Minggu, 6 Juli 2031

Minggu XIV Masa Biasa

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Yesaya 66:10-14c

Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya! supaya kamu mengisap dan menjadi kenyang dari susu yang menyegarkan kamu, supaya kamu menghirup dan menikmati dari dadanya yang bernas. Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir; kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan. Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem. Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat; maka tangan TUHAN akan nyata kepada hamba-hamba-Nya, dan amarah-Nya kepada musuh-musuh-Nya.

Mazmur Tanggapan Mazmur 66:1-7,16,20

Untuk pemimpin biduan. Nyanyian Mazmur. Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi,
mazmurkanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian!
Katakanlah kepada Allah: "Betapa dahsyatnya segala pekerjaan-Mu; oleh sebab kekuatan-Mu yang besar musuh-Mu tunduk menjilat kepada-Mu.
Seluruh bumi sujud menyembah kepada-Mu, dan bermazmur bagi-Mu, memazmurkan nama-Mu." Sela
Pergilah dan lihatlah pekerjaan-pekerjaan Allah; Ia dahsyat dalam perbuatan-Nya terhadap manusia:
Ia mengubah laut menjadi tanah kering, dan orang-orang itu berjalan kaki menyeberangi sungai. Oleh sebab itu kita bersukacita karena Dia,
yang memerintah dengan perkasa untuk selama-lamanya, yang mata-Nya mengawasi bangsa-bangsa. Pemberontak-pemberontak tidak dapat meninggikan diri. Sela
Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku.
Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.

Bacaan Kedua Galatia 6:14-18

Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia. Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya. Dan semua orang, yang memberi dirinya dipimpin oleh patokan ini, turunlah kiranya damai sejahtera dan rahmat atas mereka dan atas Israel milik Allah. Selanjutnya janganlah ada orang yang menyusahkan aku, karena pada tubuhku ada tanda-tanda milik Yesus. Kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus menyertai roh kamu, saudara-saudara! Amin.

Bacaan Injil Lukas 10:1-12,17-20

Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapapun selama dalam perjalanan. Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah. Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu diterima di situ, makanlah apa yang dihidangkan kepadamu, dan sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu. Tetapi jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan kamu tidak diterima di situ, pergilah ke jalan-jalan raya kota itu dan serukanlah: Juga debu kotamu yang melekat pada kaki kami, kami kebaskan di depanmu; tetapi ketahuilah ini: Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: pada hari itu Sodom akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu." Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit. Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu. Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."

Renungan

Namamu Terdaftar

Pulang kerja, seorang anak kecil berlari menyambut ayahnya sambil berteriak bukan tentang nilai atau prestasi, melainkan satu hal: "Ayah pulang!" Sukacitanya bukan karena ia berhasil apa-apa hari itu. Sukacitanya karena ada yang datang dan ada yang memiliki dia.

Injil hari ini menyentuh titik yang sama. Yesus mengutus tujuh puluh murid berdua-dua, seperti anak domba ke tengah serigala, tanpa pundi dan tanpa bekal. Mereka kembali dengan wajah berseri: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu!" Sebuah laporan keberhasilan yang menggetarkan.

Tetapi Yesus meluruskan sumber sukacita mereka. "Janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga." Ada pergeseran halus di situ, dari apa yang kita kerjakan kepada siapa yang memiliki kita. Setan yang takluk hari ini bisa jadi tidak takluk besok. Tetapi nama yang terdaftar di sorga tidak dicoret oleh naik turunnya prestasi.

Betapa perlunya kita mendengar ini. Zaman kita mengukur orang dari hasil: angka, pencapaian, jumlah pengikut. Diam-diam kita pun membawa cara ukur itu ke hadapan Tuhan, seakan kasih-Nya harus dilunasi dengan keberhasilan kita.

Bacaan pertama menawarkan gambar yang lain sama sekali. Lewat Yesaya, Tuhan berbicara dengan bahasa seorang ibu: kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan. "Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu." Di pangkuan ibu, seorang bayi tidak diminta berprestasi. Ia cukup ada, dan itu sudah membuatnya dikasihi.

Paulus menutup benang ini dari sisinya sendiri. Ia menolak bermegah atas apa pun, kecuali salib Tuhan. Segala pencapaiannya, dan ia punya banyak, tidak lagi ia hitung. Yang tinggal hanya satu kebanggaan: menjadi milik Kristus, ditandai pada tubuhnya.

Maka pergilah bekerja, layanilah, tuailah ladang yang luas ini. Tuaian memang banyak dan pekerja sedikit. Tetapi jangan biarkan sukacitamu naik turun mengikuti hasil panen. Ada sukacita yang lebih dalam dan lebih tenang: namamu sudah tertulis di sana, oleh tangan yang menggendongmu sejak semula.

Perhatikan pula, Yesus mengutus mereka berdua-dua, bukan sendiri-sendiri. Sukacita yang sehat memang selalu punya teman untuk dibagi, dan pekerjaan Tuhan tidak pernah dimaksudkan menjadi prestasi seorang diri. Kita berjalan bersama, saling menguatkan ketika lelah, saling mengingatkan ketika mulai membanggakan hasil.

Sesibuk apa pun kita pekan ini, dan seberapa pun sepi atau ramai panen kita, pulanglah setiap malam pada kepastian itu: kita dikasihi bukan karena berhasil, melainkan karena kita milik-Nya.

Bapa, ajarilah aku bersukacita bukan karena hasil kerjaku, melainkan karena aku milik-Mu dan namaku terdaftar pada-Mu. Gendonglah aku seperti ibu menggendong anaknya. Amin.

Invitatorium

MINGGU II PAGI

Pembukaan

Ant. Datanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Datanglah, hai umat Allah, marilah kita menyembah Tuhan, alleluya.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Minggu Biasa

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

1. Allah Bapa, pujian dan kemuliaan

Anak-anak-Mu datang bernyanyi.

Kebaikan dan damai bagi umat manusia.

