Selasa, 9 September 2031

Selasa XXIII Masa Biasa

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Kolose 2:6-15

Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus. Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia. Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa. Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati. Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib: Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka.

Mazmur Tanggapan Mazmur 145:1-2,8-11

Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.
Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,

Bacaan Injil Lukas 6:12-19

Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat. Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya.

Renungan

Dicoret Lunas

Warung di kampung biasanya punya buku kecil bersampul lusuh. Isinya daftar hutang pelanggan. Nama, tanggal, jumlah. Selama namamu masih tertulis di situ, setiap kali lewat depan warung ada yang mengganjal. Sampai suatu hari hutang itu dibayar, dan si pemilik warung mencoretnya tebal-tebal: lunas.

Paulus memakai gambaran serupa untuk jemaat Kolose. Ada surat hutang yang mendakwa dan mengancam kita, katanya, yaitu segala pelanggaran kita di hadapan Allah. Lalu datang kalimat yang membuat lega: Allah menghapuskan surat hutang itu dan memakukannya pada kayu salib. Dicoret. Bukan oleh uang kita, melainkan oleh darah Anak-Nya. Kita tidak diminta mencicil. Kita diminta hidup sebagai orang yang sudah lunas: berakar di dalam Dia, melimpah dengan syukur.

Injil hari ini menunjukkan siapa Pribadi di balik pelunasan itu. Sebelum memilih dua belas rasul, Yesus semalam-malaman berdoa di bukit. Nama-nama itu tidak dipilih sembarangan. Termasuk Yudas. Ia tahu, dan tetap memanggil.

Kalau Allah sudah mencoret hutangku, mengapa aku masih rajin membuka buku hutang orang lain terhadapku?

Tuhan, Engkau telah melunasi hutangku di salib. Ajarilah aku mencoret hutang sesamaku dengan pengampunan. Amin.

Invitatorium

SELASA III PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja mahamulia.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja mahamulia.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Ave Maria, gratia plena

Maria, gratia plena

Maria, gratia plena

Ave, ave dominus

Dominus tecum

Benedicta tu in mulieribus

Et benedictus

Et benedictus fructus ventris

Ventris tui, Jesus

Ave Maria!
Ave Maria Mater Dei

Ora pro nobis peccatoribus

Ora, ora pro nobis

Ora ora pro nobis peccatoribus

Nunc et in hora mortis

In hora mortis, nostrae

In hora mortis mortis nostrae

In hora mortis, nostrae

Ave Maria!
Terjemahan Bahasa Indonesia
Salam Maria, penuh rahmat,

Tuhan sertamu,

terpujilah Engkau di antara wanita,

dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.

Santa Maria, Bunda Allah,

doakanlah kami yang berdosa ini,

sekarang dan waktu kami mati.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah, Penyelamatnya.

Mazmur 24

Masuknya Tuhan ke dalam Bait-Nya

Kristus membukakan surga bagi kita dalam kemanusiaan yang Ia kenakan (Santo Ireneus).
Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,

dunia dan semua penduduknya.

Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan,

dan menegakkannya di atas sungai-sungai.
Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan?

Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,

yang tidak menyerahkan diri kepada kesia-siaan,

dan tidak bersumpah palsu.
Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan,

dan keadilan dari Allah, Penyelamatnya.

Itulah angkatan orang-orang yang mencari Dia,

yang mencari wajah Allah Yakub.
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang,

dan terangkatlah, hai pintu-pintu yang abadi,

supaya masuk Raja Kemuliaan!
Siapakah Raja Kemuliaan itu?

Tuhan yang jaya dan perkasa,

Tuhan yang perkasa dalam peperangan.
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang,

dan terangkatlah, hai pintu-pintu yang abadi,

supaya masuk Raja Kemuliaan!
Siapakah Dia, Raja Kemuliaan itu?

Tuhan semesta alam,

Dialah Raja Kemuliaan!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah, Penyelamatnya.

