Jumat, 5 Desember 2031

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Kejadian 3:9-15,20

Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?" Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan." Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan." Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

Mazmur Tanggapan Mazmur 98:1-4

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!

Bacaan Kedua Efesus 1:3-6,11-12

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan--kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya-- supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.

Bacaan Injil Lukas 1:26-38

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Renungan

Yang Pertama Mencari

Ada adegan yang berulang di setiap rumah yang punya anak kecil. Sesuatu pecah. Vas jatuh, gelas retak, dinding tercoret. Lalu si anak menghilang, ngumpet di kolong meja atau di balik lemari, berharap bila ia tak kelihatan, kesalahannya ikut tak kelihatan.

Kitab Kejadian melukis manusia pertama persis seperti itu. Sesudah melanggar, Adam bersembunyi di antara pohon. Dan kalimat pertama yang keluar dari mulut Allah bukan tuduhan, bukan hukuman, melainkan sebuah panggilan, "Di manakah engkau?"

Perhatikan siapa yang bergerak lebih dahulu. Bukan manusia yang mencari Allah sambil menyesal. Allah yang turun mencari manusia yang bersembunyi. Sejak halaman-halaman pertama Kitab Suci, wataknya sudah tampak: Ia Allah yang mengejar, bukan yang menunggu di kursi-Nya.

Adven adalah rentang panjang dari pertanyaan itu sampai jawabannya. "Di manakah engkau?" ditanyakan di taman, dan berabad kemudian dijawab di kandang. Allah datang sendiri ke tempat kita ngumpet.

Maka jika hari ini ada rasa bersalah yang membuat kita menjauh dari doa, ingatlah arah geraknya. Bukan kita yang harus lebih dulu pantas. Ia yang lebih dulu memanggil nama kita di kolong tempat kita sembunyi.

Tuhan, ketika aku bersembunyi karena malu, Engkau tetap memanggil namaku. Tolong aku menjawab, ini aku. Amin.

Invitatorium

JUMAT I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk 18 Desember, Kamis dalam Pekan Adven ke-3

Ya Allah, datanglah membantu aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

O datanglah, O datanglah, Imanuel

Dan tebuslah Israel yang tertawan

Yang merana dalam pembuangan di sini

Hingga Putra Allah menampakkan diri

Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel

Akan datang kepadamu, hai Israel.
O datanglah, Engkau Tongkat Isai, bebaskanlah

Umat-Mu dari tirani Setan

Dari kedalaman Neraka, selamatkanlah umat-Mu

Dan berikanlah mereka kemenangan atas kubur

Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel

Akan datang kepadamu, hai Israel.
O datanglah, Engkau Fajar, datanglah dan hiburlah

Roh kami dengan kedatangan-Mu di sini

Singkirkanlah awan malam yang kelam

Dan bayangan maut yang gelap, usirlah.

Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel

Akan datang kepadamu, hai Israel.
O datanglah, Engkau Kunci Daud, datanglah,

Dan bukalah lebar-lebar rumah surgawi kami;

Jadikanlah aman jalan yang menuju ke atas,

Dan tutuplah jalan menuju kesengsaraan.

Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel

Akan datang kepadamu, hai Israel.
O datanglah, O datanglah, Engkau Tuhan yang perkasa,

Yang kepada suku-suku-Mu, di puncak Sinai,

Pada zaman dahulu memberikan Hukum,

Dalam awan, dan keagungan, dan kekaguman.

Bersukacitalah! Bersukacitalah! Imanuel

Akan datang kepadamu, hai Israel.

PEMAZMURAN

Ant. 1 Pandanglah kami, Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina.

Mazmur 89:39-53

Ratapan atas kejatuhan dinasti Daud

Ia telah membangkitkan bagi kita seorang Juruselamat yang perkasa, lahir dari keturunan Daud, hamba-Nya (Lukas 1:69).

IV
Namun Engkau telah menolak dan mencampakkan

dan murka kepada yang telah Engkau urapi.

Engkau telah membatalkan perjanjian-Mu dengan hamba-Mu

dan mencemarkan mahkotanya dalam debu.
Engkau telah merobohkan semua temboknya

dan meruntuhkan benteng-bentengnya menjadi puing.

