Selasa, 18 November 2031

Selasa XXXIII Masa Biasa

Bacaan Misa

Bacaan Pertama 2 Makabe 6:18-31

Eleazar adalah seorang ahli Taurat yang utama. Ia sudah lanjut umurnya dan terhormatlah tampan rupanya. Ia dibuka mulutnya dengan kekerasan dan begitu dipaksa makan daging babi. Tetapi dengan mengutamakan kematian terhormat dari pada hidup ternista ia menuju tempat pukulan dengan rela hati, setelah daging itu dimuntahkannya kembali. Dan demikian mestinya tindakan orang yang berani menolak apa yang bahkan karena cinta kepada hidup sekalipun tidak boleh dikecap. Tetapi para pengurus perjamuan korban yang tak halal menyendirikan Eleazar, oleh karena sudah lama mereka kenal baik dengan orang itu. Lalu mereka mengajak dia untuk mengambil daging yang boleh dipakai dan yang dapat disediakannya sendiri. Cukuplah kalau dari daging korban itu ia hanya pura-pura makan apa yang dititahkan raja. Dengan berbuat demikian ia dapat meluputkan diri dari kematian dan mendapat perlakuan baik demi persahabatan lama di antara mereka. Tetapi Eleazar mengambil keputusan mulia, yang pantas bagi umurnya, bagi kehormatan usianya, bagi ubannya yang jernih dan teramat mulia, pantas bagi cara hidupnya yang jernih sejak masa mudanya dan terlebih pantas bagi perundang-undangan suci yang diberikan oleh Allah sendiri. Dengan tegas dimintanya, supaya segera dikirim ke dunia orang mati saja. Katanya: "Berpura-pura tidaklah pantas bagi umur kami, supaya janganlah banyak pemuda kusesatkan juga, oleh karena mereka menyangka bahwa Eleazar yang sudah berumur sembilan puluh tahun beralih kepada tata cara asing. Boleh jadi mereka kusesatkan dengan berpura-pura demi hidup yang pendek dan fana ini dan dalam pada itu kuturunkan noda dan aib kepada usiaku. Kalaupun sekarang aku lolos dari dendam dari pihak manusia, tetapi tidak dapatlah aku melarikan diri dari tangan Yang Mahakuasa, baik hidup maupun mati. Dari sebab itu dengan berpulang sebagai lelaki aku sekarang mau menyatakan diri layak bagi usiaku. Dengan demikian akupun meninggalkan suatu teladan luhur bagi kaum muda untuk dengan sukarela yang mulia mati bagi hukum Taurat yang mulia dan suci itu." Setelah berkata demikian, Eleazar segera menuju tempat siksaan. Adapun orang-orang yang mengantarnya ke sana merubah kesudian yang belum lama berselang mereka taruh terhadapnya menjadi permusuhan. Itu dikarenakan oleh perkataan yang baru diucapkan Eleazar dan yang mereka pandang sebagai kegilaan belaka. Ketika sudah hampir mati karena pukulan-pukulan, maka mengaduhlah Eleazar, katanya: "Bagi Tuhan yang mempunyai pengetahuan yang kudus ternyatalah bahwa aku dapat meluputkan diri dari maut dan bahwa aku sekarang menanggung kesengsaraan hebat dalam tubuhku akibat deraan itu. Tetapi dalam jiwa aku menderita semuanya itu dengan suka hati karena takut akan Tuhan." Demikian berpulanglah Eleazar dan meninggalkan kematiannya sebagai teladan keluhuran budi dan sebagai peringatan kebajikan, tidak hanya untuk kaum muda saja, tetapi juga bagi kebanyakan orang dari bangsanya.

Mazmur Tanggapan Mazmur 3:2-7

(3-3) banyak orang yang berkata tentang aku: "Baginya tidak ada pertolongan dari pada Allah." Sela
(3-4) Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.
(3-5) Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela
(3-6) Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab TUHAN menopang aku!
(3-7) Aku tidak takut kepada puluhan ribu orang yang siap mengepung aku.
(3-8) Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku! Ya, Engkau telah memukul rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi orang-orang fasik.

Bacaan Injil Lukas 19:1-10

Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa." Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

Renungan

Terlalu Tua untuk Berpura-pura

Kemarin orang buta di Yerikho memohon supaya dapat melihat. Hari ini pertanyaannya dibalik: apa yang orang lain lihat ketika mereka memandang kita? Seorang tua bernama Eleazar sangat memikirkan hal itu.

Eleazar sudah berumur sembilan puluh tahun, seorang ahli Taurat yang dihormati. Ketika dipaksa makan daging babi yang haram, teman-teman lamanya menawarkan jalan tengah yang licik: pura-pura saja makan daging yang diizinkan, supaya selamat, sambil menjaga persahabatan lama. Tidak ada yang akan tahu. Nyawanya terselamatkan, dan semua senang.

Tetapi Eleazar menolak. Alasannya bukan gengsi, melainkan justru karena ia memikirkan orang muda. Kalau aku berpura-pura, katanya, banyak pemuda akan tersesat, mengira Eleazar yang setua ini pun beralih ke tata cara asing. Ia terlalu tua untuk berpura-pura, sebab tahu bahwa hidupnya sedang ditonton, dan pura-puranya bisa menjatuhkan banyak orang lain.

