Senin, 19 Oktober 2026

Senin XXIX Masa Biasa

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Efesus 2:1-10

Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung di antara mereka, ketika kami hidup di dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat. Pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain. Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan-- dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga, supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan kasih karunia-Nya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikan-Nya terhadap kita dalam Kristus Yesus. Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Mazmur Tanggapan Mazmur 100:1-5

Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!
Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.

Bacaan Injil Lukas 12:13-21

Seorang dari orang banyak itu berkata kepada Yesus: "Guru, katakanlah kepada saudaraku supaya ia berbagi warisan dengan aku." Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Saudara, siapakah yang telah mengangkat Aku menjadi hakim atau pengantara atas kamu?" Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu." Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya. Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku. Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah."

Renungan

Lumbung

Lemari kita punya kebiasaan aneh: selalu terasa kurang besar. Dulu satu lemari cukup. Sekarang dua penuh, dan kita mulai melirik gudang. Barang bertambah, tetapi rasa cukup tidak ikut bertambah.

Orang kaya dalam perumpamaan Yesus mengalami hal yang sama dalam skala besar. Tanahnya berlimpah hasilnya. Masalahnya satu: lumbungnya kurang. Maka ia berencana merombak lumbung lama dan mendirikan yang lebih besar. Dengarkan kata-katanya: hasil tanahku, lumbungku, gandumku, barang-barangku, jiwaku. Semua serba aku. Dalam seluruh rencananya tidak ada Allah, tidak ada sesama, bahkan tidak ada keluarga.

Lalu Allah menyapanya dengan sebutan yang mengejutkan: hai engkau orang bodoh. Bukan orang jahat. Bodoh. Ia tidak mencuri, tidak menipu. Ia hanya salah hitung besar-besaran: mengira hidupnya tergantung pada kekayaannya, dan lupa bahwa malam itu juga jiwanya akan diambil. Apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?

Paulus dalam bacaan pertama memberi hitungan yang benar: karena kasih karunia kamu diselamatkan, itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah. Hidup ini pemberian, bukan pencapaian. Orang yang sadar semuanya pemberian akan gampang membagi.

Lumbung tidak salah. Yang salah kalau lumbung menjadi jiwa kita.

Tuhan, jadikan aku kaya di hadapan-Mu, bukan hanya penuh di lumbungku. Amin.

Invitatorium

SENIN I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menghadap wajah Tuhan dengan lagu syukur.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menghadap wajah Tuhan dengan lagu syukur.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Sabtu dalam Pekan Biasa, Peringatan Santo Yohanes de Brébeuf dan Ishak Jogues, Imam, dan Para Sahabat, Martir

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Lihatlah! Mengelilingi takhta, barisan mulia,

Para kudus dalam jutaan tak terhitung berdiri;

Dari setiap lidah ditebus bagi Allah,

Berpakaian jubah yang dicuci dalam darah,

Alleluya.
Melalui kesengsaraan besar mereka datang;

Mereka memikul salib, menghina rasa malu;

Dari segala jerih payah mereka kini beristirahat,

Dalam kemuliaan abadi Allah diberkati,

Alleluya.
Mereka melihat Juruselamat mereka muka dengan muka;

Dan menyanyikan kemenangan rahmat-Nya;

Dia siang dan malam, mereka tak henti memuji,

Kepada-Nya mereka menaikkan syukur yang nyaring,

Alleluya.
“Layaklah Anak Domba, yang disembelih bagi orang berdosa,

Untuk hidup dan memerintah sepanjang masa;

Engkau telah menebus kami dengan darah-Mu,

Dan menjadikan kami raja dan imam bagi Allah.”

Alleluya.
Oh, semoga kami menapaki jalan suci

Yang dilalui para kudus dan martir suci;

Berjuang sampai akhir perjuangan mulia,

Dan memenangkan, seperti mereka, mahkota kehidupan,

Alleluya.

PSALMODI

Ant. 1 Tuhan memanggil langit dan bumi untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.

Mazmur 50

Cinta sejati akan Allah

Aku datang bukan untuk meniadakan hukum Taurat, melainkan untuk menggenapinya (lihat Matius 5:17).

I
Allah segala allah, Tuhan,

telah berfirman dan memanggil bumi,

dari terbitnya matahari sampai terbenamnya.

Dari keindahan sempurna Sion Ia bersinar.
Allah kita datang, Ia tidak berdiam diri lagi.
Di hadapan-Nya api melahap,

di sekeliling-Nya badai mengamuk.

Ia memanggil langit dan bumi

untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.
“Panggillah di hadapan-Ku umat-Ku

yang mengadakan perjanjian dengan-Ku dengan kurban.”

Langit memberitakan keadilan-Nya,

sebab Allah sendiri adalah hakim.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Tuhan memanggil langit dan bumi untuk menyaksikan penghakiman-Nya atas umat-Nya.

Ant. 2 Datanglah kepada-Ku dalam kesesakanmu, dan Aku akan menyelamatkan engkau.

II
“Dengarlah, umat-Ku, Aku akan berbicara;

Israel, Aku akan bersaksi melawan engkau,

sebab Akulah Allah, Allahmu.

Aku menuduh engkau, mengajukan tuduhan di hadapanmu.
Aku tidak menemukan kesalahan pada kurban-kurbanmu,

persembahan-persembahanmu selalu di hadapan-Ku.

Aku tidak meminta lebih banyak lembu jantan dari peternakanmu,

pun tidak kambing dari antara kawananmu.
Sebab Aku memiliki semua binatang hutan,

binatang-binatang dalam ribuan di bukit-bukit-Ku.

Aku mengenal semua burung di langit,

segala yang bergerak di padang adalah milik-Ku.
Jika Aku lapar, Aku tidak akan memberitahumu,

sebab Aku memiliki dunia dan segala isinya.

Apakah engkau berpikir Aku makan daging lembu,

atau minum darah kambing?
Persembahkanlah kurban syukurmu kepada Allah

dan bayarlah nazar-nazarmu kepada-Nya.