Ant. 2 Yang Mahatinggi telah menjadikan kediaman-Nya bait yang kudus.

Mazmur 46

Allah, perlindungan dan kekuatan kita

Ia akan disebut Imanuel, yang berarti: Allah beserta kita (Matius 1:23).

Allah adalah bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan,

seorang penolong yang selalu siap sedia dalam kesesakan:

maka kita tidak akan takut, sekalipun bumi berguncang,

sekalipun gunung-gunung jatuh ke dalam dasar laut,

sekalipun airnya bergelora dan berbuih,

sekalipun gunung-gunung berguncang oleh geloranya.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Sungai-sungai yang airnya menggembirakan kota Allah,

tempat kudus kediaman Yang Mahatinggi.

Allah ada di dalamnya, kota itu tidak akan goyah;

Allah akan menolongnya pada waktu fajar menyingsing.

Bangsa-bangsa bergolak, kerajaan-kerajaan goyah:

Ia mengangkat suara-Nya, bumi pun lenyap.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Marilah, lihatlah perbuatan-perbuatan Tuhan,

perbuatan-perbuatan dahsyat yang telah Ia lakukan di bumi.

Ia menghentikan peperangan sampai ke ujung bumi;

busur dipatahkan-Nya, tombak diputuskan-Nya.

Perisai-perisai dibakar-Nya dengan api.

“Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah,

Aku ditinggikan di antara bangsa-bangsa, ditinggikan di bumi!”
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Yang Mahatinggi telah menjadikan kediaman-Nya bait yang kudus.

Ant. 3 Hal-hal mulia dikatakan tentang Dikau, ya Perawan Maria.

Mazmur 87

Yerusalem adalah ibu kita semua

Yerusalem surgawi adalah wanita yang bebas; ia adalah ibu kita (Galatia 4:26).

Di gunung yang kuduslah kota-Nya,

yang dikasihi Tuhan.

Tuhan lebih menyukai pintu-pintu gerbang Sion

daripada semua kediaman Yakub.

Hal-hal mulia dikatakan tentang Dikau,

ya kota Allah!
“Babel dan Mesir akan Kuhitung

di antara mereka yang mengenal Aku;

Filistia, Tirus, Etiopia,

mereka ini akan menjadi anak-anaknya

dan Sion akan disebut ‘Ibu’

sebab semua akan menjadi anak-anaknya.”
Dialah, Tuhan Yang Mahatinggi,

yang memberikan tempat kepada setiap orang.

Dalam daftar bangsa-bangsa Ia menulis:

“Inilah anak-anaknya,”

dan sambil menari mereka akan bernyanyi:

“Dalam Dikau semua menemukan rumah mereka.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Hal-hal mulia dikatakan tentang Dikau, ya Perawan Maria.

Hening Suci (ditandai dengan bel)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Berbahagialah mereka yang mendengarkan sabda Allah.

Dan menyimpannya dalam hati mereka.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Kejadian

3:9-20

Penghakiman atas orang berdosa dan janji keselamatan
Tuhan Allah memanggil manusia itu dan bertanya kepadanya, “Di manakah engkau?” Ia menjawab, “Aku mendengar suara-Mu dalam taman; tetapi aku takut, karena aku telanjang, maka aku bersembunyi.” Lalu Ia bertanya, “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari pohon, yang Kularang engkau makan itu?” Manusia itu menjawab, “Perempuan yang Engkau tempatkan di sisiku—dialah yang memberi aku buah dari pohon itu, maka aku memakannya.”
Tuhan Allah kemudian bertanya kepada perempuan itu, “Mengapa engkau melakukan hal itu?” Perempuan itu menjawab, “Ular itu menipu aku, maka aku memakannya.”
Lalu Tuhan Allah berfirman kepada ular itu:
“Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau

di antara segala binatang

dan di antara segala binatang liar;

Dengan perutmulah engkau akan menjalar,

dan debu tanahlah yang akan kaumakan

seumur hidupmu.

Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini,

antara keturunanmu dan keturunannya;

Ia akan meremukkan kepalamu,

dan engkau akan meremukkan tumitnya.”
Kepada perempuan itu Ia berfirman:
“Aku akan sangat memperbanyak kesusahanmu waktu mengandung;

dengan kesakitan engkau akan melahirkan anak.

Namun engkau akan berahi kepada suamimu,

dan ia akan berkuasa atasmu.”
Kepada manusia itu Ia berfirman: “Karena engkau mendengarkan perkataan istrimu dan makan dari pohon yang Kularang engkau makan itu,
“Terkutuklah tanah karena engkau!

Dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah

seumur hidupmu.

Duri dan onak akan dihasilkannya bagimu,

dan tumbuh-tumbuhan di padang akan kaumakan.

Dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu,

sampai engkau kembali ke tanah,

dari mana engkau diambil;

Sebab engkau debu,

dan menjadi debu engkau akan kembali.”
Manusia itu menamai istrinya Hawa, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

RESPONSORIUM

Hari ini Perawan Maria lahir dari benih Daud.

Melalui Dia keselamatan dunia telah dinyatakan kepada semua orang percaya;

hidupnya yang mulia telah bersinar atas dunia.
Marilah kita merayakan dengan khidmat kelahiran Santa Perawan Maria.

Hidupnya yang mulia telah bersinar atas dunia.
Bacaan Kedua

Dari sebuah khotbah oleh Santo Andreas dari Kreta, uskup

Yang lama telah berlalu, semuanya dijadikan baru
Kegenapan hukum adalah Kristus sendiri, yang tidak begitu banyak menjauhkan kita dari huruf melainkan mengangkat kita kepada rohnya. Sebab penyempurnaan hukum adalah ini, bahwa Sang Pemberi Hukum itu sendiri menyelesaikan pekerjaan-Nya dan mengubah huruf menjadi roh, merangkum segala sesuatu dalam diri-Nya dan, meskipun tunduk pada hukum, hidup oleh rahmat. Ia menundukkan hukum, namun secara harmonis menyatukan rahmat dengannya, tidak mengacaukan karakteristik khas yang satu dengan yang lain, tetapi melakukan transisi dengan cara yang paling sesuai bagi Allah. Ia mengubah apa pun yang memberatkan, bersifat perbudakan, dan menindas menjadi apa yang ringan dan membebaskan, sehingga kita tidak lagi diperbudak di bawah roh-roh dunia, seperti yang dikatakan Rasul, atau terikat sebagai hamba di bawah huruf hukum.
Inilah manfaat tertinggi, yang mencakup segalanya, yang telah dianugerahkan Kristus kepada kita. Inilah penyingkapan misteri, inilah pengosongan kodrat ilahi, persatuan Allah dan manusia, dan pendewaan kemanusiaan yang dikenakan. Kedatangan Allah yang bercahaya dan nyata kepada manusia ini tentu saja membutuhkan pendahuluan yang gembira untuk memperkenalkan karunia keselamatan yang besar kepada kita. Perayaan saat ini, kelahiran Bunda Allah, adalah pendahuluan, sedangkan tindakan terakhir adalah persatuan yang telah ditetapkan antara Sabda dengan daging. Hari ini Perawan lahir, diasuh dan dibentuk serta dipersiapkan untuk perannya sebagai Bunda Allah, yang adalah Raja semesta alam sepanjang segala abad.
Maka, dengan adil kita merayakan misteri ini karena ini menandakan bagi kita rahmat ganda. Kita dituntun menuju kebenaran, dan kita dijauhkan dari kondisi perbudakan kita terhadap huruf hukum. Bagaimana ini bisa terjadi? Kegelapan menyerah di hadapan datangnya terang, dan rahmat menukar legalisme dengan kebebasan. Tetapi di tengah-tengah keduanya berdiri misteri hari ini, di perbatasan di mana jenis dan simbol memberi jalan kepada kenyataan, dan yang lama digantikan oleh yang baru.
Oleh karena itu, biarlah seluruh ciptaan bernyanyi dan menari serta bersatu untuk memberikan sumbangan yang layak bagi perayaan hari ini. Biarlah ada satu perayaan umum bagi para kudus di surga dan manusia di bumi. Biarlah segala sesuatu, hal-hal duniawi dan yang di atas, bergabung dalam perayaan meriah. Hari ini dunia ciptaan ini diangkat ke martabat tempat kudus bagi Dia yang menciptakan segala sesuatu. Makhluk itu baru dipersiapkan untuk menjadi kediaman ilahi bagi Sang Pencipta.

