Minggu, 13 April 2031

Paskah Kebangkitan Tuhan

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Kisah Para Rasul 10:34a,37-43

Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. Kamu tahu tentang segala sesuatu yang terjadi di seluruh tanah Yudea, mulai dari Galilea, sesudah baptisan yang diberitakan oleh Yohanes, yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia. Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu yang diperbuat-Nya di tanah Yudea maupun di Yerusalem; dan mereka telah membunuh Dia dan menggantung Dia pada kayu salib. Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga, dan Allah berkenan, bahwa Ia menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah, yaitu kepada kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari antara orang mati. Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya."

Mazmur Tanggapan Mazmur 118:1-2,16-17,22-23

Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
Biarlah Israel berkata: "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"
tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"
Aku tidak akan mati, tetapi hidup, dan aku akan menceritakan perbuatan-perbuatan TUHAN.
Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru.
Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan ajaib di mata kita.

Bacaan Kedua Kolose 3:1-4

Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamupun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Bacaan Injil Yohanes 20:1-9

Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur. Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: "Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan." Maka berangkatlah Petrus dan murid yang lain itu ke kubur. Keduanya berlari bersama-sama, tetapi murid yang lain itu berlari lebih cepat dari pada Petrus sehingga lebih dahulu sampai di kubur. Ia menjenguk ke dalam, dan melihat kain kapan terletak di tanah; akan tetapi ia tidak masuk ke dalam. Maka datanglah Simon Petrus juga menyusul dia dan masuk ke dalam kubur itu. Ia melihat kain kapan terletak di tanah, sedang kain peluh yang tadinya ada di kepala Yesus tidak terletak dekat kain kapan itu, tetapi agak di samping di tempat yang lain dan sudah tergulung. Maka masuklah juga murid yang lain, yang lebih dahulu sampai di kubur itu dan ia melihatnya dan percaya. Sebab selama itu mereka belum mengerti isi Kitab Suci yang mengatakan, bahwa Ia harus bangkit dari antara orang mati.

Renungan

Diringkas dalam Satu Kalimat

Kalau seseorang meninggal, di batu nisannya hanya muat beberapa kata. Seluruh hidup, dengan segala suka dan dukanya, harus diringkas dalam satu kalimat pendek. Itu latihan yang menakutkan. Seandainya hidup kita harus dirangkum dalam satu baris saja, kira-kira apa yang akan tertulis di sana?

Hari ini, di pagi Paskah, Petrus berdiri dan meringkas seluruh hidup Yesus dalam satu kalimat yang sederhana. Ia berkata tentang Yesus dari Nazaret, 'Dia berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis.' Itulah ringkasan hidup Tuhan. Bukan daftar mukjizat yang panjang, bukan gelar yang megah. Ia berjalan berkeliling, dan di mana pun Ia lewat, Ia berbuat baik.

Lalu Petrus melanjutkan pada bagian yang mengubah segalanya. Mereka telah membunuh Dia dan menggantung Dia pada kayu salib, tetapi Yesus itu telah dibangkitkan Allah pada hari yang ketiga. Di sinilah letak kabar Paskah. Allah membangkitkan justru Dia yang seumur hidup berbuat baik lalu dibunuh. Kebangkitan adalah cara Allah berkata Amin atas hidup yang penuh kebaikan itu. Seolah Bapa berkata, jalan yang ditempuh Anak-Ku ini benar, maka maut tidak berhak menahan-Nya.

Injil hari ini melukiskan pagi yang sibuk. Maria Magdalena berlari, Petrus dan murid yang lain berlari, kubur ditemukan kosong. Belum ada yang benar-benar mengerti. Tetapi kubur yang kosong itu adalah tanda bahwa hidup yang baik tidak berakhir sia-sia di dalam tanah. Ia dibangkitkan.

Rasul Paulus menarik akibatnya sampai kepada kita. 'Kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas.' Kebangkitan bukan hanya peristiwa yang terjadi pada Yesus dua ribu tahun lalu. Ia menjadi arah baru bagi hidup kita. Kepala kita diangkat, pandangan kita diarahkan ke atas, dan langkah kita, seperti langkah Guru kita, diajak berkeliling sambil berbuat baik.

Sebab pada akhirnya, ringkasan hidup Yesus itu juga menjadi undangan. Bukan mustahil kalimat yang sama tertulis atas hidup kita, bahwa kita pun pernah berjalan di dunia ini sambil berbuat baik, karena kita percaya bahwa maut bukan kata terakhir.

Perhatikan juga bahwa Petrus menyebut para saksi sebagai orang yang makan dan minum bersama Yesus sesudah Ia bangkit. Sekali lagi hal sederhana menjadi bukti. Bukan penglihatan yang megah, melainkan meja makan bersama. Kebangkitan itu nyata, sampai bisa dibagikan dalam sepiring makanan.

Bila hidup kita diringkas hari ini, adakah kata berbuat baik cukup pantas ada di dalamnya?

Tuhan yang bangkit, jadikan hidupku sebuah perjalanan berbuat baik, sebab aku percaya Engkau telah mengalahkan maut. Aleluya, Amin.

Invitatorium

HARI RAYA PASKA PAGI

Pembukaan

Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku."

Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.

