Selasa, 22 April 2031
Pesta S. Markus
Bacaan Misa
Bacaan Pertama 1 Petrus 5:5b-14
Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin. Dengan perantaraan Silwanus, yang kuanggap sebagai seorang saudara yang dapat dipercayai, aku menulis dengan singkat kepada kamu untuk menasihati dan meyakinkan kamu, bahwa ini adalah kasih karunia yang benar-benar dari Allah. Berdirilah dengan teguh di dalamnya! Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku. Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. Damai sejahtera menyertai kamu sekalian yang berada dalam Kristus. Amin.
Mazmur Tanggapan Mazmur 89:2-3,6-7,16-17
Bacaan Injil Markus 16:15-20
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh." Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Renungan
Gertakan Sang Singa
Auman singa dibuat untuk satu tujuan, membuat mangsanya membeku. Kata orang, singa tua yang giginya sudah tumpul justru paling nyaring mengaum. Ia menggiring mangsa dengan suara, bukan lagi dengan cakar. Ketakutanlah yang sebenarnya melumpuhkan, bukan auman itu sendiri. Yang berhenti berlari karena takut, itulah yang tertangkap.
Rasul Petrus memakai gambar yang persis. 'Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.' Perhatikan, Iblis digambarkan mengaum, bukan menerkam diam-diam. Senjata utamanya sering hanya suara, gertakan, ancaman yang membesar-besarkan diri. Ia ingin kita lumpuh oleh rasa takut, sampai lupa bahwa kita punya perlindungan.
Maka nasihat Petrus tepat, 'Lawanlah dia dengan iman yang teguh.' Dan sebelumnya ia memberi kunci, 'Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.' Cara melawan auman bukan dengan mengaum balik lebih keras, melainkan dengan berdiri teguh di dekat Sang Gembala. Domba tidak perlu mengalahkan singa. Ia hanya perlu tetap dekat gembalanya.
Injil menutup dengan janji, 'Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya.' Mereka yang diutus tidak berjalan sendirian menghadapi ancaman dunia. Tuhan turut bekerja bersama mereka.
Auman apa yang belakangan ini membuat kita membeku, padahal mungkin di baliknya hanya gertakan tanpa cakar?
Tuhan, ketika ketakutan mengaum di telingaku, dekatkanlah aku pada-Mu, dan kuatkanlah imanku untuk tetap berdiri. Amin.
Invitatorium
SELASA II PAGI
Pembukaan
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
MAZMUR 94 (95)
Ant. Tuhan sungguh bangkit, alleluya.
Ibadat Bacaan
Ibadat Bacaan untuk Hari Selasa dalam Pekan II Paskah
MADAH
Datanglah Roh Kudus, Pencipta yang Terberkati,
PSALMODI
Ant. 1 Serahkanlah dirimu kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu, alleluya.
Mazmur 37
Nasib orang fasik dan orang baik
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan mewarisi bumi (Matius 5:5).
Ant. Serahkanlah dirimu kepada Allah, dan Ia akan melakukan segalanya bagimu, alleluya.
Ant. 2 Jauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau taat kepada-Nya.
Ant. Jauhilah kejahatan, belajarlah melakukan kehendak Allah; Tuhan akan menguatkanmu jika engkau taat kepada-Nya.
Ant. 3 Nantikanlah Tuhan untuk memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.
Ant. Nantikanlah Tuhan untuk memimpin, lalu ikutilah jalan-Nya.
BACAAN
RESPONSORIUM Wahyu 2:10, 11; Sirakh 4:33
RESPONSORIUM Yohanes 17:20, 21, 22, 18
DOA PENUTUP
AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)
Ibadat Pagi
Madah
Ant.1: Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, alleluya.
Mazmur 42 (43)
Ant.1: Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, alleluya.
Ant.2: Aku telah Kauselamatkan dari liang kubur, alleluya.
Yes 38,10-14.17-20
Ant.2: Aku telah Kauselamatkan dari liang kubur, alleluya.
Ant.3: Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahan, alleluya.
Mazmur 64 (65)
Ant.3: Tanah kami Kaukunjungi dengan kelimpahan, alleluya.
Bacaan singkat: (Kis 13,30-33)
Ant.Kidung: Akulah yang pertama dan terakhir, Akulah tunas dan keturunan Daud, bintang kejora yang cemerlang, alleluya.
KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)
Ant.Kidung: Akulah yang pertama dan terakhir, Akulah tunas dan keturunan Daud, bintang kejora yang cemerlang, alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Siang
Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.