Karunia-karunia yang dibawa kerajaan-Mu.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, dimuliakanlah.
2. Dan Engkau, Tuhan Kekal,

Putra tunggal Allah;

Ya Yesus, Raja terurapi.

Engkau telah memenangkan penebusan.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, dimuliakanlah.
3. Ya Roh Kudus, Pencipta

Karunia Allah yang Mahatinggi;

Hidup, kasih, dan hikmat kudus,

Penuhilah kelemahan kami sekarang.
Refrain:

Ya Tritunggal Mahakudus.

Kesatuan yang tak terbagi;

Allah Kudus, Allah Perkasa.

Allah Abadi, dimuliakanlah.

PSALMODI

Ant. 1 Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Mazmur 1

Ada dua jalan yang dapat ditempuh manusia

Berbahagialah mereka yang, dengan menaruh seluruh kepercayaan pada salib, telah terjun ke dalam air kehidupan (dari seorang penulis abad kedua).
Berbahagialah orang

yang tidak mengikuti nasihat orang fasik;

tidak berlama-lama di jalan orang berdosa

tidak duduk dalam perkumpulan pencemooh,

tetapi kesukaannya adalah Taurat Tuhan

dan yang merenungkan Taurat-Nya siang dan malam.

Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Ia seperti pohon yang ditanam

di tepi aliran air,

yang menghasilkan buahnya pada musimnya

dan daunnya tidak akan layu;

dan segala yang dilakukannya akan berhasil.

Tidak demikian halnya dengan orang fasik, tidak demikian!

Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Sebab mereka seperti sekam yang ditiup

akan diterbangkan oleh angin.

Ketika orang fasik dihakimi, mereka tidak akan bertahan,

tidak akan menemukan tempat di antara orang-orang yang benar;

sebab Tuhan menjaga jalan orang benar

tetapi jalan orang fasik menuju kebinasaan.

Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Engkau adalah kepenuhan hidup kekudusan dan sukacita. Penuhilah hari dan malam kami dengan kasih hikmat-Mu, agar kami dapat berbuah dalam keindahan kekudusan, seperti pohon yang diairi oleh aliran sungai.

Ant. Lihatlah bagaimana salib Tuhan dinyatakan sebagai pohon kehidupan.

Ant. 2 Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Mazmur 2

Mesias, raja dan penakluk

Para penguasa bumi bersatu untuk menggulingkan Yesus, Putra-Mu yang terurapi (Kisah Para Rasul 4:27).

Mengapa keributan ini di antara bangsa-bangsa,

di antara umat manusia gumaman yang tidak berguna ini?

Mereka bangkit, raja-raja bumi,

para pangeran berkomplot melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.

“Mari kita putuskan belenggu mereka,

mari, kita buang kuk mereka.”

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Dia yang duduk di surga tertawa;

Tuhan menertawakan mereka.

Kemudian Dia akan berbicara dalam kemarahan-Nya,

murka-Nya akan menyerang mereka dengan teror.

“Akulah yang telah mengangkat raja-Ku

di Sion, gunung kudus-Ku.”

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Aku akan memberitakan ketetapan Tuhan:
Tuhan berfirman kepadaku: “Engkau adalah Putra-Ku.

Akulah yang telah memperanakkan Engkau pada hari ini.

Mintalah dan Aku akan mewariskan bangsa-bangsa kepada-Mu,

letakkan ujung-ujung bumi dalam kepemilikan-Mu.

Dengan tongkat besi Engkau akan menghancurkan mereka,

memecahkan mereka seperti bejana tukang tembikar.”

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Sekarang, ya raja-raja, pahamilah,

terimalah peringatan, penguasa-penguasa bumi;

layani Tuhan dengan hormat

dan gemetar, berikanlah penghormatan-Mu kepada-Nya

jangan sampai Dia marah dan Engkau binasa;

sebab tiba-tiba kemarahan-Nya akan menyala.

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Berbahagialah mereka

yang menaruh kepercayaan mereka kepada Allah.

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau memberikan bangsa-bangsa di dunia sebagai warisan Putra tunggal-Mu; Engkau memahkotai-Nya sebagai Raja Sion, kota suci-Mu, dan memberikan Gereja-Mu untuk menjadi mempelai-Nya. Ketika Dia memberitakan hukum kerajaan-Mu yang kekal, semoga kami melayani-Nya dengan setia, dan dengan demikian berbagi kuasa kerajaan-Nya selamanya.

Ant. Inilah Raja pilihan-Ku yang akan memerintah di Gunung Sion.

Ant. 3 Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Mazmur 3

Aku aman dalam pemeliharaan Tuhan

Kristus tertidur dalam kematian, tetapi Dia bangkit dari antara orang mati, karena Allah adalah penyelamat-Nya (Santo Ireneus).
Betapa banyak musuhku, ya Tuhan!

Betapa banyak yang bangkit melawan aku!

Betapa banyak yang berkata tentang aku:

“Tidak ada pertolongan baginya dari Allah.”

Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Tetapi Engkau, Tuhan, adalah perisai di sekelilingku,

kemuliaanku, yang mengangkat kepalaku.

Aku berseru dengan nyaring kepada Tuhan.

Dia menjawab dari gunung kudus-Nya.

Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Aku berbaring untuk beristirahat dan aku tidur.

Aku bangun, karena Tuhan menopangku.

Aku tidak akan takut bahkan ribuan orang

yang berbaris di setiap sisi melawan aku.

Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Bangkitlah, Tuhan; selamatkan aku, ya Allahku,

Engkau yang memukul semua musuhku di mulut,

Engkau yang mematahkan gigi orang fasik!

Ya Tuhan keselamatan, berkatilah umat-Mu!

Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau mendengar seruan Putra-Mu ketika Dia tertindas dan menyelamatkan-Nya dari tidur kematian. Bangkitlah, Tuhan, tolonglah Gereja-Mu. Jadilah perisainya agar ia dapat mengangkat kepalanya dan memancarkan kemuliaan kebangkitan.