Panggillah Aku pada hari kesesakan.

Aku akan membebaskan engkau dan engkau akan menghormati Aku.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Datanglah kepada-Ku dalam kesesakanmu, dan Aku akan menyelamatkan engkau.

Ant. 3 Kurban pujian akan memuliakan Aku.

III
Tetapi Allah berfirman kepada orang fasik:
“Tetapi bagaimana engkau dapat mengucapkan perintah-perintah-Ku

dan mengucapkan perjanjian-Ku dengan bibirmu,

engkau yang menghina hukum-Ku

dan membuang firman-Ku ke angin,
engkau yang melihat pencuri dan pergi bersamanya;

yang bersekutu dengan pezina,

yang melepaskan mulutmu untuk kejahatan

dan yang lidahnya merencanakan kejahatan,
engkau yang duduk dan memfitnah saudaramu

dan memfitnah anak ibumu sendiri.

Engkau melakukan ini, dan haruskah Aku berdiam diri?

Apakah engkau berpikir bahwa Aku sama denganmu?
Perhatikanlah ini, engkau yang tidak pernah memikirkan Allah,

jangan sampai Aku menangkapmu dan engkau tidak dapat melarikan diri;

kurban syukur menghormati Aku

dan Aku akan menunjukkan keselamatan Allah kepada orang yang jujur.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa, karena Yesus, hamba-Mu, menjadi taat sampai mati, kurban-Nya lebih besar dari semua kurban bakaran zaman dahulu. Terimalah kurban pujian yang kami persembahkan kepada-Mu melalui Dia dan semoga kami menunjukkan dampaknya dalam hidup kami dengan berusaha melakukan kehendak-Mu sampai seluruh hidup kami menjadi adorasi dalam Roh dan kebenaran.

Ant. Kurban pujian akan memuliakan Aku.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Roh kami merindukan Tuhan.

Dialah penolong dan pelindung kami.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari kitab nabi Maleakhi

3:1-24

Hari Tuhan
Demikianlah firman Tuhan Allah:

Lihat, Aku mengutus utusan-Ku

untuk mempersiapkan jalan di hadapan-Ku;

Dan tiba-tiba akan datang ke bait suci

Tuhan yang kamu cari,

Dan utusan perjanjian yang kamu inginkan.

Ya, Ia datang, firman Tuhan semesta alam.

Tetapi siapa yang akan tahan pada hari kedatangan-Nya?

Dan siapa yang dapat berdiri ketika Ia menampakkan diri?
Sebab Ia seperti api tukang pemurni,

atau seperti sabun tukang penatu.

Ia akan duduk memurnikan dan membersihkan ,

dan Ia akan memurnikan anak-anak Lewi,

Memurnikan mereka seperti emas atau seperti perak

supaya mereka mempersembahkan kurban yang layak kepada Tuhan.

Maka kurban Yehuda dan Yerusalem

akan menyenangkan Tuhan,

seperti pada zaman dahulu, seperti pada tahun-tahun yang lalu.
Aku akan mendekat kepadamu untuk penghakiman,

dan Aku akan cepat bersaksi

Melawan para tukang sihir, pezina, dan pembohong,

mereka yang menipu upah orang upahan,

Melawan mereka yang menipu janda dan yatim piatu;

mereka yang mengusir orang asing,

dan mereka yang tidak takut kepada-Ku, firman Tuhan semesta alam.
Sesungguhnya Aku, Tuhan, tidak berubah,

pun kamu tidak berhenti menjadi anak-anak Yakub.

Sejak zaman bapa-bapamu kamu telah menyimpang

dari ketetapan-ketetapan-Ku, dan tidak memeliharanya.

Kembalilah kepada-Ku, dan Aku akan kembali kepadamu,

firman Tuhan semesta alam.

Namun kamu berkata, “Bagaimana kami harus kembali?”

Beranikah seorang manusia merampok Allah? Namun kamu merampok Aku!

Dan kamu berkata, “Bagaimana kami merampok Engkau?”

Dalam persepuluhan dan dalam persembahan!

Kamu memang terkutuk,

sebab kamu, seluruh bangsa, merampok Aku.
Bawalah seluruh persepuluhan

ke dalam gudang,

Supaya ada makanan di rumah-Ku,

dan ujilah Aku dalam hal ini, firman Tuhan semesta alam:

Tidakkah Aku akan membukakan bagimu pintu-pintu air di langit,

untuk mencurahkan berkat kepadamu tanpa ukuran?

Demi kamu Aku akan melarang belalang

untuk merusak tanamanmu;

Dan pohon anggur di ladang tidak akan mandul,

firman Tuhan semesta alam.

Maka semua bangsa akan menyebutmu diberkati,

sebab kamu akan menjadi tanah yang menyenangkan,

firman Tuhan semesta alam.
Kamu telah menentang Aku dalam perkataan, firman Tuhan,

namun kamu bertanya, “Apa yang telah kami katakan melawan Engkau?”

Kamu telah berkata, “Sia-sia melayani Allah,

dan apa untungnya bagi kami memelihara perintah-Nya,

Dan berjalan dalam pakaian pertobatan

dengan rasa takut akan Tuhan semesta alam?

Sebaliknya kami harus menyebut orang sombong diberkati;

sebab memang orang jahat makmur,

dan bahkan mencobai Allah tanpa hukuman.”
Maka mereka yang takut akan Tuhan berbicara satu sama lain,

dan Tuhan mendengarkan dengan penuh perhatian;

Dan sebuah kitab catatan ditulis di hadapan-Nya

tentang mereka yang takut akan Tuhan dan percaya pada nama-Nya.

Dan mereka akan menjadi milik-Ku, firman Tuhan semesta alam,

milik-Ku yang istimewa, pada hari Aku bertindak.

Dan Aku akan berbelas kasihan kepada mereka,

seperti seorang manusia berbelas kasihan kepada anaknya yang melayaninya.