RESPONSORIUM

Hari ini marilah kita merayakan dengan khidmat kelahiran Maria, Bunda Allah yang tetap perawan,

yang hidupnya yang gemilang telah menerangi Gereja.
Dengan hati dan pikiran marilah kita menyanyikan pujian dan kemuliaan kepada Kristus pada hari raya kudus Perawan Bunda Allah yang mulia ini.

Yang hidupnya yang gemilang telah menerangi Gereja.

TE DEUM

Engkaulah Allah: kami memuji Dikau;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan Dikau;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Segala ciptaan menyembah Dikau.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi tanpa henti:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah segala kuasa,

surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Paduan mulia para rasul memuji Dikau.

Persekutuan luhur para nabi memuji Dikau.

Pasukan martir berjubah putih memuji Dikau.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan Dikau:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan penuntun.
Engkau, Kristus, adalah Raja Kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat maut,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi Hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji Dikau.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami kasih dan belas kasihan-Mu,

karena kami telah menaruh kepercayaan kami pada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap sia-sia.

DOA PENUTUP

Anugerahkanlah kepada hamba-hamba-Mu,

kami mohon, ya Tuhan, karunia rahmat surgawi,

agar pesta Kelahiran Santa Perawan

dapat membawa kedamaian yang lebih dalam bagi mereka

yang bagi mereka kelahiran Putra-Nya adalah fajar keselamatan.

Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Gelap berkurang, malam hampir hilang
Fajar gemilang menyebarkan terang.
Marilah kita memanjatkan doa
Kepada Bapa.

Semoga Bapa berbelaskasihan
Membimbing kita dalam pengabdian
Dan merestui karya darma bakti
Sepanjang hari.

Ya Bapa kami, sudilah kabulkan
Harapan hati yang kami ungkapkan
Secara tulus demi Yesus Kristus
Dalam Roh Kudus. Amin.

Ant.1: Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.

Mazmur 84 (85)

Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan,*
dan memulihkan nasib Yakub.

Engkau telah memaaafkan kesalahan umatMu,*
dan mengampuni segala dosa mereka.

Engkau telah menarik kembali rasa geramMu,*
dan meredakan nyala murkaMu.

Pulihkanlah kami, ya Allah penyelamat kami,*
dan hentikanlah rasa jengkel terhadap umatMu!

Untuk selamanyakah Engkau murka terhadap kami,*
dan melanjutkan amarahMu turun-temurun?

Tidak maukah Engkau menghidupkan kami kembali,*
sehingga umatMu bersukacita karena Engkau?

Perlihatkanlah kasih setiaMu, ya Tuhan,*
dan berilah kami keselamatanMu.

Aku mau mendengarkan firman Tuhan,*
Tuhan menjanjikan keselamatan kepada umatNya;

kepada orang yang dikasihiNya,*
yang kembali percaya kepadanya.

Sungguh, keselamatan Tuhan dekat pada orang yang takwa,*
dan kemuliaanNya diam di negeri kita.

Kasih dan kesetiaan akan bertemu,*
keadilan dan keselamatan akan berpelukan.

Kesetiaan akan tumbuh dari bumi,*
dan keadilan akan turun dari langit.