Bandingkan dengan Zakheus dalam Injil. Ia justru berhenti berpura-pura. Di depan umum ia mengaku, setengah hartaku kuberikan kepada orang miskin, dan yang kuperas kukembalikan empat kali lipat. Yang satu memilih mati daripada memalsukan hidupnya; yang lain memilih jujur daripada terus menyembunyikan dosanya. Keduanya sama-sama berhenti berpura-pura.

Sebab kita ini memang selalu ditonton, entah oleh anak-anak, entah oleh orang yang imannya belajar dari kita. Adakah kepura-puraan kecil yang sedang kupelihara, yang diam-diam mengajari orang lain bahwa iman boleh dipalsukan?

Tuhan, berilah aku keberanian Eleazar dan kejujuran Zakheus, supaya hidupku tidak menyesatkan siapa pun yang memandangku. Amin.

Invitatorium

SELASA I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja mahamulia.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah menyembah Tuhan, raja mahamulia.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Senin dalam Pekan Biasa, Peringatan Santa Elisabet dari Hungaria, Religius

Ya Allah, datanglah menolong aku.
Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

1. Allah Mahakudus, kami memuji Nama-Mu;
Tuhan semesta, kami bersujud di hadapan-Mu!
Semua di bumi mengakui kuasa-Mu,
Semua di surga memuja-Mu;
Tak terbatas kerajaan-Mu yang luas,
Kekal abadi pemerintahan-Mu.

2. Dengarlah! Kidung surgawi yang nyaring
Paduan suara malaikat di atas meninggikan,
Kerubim dan serafim,
Dalam paduan suara tak henti memuji;
Memenuhi surga dengan keselarasan manis:
Kudus, kudus, kudus, Tuhan.

[3. Lihatlah! Barisan para rasul
Bergabung menguduskan Nama suci;
Para nabi menggemakan seruan nyaring,
Dan para martir berjubah putih mengikuti;
Dan dari pagi hingga terbenamnya matahari,
Di seluruh Gereja lagu itu terus berkumandang.]

4. Bapa Kudus, Putra Kudus,
Roh Kudus, Tiga kami menyebut-Mu;
Meskipun dalam hakikat hanya Satu,
Allah yang tak terbagi kami mengakui-Mu;
Dan dengan menyembah kami bertekuk lutut,
Sambil mengakui misteri-Mu.

[5. Engkaulah Raja kemuliaan, Kristus:
Putra Allah, namun lahir dari Maria;
Demi kami orang berdosa dikurbankan,
Dan kepada maut tunduk:
Yang pertama mematahkan belenggu maut,
Engkau telah membuka Surga bagi iman.]

[6. Dari kediaman surgawi-Mu yang tinggi,
Hakim semesta, kembali datang,
Kami percaya bahwa Engkau akan datang
Pada pagi hari kiamat yang mengerikan;
Ketika suara-Mu akan mengguncang bumi,
Dan orang mati yang terkejut akan bangkit.]

PSALMODI

Ant. 1 Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepadaku, Tuhan, dan lindungilah aku.

Mazmur 6

Seorang yang menderita berseru kepada Allah memohon belas kasihan

Aku dipenuhi dengan kecemasan… Bapa, selamatkanlah aku dari saat ini (Yohanes 12:27).

Tuhan, janganlah menegur aku dalam murka-Mu:
janganlah menghukum aku dalam kemarahan-Mu.
Kasihanilah aku, Tuhan, aku tidak berdaya;
Tuhan, sembuhkanlah aku, tubuhku remuk;
jiwaku remuk redam oleh rasa sakit.

Tetapi Engkau, ya Tuhan… berapa lama lagi?
Kembalilah, Tuhan, selamatkanlah jiwaku.
Selamatkanlah aku dalam kasih-Mu yang penuh belas kasihan,
sebab dalam kematian tak seorang pun mengingat Engkau;
dari kubur, siapa yang dapat memuji Engkau?

Aku lelah dengan keluh kesahku;
setiap malam aku membasahi bantal dengan air mata;
aku membasahi tempat tidurku dengan tangisan.
Mataku merana karena kesedihan;
aku telah menjadi tua dikelilingi oleh musuh-musuhku.

Pergilah dariku, kamu semua yang berbuat jahat;
sebab Tuhan telah mendengar tangisanku.
Tuhan telah mendengar permohonanku;
Tuhan akan menerima doaku.
Semua musuhku akan mundur dalam kebingungan,
dikalahkan dan tiba-tiba dipermalukan.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Doa Mazmur
Tuhan Allah, Engkau mengasihi belas kasihan dan kelembutan; Engkau memberi hidup dan mengalahkan kematian. Pandanglah banyak luka Gereja-Mu; pulihkanlah kesehatannya oleh Putra-Mu yang bangkit, agar ia dapat menyanyikan lagu baru dalam pujian-Mu.

Ant. Tunjukkanlah belas kasihan-Mu kepadaku, Tuhan, dan lindungilah aku.