Ibadat Bacaan

MINGGU PASKAH

Permulaan Masa Paskah
Ibadat Bacaan
Vigili Paskah menggantikan Ibadat Bacaan. Oleh karena itu, mereka yang tidak ikut serta dalam Vigili Paskah hendaknya membaca sekurang-kurangnya empat bacaan dengan kidung, mazmur, dan doa dari Vigili Paskah. Mereka dapat memilih empat bacaan yang diutamakan berikut ini.
Ibadat Minggu Paskah dimulai dengan bacaan pertama.

BACAAN PERTAMA

Dari Kitab Keluaran

14:15—15:1a

Orang Israel berjalan melalui laut di tanah kering
Tuhan berfirman kepada Musa, “Mengapa engkau berseru kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel untuk maju. Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan, dengan tangan terulur di atas laut, belahlah laut menjadi dua, agar orang Israel dapat melewatinya di tanah kering. Tetapi Aku akan mengeraskan hati orang Mesir sehingga mereka akan mengejar mereka. Kemudian Aku akan menerima kemuliaan melalui Firaun dan seluruh pasukannya, kereta-kereta dan para penunggang kudanya. Orang Mesir akan tahu bahwa Akulah Tuhan, ketika Aku menerima kemuliaan melalui Firaun dan kereta-kereta serta para penunggang kudanya.”
Malaikat Allah, yang telah memimpin perkemahan Israel, kini bergerak dan pergi ke belakang mereka. Tiang awan juga, meninggalkan bagian depan, mengambil tempat di belakang mereka, sehingga ia berada di antara perkemahan orang Mesir dan perkemahan Israel. Tetapi awan itu kini menjadi gelap, dan demikianlah malam berlalu tanpa perkemahan-perkemahan yang saling berhadapan itu mendekat sepanjang malam.
Kemudian Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan Tuhan menyapu laut dengan angin timur yang kuat sepanjang malam dan mengubahnya menjadi tanah kering. Ketika air itu terbagi, orang Israel berjalan ke tengah laut di tanah kering, dengan air seperti tembok di kanan dan kiri mereka.
Orang Mesir mengejar; semua kuda dan kereta serta para penunggang kuda Firaun mengejar mereka sampai ke tengah laut. Pada jaga malam sesaat sebelum fajar, Tuhan melemparkan pandangan melalui tiang awan berapi kepada pasukan Mesir yang membuat mereka panik; dan Ia begitu menyumbat roda-roda kereta mereka sehingga mereka hampir tidak dapat mengemudi. Dengan itu orang Mesir membunyikan tanda mundur di hadapan Israel, karena Tuhan berperang untuk mereka melawan orang Mesir.
Kemudian Tuhan berfirman kepada Musa, “Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, agar air itu mengalir kembali menutupi orang Mesir, kereta-kereta dan para penunggang kuda mereka.” Maka Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan pada waktu fajar laut itu mengalir kembali ke kedalaman normalnya. Orang Mesir melarikan diri langsung menuju laut, ketika Tuhan melemparkan mereka ke tengahnya. Ketika air mengalir kembali, ia menutupi kereta-kereta dan para penunggang kuda seluruh pasukan Firaun yang telah mengikuti orang Israel ke laut. Tidak seorang pun dari mereka yang luput. Tetapi orang Israel telah berjalan di tanah kering melalui tengah laut, dengan air seperti tembok di kanan dan kiri mereka.
Demikianlah Tuhan menyelamatkan Israel pada hari itu dari kekuasaan orang Mesir. Ketika Israel melihat orang Mesir tergeletak mati di tepi laut dan menyaksikan kuasa besar yang telah ditunjukkan Tuhan terhadap orang Mesir, mereka takut akan Tuhan dan percaya kepada-Nya dan kepada hamba-Nya Musa.
Kemudian Musa dan orang Israel menyanyikan lagu ini kepada Tuhan:

Ant. Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan; Ia telah menyelimuti Diri-Nya dengan kemuliaan.

Kidung – Keluaran 15:1-6, 17-18
Aku akan bernyanyi bagi Tuhan, sebab Ia jaya mulia;

kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke laut.

Tuhan adalah kekuatanku dan nyanyianku,

Ia telah menjadi keselamatanku.

Ia Allahku, aku memuji-Nya;

Allah bapaku, aku memuliakan-Nya.

Ant. Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan; Ia telah menyelimuti Diri-Nya dengan kemuliaan.

Tuhan adalah pahlawan perang,

Tuhan adalah nama-Nya!

Kereta-kereta Firaun dan pasukannya dilemparkan-Nya ke laut;

para perwira pilihannya tenggelam di Laut Merah.

Ant. Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan; Ia telah menyelimuti Diri-Nya dengan kemuliaan.

Air bah menutupi mereka,

mereka tenggelam ke kedalaman seperti batu.

Tangan kanan-Mu, ya Tuhan, agung dalam kuasa,

tangan kanan-Mu, ya Tuhan, telah menghancurkan musuh.

Ant. Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan; Ia telah menyelimuti Diri-Nya dengan kemuliaan.

Dan Engkau membawa mereka masuk dan menanam mereka di

gunung warisan-Mu—

tempat di mana Engkau mendirikan takhta-Mu, ya Tuhan,

tempat kudus, ya Tuhan, yang tangan-Mu dirikan.

Tuhan akan memerintah selama-lamanya.

Ant. Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan; Ia telah menyelimuti Diri-Nya dengan kemuliaan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.