Ia dijarah oleh semua yang lewat:

ia telah menjadi ejekan tetangganya.
Engkau telah meninggikan tangan kanan musuh-musuhnya;

Engkau telah membuat semua musuhnya bersukacita.

Engkau telah membuat pedangnya menyerah,

Engkau tidak menopangnya dalam pertempuran.
Engkau telah mengakhiri kemuliaannya;

Engkau telah menjatuhkan takhtanya ke tanah.

Engkau telah memendekkan tahun-tahun masa mudanya;

Engkau telah menumpuk aib padanya.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Pandanglah kami, Tuhan, dan lihatlah betapa kami dihina.

Ant. 2 Akulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi.

V
Berapa lama, ya Tuhan? Akankah Engkau menyembunyikan diri-Mu selamanya?

Berapa lama murka-Mu akan membakar seperti api?

Ingatlah, Tuhan, betapa singkatnya hidupku

dan betapa rapuhnya Engkau telah menjadikan anak-anak manusia.

Manusia mana yang dapat hidup dan tidak pernah melihat kematian?

Siapa yang dapat menyelamatkan dirinya dari cengkeraman kubur?
Di manakah belas kasihan-Mu di masa lalu, ya Tuhan,

yang telah Engkau sumpah dalam kesetiaan-Mu kepada Daud?

Ingatlah, Tuhan, bagaimana hamba-Mu diejek,

bagaimana aku harus menanggung semua penghinaan bangsa-bangsa.

Demikianlah musuh-musuh-Mu mengejek aku, ya Tuhan,

mengolok-olok yang Engkau urapi di setiap langkah.
Terpujilah Tuhan selamanya.

Amin, amin!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Tuhan, Allah belas kasihan dan kesetiaan, Engkau membuat perjanjian baru dan abadi dengan manusia dan memeteraikannya dalam darah Putra-Mu. Ampunilah kebodohan ketidaksetiaan kami dan buatlah kami menaati perintah-perintah-Mu, agar dalam perjanjian baru kami, kami dapat menjadi saksi dan pewarta kesetiaan dan kasih-Mu di bumi, dan turut serta dalam kemuliaan-Mu di surga.

Ant. Akulah akar dan keturunan Daud; Akulah bintang pagi.

Ant. 3 Tahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal.

Mazmur 90

Semoga kami hidup dalam cahaya Allah

Tidak ada waktu bagi Allah: seribu tahun, satu hari: semuanya sama (2 Petrus 3:8).

Ya Tuhan, Engkau telah menjadi perlindungan kami

dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Sebelum gunung-gunung lahir

atau bumi atau dunia diciptakan,

Engkau adalah Allah, tanpa permulaan atau akhir.
Engkau mengembalikan manusia menjadi debu

dan berkata: Kembalilah, anak-anak manusia.

Di mata-Mu seribu tahun

adalah seperti kemarin, datang dan pergi,

tidak lebih dari jaga malam.
Engkau menyapu manusia seperti mimpi,

seperti rumput yang tumbuh di pagi hari.

Di pagi hari ia tumbuh dan berbunga:

menjelang malam ia layu dan pudar.
Maka kami dihancurkan dalam murka-Mu,

dilanda ketakutan dalam amarah-Mu.

Kesalahan kami terbuka di hadapan-Mu;

rahasia kami dalam terang wajah-Mu.
Semua hari kami berlalu dalam murka-Mu.

Hidup kami berakhir seperti desahan.

Rentang hidup kami tujuh puluh tahun,

atau delapan puluh bagi mereka yang kuat.
Dan sebagian besar dari ini adalah kehampaan dan penderitaan.

Mereka berlalu dengan cepat dan kami pun tiada.

Siapa yang memahami kekuatan murka-Mu

dan takut akan kekuatan amarah-Mu?
Buatlah kami mengetahui betapa singkatnya hidup kami

agar kami memperoleh hikmat hati.

Tuhan, berbelas kasihanlah! Apakah murka-Mu selamanya?

Tunjukkanlah belas kasihan kepada hamba-hamba-Mu.
Di pagi hari, penuhilah kami dengan kasih-Mu;

kami akan bersukacita dan bergembira sepanjang hari-hari kami.