Ant. Tuhan, Engkau adalah pelindungku; Engkau telah mengangkatku dalam kemuliaan.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Semoga sabda Kristus senantiasa memenuhi hati-Mu.

Bagikanlah satu sama lain hikmat yang Engkau terima.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Pertama Samuel

28:3-25

Saul berkonsultasi dengan penyihir Endor
Samuel telah meninggal dan, setelah ditangisi oleh seluruh Israel, dikuburkan di kotanya, Rama. Sementara itu Saul telah mengusir para pemanggil arwah dan peramal dari negeri itu.
Pasukan Filistin maju ke Sunem dan berkemah. Saul pun mengumpulkan seluruh Israel; mereka berkemah di Gilboa. Ketika Saul melihat perkemahan orang Filistin, ia gentar dan hatinya sangat tawar. Oleh karena itu ia bertanya kepada Tuhan; tetapi Tuhan tidak memberi jawaban, baik melalui mimpi maupun melalui Urim atau melalui para nabi.
Kemudian Saul berkata kepada para hambanya, “Carilah bagiku seorang perempuan yang adalah pemanggil arwah, kepadanya aku dapat pergi untuk meminta nasihat melalui dia.” Para hambanya menjawabnya, “Ada seorang perempuan di Endor yang adalah pemanggil arwah.”
Maka ia menyamar, mengenakan pakaian lain, dan berangkat dengan dua orang temannya. Mereka datang kepada perempuan itu pada malam hari, dan Saul berkata kepadanya, “Ramalkanlah nasibku melalui arwah; panggillah bagiku orang yang aku minta kepadamu.” Tetapi perempuan itu menjawabnya, “Engkau tentu tahu apa yang telah dilakukan Saul, dalam mengusir para pemanggil arwah dan peramal dari negeri itu. Mengapa, kalau begitu, Engkau memasang jerat bagi hidupku, agar aku dibunuh?” Tetapi Saul bersumpah kepadanya demi Tuhan, “Demi Tuhan yang hidup, Engkau tidak akan menanggung kesalahan apa pun karena ini.” Kemudian perempuan itu bertanya kepadanya, “Siapa yang Engkau ingin aku panggil?” dan ia menjawab, “Samuel.”
Ketika perempuan itu melihat Samuel, ia berteriak sekuat tenaga dan berkata kepada Saul, “Mengapa Engkau menipuku? Engkau adalah Saul!” Tetapi raja berkata kepadanya, “Jangan takut. Apa yang Engkau lihat?” Perempuan itu menjawab Saul, “Aku melihat makhluk gaib bangkit dari bumi.” “Seperti apa rupanya?” tanya Saul. Dan ia menjawab, “Itu adalah seorang tua yang bangkit, berpakaian jubah.” Saul tahu bahwa itu adalah Samuel, maka ia membungkuk dengan wajah ke tanah sebagai penghormatan.
Samuel kemudian berkata kepada Saul, “Mengapa Engkau menggangguku dengan memanggilku?” Saul menjawab: “Aku dalam kesulitan besar, karena orang Filistin berperang melawan aku dan Allah telah meninggalkan aku. Karena Dia tidak lagi menjawabku melalui para nabi atau dalam mimpi, aku telah memanggilmu untuk memberitahuku apa yang harus aku lakukan.” Terhadap ini Samuel berkata: “Tetapi mengapa Engkau bertanya kepadaku, jika Tuhan telah meninggalkan Engkau dan bersama tetangga-Mu? Tuhan telah melakukan kepadamu apa yang Dia nubuatkan melalui aku: Dia telah merenggut kerajaan dari genggaman-Mu dan telah memberikannya kepada tetangga-Mu Daud.
“Karena Engkau tidak menaati perintah Tuhan dan tidak mau melaksanakan kemarahan-Nya yang dahsyat terhadap Amalek, Tuhan telah melakukan ini kepadamu hari ini. Selain itu, Tuhan akan menyerahkan Israel, dan Engkau juga, ke dalam cengkeraman orang Filistin. Besok Engkau dan putra-putra-Mu akan bersamaku, dan Tuhan akan menyerahkan tentara Israel ke tangan orang Filistin.”
Segera Saul jatuh telentang di tanah, karena ia sangat terguncang oleh pesan Samuel. Selain itu, ia tidak memiliki kekuatan fisik yang tersisa, karena ia tidak makan apa pun sepanjang hari dan malam itu.
Kemudian perempuan itu datang kepada Saul, dan melihat bahwa ia sangat ketakutan, berkata kepadanya: “Ingatlah, hambamu menaatimu: aku mempertaruhkan nyawaku dan memenuhi permintaan yang Engkau buat kepadaku. Sekarang Engkau, pada gilirannya, tolong dengarkan hambamu. Biarkan aku menyiapkan sesuatu untuk Engkau makan, agar Engkau memiliki kekuatan ketika Engkau melanjutkan perjalanan-Mu.” Tetapi ia menolak, berkata, “Aku tidak akan makan.” Namun, ketika para hambanya bergabung dengan perempuan itu dalam mendesaknya, ia mendengarkan permohonan mereka, bangkit dari tanah, dan duduk di sofa. Perempuan itu memiliki seekor anak sapi yang digemukkan di rumah, yang sekarang dengan cepat ia sembelih. Kemudian mengambil tepung, ia menguleninya dan memanggang roti tidak beragi. Ia menyajikan makanan itu di hadapan Saul dan para hambanya, dan mereka makan. Kemudian mereka berdiri dan pergi pada malam yang sama.

RESPONSORIUM Lihat 1 Tawarikh 10:13, 14

Saul mati karena ia tidak setia pada perintah Tuhan.

Allah memindahkan kerajaannya kepada Daud.
Saul tidak percaya kepada Tuhan, tetapi telah berpaling kepada pemanggil arwah untuk bimbingan.

