan aku mematuhi titahMu.

Mazmur 118 (119),49-56

Ya Allah, ingatlah akan firmanMu kepadaku,*
firmanMu Kaujadikan pokok pengharapanku.

Inilah penghiburan dalam sengsaraku,*
bahwa janjiMu menghidupkan daku.

Orang sombong sangat mencemoohkan daku,*
namun aku tidak menyimpang dari perintahMu.

Aku ingat akan hukumMu yang berlaku sedari dulu,*
maka terhiburlah aku, ya Tuhan.

Aku gusar terhadap orang yang berdosa,*
yang tidak mempedulikan hukumMu.

HukumMu menjadi lagu pujian bagiku,*
di perantauanku.

Waktu malam aku menyebut-nyebut namaMu, ya Tuhan,*
dan aku tetap berpegang pada perintahMu.

Satu-satunya peganganku ialah,*
mematuhi titahMu.

Ant.1: Di perantuan aku mematuhi titahMu.

Ant.2: Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita.

Mazmur 52 (53)

Orang dungu berpikir: Tidak ada Allah.+
Busuk dan jijik perbuatannya,*
tidak seorangpun yang berbuat baik.

Dari surga Allah memandang manusia,*
apakah ada orang arif yang mencari Allah.

Tetapi semuanya tersesat, semua telah bejat,*
tak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

Tidak pernah sadarkah orang jahat,+
yang menelan habis umatKu seperti makanan,*
orang jahat yang tidak mau mengakui Allah?

Mereka dihinggapi ketakutan,*
sedang tiada yang menakutkan.

Mereka mengancam engkau,*
tetapi Allah menghancurkan mereka.

Mereka pasti dipermalukan,*
sebab Allah menolak mereka.

Siapakah dari Sion yang menyelamatkan Israel?+
Allah, Dia memulihkan nasib umatNya,*
sehingga Yakub bersorak-sorai, dan Israel bersukacita.

Ant.2: Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita.

Ant.3: Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku.

Mazmur 53 (54),3-6.8-9

Allah, selamatkan daku demi namaMu,*
tolonglah aku dengan kuasaMu.

Dengarkanlah, ya Allah, permohonanku,*
perhatikanlah kata-kata mulutku.

Sebab orang angkuh menyerang aku,+
orang sombong mau mencabut nyawaku,*
tanpa mempedulikan Allah.

Namun Allah menjadi penolongku,*
Tuhanlah penopang hidupku.

Maka dengan rela aku mempersembahkan kurban,*
dan memuji kebaikanMu, ya Tuhan.

Sebab Tuhan melepaskan daku dari kesesakan,*
dan aku melihat musuhku direndahkan.

Ant.3: Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku.

Bacaan singkat (1Kor 12,24b.25-26)

Allah telah menyusun tubuh kita sedemikian rupa, sehingga tidak terjadi perpecahan dalam tubuh, melainkan semua anggota saling memperhatikan. Karena itu, jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita. Jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.

P: Ya Tuhan, Allah kami, himpunkanlah kami dari antara para bangsa.
U: Supaya kami bersyukur kepadaMu.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau telah mewahyukan kepada Petrus rencanaMu untuk menyelamatkan bangsa-bangsa kafir. Semoga pekerjaan kami menyenangkan hatiMu dan berguna untuk memajukan rencana keselamatan yang telah Kautetapkan dalam cinta kasihMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

SELASA II SORE

Madah

Bapa yang mahakuasa
Senja hari sudah tiba
Dengarkanlah madah kami
Pengungkapan isi hati.

Hati dan suara kami
Bersatu padu memuji
Cinta kami kepadaMu
Tetaplah teguh selalu.

Bila malam jadi gelap
Jangan iman hilang lenyap
S'moga malam diterangi
Sinar iman yang sejati.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.

Mazmur 48 (49) I

Dengarlah, hai bangsa-bangsa,*
pasanglah telinga, hai penduduk dunia,

baik yang biasa maupun yang terkemuka,*
baik yang kaya maupun yang miskin.

Mulutku akan mengucapkan kata-kata bijaksana,*
dan buah renunganku ialah kearifan.

Aku hendak membawakan wejanganku,*
dan memaparkannya sambil memetik kecapi.

Mengapa aku takut pada hari-hari sial,*
waktu aku dikepung oleh musuh yang jahat?

Mereka mengandalkan harta bendanya,*
dan memegahkan kekayaannya yang besar.

Tak seorangpun dapat menebus dirinya sendiri,*
atau membayar uang tebusannya kepada Allah.

Terlalu mahal harga tebusan nyawanya,+
tak terbayar untuk hidup selamanya,*
tanpa turun ke liang kubur.

Ia melihat orang bijak mati,+
orang bodoh dan dungu, semuanya binasa,*
harta bendanya mereka tinggalkan bagi orang lain.

Kubur menjadi rumah mereka untuk selama-lamanya,*
di situlah kediaman mereka turun-temurun.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Ant.1: Tak mungkin kamu sekaligus mengabdi Allah dan kekayaan.

Ant.2: Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.

Mazmur 48 (49) II

Beginilah nasib orang yang percaya pada diri sendiri,*
beginilah kesudahan orang yang bermulut besar.

Seperti kawanan domba, mereka terkurung dalam alam maut,*
mautlah gembala dan penguasa mereka.

Hancurlah keelokan tubuh mereka,*
dan kediaman mereka di alam maut.