Berikanlah kami sukacita untuk menyeimbangkan penderitaan kami

untuk tahun-tahun ketika kami mengalami kemalangan.
Tunjukkanlah karya-Mu kepada hamba-hamba-Mu;

biarkanlah kemuliaan-Mu bersinar pada anak-anak mereka.

Biarlah kemurahan Tuhan menyertai kami:

berikanlah keberhasilan pada pekerjaan tangan kami.

berikanlah keberhasilan pada pekerjaan tangan kami.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Bapa yang kekal, Engkau memberi kami hidup meskipun kami bersalah dan bahkan menambahkan hari dan tahun pada hidup kami untuk membawa kami pada hikmat. Buatlah kami mengasihi dan menaati Engkau, agar pekerjaan tangan kami selalu menunjukkan apa yang telah dilakukan tangan-Mu, sampai hari kami memandang keindahan wajah-Mu.

Ant. Tahun-tahun kami layu seperti rumput, tetapi Engkau, Tuhan Allah, kekal.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Angkatlah kepalamu dan lihatlah.

Penebusanmu kini sudah dekat.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

46:1-13

Tuhan menentang berhala-berhala Babel
Bel membungkuk, Nebo menunduk,

berhala-berhala mereka ada di atas binatang dan ternak;

Mereka harus dipikul di bahu,

dibawa sebagai beban oleh yang lelah.

Mereka membungkuk dan menunduk bersama;

tidak dapat menyelamatkan mereka yang memikulnya,

mereka pun pergi ke dalam tawanan.

Dengarkanlah Aku, hai kaum Yakub,

semua yang tersisa dari kaum Israel,

Beban-Ku sejak kelahiranmu,

yang telah Aku pikul sejak masa bayimu.

Bahkan sampai masa tuamu Aku tetap sama,

bahkan ketika rambutmu beruban Aku akan memikulmu;

Akulah yang telah melakukan ini, Akulah yang akan melanjutkan,

dan Akulah yang akan membawamu ke tempat aman.
Dengan siapa akan kamu samakan Aku, sebagai yang setara,

atau bandingkan Aku, seolah-olah kami serupa?

Ada orang-orang yang menuangkan emas dari pundi-pundi

dan menimbang perak di timbangan;

Kemudian mereka menyewa tukang emas untuk menjadikannya dewa

di hadapan mana mereka bersujud dalam penyembahan.

Mereka mengangkatnya ke bahu untuk dibawa;

ketika mereka meletakkannya kembali, ia tetap di sana,

dan tidak bergerak dari tempatnya.

Meskipun mereka berseru kepadanya, ia tidak dapat menjawab;

ia tidak menyelamatkan siapa pun dari kesusahan.
Ingatlah ini dan teguhlah,

ingatlah baik-baik, hai kamu pemberontak;

ingatlah hal-hal yang dahulu, yang sudah lama:

Akulah Allah, tidak ada yang lain;

Akulah Allah, tidak ada yang seperti Aku.
Pada permulaan Aku memberitahukan hasilnya;

sebelumnya, hal-hal yang belum terjadi.

Aku berkata bahwa rencana-Ku akan teguh,

Aku melaksanakan setiap tujuan-Ku.

Aku memanggil dari timur seekor burung pemangsa,

dari negeri yang jauh, seseorang untuk melaksanakan rencana-Ku.

Ya, Aku telah berfirman, Aku akan melaksanakannya;

Aku telah merencanakannya, dan Aku akan melakukannya.
Dengarkanlah Aku, hai kamu yang berhati lemah,

kamu yang tampaknya jauh dari kemenangan keadilan:

Aku sedang membawa keadilan-Ku, tidak jauh lagi,

keselamatan-Ku tidak akan tertunda;

Aku akan menempatkan keselamatan di Sion,

dan memberikan kemuliaan-Ku kepada Israel.

RESPONSORIUM Yesaya 46:12,13

Dengarkanlah Aku, hai kamu yang berhati lemah, yang jauh dari keadilan.