Maka kamu akan melihat lagi perbedaan

antara orang benar dan orang fasik;

Antara dia yang melayani Allah,

dan dia yang tidak melayani-Nya.
Sebab lihatlah, hari itu datang, menyala seperti perapian,

ketika semua orang sombong dan semua orang jahat akan menjadi jerami,

Dan hari yang datang itu akan membakar mereka,

tidak meninggalkan akar maupun cabang,

firman Tuhan semesta alam.
Tetapi bagi kamu yang takut akan nama-Ku, akan terbit

matahari keadilan dengan sinar penyembuhnya;

Dan kamu akan melompat-lompat seperti anak lembu keluar dari kandang

dan menginjak-injak orang fasik;

Mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu,

pada hari Aku bertindak, firman Tuhan semesta alam.
Ingatlah hukum Musa hamba-Ku,

yang Aku perintahkan kepadanya di Horeb,

Ketetapan-ketetapan dan peraturan-peraturan

untuk seluruh Israel.
Lihatlah, Aku akan mengutus kepadamu

Elia, nabi,

Sebelum hari Tuhan datang,

hari yang besar dan dahsyat,

Untuk membalikkan hati bapa-bapa kepada anak-anak mereka,

dan hati anak-anak kepada bapa-bapa mereka,

Jangan sampai Aku datang dan memukul

tanah dengan kutuk.

RESPONSORIUM Maleakhi 3:1; Lukas 1:76

Lihatlah, Aku mengutus utusan-Ku

untuk mempersiapkan jalan di hadapan-Ku.

Tuhan yang kamu cari akan masuk ke bait suci-Nya;

utusan perjanjian, yang kamu inginkan, akan datang.
Engkau, anakku, akan disebut nabi Yang Mahatinggi,

sebab engkau akan berjalan di hadapan Tuhan untuk mempersiapkan jalan-Nya.

Tuhan yang kamu cari akan masuk ke bait suci-Nya;

utusan perjanjian, yang kamu inginkan, akan datang.
Bacaan Kedua

Dari catatan rohani Santo Yohanes de Brebeuf, imam dan martir

Semoga aku mati hanya untuk-Mu, Yesus, yang dengan rela mati untukku
Sudah dua hari ini aku mengalami keinginan besar untuk menjadi martir dan menanggung semua siksaan yang diderita para martir.
Yesus, Tuhan dan Juruselamatku, apa yang dapat kuberikan kepada-Mu sebagai balasan atas segala kebaikan yang telah Engkau berikan kepadaku terlebih dahulu? Aku akan mengambil dari tangan-Mu cawan penderitaan-Mu dan menyerukan nama-Mu. Aku bersumpah di hadapan Bapa-Mu yang kekal dan Roh Kudus, di hadapan Bunda-Mu yang tersuci dan suaminya yang paling murni, di hadapan para malaikat, rasul, dan martir, di hadapan bapa-bapaku yang terberkati Santo Ignatius dan Santo Fransiskus Xaverius—sesungguhnya aku bersumpah kepada-Mu, Yesus Juruselamatku, bahwa sejauh aku memiliki kekuatan, aku tidak akan pernah gagal untuk menerima rahmat kemartiran, jika suatu hari Engkau dalam belas kasihan-Mu yang tak terbatas akan menawarkannya kepadaku, hamba-Mu yang paling tidak layak.
Aku mengikat diriku dengan cara ini sehingga selama sisa hidupku aku tidak akan memiliki izin atau kebebasan untuk menolak kesempatan untuk mati dan menumpahkan darahku untuk-Mu, kecuali pada suatu saat tertentu aku menganggap lebih cocok untuk kemuliaan-Mu untuk bertindak sebaliknya pada waktu itu. Selanjutnya, aku mengikat diriku pada ini sehingga, saat menerima pukulan kematian, aku akan menerimanya dari tangan-Mu dengan sukacita dan kegembiraan roh yang sepenuhnya. Karena alasan ini, Yesusku yang terkasih, dan karena sukacita yang meluap-luap yang menggerakkan aku, di sini dan sekarang aku mempersembahkan darah dan tubuh serta hidupku. Semoga aku mati hanya untuk-Mu, jika Engkau akan menganugerahkan rahmat ini kepadaku, karena Engkau dengan rela mati untukku. Biarkan aku hidup sedemikian rupa sehingga Engkau dapat menganugerahkan kepadaku karunia kematian yang bahagia seperti itu. Dengan cara ini, Allah dan Juruselamatku, aku akan mengambil dari tangan-Mu cawan penderitaan-Mu dan menyerukan nama-Mu: Yesus, Yesus, Yesus!
Allahku, aku sangat berduka karena Engkau tidak dikenal, bahwa di padang gurun yang biadab ini semua belum bertobat kepada-Mu, bahwa dosa belum diusir darinya. Allahku, bahkan jika semua siksaan brutal yang harus ditanggung oleh para tahanan di wilayah ini menimpa diriku, aku mempersembahkan diriku dengan sangat rela kepada mereka dan aku sendiri akan menanggung semuanya.

RESPONSORIUM Ibrani 11:33, 34, 39; Kebijaksanaan 3:5

Melalui iman para kudus menaklukkan kerajaan dan melakukan apa yang adil. Mereka memperoleh janji-janji dan kuat dalam pertempuran.

Mereka semua telah memperoleh persetujuan atas kesaksian iman mereka.
Allah menguji mereka, dan menemukan mereka layak bagi diri-Nya.

Mereka semua telah memperoleh persetujuan atas kesaksian iman mereka.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang memilih untuk menyatakan

harapan yang diberkati akan Kerajaan-Mu yang kekal

melalui jerih payah Santo Yohanes de Brebeuf,

Ishak Jogues dan para sahabat mereka

dan melalui penumpahan darah mereka,

dengan murah hati anugerahkanlah agar melalui perantaraan mereka

iman umat Kristiani semakin dikuatkan dari hari ke hari.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan memerintah bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Sumber cahaya mulia
Yang menerangi dunia
Malam Kauhentikan sudah
Kauterbitkan fajar cerah.