Allah memindahkan kerajaannya kepada Daud.
Bacaan Kedua

Dari homili Paus Paulus VI

Kami memberitakan Kristus kepada seluruh dunia
Tidak memberitakan Injil akan menjadi kehancuranku, karena Kristus sendiri mengutusku sebagai rasul dan saksi-Nya. Semakin jauh, semakin sulit tugasnya, semakin cintaku kepada Allah mendorongku. Aku terikat untuk memberitakan bahwa Yesus adalah Kristus, Putra Allah yang hidup. Karena Dia kita mengenal Allah yang tidak dapat kita lihat. Dia adalah yang sulung dari segala ciptaan; di dalam Dia segala sesuatu menemukan keberadaannya. Guru dan penebus manusia, Dia lahir untuk kita, mati untuk kita, dan untuk kita Dia bangkit dari antara orang mati.
Segala sesuatu, seluruh sejarah bertemu dalam Kristus. Seorang manusia yang penuh kesedihan dan harapan, Dia mengenal kita dan mengasihi kita. Sebagai sahabat kita, Dia tetap bersama kita sepanjang hidup kita; pada akhir zaman Dia akan datang untuk menjadi hakim kita; tetapi kita juga tahu bahwa Dia akan menjadi pemenuhan sempurna hidup kita dan kebahagiaan besar kita untuk selama-lamanya.
Aku tidak pernah bisa berhenti berbicara tentang Kristus karena Dia adalah kebenaran dan terang kita; Dia adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Dia adalah roti kita, sumber air hidup kita yang menghilangkan rasa lapar kita dan memuaskan dahaga kita. Dia adalah gembala kita, pemimpin kita, teladan kita, penghibur kita, dan saudara kita.
Dia seperti kita tetapi lebih sempurna manusiawi, sederhana, miskin, rendah hati, namun, meskipun dibebani dengan pekerjaan, Dia lebih sabar. Dia berbicara atas nama kita; Dia melakukan mukjizat; dan Dia mendirikan kerajaan baru: di dalamnya orang miskin berbahagia; perdamaian adalah dasar kehidupan bersama; di mana orang yang murni hatinya dan mereka yang berduka diangkat dan dihibur; orang lapar menemukan keadilan; orang berdosa diampuni; dan semua menemukan bahwa mereka adalah saudara.
Gambaran yang aku sajikan kepadamu adalah gambaran Yesus Kristus. Sebagai orang Kristen Engkau berbagi nama-Nya; Dia telah menjadikan sebagian besar dari Engkau milik-Nya. Jadi sekali lagi aku mengulangi nama-Nya kepadamu orang Kristen dan aku memberitakan kepada semua orang: Yesus Kristus adalah awal dan akhir, alfa dan omega, Tuhan alam semesta baru, kunci tersembunyi yang besar bagi sejarah manusia dan peran kita di dalamnya. Dia adalah mediator — jembatan, jika Engkau mau — antara surga dan bumi. Di atas segalanya Dia adalah Putra manusia, lebih sempurna dari manusia mana pun, karena juga Putra Allah, kekal dan tak terbatas. Dia adalah putra Maria ibunya di bumi, lebih diberkati dari wanita mana pun. Dia juga ibu kita dalam persekutuan rohani tubuh mistik.
Ingatlah: |itu| adalah Yesus Kristus yang aku beritakan setiap hari. Nama-Nya aku ingin melihat bergema dan bergema kembali untuk selama-lamanya bahkan sampai ke ujung bumi.

RESPONSORIUM

2 Timotius 1:10; Yohanes 1:16; Kolose 1:16-17

Juruselamat kita Yesus Kristus telah memusnahkan kematian, dan melalui Injil Dia telah memberitakan hidup dan keabadian.

Dan dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima, rahmat demi rahmat.
Segala sesuatu diciptakan melalui Dia dan untuk Dia; Dia ada sebelum segala sesuatu, dan segala sesuatu ada di dalam Dia.

Dan dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima, rahmat demi rahmat.

TE DEUM

Engkau adalah Allah: kami memuji-Mu;

Engkau adalah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkau adalah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah yang berkuasa dan perkasa,

langit dan bumi penuh dengan kemuliaan-Mu.
Persekutuan rasul yang mulia memuji-Mu.

Persekutuan nabi yang agung memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, kemuliaan-Mu tak terbatas,

Putra-Mu yang benar dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkan umat-Mu, Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpin dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memberkati-Mu.

Kami memuji nama-Mu selamanya.
Jagalah kami hari ini, Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kasih dan belas kasihan-Mu kepada kami,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami kepada-Mu.
Di dalam Engkau, Tuhan, adalah harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang melalui rahmat adopsi

memilih kami untuk menjadi anak-anak terang,

kami mohon, semoga kami tidak terbungkus

dalam kegelapan kesalahan tetapi selalu terlihat

berdiri dalam terang kebenaran yang cerah.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama-Mu dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Allah hidup dan meraja
Alleluya, alleluya
Maut sudah dikalahkan
Hidup sudah dilimpahkan.
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Hari ini hari Tuhan
Alleluya, alleluya
Hari penuh kesukaan
Hari raya kebangkitan
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Mari kita bergembira
Alleluya, alleluya
Bersyukur sambil memuji,
Bermadah sambil bernyanyi
Alleluya, alleluya
Terpujilah Kristus Tuhan.

Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.

Mazmur 117 (118)

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah Israel berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah kaum Harun berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Hendaklah orang yang takwa berkata,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Dalam kesesakan aku berseru kepada Tuhan,*
Ia menjawab dan melegakan daku.

Tuhan di pihakku, aku tidak takut,*
Apa yang dapat dilakukan manusia terhadapku?

Tuhan di pihakku, Ia penolongku.*
Aku melihat pembenciku tersipu-sipu.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada manusia.

Lebih baik berlindung pada Tuhan,*
dari pada percaya kepada bangsawan.

Segala bangsa mengepung aku,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku rapat-rapat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Mereka mengepung aku seperti lebah,+
seperti nyala api yang menjilat-jilat,*
tapi berkat nama Tuhan mereka kubinasakan.