Aku akan menganugerahkan keselamatan di Sion, dan memberikan kemuliaan-Ku kepada Israel.
Aku sedang membawa keadilan-Ku dekat;

itu tidak akan tertunda,

pun keselamatan-Ku tidak akan terlambat.

Aku akan menganugerahkan keselamatan di Sion, dan memberikan kemuliaan-Ku kepada Israel.
Bacaan Kedua

Dari surat kepada Diognetus

Allah telah menyatakan kasih-Nya melalui Putra
Tidak seorang pun pernah melihat Allah atau mengenal-Nya, tetapi Allah telah menyatakan diri-Nya kepada kita melalui iman, yang dengannya saja dimungkinkan untuk melihat-Nya. Allah, Tuhan dan pencipta segala sesuatu, yang menciptakan dunia dan menatanya, tidak hanya mengasihi manusia tetapi juga sabar terhadapnya. Demikianlah Ia selalu, dan sekarang, dan akan selalu: baik hati, murah hati, bebas dari kemarahan, jujur; sesungguhnya, Ia dan hanya Ia sajalah yang baik.
Ia merancang sebuah rencana, sebuah rencana yang agung dan menakjubkan, dan membagikannya hanya kepada Putra-Nya. Selama Ia menjaga kerahasiaan ini dan menyimpan nasihat bijaksana-Nya sendiri, Ia tampak mengabaikan kita, tidak peduli pada kita. Tetapi ketika melalui Putra-Nya yang terkasih Ia mengungkapkan dan mengumumkan apa yang telah Ia persiapkan sejak awal, Ia memberi kita sekaligus karunia-karunia yang tidak pernah kita impikan, bahkan penglihatan dan pengetahuan tentang diri-Nya.
Ketika Allah telah membuat semua rencana-Nya dalam konsultasi dengan Putra-Nya, Ia menunggu sampai waktu kemudian, membiarkan kita mengikuti keinginan kita sendiri, tersapu oleh nafsu yang tidak terkendali, disesatkan oleh kesenangan dan keinginan. Bukan karena Ia senang dengan dosa-dosa kita: Ia hanya menoleransinya. Bukan karena Ia menyetujui masa dosa itu: Ia merencanakan era kekudusan ini. Ketika kita telah terbukti tidak layak hidup, kebaikan-Nya akan membuat kita layak untuk itu. Ketika kita telah menjelaskan bahwa kita tidak dapat masuk ke dalam kerajaan Allah dengan kekuatan kita sendiri, kita akan dimampukan untuk melakukannya oleh kuasa Allah.
Ketika kejahatan kita telah mencapai puncaknya, menjadi jelas bahwa pembalasan sudah dekat dalam bentuk penderitaan dan kematian. Saatnya tiba bagi Allah untuk menyatakan kebaikan dan kuasa-Nya (betapa tak terukurnya kemurahan dan kasih Allah!). Ia tidak menunjukkan kebencian kepada kita atau menolak kita atau membalas dendam; sebaliknya, Ia sabar terhadap kita, menanggung kita, dan dalam belas kasihan mengambil dosa-dosa kita ke atas diri-Nya; Ia memberikan Putra-Nya sendiri sebagai harga penebusan kita, yang kudus untuk menebus yang jahat, yang tanpa dosa untuk menebus orang berdosa, yang adil untuk menebus yang tidak adil, yang tidak dapat binasa untuk menebus yang dapat binasa, yang abadi untuk menebus yang fana. Karena apa lagi yang dapat menutupi dosa-dosa kita selain ketidakberdosaan-Nya? Di mana lagi kita – yang jahat dan berdosa – dapat menemukan sarana kekudusan kecuali dalam Putra Allah saja?
Betapa menakjubkan sebuah transformasi, betapa misterius sebuah rancangan, betapa tak terbayangkan sebuah berkat! Kejahatan banyak orang ditutupi dalam Yang Kudus, dan kekudusan Yang Satu menguduskan banyak orang berdosa.

RESPONSORIUM Kisah Para Rasul 4:12; Yesaya 9:6

Tidak ada keselamatan dalam pribadi atau tempat lain;

pun tidak ada nama lain di bawah langit yang diberikan kepada manusia,

yang olehnya kita harus diselamatkan.
Nama-Nya akan disebut Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa Kekal, Raja Damai.