Ant. Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan; Ia telah menyelimuti Diri-Nya dengan kemuliaan.

Doa
Ya Allah, yang dengan terang Perjanjian Baru

telah membuka makna

keajaiban-keajaiban yang dikerjakan pada zaman dahulu,

sehingga Laut Merah melambangkan bejana suci

dan bangsa yang dibebaskan dari perbudakan

melambangkan umat Kristiani,

kami mohon, berikanlah agar semua bangsa,

memperoleh hak istimewa Israel berdasarkan iman,

dilahirkan kembali dengan mengambil bagian dalam Roh-Mu.

Demi Kristus Tuhan kami.

Amin.

BACAAN KEDUA

Dari Kitab Nabi Yehezkiel

36:16-17a, 18-28

Aku akan mencurahkan air bersih ke atasmu, dan Aku akan memberimu hati yang baru
Firman Tuhan datang kepadaku, mengatakan: Anak manusia, ketika kaum Israel tinggal di tanah mereka, mereka menajiskannya dengan tingkah laku dan perbuatan mereka. Oleh karena itu Aku mencurahkan murka-Ku ke atas mereka (karena darah yang mereka tumpahkan di tanah, dan karena mereka menajiskannya dengan berhala-berhala). Aku menyebarkan mereka di antara bangsa-bangsa, menyebarkan mereka ke negeri-negeri asing; sesuai dengan tingkah laku dan perbuatan mereka Aku menghakimi mereka. Tetapi ketika mereka datang di antara bangsa-bangsa (ke mana pun mereka datang), mereka berfungsi untuk menajiskan nama-Ku yang kudus, karena dikatakan tentang mereka: “Ini adalah umat Tuhan, namun mereka harus meninggalkan tanah mereka.” Maka Aku telah menyesal karena nama-Ku yang kudus yang dinajiskan oleh kaum Israel di antara bangsa-bangsa tempat mereka datang.
Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Demikianlah firman Tuhan Allah: Bukan demi kamu Aku bertindak, kaum Israel, melainkan demi nama-Ku yang kudus, yang kamu najiskan di antara bangsa-bangsa tempat kamu datang. Aku akan membuktikan kekudusan nama-Ku yang besar, yang dinajiskan di antara bangsa-bangsa, di tengah-tengah mereka kamu telah menajiskannya. Demikianlah bangsa-bangsa akan tahu bahwa Akulah Tuhan, firman Tuhan Allah, ketika di hadapan mereka Aku membuktikan kekudusan-Ku melalui kamu.
Sebab Aku akan mengambil kamu dari antara bangsa-bangsa, mengumpulkan kamu dari semua negeri asing, dan membawa kamu kembali ke tanahmu sendiri. Aku akan memercikkan air bersih ke atasmu untuk membersihkan kamu dari semua kenajisanmu, dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan membersihkan kamu.
Aku akan memberimu hati yang baru dan menempatkan roh yang baru di dalammu, mengambil dari tubuhmu hati batumu dan memberimu hati yang alami. Aku akan menempatkan roh-Ku di dalammu dan membuatmu hidup sesuai dengan ketetapan-ketetapan-Ku, berhati-hati untuk mematuhi perintah-perintah-Ku. Kamu akan tinggal di tanah yang Aku berikan kepada nenek moyangmu; kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.

Ant. Seperti rusa yang merindukan aliran air, jiwaku merindukan Dikau, ya Allahku.

Mazmur 42:2-3, 5bcd; 43:3-4
Seperti rusa yang merindukan

aliran air,

demikianlah jiwaku merindukan

Dikau, ya Allahku.

Ant. Seperti rusa yang merindukan aliran air, jiwaku merindukan Dikau, ya Allahku.

Jiwaku haus akan Allah,

Allah kehidupanku;

kapan aku dapat masuk dan melihat

wajah Allah?

Ant. Seperti rusa yang merindukan aliran air, jiwaku merindukan Dikau, ya Allahku.

Hal-hal ini akan kuingat

saat aku mencurahkan jiwaku:

bagaimana aku akan memimpin kerumunan yang bersukacita

ke dalam rumah Allah,

di tengah seruan sukacita dan syukur,

kerumunan yang gembira.

Ant. Seperti rusa yang merindukan aliran air, jiwaku merindukan Dikau, ya Allahku.

Utuslah terang-Mu dan kebenaran-Mu;

biarlah ini menjadi penuntunku.

Biarlah mereka membawaku ke gunung-Mu yang kudus

ke tempat di mana Engkau berdiam.

Ant. Seperti rusa yang merindukan aliran air, jiwaku merindukan Dikau, ya Allahku.

Dan aku akan datang ke mezbah Allah,

Allah sukacitaku.

Penebusku, aku akan bersyukur kepada-Mu dengan harpa,

ya Allah, Allahku.

Ant. Seperti rusa yang merindukan aliran air, jiwaku merindukan Dikau, ya Allahku.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.

Ant. Seperti rusa yang merindukan aliran air, jiwaku merindukan Dikau, ya Allahku.