Engkaulah terang sejati
Melebihi matahari
Dasar lubuk hati kami
Kausinari Kauselami

Terangilah diri kami
Ya Bapa yang murah hati
Dengan rahmat dan kasihMu
Agar selamat selalu

Terpujilah Allah Bapa
Bersama Putra tercinta
Dalam ikatan Roh suci
Sepanjang seluruh hari. Amin.

Ant.1: KepadaMu aku berdoa, ya Tuhan; waktu pagi Engkau mendengarkan seruanku.

Mazmur 5,2-10. 12-13

Dengarkanlah kata-kataku, ya Tuhan,*
indahkanlah keluh kesahku.

Perhatikanlah permohonanku,*
ya rajaku dan Allahku.

KepadaMu aku berdoa, ya Tuhan,+
waktu pagi Engkau mendengar seruanku,*
sejak pagi aku mengharapkan belas-kasihMu.

Sebab Engkau bukan Allah yang berkenan akan kejahatan,*
orang jahat tidak boleh bertamu padaMu.

Orang berdosa tak dapat bertahan di hadapan pandanganMu,*
Engkau membenci orang yang melakukan kejahatan.

Pembohong Kaubinasakan,*
Engkau muak akan penumpah darah dan penipu.

Tetapi aku, berkat kasih setiaMu yang besar,*
akan masuk ke dalam rumahMu.

Aku sujud ke arah rumahMu yang kudus,*
penuh khidmat, ya Tuhanku.

Bimbinglah aku dengan setia, karena banyaklah lawanku,*
ratakanlah jalanMu di hadapanku.

Sungguh, tak ada yang jujur pada mulut mereka,*
batinnya penuh rencana busuk.

Tenggorokannya bagaikan kubur ternganga,*
lidah mereka licik merayu.

Tetapi orang yang berlindung padaMu akan bersukacita,*
dan bergembira selama-lamanya.

Karena lindunganMu bersukarialah,*
mereka yang mengasihi namaMu.

Sebab Engkau memberkati orang takwa, ya Tuhan,*
Engkau melingkupi mereka dengan perisai cintaMu.

Ant.1: KepadaMu aku berdoa, ya Tuhan, waktu pagi Engkau mendengarkan seruanku.

Ant.2: Kami memuji namaMu yang mulia, ya Allah.

1Taw 29,10-13

Terpujilah Engkau, ya Tuhan, selama-lamanya,*
Allah Israel, Allah leluhur kami.

Engkaulah, ya Tuhan, luhur dan perkasa,*
gemilang dan berseri semarak.

Sebab milikMulah langit dan bumi,+
bagiMulah kerajaan, ya Tuhan,*
Engkau unggul melampaui semua penguasa.

Kekayaan dan kemuliaan berasal dari padaMu,*
dan segalanya Kaukuasai.

Di tanganMulah kekuatan dan keperkasaan,*
segala yang jaya karya tanganMu.

Maka kini kami bersembah sujud, ya Allah,*
dan memuji namaMu yang mulia.

Ant.2: Kami memuji namaMu yang mulia, ya Allah.

Ant.3: Sujudlah kepada Tuhan dengan hormat dan khidmat.

Mazmur 28

Sampaikanlah kepada Tuhan, hai penghuni surga,*
sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kekuasaan.

Sampaikanlah kepada Tuhan kemuliaan namaNya,*
sujudlah kepadaNya dengan hormat dan khidmat.

Suara Tuhan di atas langit,*
Allah yang mulia bergemuruh di angkasa raya.

Suara Tuhan penuh kekuatan.*
suara Tuhan penuh semarak.

Suara Tuhan mematahkan pohon-pohon jati,*
Menumbangkan jati raksasa.

Suara Tuhan membuat gunung melonjak-lonjak bagaikan anak lembu,*
dan bukit bagaikan anak kuda.

Suara Tuhan meledakkan mata petir,*
dan menggetarkan padang gurun.

Suara Tuhan meggoyangkan pohon,*
merontokkan dedaunan hutan.

Maka dalam rumah Tuhan,*
semua berseru; Mulia! Mulia!

Tuhan bertakhta di surga,*
bersemayam sebagai raja selama-lamanya.

Tuhan memberikan kekuatan kepada umat,*
umat diberkatiNya dengan damai sejahtera.

Ant.3: Sujudlah kepada Tuhan dengan hormat dan khidmat.

Bacaan Singkat (2Tes 3,10b-13)

Jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan. Kami mendengar bahwa di antara kamu ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna. Orang-orang yang demikian kami peringatkan dan kami nasihati dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya tetap melakukan pekerjaannya dengan tenang, dan makan rezekinya sendiri. Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu berbuat baik.

Lagu Singkat

P: Terpujilah Tuhan,* Dari awal mula sampai selama-lamanya. U: Terpujilah. P: Sebab agunglah karya tanganNya. U: Dari awal mula sampai selama-lamanya. P: Kemuliaan. U: Terpujilah.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, Allah kita.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Terpujilah Tuhan, Allah kita.

Doa Permohonan

Marilah kita meluhurkan Kristus yang penuh rahmat dan Roh Kudus. Hendaklah kita dengan kepercayaan besar berdoa kepadaNya:
U: Berilah kami RohMu, ya Tuhan.
P: Anugerahilah kami suatu hari tanpa noda, penuh sukacita dan damai,* supaya kami nanti malam dapat memuji Engkau dengan hati gembira.
P: Semoga kemuliaanMu menyinari kami hari ini,* dan bimbinganMu menyuburkan usaha dan pekerjaan kami.
P: Tunjukkanlah seri wajahMu kepada kami,* dan lindungilah kami hari ini di jalan kebaikan dan damai.
P: Perhatikanlah semua orang yang menaruh harapan pada doa kami,* dan limpahilah mereka dengan kurnia rohani dan jasmani.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan, pangkal dan tujuan kegiatan kami, terangilah budi kami dalam merencanakan pekerjaan kami. Dampingilah kami dalam melaksanakannya dan berilah rahmatMu untuk menyelesaikannya dengan baik. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SENIN I SIANG

Madah

Engkau Tuhan raja mulya
Yang mengatur segalanya
Fajar pagi Kauterbitkan
Panas siang Kaukobarkan.