Pun tidak ada nama lain di bawah langit yang diberikan kepada manusia,

yang olehnya kita harus diselamatkan.

DOA PENUTUP

Kami mohon,

ya Allah yang mahakuasa,

agar kami, yang sejak dahulu terbebani

oleh perbudakan di bawah kuk dosa,

dapat dibebaskan oleh kebaruan

Kelahiran Putra Tunggal-Mu

yang telah lama dinantikan.

Yang hidup dan meraja bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus,

satu Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

JUMAT I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.
Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.
Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya Ku yang agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab Aku bersumpah dalam murkaKu:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

Ant. Marilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Madah

Dengarkan suara Tuhan

Yang mengecam, kejahatan

Usirlah jauh impian

Serta karya kegelapan.
Bangunlah hati merana

Yang parah terluka dosa

Sebab Kristus bercahaya

Bersinar laksana surya.
Kristus datang bagai domba

Yang menghapus dosa kami

Mari mohon dengan tekun

Supaya diberi ampun.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh Maha Mulia

Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mezbah-Mu.

Mazmur 50

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,*

menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapan-Mu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusan-Mu.
Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapan-Mu,*

janganlah Kauambil roh-Mu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatan-Mu,*

dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hati-Mu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepada-Mu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilan-Mu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbah-Mu.

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Yes 45,15-26
Sungguh, Engkaulah Allah yang tersembunyi,*

Allah Israel, penyelamat.
Semua penyembah berhala malu tersipu-sipu,*

pergilah mereka penuh kehinaan.
Tetapi Israel diselamatkan Tuhan,*

dengan keselamatan kekal.
Kamu tak akan malu tersipu-sipu,*

untuk selama-lamanya.
Sebab demikianlah firman Tuhan, pencipta langit,*

Dialah Allah yang membentuk dan mengalaskan bumi.
Ia tidak menciptakan bumi kosong.*

tetapi sebagai kediaman manusia:
“Akulah Tuhan, tiada yang lain,+

Aku tidak berbicara sembunyi-sembunyi,*

tidak pernah di tempat yang gelap.
Tidak pernah Aku berkata kepada keturunan Yakub,+

‘sia-sialah Engkau mencari Aku’.*

Akulah Tuhan yang berkata benar dan memberitahukan yang lurus.
Berhimpun dan marilah, Engkau semua,*

yang diselamatkan dari antara sekalian bangsa.
Bodohlah orang, yang mengusung berhala dari kayu,*

yang berseru kepada dewa yang tidak mampu menyelamatkan.
Beritahukanlah dan kemukakanlah buktinya, bermufakatlah bersama,+

‘Siapakah dari sediakala memaklumkan masa depan?*

Siapa yang sudah lama memberitahukannya?’
Bukankah Aku, Tuhanmu yang memberitahukannya,+

tiada Allah lain kecuali Aku,*

kecuali Aku tak ada Allah yang benar dan menyelamatkan.
Bertobatlah kepadaKu untuk diselamatkan,*

hai segala ujung bumi.
Akulah Allah, tiada yang lain,+

Aku bersumpah demi diriKu sendiri,*

dari mulutKu keluarlah sabda jujur yang tak terbatalkan ini:
‘KepadaKu segala lutut bertekuk,*

demi Aku semua lidah bersumpah’.
Setiap orang akan berkata: Hanya pada Tuhanlah,*

kemenangan dan kekuatan.
Kepada-Nya kembali dengan malu,*

yang dulu melawan Dia.
Oleh Tuhan seluruh keturunan Israel,*

dinyatakan benar dan dimuliakan”.

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Mazmur 99

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*

berbaktilah kepada-Nya dengan gembira.
Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*

ketahuilah bahwa Tuhan Allah.
Dialah pencipta, dan kami milik-Nya,*

kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya.
Masukilah pintu gerbang-Nya dengan lagu syukur,*

pelataran-Nya dengan puji-pujian.
Bersyukurlah kepada-Nya, pujilah nama-Nya,*

sebab Tuhan baik.
Cinta kasih-Nya tetap selama-lamanya,*

dan kesetiaan-Nya turun-temurun.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Bacaan Singkat (Yer 30:21-22)

Inilah firman Tuhan: seorang pemimpin akan muncul dari keturunan Yakub, dan penguasa akan keluar dari tengah-tengahnya. Ia akan Kudekatkan kepada-Ku dan ia kan menghampiri Aku. Kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.
Lagu Singkat
P: Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.