Doa
Ya Allah yang berkuasa tak berubah dan terang abadi,

pandanglah dengan belas kasihan misteri agung seluruh Gereja

dan dengan tenang selesaikanlah karya keselamatan manusia,

yang telah Engkau rencanakan sejak kekekalan;

semoga seluruh dunia mengetahui dan melihat

bahwa apa yang telah jatuh diangkat kembali,

apa yang telah usang dijadikan baru,

dan segala sesuatu dipulihkan ke keutuhannya melalui Kristus,

sebagaimana oleh-Nya segala sesuatu ada.

Yang hidup dan meraja untuk selama-lamanya.

Amin.

BACAAN KETIGA

Dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma

6:3-11

Kristus dibangkitkan dari antara orang mati dan tidak akan mati lagi
Tidakkah kamu tahu bahwa kita yang dibaptis dalam Kristus Yesus, dibaptis dalam kematian-Nya? Melalui baptisan dalam kematian-Nya kita dikuburkan bersama-Nya, sehingga, sama seperti Kristus dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, kita pun dapat hidup dalam hidup yang baru.
Jika kita telah dipersatukan dengan Dia melalui keserupaan dengan kematian-Nya, demikian pula kita akan dipersatukan melalui kebangkitan yang serupa. Ini kita ketahui: diri kita yang lama telah disalibkan bersama-Nya agar tubuh yang berdosa dapat dihancurkan dan kita tidak lagi menjadi budak dosa. Orang yang telah mati telah dibebaskan dari dosa.
Jika kita telah mati bersama Kristus, kita percaya bahwa kita juga akan hidup bersama-Nya. Kita tahu bahwa Kristus, setelah dibangkitkan dari antara orang mati, tidak akan mati lagi; kematian tidak lagi berkuasa atas-Nya. Kematian-Nya adalah kematian bagi dosa, sekali untuk selamanya; hidup-Nya adalah hidup bagi Allah. Dengan cara yang sama, kamu harus menganggap dirimu mati bagi dosa tetapi hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.

Ant. Alleluya, alleluya, alleluya.

Mazmur 118:1-2, 16ab-17, 22-23
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,

sebab kasih setia-Nya kekal abadi.

Biarlah anak-anak Israel berkata:

Kasih setia-Nya kekal abadi.

Ant. Alleluya, alleluya, alleluya.

Tangan kanan Tuhan telah menang;

tangan kanan-Nya mengangkatku.

Aku tidak akan mati, aku akan hidup

dan menceritakan perbuatan-Nya.

Ant. Alleluya, alleluya, alleluya.

Batu yang dibuang oleh para pembangun

telah menjadi batu penjuru.

Ini adalah karya Tuhan,

keajaiban di mata kita.

Ant. Alleluya, alleluya, alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, dan selama-lamanya. Amin.

Ant. Alleluya, alleluya, alleluya.

BACAAN KEEMPAT

Dari Injil Suci menurut Matius

28:1-10

Ia telah bangkit dari antara orang mati dan mendahului kamu ke Galilea
Setelah hari Sabat, ketika fajar menyingsing pada hari pertama minggu itu, Maria Magdalena datang bersama Maria yang lain untuk melihat kubur. Tiba-tiba terjadi gempa bumi yang dahsyat, ketika malaikat Tuhan turun dari surga. Ia datang ke batu itu, menggulingkannya, dan duduk di atasnya. Penampilannya menyerupai kilatan petir sementara pakaiannya berkilauan seperti salju. Para penjaga menjadi lumpuh karena takut kepadanya dan jatuh seperti orang mati.
Kemudian malaikat itu berbicara, menyapa para wanita: “Jangan takut. Aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan, tetapi Ia tidak ada di sini. Ia telah bangkit, persis seperti yang Ia janjikan. Datanglah dan lihatlah tempat Ia dibaringkan. Kemudian pergilah dengan cepat dan beritahukanlah kepada murid-murid-Nya: ‘Ia telah bangkit dari antara orang mati dan sekarang mendahului kamu ke Galilea, di sana kamu akan melihat-Nya.’ Itulah pesan yang kumiliki untukmu.”
Mereka bergegas pergi dari kubur setengah gembira, setengah takut, dan berlari untuk menyampaikan kabar baik kepada murid-murid-Nya.
Tiba-tiba, tanpa peringatan, Yesus berdiri di hadapan mereka dan berkata, “Damai!” Para wanita itu datang dan memeluk kaki-Nya dan menyembah-Nya. Pada saat ini Yesus berkata kepada mereka, “Jangan takut! Pergilah dan sampaikan kabar kepada saudara-saudara-Ku bahwa mereka harus pergi ke Galilea, di sana mereka akan melihat Aku.”

TE DEUM

Engkau Allah: kami memuji-Mu;

Engkau Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan luhur para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.

Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengatasi sengat kematian,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau beli dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan tegakkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami kasih dan belas kasihan-Mu,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.
Doa
Ya Allah,

yang pada hari ini,

melalui Putra Tunggal-Mu,

telah mengalahkan kematian

dan membuka bagi kami jalan menuju keabadian,

kami mohon,

agar kami yang merayakan keagungan Kebangkitan Tuhan,

melalui pembaharuan yang dibawa oleh Roh-Mu,

bangkit dalam terang kehidupan.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan meraja bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, selama-lamanya.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

HARI RAYA PASKA PAGI

Pembukaan

Ant. Tuhan sungguh bangkit, Alleluya.

Mazmur 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.

Tuhanlah Allah Yang Agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.

Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.

Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya-Ku Yang Agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbingan-Ku.