Padamkan api sengketa
Yang memisahkan sesama
Teguhkan s'mangat berpadu
Yang menyatukan sekutu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Mazmur 18B (19B)

Sabda Tuhan sempurna,*
menyegarkan jiwa.

Peraturan Tuhan teguh,*
membuat arif orang bersahaja.

Titah Tuhan tepat,*
menyenangkan hati.

Perintah Tuhan jelas,*
menerangi mata.

Hikmat Tuhan baik,*
tetap selamanya.

Keputusan Tuhan benar,*
adil selalu.

Lebih indah dari pada emas murni,*
lebih manis dari pada madu lebah.

Aku memperhatikan hukumMu,*
maka besarlah ganjaranku.

Siapa sadar akan pelanggarannya?*
Ampunilah dosa yang tak kusadari.

Lindungilah hambaMu terhadap keangkuhan,*
jangan aku dikuasai olehnya.

Maka hidupku suci,*
bebas dari pelanggaran besar.

Semoga Engkau berkenan akan ucapan mulutku,+
dan akan renungan hatiku di hadapanMu,*
ya Tuhan, padas dan penebusku.

Ant.1: Sabda Tuhan menyenangkan hati dan menerangi mata.

Ant.2: Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Mazmur 7 I

Ya Tuhan, Allahku, kepadaMu aku berlindung,*
selamatkan daku dari para pengejarku dan bebaskan daku.

Jangan sampai mereka menerkam aku seperti singa,*
dan menyeret aku, tanpa ada yang membebaskan.

Ya Tuhan, Allahku, jika aku bersalah,*
jika tanganku berbuat curang,

jika aku berbuat jahat terhadap kawan,*
atau merugikan lawan yang tak beralasan,

biarlah musuh mengejar dan menangkap aku,+
menginjak-injak hidupku ke tanah,*
melemparkan kemuliaanku ke dalam debu.

Bangkitlah, Tuhan, dalam kemurkaanMu,+
melawan amarah para penindasku,*
lindungilah aku dengan menjatuhkan hukuman.

Hendaklah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau,*
bertakhtalah dan rajailah mereka.

Engkaulah hakim segala bangsa,+
hakimilah aku sesuai dengan kejujuranku,*
dan menurut kesucian hatiku.

Semoga berakhirlah kejahatan orang berdosa,+
Teguhkanlah hati orang yang baik,*
ya Allah yang adil, yang menyelami lubuk hati.

Ant.2: Tuhan akan bangkit untuk merajai bangsa-bangsa dengan adil.

Ant.3: Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

Mazmur 7 II

Perisaiku ialah Allah,*
penyelamat orang yang tulus hati.

Allah itu hakim yang adil,*
amarahNya berkobar setiap hari.

Biar penindas mengasah pedang,*
melenturkan busur dan membidik;

namun bagi diri sendirilah ia menyiapkan senjata maut,*
dan menyalakan anak panahnya.

Ia mengandung kejahatan,*
ia hamil kelaliman dan melahirkan dusta.

Ia membuat lubang dan menggalinya,*
lalu terperosok sendiri ke dalamnya.

Begitulah kelaliman kembali kepada si jahat,*
dan kekerasan menimpa dia sendiri.

Aku bersyukur kepada Tuhan karena keadilanNya,*
dan bermazmur bagi nama Tuhan yang mahatinggi.

Ant.3: Allah hakim yang adil dan kuat, penyelamat orang yang tulus hati.

Bacaan singkat (Yak 1,19-20.26)

Hendaklah setiap orang cepat untuk mendengarkan, tetapi lambat untuk berbicara, dan juga lambat untuk marah. Sebab manusia yang marah tidak dapat berlaku baik di hadapan Allah. Kalau seorang menganggap diri saleh, tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu diri sendiri, dan kesalehannya hampa belaka.

P: Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu.
U: Mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Doa Penutup

Allah, Engkaulah Tuhan panenan dan pemelihara kebun anggur, Engkau membagikan tugas dan memberi balas jasa. Semoga kami bekerja keras sepanjang hari dan tidak bersungut-sungut melawan keputusanMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

SENIN I SORE

Madah

Allah pencipta semesta
Yang mengatur segalanya
Siang Kauhiasi terang
Malam Kaujadikan tenang.

S'moga istirahat kami
Membuat kuat kembali
Jiwa raga yang tertekan
Oleh beban pekerjaan.

Hari mengayunkan langkah
Malam mendekatlah sudah
Kami menyanyikan lagu
Untuk bersyukur padaMu.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Tuhan memperhatikan orang miskin.

Mazmur 10

Pada Tuhan aku berlindung: mengapa Engkau berkata kepadaku,*
"Terbanglah ke gunung bagaikan burung!

Sebab dari tempat yang gelap orang jahat merentangkan busur,+
memasang anak panah pada talinya,*
untuk memanah orang yang tulus hati.

Kalau hilang segala pegangan,*
apa daya orang benar?"

Tuhan ada di dalam baitNya yang kudus,*
Tuhan bertakhta di surga.

PandanganNya selalu mengamat-amati,*
sorotan mataNya menguji manusia.

Tuhan menguji orang yang benar dan yang jahat,*
Ia membenci mereka yang mencintai kelaliman.

Dengan api dan belerang dihujaniNya penjahat,*
dihanguskanNya mereka dengan angin panas.

Sebab Tuhan adil, Ia mengasihi keadilan,*
Ia memandang orang benar.

Ant.1: Tuhan memperhatikan orang miskin.

Ant.2: Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Mazmur 14

Tuhan, siapa boleh menumpang di kemahMu,*
siapa boleh tinggal di gunungMu yang suci?