Ant. 2 Orang miskin tidak sendirian dalam kesusahan mereka; Allah ada di sini untuk menolong mereka.

Mazmur 9A
Syukur atas kemenangan

Engkau akan datang lagi untuk menghakimi orang hidup dan orang mati.

I
Aku akan memuji Engkau, Tuhan, dengan segenap hatiku;
Aku akan menceritakan segala keajaiban-Mu.
Aku akan bersukacita dalam Engkau dan bergembira,
dan menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi.

Lihatlah bagaimana musuh-musuhku mundur,
bagaimana mereka tersandung dan binasa di hadapan-Mu.
Engkau menegakkan keadilan perkaraku;
Engkau duduk bertakhta, menghakimi dengan adil.

Engkau telah mengekang bangsa-bangsa, menghancurkan orang fasik;
Engkau telah menghapus nama mereka untuk selama-lamanya.
Musuh dihancurkan, binasa selamanya.
Engkau mencabut kota-kota mereka: ingatan akan mereka telah lenyap.

Tetapi Tuhan duduk bertakhta untuk selama-lamanya.
Ia telah mendirikan takhta-Nya untuk penghakiman;
Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan,
Ia akan menghakimi bangsa-bangsa dengan kebenaran-Nya.

Bagi yang tertindas biarlah Tuhan menjadi benteng,
benteng di masa kesusahan.
Mereka yang mengenal nama-Mu akan percaya kepada-Mu:
Engkau tidak akan pernah meninggalkan mereka yang mencari Engkau.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Orang miskin tidak sendirian dalam kesusahan mereka; Allah ada di sini untuk menolong mereka.

Ant. 3 Aku akan menjadi pewarta pujian-Mu, Tuhan, di mana umat Sion berkumpul.

II
Nyanyikanlah mazmur bagi Tuhan yang berdiam di Sion.
Wartakanlah perbuatan-Nya yang perkasa di antara bangsa-bangsa;
sebab Pembalas darah telah mengingat mereka,
tidak melupakan seruan orang miskin.

Kasihanilah aku, Tuhan, lihatlah penderitaanku,
Engkau yang menyelamatkan aku dari gerbang maut;
agar aku dapat menceritakan segala pujian-Mu
di gerbang kota Sion
dan bersukacita dalam pertolongan-Mu yang menyelamatkan.

Bangsa-bangsa telah jatuh ke dalam lubang yang mereka buat,
kaki mereka terperangkap dalam jerat yang mereka pasang.
Tuhan telah menyatakan diri-Nya, dan memberikan penghakiman.
Orang fasik terjerat dalam perbuatan tangan mereka sendiri.

Biarlah orang fasik turun ke antara orang mati,
semua bangsa yang melupakan Allah.
Sebab orang yang membutuhkan tidak akan selalu dilupakan
pun harapan orang miskin tidak akan sia-sia.

Bangkitlah, Tuhan, jangan biarkan manusia menang!
Biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu.
Tuhan, pukullah mereka dengan ketakutan,
biarlah bangsa-bangsa tahu bahwa mereka hanyalah manusia.

Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:
seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Doa Mazmur
Tuhan Allah, ketika Engkau menghakimi, janganlah tuli terhadap seruan orang miskin, datangkanlah kehancuran atas kegilaan para penindas. Pandanglah luka-luka kami dan selamatkanlah kami dari gerbang maut, agar kami selalu bersukacita dalam pertolongan-Mu dan mengucapkan pujian-Mu di gerbang Sion.

Ant. Aku akan menjadi pewarta pujian-Mu, Tuhan, di mana umat Sion berkumpul.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.

Pikiran hatiku selalu di hadapan-Mu, ya Tuhan.
Engkaulah penolong dan penebusku.

BACAAN

Bacaan Pertama
Dari Kitab Nabi Yoel
4:1-3, 9-21
Penghakiman terakhir; sesudahnya kebahagiaan abadi

Demikianlah firman Tuhan:
Ya, pada hari-hari itu, dan pada waktu itu,
ketika Aku memulihkan keberuntungan
Yehuda dan Yerusalem,
Aku akan mengumpulkan semua bangsa
dan membawa mereka turun ke Lembah Yosafat,
Dan Aku akan mengadakan penghakiman dengan mereka di sana
demi umat-Ku dan warisan-Ku, Israel;
Karena mereka telah menyebarkan mereka di antara bangsa-bangsa,
dan membagi tanah-Ku.
Atas umat-Ku mereka telah membuang undi;
mereka memberikan seorang anak laki-laki untuk seorang pelacur,
dan menjual seorang gadis untuk anggur yang mereka minum.

Nyatakanlah ini di antara bangsa-bangsa:
proklamirkanlah perang,
bangkitkanlah para pejuang untuk bersenjata!
Biarlah semua prajurit
melapor dan berbaris!
Tempa cangkulmu menjadi pedang,
dan pisau pemangkasmu menjadi tombak;
biarlah orang yang lemah berkata, “Aku adalah seorang pejuang!”
Cepatlah dan datanglah, hai semua bangsa tetangga,
berkumpullah di sana!
[Turunkanlah, ya Tuhan, para pejuang-Mu!]