Aku didesak-desak sampai terjatuh,*
tetapi Tuhan menolong aku.

Tuhanlah kekuatan dan pelindungku,*
Dialah kemenanganku

Suara gembira dan sorak-sorai,*
terdengar di perkemahan para pemenang.

"Tuhan bertindak dengan tangan kuat,*
tangan Tuhan mahakuasa".

Aku tidak akan mati, aku tetap hidup,*
untuk mewartakan karya-karya Tuhan.

Tuhan sering menyiksa aku,*
namun tidak menyerahkan daku kepada maut.

Bukalah bagiku gerbang kemenangan,*
supaya aku masuk dan bersyukur kepada Tuhan.

Inilah pintu gerbang Tuhan,*
para pemenang masuk ke dalamnya.

Syukur kepadaMu, sebab Engkau memenangkan daku,*
dan menjadi penyelamatku.

Batu yang dibuang oleh para pembangun,*
telah menjadi batu sendi.

Karya Tuhanlah itu,*
sangat mengagumkan kita.

Pada hari inilah Tuhan bertindak,*
mari kita rayakan dengan gembira.

Ya Tuhan, berilah kami keselamatan!*
Ya Tuhan, berilah kami kesejahteraan!

Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan,+
kami memberkati kamu dari dalam rumah Tuhan,*
Tuhanlah Allah, Dia menerangi kita.

Beraraklah dengan membawa ranting berdaun,*
hiasilah tanduk-tanduk mesbah.

Allahkulah Engkau, Engkau kupuji,*
Allahku, Engkau kuagungkan.

Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik,*
kekal abadi kasih setiaNya.

Ant.1: Terberkatilah yang datang demi nama Tuhan. Alleluya.

Ant.2: Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.

Dan 3,52-57

Terpujilah Engkau, Tuhan, Allah leluhur kami,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah namaMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau dalam baitMu yang mulia dan kudus,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau di atas takhta kerajaanMu,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya,+
dan bersemayam di atas singgasana,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Terpujiah Engkau di bentangan langit,*
kepadaMulah pujian selama segala abad.

Pujilah Tuhan, hai segala karya Allah,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

Pujilah Bapa dan Putera dan Roh kudus,*
kepadaNyalah pujian selama segala abad.

(Kemuliaan tidak diucapkan)

Ant.2: Marilah kita memuji Allah kita. Alleluya.

Ant.3: Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.

Mazmur 150

Pujilah Tuhan di tempatNya yang kudus,*
pujilah Dia di angkasaNya yang gemilang.

Pujilah Dia karena karyaNya yang agung,*
pujilah Dia karena kemuliaanNya yang besar.

Pujilah Dia dengan bunyi sangkakala,*
pujilah Dia dengan kecapi dan celempung.

Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian,*
pujilah Dia dengan gitar dan seruling.

Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting,+
Pujilah Dia dengan ceracap gemercing,*
segala yang bernafas, pujilah Tuhan.

Ant.3: Pujilah Tuhan karena kemuliaanNya yang besar. Alleluya.

Bacaan Singkat (Yeh 36,25-27)

Aku akan mereciki kamu dengan air suci, maka sucilah kamu dari segala kenajisan, dan kamu akan Kulepaskan dari semua berhalamu. Kamu akan Kuberi hati yang baru, dan semangat baru Kutempatkan dalam batinmu. Hati yang membatu akan Kuambil dari batinmu, dan kamu akan Kuberi hati yang lembut, dan Aku membuat kamu berlaku menurut ketetapanKu; hukumKu akan kamu tepati dan kamu laksanakan.

Lagu Singkat

P: Kami akan memuji Engkau, ya Allah,* Dan meyerukan namaMu. U: Kami. P: Kami akan mewartakan karyaMu yang agung. U: Dan menyerukan namaMu. P: Kemuliaan. U: Kami.

Ant.Kidung (Mi II): Para murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Para murid datang dan melihat tempat Yesus tinggal. Hari itu mereka tinggal bersama Yesus.

Doa Permohonan

Penyelamat kita telah turun ke dunia untuk hidup di tengah kita. Marilah kita mengucap syukur kepadaNya dan berkata:
U: Engkaulah cahaya dan sukacita kami, ya raja mahamulia.
P: Tuhan Kristus, fajar cemerlang, buah sulung kebangkitan,* semoga kami mengikuti Engkau dalam cahaya kehidupan.
P: Tunjukkanlah kepada kami kebaikanMu yang tertera dalam setiap makhluk,* supaya kami melihat kemuliaanMu di mana-mana.
P: Janganlah membiarkan kami dikalahkan oleh kejahatan,* tetapi tolonglah kami mengalahkan kejahatan dengan kebaikan.
P: Ketika Engkau dibaptis di sungai Yordan, Engkau diurapi oleh Roh kudus,* semoga kami hari ini bertindak atas dorongan Roh kudus itu juga.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi II)

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

MINGGU II SIANG

Madah

Ya Roh kudus sumber cinta
Serta Bapa dan Putera
Datanglah di tengah kami
Membawa hidup Ilahi

Gerakkanlah hati kami
Agar giat penuh bakti
Menyanyikan lagu puji
Mengamalkan cinta suci

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putera dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Mazmur 22 (23)

Tuhanlah gembalaku, aku takkan berkekurangan,*
Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.

Ia membimbing aku ke air yang tenang,*
dan menyegarkan daku.

Ia menuntun aku di jalan yang lurus,*
demi namaNya yang kudus.

Sekalipun berjalan dalam lembah yang kelam,*
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku.

Tongkat kegembalaanMu,*
itulah yang menghibur aku.

Engkau menyediakan hidangan bagiku,*
di hadapan segala lawanku.

Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak,*
pialaku penuh melimpah.

Kerelaan dan kemurahanMu mengiringi aku,*
seumur hidup.

aku akan diam di dalam rumah Tuhan,*
sepanjang masa.