Yaitu orang yang hidup tanpa cela dan berlaku jujur,+
yang berkata benar dalam hatinya,*
dan tidak memfitnah dengan lidahnya.

Yang tidak berbuat jahat terhadap saudaranya,*
tidak mendatangkan nista kepada sesama.

Yang menjauhi orang berdosa,*
dan memberi hormat kepada yang takwa.

Yang berpegang pada sumpah, meskipun rugi,*
tidak meminjamkan uang dengan makan riba.

Yang tak mau memungut uang suap,*
untuk merugikan orang tak bersalah.

Barang siapa berbuat demikian,*
tidak akan goyah selama-lamanya.

Ant.2: Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Ant.3: Allah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Ef 1,3-10

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus,+
yang telah memberkati kita dalam Kristus,*
dengan segala berkat rohani di surga.

Sebab dalam Kristus, Allah telah memilih kita,+
sebelum menciptakan jagat raya,*
supaya kita kudus dan tak bercela di hadapanNya.

Dengan cinta, Allah telah menentukan kita menjadi puteraNya,+
dengan perantaraan Yesus Kristus,*
karena kerelaan kehendakNya.

Supaya terpujilah rahmatNya yang mulia,+
yang dianugerahkanNya kepada kita,*
dalam Putera yang dikasihiNya.

Dalam Kristus, kita telah memperoleh penebusan berkat darahNya,+
yaitu pengampunan atas segala pelanggaran kita,*
menurut kekayaan rahmatNya yang dilimpahkanNya kepada kita.

Dengan segala hikmat dan kebijaksanaan,+
Allah telah menyatakan rencana kehendakNya kepada kita,*
Sekadar kerelaan yang diikhtiarkanNya dalam Kristus sejak dahulu.

Untuk menggenapkan segala jaman,+
yaitu menyatukan segala sesuatu di surga dan di bumi,*
dalam diri Kristus sebagai kepala.

Ant.3: Allah memilih kita menjadi anakNya dengan perantaraan PuteraNya.

Bacaan Singkat (Kol 1,9b-11)

Semoga kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna. Maka hidupmu akan layak di hadapanNya dan berkenan kepadaNya dalam segala hal. Kamu akan menghasilkan buah dalam segala pekerjaan baik, dan bertumbuh dalam pengetahuan sejati tentang Allah. Kamu akan diperkuat dengan segala kekuatan seturut daya kemuliaan Allah untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar penuh sukacita.

Lagu Singkat

P: Sembuhkanlah jiwaku,* Sebab aku telah berdosa. U: Sembuhkanlah. P: Aku berkata: Tuhan, kasihanilah aku. U: Sebab aku telah berdosa. P: Kemuliaan. U: Sembuhkanlah.

Ant. Kidung: Aku mengagungkan Tuhan, sebab Allah memperhatikan daku, hambaNya yang hina ini.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant. Kidung: Aku mengagungkan Tuhan, sebab Allah memperhatikan daku, hambaNya yang hina ini.

Doa Permohonan

Allah sudah mengikat perjanjian abadi dengan umatNya, dan Ia tidak berhenti berbuat baik terhadap kita. Sebab itu marilah kita berterimakasih kepadaNya, dan penuh kepercayaan berdoa:
U: Peliharalah umatMu, ya Tuhan.
P: Selamatkanlah umatMu, ya Tuhan,* dan berkatilah milik pusakaMu.
P: Satukanlah semua orang kristen,* supaya dunia percaya kepada Kristus yang telah Kauutus.
P: Limpahkanlah rahmatMu kepada kaum kerabat dan sanak saudara kami,* supaya mereka menyerahkan diri kepada Kristus.
P: Tunjukkanlah cinta kasihMu kepada semua orang yang berada dalam sakrat maut,* supaya mereka melihat keselamatanMu.
P: Rahimilah kiranya semua orang mati,* dan satukanlah mereka dengan para kudus yang beristirahat dalam Kristus.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Tuhan, kami mengagungkan Dikau dalam ibadat sore ini. Engkau telah memperhatikan Maria, hambaMu yang hina dina itu untuk menyelamatkan kami. Maka angkatlah kami juga, supaya menikmati kepenuhan penebusanMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SENIN

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Perliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tukanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo-Santa

Pesta Kedelapan Martir Kanada

Sekitar pertengahan abad ke-17, Amerika Utara, yang kini lazim disebut Kanada, menjadi salah satu wilayah misi imam-imam misionaris Serikat Yesus. Ketika itu penduduk asli Indian yang masih kafir dan liar bertebaran mendiami tepi beberapa danau besar yang ada di sana. Wilayah itu sangat luas dan menakutkan karena lebat sekali hutannya. Di situlah enam orang misionaris Yesuit didampingi dua rasul awam asal Prancis merintis karya pewartaan iman Kristen. Mereka itu ialah P. Jean de Brebeuf SJ, P. Gabriel Lalement SJ, P. Charles Garnier SJ, P. Anto nine Daniel SJ, P. Noel Chabanel SJ, P: Isak Joques SJ, Rene Goupil dan Jean de la Lande.

Kedelapan misionaris ini berkarya di antara orang-orang suku Huron yang mendiami wilayah sekitar danau Huron. Orang-orang Huron ini sering kejangkitan wabah pes, menderita kelaparan dan terus-menerus mendapat serangan dari orang-orang suku Irokes yang sangat ganas dan suka berperang. Mulanya orang-orang Huron berencana jahat terhadap Pater de Brebeuf. Ketika beliau mengunjungi rnereka, para dukun menghasut orang-orang Huron lainnya supaya membunuh Pater de Brebeuf. Maksud jahat mereka diketahui oleh Pater de Brebeuf. Maka beliau justru mengundang mereka untuk makan bersama. Ia tidak gentar, malah sebaliknya berterimakasih karena mereka segera ingin mengirimnya dengan cepat ke surga. Karena keberanian dan kebaikan hatinya, Pater de Brebeuf tidak jadi dibunuh. Ia sebaliknya dibantu dalam karyanya, antara lain membangun 'Benteng Santa Maria', gereja dan rumah sakit. Ia dianggap sebagai bapa dan guru mereka.