Biarlah bangsa-bangsa bergerak dan datang
ke Lembah Yosafat;
Sebab di sana Aku akan duduk menghakimi
atas semua bangsa tetangga.
Pakailah sabit,
sebab panen sudah matang;
Datanglah dan injaklah,
sebab tempat pemerasan anggur sudah penuh;
Bejana-bejana meluap,
sebab besar kejahatan mereka.
Kerumunan demi kerumunan
di lembah keputusan;
Sebab dekatlah hari Tuhan
di lembah keputusan.

Matahari dan bulan menjadi gelap,
dan bintang-bintang menahan cahayanya.
Tuhan mengaum dari Sion,
dan dari Yerusalem mengangkat suara-Nya;
Langit dan bumi bergoncang,
tetapi Tuhan adalah tempat perlindungan bagi umat-Nya,
benteng bagi orang-orang Israel.
Maka kamu akan tahu bahwa Aku, Tuhan, adalah Allahmu,
berdiam di Sion, gunung-Ku yang kudus;
Yerusalem akan menjadi kudus,
dan orang asing tidak akan lagi melewatinya.

Dan kemudian, pada hari itu,
gunung-gunung akan meneteskan anggur baru,
dan bukit-bukit akan mengalirkan susu;
Dan saluran-saluran Yehuda
akan mengalirkan air:
Sebuah mata air akan memancar dari rumah Tuhan,
untuk mengairi Lembah Sittim.

Mesir akan menjadi gurun,
dan Edom gurun yang tandus,
Karena kekerasan yang dilakukan terhadap umat Yehuda,
karena mereka menumpahkan darah tak bersalah di tanah mereka.
Tetapi Yehuda akan tetap ada selamanya,
dan Yerusalem untuk segala generasi.
Aku akan membalas darah mereka,
dan tidak akan membiarkannya tanpa hukuman.
Tuhan berdiam di Sion.

RESPONSORIUM Yoel 4:18; Wahyu 22:17, 1

Gunung-gunung akan mengalirkan anggur manis,
dan semua dasar sungai Yehuda akan mengalirkan air.
Sebuah mata air akan memancar dari rumah Tuhan.
Jika ada yang haus, datanglah
dan terimalah air kehidupan,
diberikan secara cuma-cuma kepada semua yang menginginkannya.

Malaikat menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan,
jernih seperti kristal,
yang mengalir dari takhta Allah dan Anak Domba.
Jika ada yang haus, datanglah
dan terimalah air kehidupan,
diberikan secara cuma-cuma kepada semua yang menginginkannya.

Bacaan Kedua
Dari surat Konrad dari Marburg, pembimbing rohani Santa Elisabet

Elisabet mengenal dan mengasihi Kristus dalam diri orang miskin
Sejak saat itu kebaikan Elisabet sangat bertambah. Ia adalah sahabat seumur hidup bagi orang miskin dan menyerahkan dirinya sepenuhnya untuk menolong orang-orang yang kelaparan. Ia memerintahkan agar salah satu kastilnya diubah menjadi rumah sakit tempat ia mengumpulkan banyak orang yang lemah dan sakit. Ia dengan murah hati memberikan sedekah kepada semua yang membutuhkan, tidak hanya di tempat itu tetapi di semua wilayah kekaisaran suaminya. Ia menghabiskan semua pendapatannya sendiri dari empat kerajaan suaminya, dan akhirnya ia menjual harta benda mewah dan pakaian mahalnya demi orang miskin.

Dua kali sehari, pagi dan sore, Elisabet pergi mengunjungi orang sakit. Ia secara pribadi merawat mereka yang sangat menjijikkan; kepada beberapa ia memberi makanan, kepada yang lain pakaian; beberapa ia gendong di pundaknya sendiri, dan melakukan banyak pelayanan baik lainnya. Suaminya, yang dikenang dengan bahagia, dengan senang hati menyetujui karya-karya amal ini. Akhirnya, ketika suaminya meninggal, ia mencari kesempurnaan tertinggi; dipenuhi air mata, ia memohon kepadaku untuk membiarkannya mengemis dari pintu ke pintu.

Pada Jumat Agung tahun itu, ketika altar-altar telah dilucuti, ia meletakkan tangannya di atas altar di sebuah kapel di kotanya sendiri, tempat ia mendirikan Ordo Frater Minor, dan di hadapan saksi-saksi ia secara sukarela melepaskan semua kemewahan duniawi dan segala sesuatu yang dinasihatkan oleh Juruselamat kita dalam Injil untuk kita tinggalkan. Bahkan saat itu ia melihat bahwa ia masih bisa terganggu oleh kekhawatiran dan kemuliaan duniawi yang mengelilinginya selama suaminya masih hidup. Bertentangan dengan keinginanku, ia mengikutiku ke Marburg. Di kota itu ia membangun sebuah rumah sakit tempat ia mengumpulkan orang-orang yang lemah dan sakit. Di sana ia melayani orang-orang yang paling sengsara dan hina di mejanya sendiri.

Selain karya-karya baik yang aktif itu, aku menyatakan di hadapan Allah bahwa aku jarang melihat seorang wanita yang lebih kontemplatif. Ketika ia keluar dari doa pribadi, beberapa biarawan dan biarawati sering melihat wajahnya bersinar dengan luar biasa dan cahaya keluar dari matanya seperti sinar matahari.