Tuhan akan mencurahkan hujan,*
dan tanah kita akan menghasilkan panenannya.

Keadilan akan berjalan di hadapanNya,*
dan keselamatan akan mengikuti jejakNya.

Ant.1: Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.

Ant.2: Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.

Yes 26,1-12

Kita mempunyai kota yang kuat,+
Tuhan mendirikan tembok dan benteng,*
untuk melindungi kita.

Bukalah pintu gerbang, agar masuklah bangsa yang jujur,*
bangsa yang tetap setia.

Tuhan, dengan teguh Engkau memelihara keselamatan,*
karena umatMu percaya padaMu.

Percayalah kepada Tuhan untuk selama-lamanya,*
sebab Tuhanlah wadas yang kekal.

Jalan orang jujur lurus,*
Engkau merintis jalan lurus baginya.

Biarpun Engkau menghakimi kami,+
kami berharap padaMu, ya Tuhan,*
dan memuji namaMu itulah hasrat hati kami.

Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam,*
dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.

Bila Engkau datang menghakimi bumi,*
para penduduk dunia mengalami keadilan.

Ya Tuhan, Engkau akan menganugerahkan keselamatan kepada kami,*
sebab Engkaulah yang menyelesaikan segala pekerjaan kami.

Ant.2: Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.

Ant.3: Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.

Mazmur 66 (67)

Semoga Allah mengasihani dan memberkati kita,*
semoga wajahNya berseri-seri kepada kita.

Ya Allah, semoga karyaMu dikenal di bumi,*
dan keselamatanMu di antara segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa bersorak gembira,+
sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil,*
dan menuntun segala bangsa di bumi.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Tanah telah memberi hasilnya,*
sebab Tuhan, Allah kita, telah memberkati kita.

Semoga Allah tetap memberkati kita,*
semoga seluruh bumi menjadi takwa.

Ant.3: Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.

Bacaan Singkat (1Yoh 4,14-15)

Kita telah melihat dan memberi kesaksian, bahwa Bapa telah mengutus PuteraNya untuk menyelamatkan dunia. Barang siapa mengakui Yesus sebagai Putera Allah, Allah tinggal di dalamnya dan ia tinggal dalam Allah.

Lagu Singkat

P: Allahku, Engkau penolongku,* PadaMu aku berharap. U: Allahku. P: Engkaulah pelindung dan pembebasku. U: PadaMu aku berharap. P: Kemuliaan. U: Allahku.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

Doa Permohonan

Dengan darahNya Kristus telah memperoleh bagi diriNya suatu umat yang baru. Marilah kita menyembah Dia dan berdoa kepadaNya dengan rendah hati:
U: Ingatlah akan umatMu, ya Tuhan.
P: Raja dan penebus kami, dengarkanlah umatMu yang memuji Engkau pada permulaan hari ini,* ajarilah kami meluhurkan Dikau, ya Raja mahamulia.
P: Engkaulah harapan dan keteguhan kami, padaMu kami percaya,* dan kami takkan dipermalukan.
P: Perhatikanlah kelemahan kami dan datanglah cepat untuk membantu kami,* karena tanpa Engkau kami tak berdaya seditipun.
P: Ingatlah akan orang yang papa dan yang sendirian, agar hari baru ini jangan menjadi beban bagi mereka,* melainkan hiburan dan sukacita.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, segala kebaikan dan setiap keindahan Kauciptakan dalam cinta kasihMu. Semoga kami memulai hari ini dengan sukacita dan mengisinya dengan usaha cinta kasih bagiMu dan bagi semua saudara kami. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SELASA III SIANG

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

Mazmur 118 (119),97-104

Betapa besar cintaku kepada hukumMu,*
aku merenungkannya sepanjang hari.

Aku menjadi lebih bijaksana dari pada musuhku,*
sebab perintahMu selalu ada padaku.

Aku lebih arif dari pada semua pengajarku,*
sebab aku merenungkan sabdaMu.