Sebab Aku bersumpah dalam murka-Ku:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku.”

Ant. Tuhan sungguh bangkit, Alleluya.

Madah

Fajar menyingsinglah sudah

Langit menggemakan madah

Bumi bersorak-sorailah

Neraka mengaduh kalah.

Kala raja nan perkasa

Menggempur markas neraka

Menggilas kuasa maut

Dengan gagah tanpa takut.

Meskipun tertutup batu

Dijaga banyak serdadu

Namun pemenang yang luhur

Bangkit mulia dari kubur.

Mulialah Engkau, ya Tuhan

Yang bangkit tak terkalahkan

Serta Bapa dan Roh Suci

Mulialah kekal abadi.

Amin.

Ant.1: Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darah-Nya, Alleluya.

Mazmur 62

Ya Allah, Engkaulah Allahku,*

aku mencari Engkau.

Hatiku haus dan rindu akan Dikau,*

seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediaman-Mu,*

untuk merasakan kekuatan dan kemuliaan-Mu.

Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup,*

bibirku memegahkan Dikau

Aku akan memuji Engkau seumur hidupku,*

menadahkan tangan kepada-Mu.

Hatiku Kaukenyangkan dengan santapan lezat,*

mulutku memuji Engkau sambil bersyukur.

Di tempat tidurku aku memuji Engkau,*

aku merenungkan Dikau sepanjang malam.

Sebab Engkau yang menolong aku,*

di bawah naungan sayap-Mu aku bersorak.

Jiwaku melekat pada-Mu,*

tangan kanan-Mu menopang aku.

Ant.1: Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darah-Nya, Alleluya.

Ant.2: Penebus kami sudah bangkit dari kubur, marilah kami menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kami, Alleluya.

T.Dan 3:57-88,56

Pujilah Tuhan, segala karya Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, semua malaikat Tuhan,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan seluruh isi surga,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, segala air di atas langit,*

angkasa raya Tuhan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, matahari dan bulan,*

segala bintang di langit, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, hujan dan embun,*

angin dan taufan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, api dan panas-terik,*

hawa sejuk dan dingin, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, kabut dan gerimis,*

halilintar dan awan, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, siang dan malam,*

terang dan gelap, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, seluruh bumi,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, gunung dan bukit,*

segala yang tumbuh di bumi, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala mata air,*

lautan dan sungai, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, segala yang hidup di dalam air,*

unggas di udara, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, binatang buas dan jinak,*

semua manusia, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, umat Israel,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Pujilah Tuhan, para Imam,*

semua pelayan-Nya, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, orang yang takwa,*

semua yang suci dan rendah hati, luhurkanlah Dia.

Pujilah Tuhan, Ananya, Azarya dan Misael,*

pujilah dan luhurkanlah Dia selama-lamanya.

Marilah kami memuji Bapa, Putera dan Roh Kudus,*

memuji dan meluhurkan Dia selama-lamanya.

(Kidung ini tidak ditutup dengan ‘Kemuliaan’.)

Ant.2: Penebus kami sudah bangkit dari kubur, marilah kami menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kami, Alleluya.

Ant.3: Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakan-Nya kepadamu, Alleluya.

Mazmur 149

Nyanyikanlah bagi Tuhan lagu baru,*

pujilah Dia dalam himpunan umat-Nya.

Hendaknya Israel bergembira atas Penciptanya,*

dan warga Sion bersukacita atas Rajanya.

Hendaknya mereka memuji nama-Nya dengan tari-tarian,*

bermazmur bagi-Nya dengan rebana dan kecapi.

Sebab Tuhan berkenan kepada umat-Nya,*

memahkotai yang hina dina dengan keselamatan.

Hendaknya orang takwa bersukaria atas kejayaannya,*

bersorak-sorai dengan gembira.

Hendaknya mereka memuji Tuhan dengan suara lantang,*

sambil memegang pedang yang tajam.

Begitu hendaklah mereka membalas kejahatan para bangsa,*

dan menjatuhkan hukuman kepada mereka;

Membelenggu para rajanya,*

dan mengikat pemukanya dengan rantai besi.

Dengan demikian terlaksana keputusan Allah;*

tugas terhormat bagi umat-Nya.

Ant.3: Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakan-Nya kepadamu, Alleluya.

Bacaan singkat (Kis 10:40-43)

Allah telah membangkitkan Yesus pada hari yang ketiga, dan dengan kuasa Allah, Yesus menampakkan diri, bukan kepada seluruh bangsa, tetapi kepada saksi-saksi, yang sebelumnya telah ditunjuk oleh Allah. Kamilah saksi-saksi itu, kami yang telah makan dan minum bersama-sama dengan Dia, setelah Ia bangkit dari alam maut. Kepada kami ditugaskan oleh Allah mewartakan kepada seluruh bangsa dan memberi kesaksian bahwa Yesuslah yang ditentukan Allah menjadi hakim atas orang yang hidup dan yang mati. Tentang Dialah semua nabi memberi kesaksian, bahwa barang siapa percaya kepada-Nya akan mendapat pengampunan dosa demi nama-Nya.

Ganti lagu singkat

Ant. Pada hari inilah Tuhan bertindak, mari kami rayakan dengan gembira, Alleluya.

Ant.Kidung: Pagi-pagi benar, pada hari pertama dalam pekan, ketika matahari sudah terbit, mereka pergi ke makam, Alleluya.