Sebelum kematiannya aku mendengar pengakuannya. Ketika aku bertanya apa yang harus dilakukan dengan barang-barang dan harta miliknya, ia menjawab bahwa apa pun yang tampaknya miliknya adalah milik orang miskin. Ia memintaku untuk membagikan semuanya kecuali satu gaun usang yang ia ingin dikuburkan dengannya. Ketika semua ini telah diputuskan, ia menerima Tubuh Tuhan kita. Setelah itu, sampai vesper, ia sering berbicara tentang hal-hal paling kudus yang pernah ia dengar dalam khotbah. Kemudian, ia dengan saleh menyerahkan kepada Allah semua yang duduk di dekatnya, dan seolah-olah tertidur lelap, ia meninggal.

RESPONSORIUM Yudit 15:11; Kisah Para Rasul 10:4

Engkau bertindak dengan berani, dan hatimu telah dikuatkan karena Engkau mengasihi kemurnian.
Nama-Mu akan dipuji selamanya.

Doa-doamu dan kemurahan hatimu telah diterima di hadapan Allah, dan karena itu Ia mengingat Engkau.
Nama-Mu akan dipuji selamanya.

DOA PENUTUP

Ya Allah,
oleh karunia-Mu
Santa Elisabet dari Hungaria
mengenal dan menghormati Kristus dalam diri orang miskin,
berikanlah, melalui perantaraannya,
agar kami dapat melayani dengan kasih yang tak kunjung padam
orang-orang yang membutuhkan dan yang menderita.
Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,
yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,
Allah, sepanjang segala abad.
Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.
Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Gelap berkurang, malam hampir hilang
Fajar gemilang menyebarkan terang.
Marilah kita memanjatkan doa
Kepada Bapa.

Semoga Bapa berbelaskasihan
Membimbing kita dalam pengabdian
Dan merestui karya darma bakti
Sepanjang hari.

Ya Bapa kami, sudilah kabulkan
Harapan hati yang kami ungkapkan
Secara tulus demi Yesus Kristus
Dalam Roh Kudus. Amin.

Ant.1: Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.

Mazmur 23

Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya,*
jagat dan semua penghuninya.

Sebab Tuhan yang mendasarkan bumi atas laut,*
menegakkannya atas samudera raya.

Siapakah boleh mendaki gunung Tuhan,*
siapakah berdiri di tempatNya yang kudus?

Yang bersih tangannya dan murni hatinya,*
yang tidak bersikap curang dan tidak bersumpah palsu.

Dia yang menerima berkat Tuhan,*
dan memperoleh balas jasa dari Allah, penyelamatnya.

Orang demikianlah yang mencari Tuhan,*
yang menghadap hadirat Allah Yakub.

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura,+
dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*
supaya masuklah Raja mulia.

Siapakah Raja mulia itu?+
Tuhan yang perkasa dan perwira,*
Tuhan yang jaya dalam peperangan.

Tinggikanlah tiangmu, hai gapura-gapura,+
dan lebarkanlah dirimu, gerbang abadi,*
supaya masuklah Raja mulia.

Siapakah Raja mulia itu?+
Tuhan semesta alam,*
Dialah Raja mulia.

Ant.1: Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya akan mendaki gunung Tuhan.

Ant.2: Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.

Tb 13,1-9

Terpujilah Allah yang hidup selama-lamanya,*
kerajaanNya tetap untuk segala abad.

Allah menyiksa dan mengasihani,+
Allah mematikan dan menghidupkan,*
tak seorangpun lolos dari kuasaNya.

Luhurkanlah Allah di hadapan bangsa-bangsa, hai umat Israel,+
sebab kita disebarkan di antara mereka,*
untuk mewartakan keagunganNya.

Luhurkanlah Dia di hadapan semua orang,+
sebab Dialah Tuhan, Dialah Allah kita,*
Dialah Bapa kita sepanjang segala abad.

Allah menyiksa kita karena kita jahat,*
namun Ia akan mengasihani kita lagi.

Dan mengumpulkan kita dari antara semua bangsa,*
tempat kita terpencar-pencar.

Jika kamu dengan segenap hati bertobat kepada Tuhan,*
Dan melakukan kebenaran;

Maka Tuhan akan berbalik kepadaMu,*
dan tidak lagi menyembunyikan wajahNya.

Saksikanlah karya agung yang akan dikerjakan Tuhan bagimu,*
dan bersyukurlah dengan suara lantang.

Pujilah Tuhan yang adil,*
agungkanlah raja kekal.

Adapun aku, aku meluhurkan Tuhan di tanah pembuangan,*
mewartakan kuasaNya kepada bangsa yang berdosa ini.

Bertobatlah, kaum pendosa, dan lakukanlah yang baik di hadapan Tuhan,*
barangkali Tuhan akan berbelaskasihan kepadamu.

Aku hendak mengagungkan Allahku, raja surga,*
dan memuliakan keagunganNya dengan segenap hati.

Ant.2: Pujilah Tuhan yang adil, agungkanlah raja kekal.