Aku lebih berbudi dari pada orang-orang tua,*
sebab aku berpegang pada perintahMu.

Aku tidak melangkahkan kaki ke jalan kejahatan,*
agar firmanMu tetap kupegang.

Aku tidak menyimpang dari ketetapanMu,*
sebab Engkaulah yang mengajar aku.

Betapa manisnya janjiMu bagiku,*
melebihi madu di mulutku.

Aku menimba pengertian dari titahMu,*
maka aku benci akan segala kebohongan.

Ant.1: Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

Ant.2: Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

Mazmur 73 (74) I

Ya Allah, mengapa Kaubuang kami untuk selamanya?*
Mengapa murkaMu bernyala terhadap domba gembalaanMu?

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala,+
yang Kautebus menjadi bangsa milik pusakaMu,*
ingatlah akan gunung Sion yang Kaudiami.

Pulihkanlah bangsaMu dari reruntuhan puing,*
tempat kudus telah dimusnakan musuh.

LawanMu berbuat huru-hara dalam rumahMu,*
dan memancangkan ratusan panji.

Mereka memasang api pada pintu gerbang,*
dan merusak ukiran-ukiran dengan kapak.

Mereka merobohkan semua pintu,*
dan menghancurkannya berkeping-keping dengan kapak dan beliung.

Mereka membumihanguskan rumahMu yang kudus,*
dan menajiskan kediamanMu.

Mereka berkata dalam hati,+
"Marilah kita basmi bangsa ini sekaligus,*
dan semua rumah ibadat di seluruh negeri".

Tiada mukjizat lagi bagi kami, tiada nabi,*
tak seorangpun tahu, masih berapa lama.

Ya Allah, masih berapa lama lawan itu menghina,*
dan musuh menghojat namaMu terus-menerus?

Mengapa Engkau menarik kembali tanganMu,*
mengapa Engkau berpangku tangan saja?

Ya Allah, hancurkanlah raja-raja dari timur,*
rebutlah kemenangan di Yerusalem.

Ant.2: Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

Ant.3: Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

Mazmur 73 (74) II

Engkaulah yang membelah laut dengan kekuasaanMu,*
dan memecahkan kepala naga di atas permukaan air.

Engkaulah yang meremukkan kepala-kepala Leviatan,*
dan menjadikanya mangsa binatang gurun pasir.

Engkaulah yang membuka mata air dan sungai,*
Engkaulah yang mengeringkan bengawan-bengawan purba.

MilikMulah siang, dan milikMulah malam,*
Engkaulah yang menempatkan bulan dan matahari.

Engkaulah yang menetapkan segala batas bumi,*
musim kemarau dan musim hujan Engkaulah yang membuatnya.

Ingatlah, musuh menghina Engkau, ya Tuhan,*
suatu bangsa yang dungu menghojat namaMu.

Jangan serahkan umatMu kepada binatang buas,*
jangan lupakan selamanya bangsaMu yang tertindas.

Ingatlah akan rumahMu, karena kotaMu diliputi kegelapan,*
dan seluruh negeri penuh kekerasan.

Jangan mengecewakan pengharapan orang tertindas,*
semoga orang yang miskin dan malang memuji namaMu.

Bangkitlah, Allah, belalah perkaraMu,*
ingatlah bahwa orang dungu menghina Engkau sepanjang hari.

Jangan melupakan teriakan para lawanMu,*
pekik para musuhMu yang makin meningkat.

Ant.3: Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

Bacaan singkat (Ul 15,7-8)

Andaikata salah seorang saudara yang tinggal di kota tempat kediamanmu jatuh miskin, maka janganlah kautegarkan hatimu dan jangan kaututup tanganmu terhadapnya. Tetapi bukalah tanganmu bagi saudaramu yang miskin, dan berilah pinjaman kepadanya sekadar keperluannya.