Tetapi Allah akan menebus nyawaku,*
menghindarkan daku dari cengkeraman maut.

Maka janganlah takut, apabila seseorang menjadi kaya,*
apabila kemewahan keluarganya bertambah.

Sebab waktu mati tak ada yang dapat dibawanya serta,*
kekayaannya tidak akan mengikutinya.

Walaupun selama hidupnya ia memuji dirinya bahagia,*
"Aku beruntung: segalanya berlangsung baik";

namun ia akan mati mengikuti nenek moyangnya,*
yang tak pernah lagi melihat terang.

Manusia, betapapun mulianya, takkan bertahan,*
tiada ubahnya dengan hewan yang jatuh binasa.

Ant.2: Kumpulkanlah bagimu harta di surga, sabda Tuhan.

Ant.3: Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Ant.3: Layaklah Anakdomba yang disembelih itu menerima kemuliaan dan hormat.

Bacaan Singkat (Rom 3,23-25a)

Semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Dan semua orang diselamatkan dengan cuma-cuma, hanya oleh rahmat Allah, berkat pahala Kristus Yesus, yang menebus mereka. Kristus Yesus ditetapkan oleh Allah, supaya darahNya menjadi tebusan bagi mereka yang percaya padaNya.

Lagu Singkat

P: Engkau telah melimpahi aku dengan kegembiraan,* Di hadapan wajahMu, ya Tuhan. U: Engkau. P: Tangan kananMu menyediakan kebahagiaan sempurna. U: Di hadapan wajahMu, ya Tuhan. P: Kemuliaan. U: Engkau.

Ant.Kidung: Kerjakanlah perbuatan besar bagi kami, ya Tuhan, karena Engkau mahakuasa, dan kuduslah namaMu.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Kerjakanlah perbuatan besar bagi kami, ya Tuhan, karena Engkau mahakuasa, dan kuduslah namaMu.

Doa Permohonan

Kristus mencintai dan melindungi umatNya, sebab Dialah gembala dan pemelihara hidup kita. Marilah kita memuji Dia, menaruh harapan padaNya dan berkata:
U: Lindungilah umatMu, ya Tuhan.
P: Ya gembala abadi, lindungilah uskup kami bapa...* dan semua gembala umatMu.
P: Ya Tuhan, perhatikanlah penuh belaskasihan semua orang yang dianiaya,* dan bebaskanlah mereka segera dari segala kesusahan.
P: Kasihanilah, ya Tuhan, semua orang yang papa,* dan berikanlah rezeki kepada yang lapar.
P: Terangilah para anggota dewan perwakilan rakyat,* supaya mereka menetapkan undang-undang yang adil dan bijaksana.
P: Dampingilah orang-orang yang sudah Kautebus dengan darahMu dan yang kini sudah meninggal,* izinkanlah mereka mengambil bagian dalam perjamuan nikah bersama Engkau.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan Allah, milikMulah malam. Semoga Kristus, matahari sejati, tetap bersinar dalam hati kami, supaya kami diizinkan masuk ke dalam cahaya yang Kaudiami. Sebab Dialah PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SELASA

Doa Tobat

P: Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

Ant.: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat (1Ptr 5,8-9)

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Santo-Santa

Santa Verena (350)

Wanita Mesir ini mengikuti legiun Thebais ke suatu garnisun baru di Swiss. Hingga akhir hidupnya ia berbuat amal dan bermatiraga. Ia dihormati sebagai santa pelindung para nelayan perempuan di pastoran.

Ruth (abad 11 SM)

Wanita Moab ini dikenal dalam kaitannya dengan keluarga Elimelekh, sebuah keluarga Israel dari Betlehem, daerah Yehuda. Konon pada zaman pemerintahan hakim-hakim terjadilah kelaparan hebat di tanah Israel. Elimelekh bersama Naomi, istrinya dan kedua anaknya Mahlon dan Kilyon mengungsi ke Moab sebagai orang asing.

Sepeninggal Elimelekh, Mahlon dan Kilyon menikah dengan perempuan-perempuan Moab: Mahlon dengan Opra, sedang Kilyon dengan Ruth. Sayang sekali bahwa Mahlon dan Kilyon akhirnya meninggal dunia. Dengan demikian tinggallah Naomi bersama kedua menantunya, Opra dan Ruth.

Ketika didengar bahwa Tuhan telah membebaskan umatNya Israel dari kelaparan, pulanglah Naomi ke Betlehem, Yehuda bersama menantunya. Disana Ruth bertemu dan menikah dengan Boaz, saudara Elimelekh. Perkawinan Levirat ini adalah sah menurut hukum Israel demi melanjutkan keturunan Naomi. Ruth dan Boaz memperanakkan Obed, ayah dari Yesse, yang menjadi ayah dari Daud, Raja terbesar Israel. Dengan demikian Ruth dikenal sebagai leluhur Raja Daud dan Yesus Kristus yang lahir dari keturunan Daud (Mat 1:5).

Santo Pedro Armengol (1238-1304)

Pedro dikenal sebagai perampok ulung. Namun tiba-tiba ia bertobat dan masuk biara. Pedro menawarkan diri sebagai sandera untuk ditukar dengan 18 anak Kristen yang ditahan oleh orang muslim di Aljazair. Karena giat merasul di kawasan Islam ini, ia dihukum mati; akan tetapi secara ajaib, Pedro terbebas dari maut.