Ant.3: Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.

Mazmur 32

Bersoraklah, orang jujur, bagi Tuhan,*
patutlah orang saleh memuji-muji.

Bersyukurlah kepada Tuhan: dengan kecapi,*
bermazmurlah bagiNya dengan iringan gambus.

Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,*
padukanlah seruanmu dengan petikan dawai.

Sebab firman Tuhan selalu benar,*
segala sesuatu dikerjakanNya dengan setia.

Tuhan mencintai keadilan dan hukum,*
bumi penuh dengan kasih setiaNya.

Oleh firman Tuhan langit dijadikan,*
dan segala bintang oleh nafas mulutNya.

Bagaikan dalam kantung, air laut dikumpulkanNya,*
dan samudera raya dalam bejana.

Hendaknya segenap bumi takut akan Tuhan,*
semua penduduk gemetar terhadapNya.

Sebab Tuhan berfirman, maka semua terjadi,*
Dia memerintahkan, maka semua ada.

Tuhan menggagalkan rencana para bangsa,*
Ia meniadakan maksud segala kaum.

Rencana Tuhan tetap selamanya,*
rencana Tuhan turun-temurun.

Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan,*
umat yang terpilih menjadi milikNya.

Dari surga Allah mengamati,*
memandang umat manusia.

Dari kediamanNya Ia menilik,*
semua penduduk bumi.

Hati setiap orang dibentukNya,*
segala tingkah laku diselamiNya.

Raja tak akan menang karena besarnya tentara,*
orang perkasa takkan selamat karena kekuatannya.

Kuda tidak berguna untuk merebut kemenangan,*
betapapun kuat dan tangkasnya.

Sebab Tuhan menjaga hambaNya yang takwa,*
yang berharap akan kasih setiaNya.

Untuk melepaskan mereka dari maut,*
dan menghidupi mereka di masa kelaparan.

Maka kita berharap akan Tuhan,*
Dialah penolong dan perisai kita.

Demi Dialah hati kita bergembira,*
pada namaNya yang kudus kita percaya.

Tunjukkanlah kiranya kasih setiaMu, ya Tuhan,*
sebab padaMulah kami berharap.

Ant.3: Patutlah orang saleh memuji-muji Allah.

Bacaan Singkat (Rom 13,11-13)

Sudah tiba waktunya kita harus bangun dari tidur. Malam hampir lewat, hari mulai siang. Maka, hentikanlah segala perbuatan yang tak tahan cahaya. Mari kita mengenakan senjata cahaya. Marilah hidup dengan pantas seperti pada siang hari.

Lagu Singkat

P: Allahku, Engkaulah penolongku,* PadaMu aku berharap. U: Allahku. P: Engkaulah pelindung dan pembebasku U: PadaMu aku berharap. P: Kemuliaan. U: Allahku.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

Doa Permohonan

P: Saudara-saudara tercinta, kita telah menerima panggilan surgawi. Sebab itu marilah kita meluhurkan Yesus, imam agung kepercayaan kita dengan berkata:
U: Ya Tuhan, Engkaulah Allah dan penyelamat kami.
P: Raja yang mahakuasa, dalam pembaptisan Engkau telah mengangkat kami menjadi imam dan raja,* semoga kami tetap mempersembahkan kurban pujian kepadaMu.
P: Doronglah kami untuk melaksanakan perintah perintahMu,* supaya berkat kurnia Roh Kudus, kami selalu tinggal dalam Engkau, dan Engkau dalam kami.
P: Anugerahilah kami kebijaksanaanMu,* agar menyertai kami hari ini dan mendampingi pekerjaan kami.
P: Semoga hari ini kami tidak menyakiti hati siapapun juga,* tetapi menyenangkan hati setiap orang yang kami jumpai.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan, pandanglah dengan rela doa kami pada pagi ini dan terangilah kegelapan hati kami dengan sinar rahmatMu yang menyembuhkan. Semoga kami dapat menguasai dorongan nafsu yang menggelapkan hati, sebab Engkau telah menyinari kami dengan cahaya rahmat surgawi. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SELASA I SIANG

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.

Mazmur 118 (119),1-8

Berbahgialah mereka yang hidupnya tidak bercela,*
yang hidup menurut sabda Tuhan.

Berbahagialah yang berpegang teguh pada perintah Tuhan,*
yang mencari Tuhan dengan segenap hati.

Yang tidak melakukan kejahatan,*
tetapi selalu mengikuti bimbingan Tuhan.

Engkau telah menyampaikan titahMu,*
supaya ditepati dengan sungguh-sungguh.

Semoga tetaplah jalan hidupku,*
untuk melaksanakan ketetapanMu.

Maka aku takkan kecewa,*
sebab aku menjalankan segala perintahMu.

Aku akan memuliakan Dikau dengan hati tulus,*
dalam mempelajari hukumMu yang adil.

Aku akan berpegang teguh pada ketetapanMu,*
janganlah aku Kautinggalkan sama sekali.

Ant.1: Berbahagialah orang yang hidup menurut sabda Tuhan.

Ant.2: Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.