P: Ya Tuhan, dengarkanlah ratapan orang miskin.
U: Arahkanlah perhatianMu dan condongkanlah telingaMu.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau telah mewahyukan kepada Petrus rencanaMu untuk menyelamatkan bangsa-bangsa kafir. Semoga pekerjaan kami menyenangkan hatiMu dan berguna untuk memajukan rencana keselamatan yang telah Kautetapkan dalam cinta kasihMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

SELASA III SORE

Madah

Bapa yang mahakuasa
Senja hari sudah tiba
Dengarkanlah madah kami
Pengungkapan isi hati.

Hati dan suara kami
Bersatu padu memuji
Cinta kami kepadaMu
Tetaplah teguh selalu.

Bila malam jadi gelap
Jangan iman hilang lenyap
S'moga malam diterangi
Sinar iman yang sejati.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Tuhan melindungi umatNya

Mazmur 124 (125)

Orang yang percaya kepada Tuhan adalah seperti gunung Sion,*
tak tergoncangkan, teguh selama-lamanya.

Seperti gunung-gemunung mengelilingi Yerusalem,+
demikianpun Tuhan melindungi umatNya,*
sekarang dan selama-lamanya.

Orang berdosa takkan bertahan,+
menguasai tanah pusaka orang jujur,*
asal orang jujur tidak melakukan kejahatan.

Berbuatlah baik, ya Tuhan, kepada orang baik,*
dan kepada orang yang tulus hati.

Tetapi orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit,+
hendaknya dienyahkan Tuhan,*
bersama orang yang melakukan kejahatan.

Ant.1: Tuhan melindungi umatNya

Ant.2: Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.

Mazmur 130 (131)

Tuhan, hatiku tidak angkuh,*
dan mataku tidak memandang dengan sombong.

Aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu muluk,*
yang melampaui kemampuanku.

Tetap aku berusaha, agar hatiku tenang dan tenteram,+
seperti bayi di pangkuan ibunya,*
seperti bayilah ketenangan jiwaku.

Berharaplah akan Tuhan, hai Israel,*
sekarang dan selama-lamanya.

Ant.2: Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.

Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Bacaan Singkat (Rom 12,9-12)

Kasihmu janganlah pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. Hendaklah kamu saling mencintai sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. Janganlah kegiatanmu berkurang, hendaknya semangatmu bernyala-nyala. Layanilah Tuhan, bersukacitalah dalam pengaharapan, sabarlah dalam kesesakan dan bertekunlah dalam doa.

Lagu Singkat

P: SabdaMu kekal abadi, ya Tuhan,* Teguh dan tidak berubah. U: SabdaMu. P: KebenaranMu tinggal sepanjang masa. U: Teguh dan tidak berubah. P: Kemuliaan. U: SabdaMu.

Ant.Kidung: Hatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Hatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

Doa Permohonan

Allah meneguhkan umatNya dalam pengharapan. Sebab itu marilah kita dengan hati gembira berseru:
U: Engkaulah harapan umatMu, ya Tuhan.
P: Kami bersyukur kepadamu, ya Tuhan, sebab dalam Kristus Engkau telah memperkaya kami dalam segala hal,* dalam segala macam perkataan dan pengetahuan.
P: Allah, Engkau menguasai hati orang yang memerintah, berikanlah kebijaksanaan kepada para pemimpin negara,* supaya mereka mengambil kebijaksanaan sesuai dengan keinginan hatiMu.
P: Engkau mengurniakan kecakapan kepada para seniman untuk mengungkapkan kemuliaan dan keindahanMu,* sinarilah kiranya dunia ini dengan harapan dan kegembiraan berkat karya seni mereka.
P: Engkau tidak membiarkan kami diuji melampaui batas kesanggupan kami,* maka kuatkanlah yang lemah, dan bangunkanlah yang jatuh.
P: Dengan perantaraan PuteraMu Engkau telah berjanji bahwa manusia pada hari terakhir akan bangkit kepada kehidupan,* janganlah lupakan orang yang sudah meninggal dunia.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, semoga pujian sore ini naik ke hadapanMu, dan berkatMu turun ke atas kami. Bantulah dan selamatkanlah kami sekarang ini dan selama-lamanya. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SELASA