SELASA II SIANG
Madah
Ant.1: Di perantuan aku mematuhi titahMu, alleluya.
Mazmur 118 (119),49-56
Ant.1: Di perantuan aku mematuhi titahMu, alleluya.
Ant.2: Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita, alleluya.
Mazmur 52 (53)
Ant.2: Allah akan memulihkan nasib umatNya, dan kita akan bersukacita, alleluya.
Ant.3: Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku, alleluya.
Mazmur 53 (54),3-6.8-9
Ant.3: Allah menjadi penolongku, Tuhanku penopang hidupku, alleluya.
Bacaan singkat: (Kol 3,1-2)
Doa Penutup
Ibadat Sore
SELASA II SORE
Madah
Ant.1: Arahkanlah perhatianmu kepada harta surgawi, bukan kepada yang di dunia, alleluya.
Mazmur 48 (49) I
Ant.1: Arahkanlah perhatianmu kepada harta surgawi, bukan kepada yang di dunia, alleluya.
Ant.2: Tuhan melepaskan daku dari genggaman maut, alleluya.
Mazmur 48 (49) II
Ant.2: Tuhan melepaskan daku dari genggaman maut, alleluya.
Ant.3: PadaMulah, Tuhan, keluhuran dan kekuasaan, kemuliaan dan kekayaan, alleluya.
Why 4,11; 5,9.10-12
Ant.3: PadaMulah, Tuhan, keluhuran dan kekuasaan, kemuliaan dan kekayaan, alleluya.
Bacaan singkat: (1Ptr 3,4-5)
Ant.Kidung: Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Yesus berbicara dengan kita di jalan? Alleluya.
KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)
Ant.Kidung: Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Yesus berbicara dengan kita di jalan? Alleluya.
Doa Permohonan
Bapa Kami
Doa Penutup
Ibadat Penutup
IBADAT PENUTUP - SELASA
Doa Tobat
Madah
Ant: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Mazmur 142 (143),1-11
Ant.: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.
Bacaan singkat (1Ptr 5,8-9)
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Kidung Simeon:
Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.
Doa Penutup
Penutup
Salam kepada Bunda Maria
Santo-Santa
Santo Soter dan Kayus
Paus dan Martir
Sri Paus Soter (166-175) wafat selaku saksi iman pada tahun 175. Ia hanya memimpin gereja selama 9 tahun. Dalam masa kepemimpinannya, ia mengeluarkan banyak peraturan, yang antara lain mengajak orang-orang Kristen menyambut Sakramen MahaKudus pada hari Kamis Putih.
Dari Santo Bapa Kayus (283-296), kita mengenal berbagai peraturan yang telah menjadi kebiasaan Gereja Purba. Tentang para calon imam, ia menerapkan peraturan untuk menerima keempat tabhisan rendah sebelum mereka ditabhiskan menjadi imam. Keempat tabhisan rendah itu ialah: penjaga pintu, lektor (pembaca), exorsis (pengusir setan) atau akolit, kemudian tabhisan subdiakon dan diakon, lalu menjadi imam dan akhirnya Uskup. Santo Kayus wafat sebagai saksi iman pada tahun 296.
Santo Teodoros
Pengaku Iman
Teodoros dikenal sebagai anak yang tidak sah. Ibu dan kakak perempuannya mengelola warung dan tempat pelacuran. Bocah Teodor dititipkan pada neneknya, yang kemudian dikristenkannya. Menginjak usia dewasa, ia masuk biara dan kemudian dipilih menjadi Uskup Agung Atanisianopolis, Turki. Sesudah 10 tahun memangku jabatan itu, ia kembali menjadi biarawan biasa. Teodor dianugerahi Tuhan kemampuan menyembuhkan berbagai penyakit. Ia meninggal dunia pada tahun 613.
Santo Yosef Moscati
Pengaku Iman
Yosef lahir pada tahun 1880. Ia kemudian menjadi dokter yang berhasil menyelamatkan banyak penderita sakit jiwa dari bahaya letusan gunung api di Vesuvio, Italia. Ia kemudian menjadi seorang ahli riset dan mahaguru kedokteran di Universitas Napoli sambil tetap membantu orang-orang miskin dan terlantar dengan cuma-cuma. Oleh karena itu ia mempunyai pengaruh besar di kalangan umat sebagai rasul awam yang terpelajar dan rendah hati. Yosef meninggal dunia pada tahun 1927.