Kidung Zakaria (Luk 1 : 68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.

Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.

Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.

Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.

Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Mahatinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kami penuh rahmat dan belas kasihan;*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Pagi-pagi benar, pada hari pertama dalam pekan, ketika matahari sudah terbit, mereka pergi ke makam, Alleluya.

Doa Permohonan

Allah, Bapa Yang Mahakuasa, telah membangkitkan Yesus menjadi jujungan dan penebus kami. Marilah kami berdoa kepada-Nya:

U: Terangilah kami dengan cahaya Kristus, ya Tuhan.

P: Bapa Yang Kudus, Engkau memindahkan Yesus, hamba-Mu yang tercinta, dari kegelapan maut kepada terang kemuliaan-Mu,* semoga kamipun masuk ke dalam seri cahaya-Mu.

P: Engkau menyelamatkan kami melalui iman,* semoga kami hari ini hidup seturut iman pembaptisan kami.

P: Engkau menyuruh kami mengarahkan usaha kami kepada alam hidup yang mulia, tempat Kristus memerintah di sebelah kanan-Mu,* lindungilah kami hari ini terhadap bujukan kejahatan.

P: Semoga hidup kami yang tersembunyi dalam Engkau bersama Kristus, menyinari dunia sekamir kami,* agar kami mewartakan dan mendatangkan langit baru dan bumi baru.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami

ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa

untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Allah, pemberi hidup, Engkau membukakan kami pintu kehidupan abadi karena kemenangan Putera-Mu atas maut. Kebangkamin-Nya kami rayakan hari ini. Semoga kami diperbarui oleh Roh-Mu dan bangkit dalam terang kehidupan. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Pembubaran umat

P: Saudara sekalian, dengan ini ibadat pagi sudah selesai, Alleluya, Alleluya.

U: Syukur kepada Allah, Alleluya, Alleluya.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

HARI RAYA PASKA SIANG

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi
Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci
Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.
Hendaklah Israel berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.
Hendaklah kaum Harun berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.
Hendaklah orang yang takwa berkata:*
kekal abadi kasih setiaNya.
Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.
Tuhan di pihakku, aku tidak takut.*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?
Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.
Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.
Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Ant.1: Kristus sudah bangkit dan menerangi umat yang ditebus dengan darahNya, alleluya.

Ant.2: Penebus kami sudah bangkit dari kubur, marilah kami menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kami, alleluya.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.
Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.
Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.
Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.
Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku
Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.
“Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa.”
Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.
Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Ant.2: Penebus kami sudah bangkit dari kubur, marilah kami menyanyikan madah bagi Tuhan Allah kami, alleluya.

Ant.3: Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.
Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.
Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.
Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.
Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kami.
Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kami rayakan dengan gembira.
Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!
Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan;+
kami memberkati Engkau dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kami.
Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.
Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.3: Alleluya, Tuhan bangkit seperti sudah dikatakanNya kepadamu, alleluya.

Bacaan singkat: (1 Kor 15,3b-5)

Kristus telah mati karena dosa kami, sesuai dengan Kitab suci. Ia dimakamkan, dan Ia dibangkitkan pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab suci. Ia telah dilihat oleh Kefas, dan kemudian oleh kesebelas muridNya.
P: Pada hari inilah Tuhan bertindak, alleluya.
U: Mari kami rayakan dengan gembira, alleluya.

Doa Penutup

Allah, pemberi hidup, Engkau membukakan kami pintu kehidupan abadi karena kemenangan PuteraMu atas maut. KebangkaminNya kami rayakan hari ini. Semoga kami diperbaharui oleh RohMu dan bangkit dalam terang kehidupan. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.

Ibadat Sore

HARI RAYA PASKA SORE II

Madah

Mari kami bergembira

Merayakan hari Paska

Sambil bernyanyi memuji

Dengan hati tulus murni.

Kristus sudah disalibkan

Dan tubuh-Nya dikurbankan

Darah-Nya yang kami t’rima

Sungguh menghidupkan kami.

Kristus bangkit dari kubur

Maut kalah hancur lebur

Musuh takluk terbelenggu

Firdaus membukakan pintu.

Terpujilah Kristus Tuhan

Kaukalahkan kematian

Engkau dibangkitkan Bapa

Dengan kekuatan Roh-Nya.

Amin.

Ant.1: Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, Alleluya.

Mazmur 109:1-5,7

Tuhan berfirman kepada baginda: “Duduklah di sisi kanan-Ku,*

sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu.”

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediaman-Nya di Sion:*

“Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*

sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu”.

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal:*

“Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya”.

Tuhan mendampingi baginda,*

pada hari kemurkaan-Nya raja-raja dihancurkan-Nya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*

agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Maria dari Magdala dan Maria yang lain pergi mengunjungi kubur Yesus, Alleluya.

Ant.2: Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, Alleluya.

Mazmur 113

Ketika Israel keluar dari Mesir,*

keluarga Yakub dari bangsa asing,

Maka Yehuda menjadi wilayah Tuhan,*

Israel daerah kekuasaan-Nya.

Laut melihat, lalu menyingkir,*

sungai Yordan berbalik ke hulu.

Gunung melompat bagaikan kijang,*

dan bukit laksana anak domba.

Ada apa, hai laut, sehingga menyingkir,*

hai Yordan, sehingga berbalik ke hulu?