Orang-orang suku Irokes merasa irihati dan marah melihat kemajuan orang-orang suku Huron. Mereka mencari kesempatan baik untuk melenyapkan nyawa misionaris-misionaris itu. Kesempatan baik itu datang pada suatu hari di bulan Maret 1649. Pater de Brebeuf bersama Pater Gabriel Lalement ditangkap oleh orang-orang Irokes yang sedang berpatroli. Mereka dipukul sampai pingsan dan kuku-kuku jari mereka dicabut. Kedua imam ini tidak mengeluh, bahkan sebaliknya berdoa dan menguatkan hati orang-orang Huron yang ditangkap bersama mereka. Ketika salah seorang Irokes mendengar kata-kata doa kedua imam itu, ia mengambil air yang telah mendidih dan menuangkannya ke atas kepala Pater de Brebeuf sambil mengolok-oloknya: "Cepatlah ke surga! Sekarang kamu telah saya baptis baik-baik." Seorang Irokes lain mengambil obor dan membakar ketiak kedua imam itu. Karena Pater de Brebeuf terus-menerus menegur para penyiksa supaya ingat akan pengadilan ilahi, mereka malah semakin bengis dan beramai-ramai memotong lidahnya, mengiris daging dari tubuhnya, memanggang dan memakannya. Mereka berteriak-teriak: "Kami temanmu, karena itu kami menyiksamu supaya masuk surgamu!" Mereka mengambil lagi jantungnya untuk dimakan dan meminum darahnya supaya menjadi berani seperti imam itu.

Bulan Desember tahun 1649, kepala Pater Charles Garnier SJ dipecahkan dengan Tomahawk ketika ia sedang membantu orang Huron yang hampir mati. Demikian juga Pater Antonine Daniel SJ mati sebagai martir pada tahun 1648 oleh anak panah orang-orang suku Irokes. Sedangkan Pater Noel Chabanel SJ dibunuh di benteng pengungsian Santo Yosef oleh seorang suku Huron yang murtad.

Pater Isaiz Joques SJ bersama dua orang awam pembantunya, yaitu Rene Goupil dan Jean de la Lande dibunuh di tempat yang sekarang di kenal sebagai tempat ziarah Santa Maria di Auriesville, New York, Amerika Serikat. Mulanya Pater Isak didampingi oleh Rene Goupil, seorang bekas frater Yesuit, dan sekarang menjadi sukarelawan awam di tanah misi sebagai dokter. Rene Goupil dibunuh pada tahun 1642 karena memberkati anak-anak suku Huron dengan tanda salib. Ketika itu pun Pater Isak ditangkap. Kuku mereka dicabut dan darah yang mengucur dari jari mereka dihisap oleh penyiksa Indian itu. Anak-anak menusuk-nusukkan potongan kayu membara ke tubuh dua misionaris itu. Yang dibunuh pada waktu itu hanyalah Rene Goupil, sedangkan Pater Isak dipaksa menjadi budak mereka selama 13 bulan. Pater Isak kemudian berhasil meloloskan diri. Melalui New York, ia pulang ke Prancis. Setengah tahun kemudian, ia kembali ke Kanada bersama Jean de la Lande. Tapi nasib sial telah menanti mereka. Keduanya dibunuh oleh orang-orang Indian pada bulan September 1464 karena dianggap sebagai pembawa sial kegagalan panen tahun itu.

Pater Isak adalah imam Katolik pertama yang masuk Amsterdam Baru (kini New York). Dialah yang menemukan danau George dan dikenal sebagai orang pertama yang melayari seluruh sungai Hudson. Pada tahun 1939, negara bagian New York mendirikan sebuah patung besar di tepi danau George untuk menghormati Isak Joques.

Santo Paulus dari Salib

Pengaku Iman

"Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikuti Aku. . ." (Luk 9:23) Kata-kata Yesus ini dihayati benar-benar oleh Santo Paulus dari Salib dan menjadi spiritualitas dasar dari tarekat religius. yang didirikannya: Ordo Passionis. Salib dan peristiwa sengsara Yesus menjadi semangat hidup dan landasan karya dari tarekat misionaris ini.

Paulus Fransiskus - demikian nama kecil Santo Paulus dari Salib - lahir di Ovada, Genoa, Italia Utara pada tanggal 3 Januari 1694. Beliau adalah anak kedua dari 16 orang anak Lukas Danei, seorang pedagang kain yang kaya raya. Ayah dan ibunya dikenal sangat baik dan menjadi teladan bagi keluarga-keluarga Kristen di Ovada. Di bawah bimbingan orangtuanya, Paulus bertumbuh dewasa menjadi seorang yang beriman teguh. Cara hidupnya di kemudian hari sebagai seorang orang kudus - kiranya sudah ditempa ibunya semenjak kecil. Semenjak kecil ia sudah diarahkan ibunya untuk menghayati penderitaan Kristus. Apabila ia menangis karena luka-luka kecil di badannya, ibunya selalu mengatakan bahwa Yesus dahulu menderita luka-luka yang jauh lebih berat.

Ketika berusia 15 tahun, ia terpaksa, berhenti sekolah karena harus membantu ayahnya dalam usaha dagang mereka. Waktu-waktu luang biasanya dimanfaatkannya untuk berdoa. Kemudian pengalaman rohaninya itu mendorong dia membentuk sebuah perkumpulan doa untuk para pemuda. Pada usia 20 tahun, ia menjadi tentara sukarelawan dalam peperangan melawan tentara-tentara Turki. Namun tak lama kemudian ia keluar lagi dari dinas ketentaraan itu, karena merasa bahwa itu bukanlah panggilan hidupnya. Lalu ia lebih banyak berdoa dan bermatiraga.