Mazmur 12 (13)

Berapa lama lagi, ya Tuhan, Engkau melupakan daku sama sekali?*
Berapa lama lagi Kausembunyikan wajahMu dari padaku?

Berapa lama lagi hatiku harus merana,*
dan bersedih sepanjang hari?

Berapa lama lagi musuhku masih bermegah-megah melawan daku?*
Pandanglah, jawablah aku, ya Tuhan, Allahku.

Buatlah mataku bersinar, jangan sampai aku tertidur dalam maut,+
agar musuh jangan berkata: "Dia kukalahkan",*
dan lawan jangan menyoraki kemalanganku.

Tapi aku percaya akan kasih setiaMu,+
hatiku bergembira karena Engkau menyelamatkan daku,*
aku bernyanyi bagiMu karena kebaikanMu terhadapku.

Ant.2: Hatiku bergembira, karena Engkau menyelamatkan daku, ya Tuhan.

Ant.3: Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.

Mazmur 13 (14)

Orang dungu berpikir: "Tidak ada Allah",+
Busuk dan jijik perbuatannya,*
tidak seorangpun yang berbuat baik.

Dari surga Tuhan memandang manusia,*
apakah ada orang arif yang mencari Allah?

Tetapi semuanya tersesat, semua telah bejat,*
tak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

Tidak pernah sadarkah orang jahat,+
yang menelan habis umatku seperti makanan,*
orang jahat yang tidak mau mengakui Allah?

Pasti, ia akan gentar ketakutan,*
sebab Allah mendampingi orang yang jujur.

Biarlah harapan orang miskin ditertawakan,*
namun Tuhan melindunginya.

Siapakah dari Sion yang menyelamatkan Israel?+
Tuhan, Dia memulihkan nasib umatNya,*
sehingga Yakub bersorak-sorai dan Israel bersukacita.

Ant.3: Allah telah membiarkan semua orang tidak taat, agar semua memperoleh kerahimanNya.

Bacaan singkat (Ams 3,13-15)

Berbahagialah orang yang mendapat hikmat dan memperoleh kebijaksanaan. Sebab lebih baik mendapat kebijaksanaan dari pada memperoleh perak dan emas murni. Lebih berhargalah hikmat dari pada permata, dan lebih mahal dari pada harta benda. Apapun juga yang dapat diinginkan hati tak mungkin mengimbangi kebijaksanaan.

P: Tuhan, Engkau berkenan akan ketulusan hati.
U: Engkau meresapkan kebijaksaan ke dalam batinku.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau telah mewahyukan kepada Petrus rencanaMu untuk menyelamatkan bangsa-bangsa kafir. Semoga pekerjaan kami menyenangkan hatiMu dan berguna untuk memajukan rencana keselamatan yang telah Kautetapkan dalam cinta kasihMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

SELASA I SORE

Madah

Bapa yang mahakuasa
Senja hari sudah tiba
Dengarkanlah madah kami
Pengungkapan isi hati.

Hati dan suara kami
Bersatu padu memuji
Cinta kami kepadaMu
Tetaplah teguh selalu.

Bila malam jadi gelap
Jangan iman hilang lenyap
S'moga malam diterangi
Sinar iman yang sejati.

Kabulkanlah doa kami
Ya Bapa yang baik hati
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.

Mazmur 19

Semoga Tuhan mendengarkan doamu dalam kesesakan,*
dan kekuasaan Allah Yakub melindungi engkau.

Hendaklah Tuhan mengirim pertolongan dari tempat kudus,*
dan menyokong engkau dari gunung Sion.

Hendaklah Ia mengingat segala persembahanmu,*
dan berkenan pada kurban bakaranmu.

Semoga Tuhan memenuhi keinginan hatimu,*
dan membuat rencanamu berhasil.

Maka kita akan merayakan kemenanganmu,+
dan mengangkat panji dengan menyerukan nama Allah kita,*
semoga Tuhan mengabulkan semua doamu.

Kini aku tahu, bahwa Tuhan memberikan kemenangan,*
kepada yang diurapiNya.

Dari surga Tuhan mengabulkan doanya,*
dengan kemenangan gilang-gemilang, karya tanganNya.

Yang satu memegahkan kereta, yang lain membanggakan kuda,*
tetapi kita menyerukan nama Tuhan, Allah kita.

Mereka tersandung dan rebah,*
tetapi kita tetap tegak dan bertahan.

Tuhan, berikanlah kemenangan kepada raja,*
jawablah pada waktu kami berseru.

Ant.1: Tuhan memberikan kemenangan kepada raja yang diurapiNya.

Ant.2: Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.

Mazmur 20,2-8.14

Karena kuasaMu, ya Tuhan, raja bergembira,*
atas penyelamatanMu ia bersukaria.

Keinginan hatinya telah Kaupenuhi,*
permintaan doanya tidak Kautolak.

Sejak dahulu Kaukurniai dia berkat berlimpah,*
di atas kepalanya Kautaruh mahkota emas murni.

Hidup dimintanya; Kauberikan kepadanya,*
umur panjang untuk selamanya.

Besarlah kemuliaannya berkat pertolonganMu,*
keagungan dan semarak Kau anugerahkan kepadanya.

Kaujadikan dia berkat untuk selamanya,*
seri wajahMu membahagiakan dia.