Hai gunung, mengapa melompat bagaikan kijang,*

hai bukit, mengapa laksana anak domba?

Gemetarlah, hai bumi, di hadapan Tuhan,*

di hadirat Allah Yakub.

Ia mengubah wadas menjadi danau,*

dan batu menjadi mata air.

Ant.2: Marilah dan lihatlah tempat Tuhan dibaringkan, Alleluya.

Ant.3: Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, Alleluya.

Mengapa 19:1-7

Alleluya.

Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kami,*

karena benar dan adillah segala keputusan-Nya.

Alleluya.

Alleluya.

Pujilah Allah kami, hai sekalian hamba-Nya,*

semua yang takwa, baik kecil maupun besar.

Alleluya.

Alleluya.

Sebab Tuhan, Allah kami Yang Mahakuasa,*

sudah menjadi raja.

Alleluya.

Alleluya.

Marilah kami bersukacita dan bersorak-sorai,*

marilah kami memuliakan Tuhan.

Alleluya.

Alleluya.

Hari pernikahan Anak Domba telah tiba,*

dan mempelai-Nya sudah siap berhias.

Alleluya.

Ant.3: Yesus bersabda: Jangan takut! Pergilah dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya berangkat ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku, Alleluya.

Bacaan singkat (Ibr 10:12-14)

Kristus mempersembahkan hanya satu kurban demi dosa-dosa. Lalu Ia duduk di sebelah kanan Allah sampai selama-lamanya, sambil menantikan saat musuh-musuh-Nya dijadikan tumpuan kaki-Nya. Dengan satu kurban Ia menyempurnakan orang yang dikuduskan-Nya untuk selama-lamanya.

Ganti lagu singkat

Ant. Pada hari inilah Tuhan bertindak, mari kami rayakan dengan gembira, Alleluya.

Ant.Kidung: Pada hari Minggu Paska, tatkala hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus berkumpul di sebuah rumah, dan pintu-pintu dikunci. Sekonyong-konyong datanglah Yesus berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: Salam bagimu, Alleluya.

Kidung Maria (Luk 1 : 46-55)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa;*

kuduslah nama-Nya.

Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tangan-Nya:*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta;*

yang hina dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan;*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong

Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.

Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Pada hari Minggu Paska, tatkala hari sudah mulai malam, murid-murid Yesus berkumpul di sebuah rumah, dan pintu-pintu dikunci. Sekonyong-konyong datanglah Yesus berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: Salam bagimu, Alleluya.

Doa Permohonan

Allah Bapa telah membangkitkan dan meninggikan Kristus serta mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya dalam kemuliaan. Marilah kami mohon:

U: Demi kemuliaan Kristus, lindungilah umat-Mu, ya Tuhan.

P: Bapa Yang Adil, Engkau meninggikan Kristus di atas bumi dengan kemenangan salib,* tariklah semua makhluk kepada-Nya.

P: Demi Putera Yang Kautinggikan, utuslah Roh Kudus kepada Gereja,* agar umat-Mu menjadi pelopor kesatuan manusia.

P: Peliharalah putera-putera-Mu yang baru lahir dari air dan Roh Kudus,* agar mereka setia pada janji baptis sampai kehidupan kekal.

P: Dengan perantaraan Putera yang Kautinggikan, tolonglah orang yang melarat, bebaskanlah orang yang tertawan, sembuhkanlah orang yang sakit,* dan gembirakanlah dunia dengan kelimpahan kasih setia-Mu.

P: Engkau telah menguatkan orang beriman yang meninggal, dengan tubuh dan darah mulia Kristus.* semoga pada hari kiamat mereka Kaubangkitkan bersama Kristus.

Bapa Kami

Bapa kami yang ada di surga,

Dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu

di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami

ke dalam pencobaan,

tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.

(Sebab Engkaulah raja yang mulia dan berkuasa

untuk selama-lamanya. Amin).

Doa Penutup

Allah, pemberi hidup, Engkau membukakan kami pintu kehidupan abadi karena kemenangan Putera-Mu atas maut. Kebangkamin-Nya kami rayakan hari ini. Semoga kami diperbaharui oleh Roh-Mu dan bangkit dalam terang kehidupan. Demi Yesus Kristus, Putera-Mu dan pengantara kami, yang hidup …

Pembubaran umat

P: Saudara sekalian, dengan ini ibadat sore sudah selesai, Alleluya, Alleluya.

U: Syukur kepada Allah, Alleluya, Alleluya.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU II

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat (Why 22,4-5)

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Santa Margaretha dari Metola

Pengaku Iman

Margaretha lahir di Metola, dekat Florence, Italia pada tahun 1287. Kondisi tubuhnya menyedihkan karena ia pendek, bungkuk, pincang dan buta. Meski demikian, ia dengan senang hati menerima kondisinya itu. Ia dikenal sebagai anggota Ordo Ketiga Santo Dominikus yang saleh dan menaruh perhatian besar pada orang-orang sakit dan para tahanan di penjara.