Pada tahun 1720, ia mengalami penampakan ajaib: selembar jubah hitam yang di bagian dadanya tertera nama Yesus dengan huruf putih dan sebuah salib. Penampakan ajaib itu terjadi tiga kali. Pada penampakan ketiga, Bunda Maria berpesan supaya ia mendirikan sebuah tarekat religius yang khusus untuk menghayati Sengsara Kristus dan memajukan kebaktian padanya. Anggota-anggota tarekat itu harus berpakaian seperti yang tampak dalam penglihatan di atas.

Paulus melaporkan semua kejadian ajaib itu kepada uskup. Dan setelah diadakan penyelidikan mendalam atas kejadian-kejadian itu, ia diizinkan uskup untuk mendirikan tarekat itu. Paulus mulai mendirikan tarekatnya di Castellazo pada tanggal 20 Nopember 1720. Ia sendiri mulai mengganti namanya menjadi Paulus dari Salib. Pengikutnya yang pertama ialah adik kandungnya sendiri, Yohanes Baptis. Beberapa pemuda lain meninggalkan dia karena tidak bisa tahan hidup tapa seperti yang dituntut. Kemudian bersama adiknya, Paulus pergi ke Monte Argentaro untuk berdoa dan bertapa.

Pada tahun 1727 Paulus ditahbiskan menjadi imam. Ia ternyata menjadi seorang pengkotbah yang disukai umat. Biaranya yang pertama didirikannya di Monte Argentaro. Setelah lama berjuang untuk mewujudkan pesan Bunda Maria, tarekatnya diakui sah oleh Takhta Suci. Setelah itu Paulus giat mendirikan biaranya di berbagai tempat. Ia sendiri mendirikan 11 buah biara. Selain tarekat untuk para imam, Paulus pun mendirikan Tarekat Suster-suster Passionis pada tahun 1771. Semuanya dikerjakan di bawah bimbingan Allah. Ia wafat pada tanggal18 Oktober 1775 di Roma.

Santo Petrus dari Alkantara

Pengaku Iman

Pedro Garavito - demikian nama kecil Santo Petrus Alkantara - lahir pada tahun 1499 di Alkantara, Spanyol dekat perbatasan Portugal. Ayahnya menjabat sebagai gubernur dan ahli di bidang hukum. Ia cerdas sekali dan semenjak masa mudanya, ia banyak mengalami karunia-karunia Allah yang istimewa. Ia suka berdoa berjam-jam di rumah dan di gereja. Pernah suatu hari ibunya mencari-cari dia di berbagai sudut kota di antara kawan-kawannya namun tidak menemukannya. Lalu ia pergi ke gereja dan di sana ia menemukan Pedro sedang dalam keadaan ekstase di hadapan Sakramen Mahakudus. Ia. bukan seorang pemuda pengkhayal. Ia rajin sekali bekerja. Di sekolah ia dikenal cerdas. Orangtuanya mencita-citakan pangkat duniawi yang tinggi baginya, namun dia sendiri memprotes. "Terserahlah kepada Tuhan, Apa yang dikehendakiNya dari padaku!" katanya.

Ketertarikannya pada cara hidup bakti hanya kepada Tuhan berawal dari pengalamannya di gereja paroki. Di sana ia melihat dua orang biarawan berpakaian jubah kasar berwarna coklat tua tanpa mengenakan alas kaki. Mereka itu biarawan-biarawan dari tarekat Saudara-saudara Dina Fransiskus. Melihat mereka, ia tergugah dan tergerak untuk berbincang-bincang dengan biarawan-biarawan dina itu. Sejak itu, tanpa sepengetahuan orang-tuanya dan tanpa kembali lagi ke rumah, ia meninggalkan segala.-galanya dan secara diam-diam masuk Novisiat Tarekat Saudara-saudara Dina Fransiskus.

Tarekat ini menghayati suatu tata tertib hidup yang keras. Baginya hal itu bukanlah masalah karena hidup yang keras itu justru telah menjadi cita-citanya. Kepadanya dipercayakan tugas berikut: menjaga pintu biara, menjadi koster dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga biara lainnya. Banyak waktunya dia manfaatkan untuk berdoa. Lama-kelamaan ia semakin berkembang dalam kehidupan rohani.

Mulanya ia tidak mau ditahbiskan menjadi imam, namun atas desakan atasannya ia akhirnya mau juga menerima tahbisau imamat itu. Ia kemudian menjadi terang bagi sesamanya dalam hal kebajikan-kebajikan Kristiani. Kesungguhannya di dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai imam serta kesalehan hidupnya membuat dia mampu membimbing banyak orang kembali ke jalan Tuhan. Pada umurnya 39 tahun, ia dipilih rekan-rekannya menjadi Provinsial Ordonya. Dalam jabatannya ini, ia mengadakan pembaharuan dalam tarekatnya: para biarawan dibagi-bagi dalam kelompok-kelompok kecil sehingga dapat benar-benar secara pribadi menghayati semangat kesederhanaan dan kemiskinan. Mereka tidak bersepatu, pantang daging dan tidak minum anggur. Kewajiban mereka ialah banyak berdoa dan bersamadi. Ia sendiri menjadi teladan dalam pelaksanaan cara hidup. demikian. Kepada rekan-rekannya ia berkata: "Kalau kita mau mentobatkan orang lain, kita harus terlebih dahulu bertobat. Susahnya ialah bahwa kita sekalian ingin memperbaiki orang lain tanpa pernah berusaha memperbaiki diri sendiri." Petrus mendukung usaha Santa Theresia dari Avilla dalam usahanya membaharui ordonya. Ia menulis uraian yang mendalam tentang doa dan meditasi yang mengalami 200 kali cetak ulang dan masih terus diterjemahkan hingga sekarang. Karena cara hidupnya dan berbagai karyanya, ia sudah disebut 'kudus' oleh Santa Theresia dari Avilla selagi ia masih hidup. Ia meninggal dunia pada tahun 1562 dalam usia 63 tahun.