Sungguh, raja berjaya akan Tuhan,*
dan karena kasih setia Allah yang mahatinggi ia tidak goyah.

Bangkitlah, ya Tuhan, dan nyatakanlah kuasaMu,*
kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.

Ant.2: Kami akan bernyanyi dan bermadah atas keperkasaanMu.

Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Bacaan Singkat (1Yoh 3,la.2)

Lihatlah, betapa Bapa mengasihi kita, sampai kita dinamakan anak-anak Allah, dan kita sungguh benar anak-anak Allah. Saudara-saudara terkasih, sekarang ini kita sudah anak-anak Allah. Bagaimana keadaan kita kelak belum dinyatakan. Akan tetapi kita tahu, bila Kristus menyatakan diri, kita menjadi serupa dengan Dia. Sebab kita akan melihat Dia dalam keadaanNya yang sebenarnya.

Lagu Singkat

P: SabdaMu kekal abadi, ya Tuhan,* Teguh dan tidak berubah. U: SabdaMu. P: KebenaranMu tingal sepanjang masa. U: Teguh dan tidak berubah. P: Kemuliaan. U: SabdaMu.

Ant.Kidung: Hatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Hatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

Doa Permohonan

Tuhan Kristus hidup di tengah-tengah kita, umat milikNya sendiri. Marilah kita memuji Dia dan dengan rendah hati berdoa:
U: Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
P: Tuhan, raja dan penguasa seluruh umat manusia, dampingilah para bangsa dan semua pemimpin negara,* supaya mereka sehati mencari kesejahteraan umum seturut kehendakMu.
P: Engkau telah diutus untuk mewartakan pembebasan bagi orang tawanan,* maka hantarlah para tawanan kepada kemerdekaan sejati anak-anak Allah.
P: Semoga pemuda-pemudi kami berusaha hidup tanpa cela di hadapanMu,* dan dengan rela hati mengikuti panggilanMu.
P: Semoga kaum muda meneladan Engkau,* dan dikuatkan oleh rahmat dan kebijaksanaanMu.
P: Semoga orang-orang mati Kauterima dalam kerajaanMu yang abadi,* dan kami pun Kauizinkan meraja bersama Engkau dalam kemuliaan.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan Allah yang mahakuasa, kami bersyukur kepadaMu, sebab Engkau telah mengantar kami sampai pada sore hari ini. Engkau telah mengizinkan kami memanjatkan doa di hadapanMu. Maka kami mohon dengan rendah hati: terimalah kiranya doa kami sebagai persembahan yang menyenangkan Dikau. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup...

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SELASA

Doa Tobat

P: Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

Ant.: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat (1Ptr 5,8-9)

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Santo-Santa

Santa Rosa Filipin Duchene

Pengaku Iman

Rosa lahir pada tahun 1769. Bersama dengan beberapa suster yang masih hidup setelah masa penganiayaan Revolusi Prancis, Rosa bergabung dengan kelompok Santa Magdalena Sophia Barat. Lalu mereka berlayar ke tanah-tanah misi Amerika dan berkarya di antara suku-suku Indian di Rocky Mountains. Di sana ia meninggal dunia pada tahun 1852.

Santo Romanus dari Antiokia

Martir

Romanus adalah seorang diakon Gereja Sesarea. Oleh sejarawan Eusebius, riwayat hidupnya dihubungkan dengan para martir yang dibunuh di Palestina. Karena kendatipun ia menjadi martir di Antiokia, namun ia berasal dari Palestina. Santo Yohanes Krisostomus juga memuji-muji dia dalam sebuah tulisannya; demikian juga Prudensius menggubah seuntai syair pujian untuk Romanus. Maka cukuplah meyakinkan ketenaran diakon Romanus ini.

Bagaimanapun juga sumber informasi tentang riwayat hidup Romanus kurang lengkap. Informasi tentang kemartirannya dihubungkan dengan aksi penganiayaan terhadap umat Kristen pada zaman pemerintahan Kaisar Diokletianus. Pada masa itu diakon Romanus giat memberi peneguhan dan semangat iman kepada umatnya yang dikejar-kejar oleh penguasa. Bahkan ia berani memberikan peringatan kepada para hakim yang mengadili umatnya, sambil meneguhkan hati umatnya di hadapan sidang pengadilan kaisar.

Sadar akan pengaruh Romanus yang besar bagi umat Kristen maka penguasa tidak tanggung-tanggung menangkapnya. Romanus disesah dan dicambuki, dan kemudian dibakar hidup-hidup. Meskipun api menjalari sekujur tubuhnya, namun Romanus tetap berkotbah menyemangati umatnya agar tetap setia pada imannya dan tetap mencintai Allah. Raja kemudian menyuruh mengembalikan dia ke penjara untuk disiksa lebih berat lagi: anggota badannya dimasukkan ke dalam lima lobang di sebuah papan alat penyiksaan, dan tubuhnya dibiarkan menggelantung dalam waktu yang cukup lama. Akhirnya sebagai martir yang tahan uji, Romanus mati dicekik oleh algojo di penjara itu pada tahun 303. Ketabahannya mengagumkan!