Orangtuanya kaya raya dan bangsawan itu merasa sungguh sedih bahkan merasa malu karena kelainan tubuh anaknya. Karena itu, ketika Margaretha berumur enam tahun, mereka mengurungnya dalam sebuah sel kecil di pegunungan Apennin selama 10 tahun. Dari sana mereka membawanya ke Citta-di-Castello, dengan harapan bahwa ia dapat pulih dari keadaannya atas cara yang ajaib di sebuah tempat sakral di kota itu. Tetapi karena tidak terjadi suatu apapun atas diri Margaretha seperti yang diharapkan, mereka meninggalkan dia sendirian di sana, lalu pulang ke rumah.

Di kota itu Margaretha diangkat sebagai saudara oleh pengemis di kota itu. Kepadanya ditunjukkan tempat-tempat strategis untuk mengemis, sekaligus sebuah tempat dimana ia dapat tidur dengan tenang. Dalam menjalani hidup dengan cara mengemis dan menggelandang, Margaretha senantiasa menampilkan diri sebagai seorang yang periang dan tidak pernah mengeluh. Ia bahkan meneguhkan rekan-rekannya agar tabah dalam menanggung segala penderitaan yang menimpa diri mereka. Ia sendiri merasa prihatin dan bingung kalau orang berbelaskasihan terhadap dirinya dan mencemasi hidupnya. Lama kelamaan, orang-orang sekitar yang mengenalnya, pun rekan-rekannya, mulai menyadari bahwa Margaretha adalah seorang wanita pengemis yang luhur kepribadiannya, saleh hidupnya dan tulus hatinya. Kagum atas kepribadiannya, maka orang-orang yang berpengaruh di kota itu membujuk para biarawati di sebuah biara di kota itu, agar menerima Margaretha sebagai seorang postulan. Usaha ini berhasil. Margaretha diterima dalam biara suster-suster itu. Ia sendiri senang sekali dengan penerimaan itu. Tetapi kegembiraannya karena menjadi anggota religius ini tidak berlangsung lama. Setelah beberapa lama tinggal di biara itu, ia mulai prihatin atas cara hidup biarawati-biarawati itu. Mereka terlalu bersemangat duniawi. Karena sikapnya ini, ia kemudian dikeluarkan dari biara itu, meskipun pada mulanya ia disambut dengan baik.

Setelah keluar dari biara itu, Margaretha diterima sebagai anggota Ordo Ketiga Santo Dominikus. Dalam ordo itu, Margaretha adalah satu-satunya wanita muda yang diterima selagi dalam status belum menikah. Ini sesuatu yang istimewa, karena pada masa itu semua orang yang menjadi anggota Ordo ketiga itu sudah menikah.

Dalam ordo ini, Margaretha berkembang pesat dalam kehidupan berbakti kepada Tuhan dan sesama. Ia dikenal sebagai seorang anggota yang taat, saleh dan rajin berdoa. Ia memusatkan perhatiannya pada orang-orang sakit dan narapidana di penjara. Dia berdoa untuk mereka, mengobati mereka dan memberi makanan kepada mereka. Dalam tugasnya ini, ia berhasil menobatkan banyak narapidana dan menyembuhkan banyak orang sakit.

Kehidupan rohaninya dikembangkan dengan melakukan devosi khusus kepada Sakramen MahaKudus, Bunda Maria dan Santo Yosef. Akhirnya pada usia 33 tahun, pada tanggal 13 April 1320, ia meninggal dunia dan dikuburkan di Gereja Santo Dominikus di Cattadi-Castello.

Santo Martinus I

Paus dan Martir

Martinus terpilih menjadi Paus pada tahun 649. Ia memimpin Gereja selama 7 tahun. Pada awal pontifikatnya, situasi Gereja umumnya aman. Perhatiannya pada kepentingan Gereja dan umat sangat besar. Ia berusaha memimpin Gereja dengan sikap seorang gembala. Tiga pokok perhatiannya yang utama ialah doa, membantu para miskin dan mengajar. Perhatiannya terhadap nasib kaum miskin sangat besar sehingga ia sendiri pun hidup dalam kondisi serba kekurangan.

Keaman Gereja terganggu dengan naiknya Konstantin II ke atas tahkta sekaligus menyatakan diri sebagai kepala Gereja Kristus. Selain itu ia pun menyebarkan ajaran palsu monotelitisme, bahwa Kristus hanya mempunyai satu kehendak. Hal ini menimbulkan pertentangan antara Martinus dan Konstantin II, karena Martinus dengan tegas menolak ajaran itu. Penolakan Martinus itu menimbulkan amarah besar di pihak kaisar, bahkan melahirkan rencana pembunuhan atas dirinya. Para serdadu berusaha membunuh Martinus, tetapi gagal.

Sebagai gantinya, Martinus yang sudah tua dan sakit-sakitan itu ditangkap dan diusung ke sebuah kapal yang hendak berangkat ke Konstantinopel. Setelah sebulan berlayar, sampailah kapal itu di pulau Naksos. Di pulau itu, Martinus ditawan selama lebih dari satu tahun dengan penderitaan yang mengerikan. Setelah itu ia dibawa menghadap kaisar. Ia dihadapkan kepada senat kekaisaran dan dihukum mati dengan berbagai tuduhan palsu. Pakaian pontifikatnya ditanggalkan dan ia dihantar mengelilingi kota seperti para penjahat. Hukuman mati ditangguhkan dan diganti dengan pembuangan ke sebuah tempat sunyi hingga kematiannya pada tahun 655 sesudah empat menderita sakit dan kelaparan.