Ant.1: Tuhan membaringkan daku di padang rumput yang hijau, alleluya.

Ant.2: Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Mazmur 75 (76)

Allah terkenal di Yehuda,*
di Israel namaNya termasyhur.

KemahNya berada di Salem,*
dan di Sion kediamanNya.

DihancurkanNya panah yang berkilat,*
perisai dan pedang dan perlengkapan perang.

Cemerlang Engkau dan mulia,*
lebih megah dari gunung abadi.

Orang gagah berani Kaujarahi,+
mereka terlelap dalam tidurnya,*
orang yang perkasa lenyap kekuatannya.

Ya Allah Yakub,*
hardikMu melumpuhkan kereta maupun kuda.

Ant.2: Di Israel nama Tuhan termasyhur, alleluya.

Ant.3: Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Dahsyat Engkau, siapakah dapat bertahan di hadapanMu,*
terhadap hebatnya amarahMu.

Dari langit Kauperdengarkan keputusanMu,*
bumi takut dan tertegun.

pada waktu Allah bangkit untuk mengadili,*
dan menyelamatkan orang tertindas seluruh negeri.

Keberangan manusia bahkan menjadi pujianMu,*
dan amarahnya menambah keluhuranMu.

Bernadarlah dan penuhilah janjimu kepada Tuhan Allahmu,*
hendaknya para hamba Tuhan menyampaikan persembahan kepada Yang dahsyat.

Ia mematahkan semangat para penguasa,*
menakutkan para raja bumi.

Ant.3: Bumi takut dan tertegun, pada waktu Allah bangkit untuk mengadili, alleluya.

Bacaan singkat (Rom 8,26)

Roh kudus datang membantu kita yang lemah ini. Sebab sesungguhnya kita tidak tahu, bagaimana kita harus berdoa. Maka Roh kudus sendiri berdoa untuk kita dengan keluhan yang tak terucapkan.

P: Ya Tuhan, hendaknya seruanku sampai ke hadapanMu.
U: Berilah aku pengertian seturut firmanMu.

Doa Penutup (Mi II)

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Home

***

MINGGU II SORE II

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Mazmur 113B (115)

Bukan kami, ya Tuhan, bukan kami,+
melainkan namaMulah hendaknya dimuliakan,*
karena kasih dan kesetiaanMu.

Mengapa para bangsa harus berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Allah kita ada di surga,*
Ia melakukan semua yang dikehendakiNya.

Berhala-berhala mereka perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.

Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba,+
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,*
tiada suara keluar dari tenggorokannya.

Mereka yang membuatnya akan sama halnya,*
begitu pun mereka yang percaya kepadanya.

Umat Israel hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Kaum Harun hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Semua orang yang takwa hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Tuhan akan mengingat kita,*
Ia akan memberkati kita.

Ia memberkati umat Israel,*
Ia memberkati kaum Harun.

Ia memberkati semua orang yang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Semoga Tuhan menambah jumlahmu,*
jumlahmu sendiri dan jumlah keturunanmu.

Diberkatilah engkau oleh Tuhan Allah kita,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Surga itu kepunyaan Tuhan,*
dan bumi diberikanNya kepada manusia.

Yang memuji Tuhan bukan orang-orang mati,*
dan bukan mereka yang turun ke alam maut.

Tetapi kitalah yang memuliakan Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Bacaan singkat (2Tes 2,13-14)

Kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah atas kamu, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Sebab Allah telah memilih kamu sebagai buah sulung untuk diselamatkan karena dikuduskan oleh Roh dan karena percaya akan kebenaran. Untuk itulah Allah telah memanggil kamu dengan perantaraan Injil yang kami wartakan, sehingga kamu dapat memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Lagu Singkat

P: Agunglah Tuhan kita,* Dan amat besarlah kekuasaanNya. U: Agunglah. P: HikmatNya tak terduga dalamnya. U: Dan amat besarlah kekuasaanNya. P: Kemuliaan. U: Kristus.

Ant.Kidung (Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Doa Permohonan

Kristus sanggup menyelamatkan semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia selalu bertindak sebagai pengantara kita. Marilah kita memuji dan meluhurkan Dia dan dengan penuh kepercayaan berkata:
U: Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.
P: Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu.
P: Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela.
P: Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat.
P: Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi II)

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Sore

MINGGU II SORE II

Madah

Pencipta cahaya mulya
Yang mengatur matahari
Pada awal masa purba
Kauciptakan langit bumi.

Pagi petang Kauhubungkan
Kauberi julukan hari
Senja sudah Kaudatangkan
T'rimalah pujian kami.

Kami sesal akan dosa
Ingin bersih dari noda
Agar dapat masuk surga
Mencapai pahala mulya.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan rohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Mazmur 109,1-5.7

Tuhan berfirman kepada baginda: "Duduklah di sisi kananKu,*
sampai musuh musuhmu Kujadikan tumpuan kakimu".

Tuhan meluaskan kekuasaan baginda dari kediamanNya di Sion,*
"Berkuasalah atas para musuh.

Engkau berkuasa sejak kelahiranmu, di atas gunung yang suci,*
sejak engkau terkandung, sejak fajar masa mudamu".

Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal,*
"Engkaulah imam seperti Melkisedek, untuk selama-lamanya".

Tuhan mendampingi baginda,*
pada hari kemurkaanNya raja-raja dihancurkanNya.

Tuhan menyertai baginda dalam segala usaha,*
agar baginda berlangkah maju dengan gagah perkasa.

Ant.1: Kristus Tuhan adalah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya, alleluya.

Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Mazmur 113B (115)

Bukan kami, ya Tuhan, bukan kami,+
melainkan namaMulah hendaknya dimuliakan,*
karena kasih dan kesetiaanMu.

Mengapa para bangsa harus berkata,*
"Di manakah Allah mereka?"

Allah kita ada di surga,*
Ia melakukan semua yang dikehendakiNya.

Berhala-berhala mereka perak dan emas belaka,*
buatan tangan manusia.

Mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berbicara,*
mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat.

Mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar,*
mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium.

Mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba,+
mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan,*
tiada suara keluar dari tenggorokannya.

Mereka yang membuatnya akan sama halnya,*
begitu pun mereka yang percaya kepadanya.

Umat Israel hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Kaum Harun hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Semua orang yang takwa hendaknya percaya kepada Tuhan,*
Dialah pertolongan dan perisai mereka.

Tuhan akan mengingat kita,*
Ia akan memberkati kita.

Ia memberkati umat Israel,*
Ia memberkati kaum Harun.

Ia memberkati semua orang yang takwa,*
baik yang kecil maupun yang besar.

Semoga Tuhan menambah jumlahmu,*
jumlahmu sendiri dan jumlah keturunanmu.

Diberkatilah engkau oleh Tuhan Allah kita,*
yang menjadikan langit dan bumi.

Surga itu kepunyaan Tuhan,*
dan bumi diberikanNya kepada manusia.

Yang memuji Tuhan bukan orang-orang mati,*
dan bukan mereka yang turun ke alam maut.

Tetapi kitalah yang memuliakan Tuhan,*
sekarang dan selama-lamanya.

Ant.2: Allah kita ada di surga, Ia melakukan semua yang dikehendakiNya, alleluya.

Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Why 19,1-7

Alleluya.
Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*
karena benar dan adillah segala keputusanNya.
Alleluya.

Alleluya.
Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*
semua yang takwa, baik kecil maupun besar.
Alleluya.

Alleluya.
Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*
sudah menjadi raja.
Alleluya.

Alleluya.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*
marilah kita memuliakan Tuhan.
Alleluya.

Alleluya.
Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*
dan mempelaiNya sudah siap berhias.
Alleluya.

Ant.3: Pujilah Allah kita, hai kamu para hambaNya, baik kecil mupun besar. Alleluya.

Bacaan singkat (2Tes 2,13-14)

Kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah atas kamu, saudara-saudara yang dikasihi Tuhan. Sebab Allah telah memilih kamu sebagai buah sulung untuk diselamatkan karena dikuduskan oleh Roh dan karena percaya akan kebenaran. Untuk itulah Allah telah memanggil kamu dengan perantaraan Injil yang kami wartakan, sehingga kamu dapat memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Lagu Singkat

P: Agunglah Tuhan kita,* Dan amat besarlah kekuasaanNya. U: Agunglah. P: HikmatNya tak terduga dalamnya. U: Dan amat besarlah kekuasaanNya. P: Kemuliaan. U: Kristus.

Ant.Kidung (Mi II): Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Ada perkawinan di Kana Galilea. Yesus dan Maria ibuNya hadir juga.

Doa Permohonan

Kristus sanggup menyelamatkan semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia, sebab Ia selalu bertindak sebagai pengantara kita. Marilah kita memuji dan meluhurkan Dia dan dengan penuh kepercayaan berkata:
U: Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.
P: Pada senja hari ini kami mohon kepadaMu, ya Kristus, matahari sejati,* lindungilah seluruh umat manusia dan sinarilah dengan terang cahayaMu.
P: Peliharalah perjanjian yang Kauteguhkan dengan darahMu,* dan kuduskanlah GerejaMu supaya tetap suci dan tak bercela.
P: Bimbinglah orang yang sedang bepergian, dan hantarlah mereka pada jalan yang aman sentosa,* agar mereka sampai ke tempat tujuannya dengan selamat.
P: Sambutlah, ya Tuhan, arwah-arwah para hambaMu,* hapuskanlah dosa mereka dan terimalah mereka dalam kemuliaan abadi.

Bapa Kami

Doa Penutup (Mi II)

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau mengatur langit dan bumi. Dengarkanlah dengan rela permohonan umatMu. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU II

Doa Tobat

U: Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa
dan kepada saudara sekalian,
bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan,
dengan perbuatan dan kelalaian.
Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa.
Oleh sebab itu saya mohon kepada santa perawan Maria,
kepada para malaikat dan orang kudus
dan kepada saudara sekalian,
supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.

P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kiat ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Mazmur 90 (91)

Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,*
menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.

Hendaklah ia berdoa: "Ya Tuhan, Engkaulah pelindung dan pengungsianku,*
ya Allah, padaMulah aku percaya"

Hanya Tuhanlah yang akan melepaskan dikau dari perangkap,*
melindungi engkau terhadap wabah yang berkecamuk

Ia akan menudungi engkau dengan kepakNya,+
dan di bawah sayapNya engkau akan berlindung,*
lenganNya akan menjadi perisai dan jebang bagimu.

Engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam,*
akan panah yang mengancam di waktu siang;

Akan wabah yang menular dalam kegelapan,*
akan bencana yang mengamuk di siang hari.

Walaupun seribu orang rebah di sebelah kirimu,+
dan sepuluh ribu di sebelah kananmu,*
namun engkau takkan kejangkitan.

Engkau akan menyaksikan kehancuran musuh,*
dan pembalasan terhadap orang-orang jahat.

Jika engkau memilih Tuhan menjadi pelindungmu,*
dan Allah mahatinggi menjadi penopangmu;

Maka engkau takkan ditimpa malapetaka,*
dan kemahmu takkan diserang wabah;

Sebab Allah akan mengutus malaikatNya,*
untuk menjaga engkau ke manapun engkau pergi.

Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,*
jangan sampai kakimu tersandung pada batu.

Singa dan harimau akan kaulangkahi,*
ular dan naga akan kauinjak-injak.

Sebab Allah bersabda: "Mengingat bahwa ia berpaut padaKu,*
maka Aku akan menyelamatkannya;

Aku akan menjadi pelindungnya, jika ia mengakui Aku,*
jika ia berseru kepadaKu, Aku akan menjawabnya.

Aku akan tetap besertanya dan membebaskan dia dari kesesakan,*
dan Aku akan memuliakannya.