Doa Tobat

P: Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

Ant.: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat (1Ptr 5,8-9)

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Santo-Santa

Santo Petrus Klever

Pengaku Iman

Imam Yesuit dari Spanyol ini lahir di Verdu, Katalonia pada tahun 1581. Selama 40 tahun ia berkarya sebagai misionaris di antara pada budak belian Negro di Kartagena, Kolumbia. Semasa mudanya, ia belajar di Universitas Barcelona. Disini ia berkenalan dengan imam - imam Serikat Yesus dan mulai tertarik dengan cara hidup mereka. Setelah menyelesaikan studinya di Barcelona, ia masuk novisiat Serikat Yesus di Tarragona pada tahun 1601. Dari sana ia dikirim pembesarnya ke kolose Montesione di Palma Mayorca. Di kolose ini ia bertemu dan bersahabat dengan bruder Alphonsus Rodriquez, penjaga pintu kolose. Bruder inilah yang membimbing dia tentang cara hidup penyangkalan dan penyerahan diri semata - mata kepada Tuhan. Alphonsus jugalah yang mendorong dan menyemangati dia untuk menjadi rasul bagi para budak Negro di Amerika Selatan.

Pada tahun 1610 selagi masih belajar di Seminari, atas permintaannya sendiri Petrus Klever dikirim ke Kartagena, Kolumbia, pantai Utara Amerika Selatan. Kartagena adalah kota pelabuhan yang sangat ramai dan merupakan pintu gerbang masuknya para budak Negro yang didatangkan dari Afrika. Dikota inilah Petrus mengabdikan seluruh hidupnya demi keselamatan para budak Negro yang malang itu.

Di kota Kartagena, Petrus ditabhiskan menjadi imam pada tahun 1616, disusul kemudian dengan pengikraran kaul kekalnya. Ketika mengucapkan kaul kekalnya, ia menambahkan sebagai kaul keempat suatu janji untuk bekerja semata - mata bagi orang - orang Negro yang dipekerjakan di tambang - tambang emas Kartagena. Dia minta dengan sangat agar tidak dipindahkan ke tempat lain. Sejak saat itu Petrus menjadi “budak para budak” demi keselamatan mereka. Petrus mengabdikan dirinya baik di bidang perawatan kesehatan jasmani maupun jiwanya.

Ia mewartakan Injil dan mengajar mereka tetang kasih Kristus. Dalam 40 tahun karyanya, ia berhasil mempermandikan 300.000, tidak hanya orang - orang Negro tetapi juga para pelaut, pedagang dan para pemimpin - pemimpin kota itu.

Bagi orang - orang yang sakit dan miskin, ia menyediakan obat - obat, makanan dan pakaian. Banyak mukzijat dilakukannya terutama untuk menyembuhkan orang - orang sakit. Mantelnya yang dikenakannya pada sisakit selalu menyemburkan bau harum semerbak dan dapat menyembuhkan mereka.

Tuhan menyertai dan memberkati Petrus dan karyanya. Kesuciannya lambat laun diketahui seluruh penduduk kota. Para pemimpin masyarakat yang semula tidak senang padanya karena usahanya membela para budak itu, mulai tertarik dan mengaguminya. Petrus kemudian jatuh sakit keras selama 4 tahun dan akhirnya meninggal dunia pada tanggal 8 September 1654, tepat dengan pesta kelahiran Santa Perawan Maria. Para pemimpin kota memerintahkan agar Petrus Klaver dimakamkan secara meriah atas biaya mereka sendiri.Oleh Paus Leo XIII, Klaver dinyatakan sebagai kudus pada tahun 1888, dan diangkat sebagai pelindung karya misi ditengah dunia Negro.