Aku akan memuaskan dia dengan usia lanjut,*
dan memperkenankan dia menikmati keselamatanKu".

Ant.: Tuhan akan menudungi engkau dengan kepakNya, engkau tak usah takut akan bahaya di waktu malam.

Bacaan singkat (Why 22,4-5)

Para hamba Allah akan memandang wajah Allah, dan nama Allah tertera pada dahi mereka. Malam takkan ada lagi, cahaya lampu atau sinar matahari takkan mereka perlukan lagi. Sebab Tuhan Allah menerangi mereka, dan mereka akan meraja selama-lamanya.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Hari Minggu malam:

Tuhan, pelindung kami, pada hari ini kami telah merayakan wafat dan kebangkitan Kristus. Dengarkanlah kiranya ucapan bibir kami, dan jauhkanlah segala mara bahaya. Semoga kami tidur dengan nyenyak dan aman sentosa dalam damaiMu, sehingga kami dapat bangun lagi dengan gembira hati untuk memuji Engkau. Demi Kristus, pengantara kami.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami. Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu, s'moga kautunjukkan kepada kami. O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Santa Godeliva

Pengaku Iman

Godeliva lahir pada tahun 1045. Beberapa bulan setelah pernikahan, ia ditinggal pergi oleh suaminya. Kemudian ia diperlakukan dengan kasar dan kejam oleh mertuanya. Karena didesak oleh ayah Godeliva dan uskup setempat, maka suaminya pura-pura rujuk kembali dengannya. Godelive kemudian dibunuh oleh pembunuh-pembunuh bayaran suaminya pada tahun 1070.

Santa Maria Goretti

Perawan dan Martir

Marietta, demikian nama panggilan Maria Goretti, lahir di Corinaldo, Italia pada tanggal 16 Oktober 1890. Kedua orang-tuanya, Luigi Goretti dan Assunta Carlini, adalah petani miskin di desa Corinaldo. Mereka miskin secara lahiriah tetapi kaya secara rohani karena mereka sesungguhnya orang beriman yang mempercayakan seluruh hidupnya kepada Tuhan. Sepeninggal Luigi Goretti kesulitan hidup mereka semakin bertambah parah. Ibunya Assunta Carlini bersama kelima anaknya terpaksa berpindah-pindah tempat untuk mendapatkan lapangan kerja buat menyambung hidup. Akhirnya mereka menetap di Nettuno, sebuah kawasan penuh rawa-rawa sebagai petani penyewa tanah. Maria Goretti dengan rajin membantu ibunya bekerja di kebun dan merawat adik-adiknya.

Meskipun kesulitan hidup terus melilit mereka, namun semangat iman mereka tidak luntur. Maria Goretti tetap bersemangat mengikuti pelajaran agama menyongsong pesta Komuni pertama. Ia rindu sekali secepatnya menyambut Tubuh dan Darah Kristus, meskipun untuk itu ia harus berjalan kaki ke kota untuk mengikuti pelajaran agama. Ia terus berusaha menata hidupnya dengan doa dan kerja serta berusaha sekuat tenaga agar tidak jatuh dalam dosa. Kepada ibunya ia mencetuskan kata-kata iman berikut: "Lebih baik mati seribu kali daripada berbuat dosa satu kali." Ia tidak rela menghina Yesus yang dicintainya dengan berbuat dosa.

Ujian hidup terhadap kesucian hatinya demikian cepat datang. Adapun Alessandro, pemuda tetangga yang bekerja pada mereka sebagai pembantu untuk pekerjaan-pekerjaan kasar, menaruh hati pada Marietta. Telah berkali-kali ia membujuk Marietta untuk berbuat serong. Oleh karena nafsu birahi terus menguasai dirinya, ia tetap mencari kesempatan untuk merenggut kesucian Marietta. Kesempatan itu akhirnya tiba tatkala Marietta sendirian di rumah menjaga adiknya yang sakit, sedang ibunya berada di kebun. Alessandro, yang sedang bekerja di kebun, tahu Marietta sendirian di rumah. Dengan dalih hendak beristirahat di rumah karena letih, ia segera pulang ke rumah. Dalam hatinya ia telah bertekad bulat: berhasil atau mati!

Sesampai di rumah ia terus melaksanakan niatnya. Sementara itu Marietta sedang menidurkan adiknya. Alessandro memanggil-manggil Marietta dan menyuruh membukakan pintu kamar. Tetapi Marietta yang tahu akan maksud jahat Allesendro tetap tidak membuka pintu itu. Sebaliknya ia berdoa meminta perlindungan Tuhan Yesus. Karena amarahnya dan dorongan nafsunya, Alessandro mendobrak pintu kamar Marietta. Ia masuk dan memaksa Marietta mengikuti dorongan birahinya. Tetapi dengan keras Marietta membela diri dan berusaha melepaskan dirinya dari cengkeraman Alessandro. Karena Marietta tetap bersikeras menolak keinginannya maka dia menghunus pisau yang sudah lama disiapkannya dan mengancam Marietta. Ancaman ini pun tidak dihiraukan Marietta. Oleh karena itu, Alessandro dengan kalutnya menancapkan pisau tajam itu ke tubuh gadis tak berdosa itu sebanyak 14 kali. Senja hari tanggal 5 Juli 1902 itu benar-benar kabut gelap menimpa gadis suci ini. Keesokan harinya pada tanggal 6 Juli 1902, setelah mengakukan dosa-dosanya dan menerima Komuni Kudus, Marietta menghembuskan nafasnya dan meninggal dunia. Sebelum meninggal dunia, ia memaafkan dan mengampuni perbuatan keji Alessandro dengan berkata: "Aku ingin dia berada di dekatku di surga kelak." Alessandro yang melihat akibat perbuatannya yang keji itu, lari pontang-panting meninggalkan Marietta. Dia kemudian ditangkap polisi dan dihukum penjara selama 30 tahun. Setelah 8 tahun meringkuk di dalam penjara, ia menyesali perbuatannya dan memperbaiki hidupnya.