U: Kristus.

P: Engkaulah yang akan datang ke dunia.

U: Kasihanilah.

P: Kemuliaan.

U: Kristus.

Ant.Kidung: Sungguh Allah akan datang sebagai putera Daud. Ia akan menjadi raja, Alleluya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.
Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Maha Tinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Sungguh Allah akan datang sebagai putera Daud. Ia akan menjadi raja, Alleluya.

Doa Permohonan

P: Allah Bapa telah menyatakan kemuliaan-Nya kepada manusia dengan perantaraan Putera-Nya. Oleh sebab itu, marilah kami dengan senang hati menyerukan:

U: Dimuliakanlah nama-Mu, ya Tuhan.

P: Ya Tuhan, ajarlah kami menerima satu sama lain,* seperti Kristus juga menerima kami dalam kemuliaan Allah.

P: Penuhilah kami dengan kegembiraan dan kedamaian iman,* agar kami berjalan dalam pengharapan dan kekuatan Roh Kudus.

P: Ya Tuhan, tolonglah semua orang menurut besarnya belaskasihan-Mu,* terimalah mereka, yang tak sempat mengenal Engkau, tetapi yang berharap akan Dikau.

P: Engkau memanggil dan menguduskan kaum pilihan-Mu,* angkatlah kami orang berdosa untuk menerima mahkota kebahagian abadi.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah Yang Maha Kuasa, perkenankanlah umat-Mu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan Putera-Mu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsong-Nya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

JUMAT I SIANG

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan

Yang tidak takut berkurban

Mautpun tak menghalangi

Kasih setia yang sejati.
Selalu siap mengabdi

Datang untuk melayani

Itulah semangat Tuhan

Yang harus kami wujudkan.
Terpujilah Allah Bapa

Bersama Putra tercinta

Yang memperoleh Roh suci

Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Mazmur 118 (119),25-32

Dengan hati sedih aku rebah ke tanah,*

hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.
Suka dukaku kuceritakan kepadamu, dan engkau menanggapinya,*

ajarkanlah ketetapan-Mu kepadaku.
Berilah aku pengertian akan perintah-perintah-Mu,*

maka aku merenungkan segala kurnia-Mu yang mengagumkan.
Hatiku hancur luluh karena susah,*

tabahkanlah aku menurut firman-Mu.
Jauhkanlah aku dari jalan yang sesat,*

dan kurniakanlah hukum-Mu kepadaku.
Aku telah memilih jalan yang benar,*

aku ingin berpegang pada ketetapan-Mu.
Aku telah berpaut pada firman-Mu, ya Tuhan,*

janganlah aku Kaukecewakan.
Dengan rajin kuikuti perintah-Mu,*

sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Mazmur 25 (26)

Ya Tuhan, belalah hakku, sebab hidupku tulus,*

kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.
Uji dan cobailah aku, ya Tuhan,*

selidikilah hati dan batinku.
Karena kasih setia-Mu tetap di hadapan mataku,*

maka aku tetap setia kepada-Mu.
Aku tidak duduk bersama para penipu,*

dan tidak bergaul dengan para munafik.
Kubenci himpunan orang durjana,*

dan dengan kaum penjahat aku tidak bersidang.
Aku membasuh tanganku, tanda tak bersalah,*

lalu mengitari mesbah-Mu, ya Tuhan,
sambil memperdengarkan lagu syukur,*

dan mewartakan karya-Mu yang luhur.
Tuhan, aku mencintai rumah kediaman-Mu,*

tempat Engkau bersemayam dalam kemuliaan.
Jangan mencabut nyawaku bersama para pendosa,*

bersama para penumpah darah.
Tangan mereka penuh kebusukan,*

mereka suka menerima suapan.
Tetapi aku hidup dengan jujur,*

bebaskanlah dan kasihanilah aku.
Kakiku berdiri pada jalan yang rata,*

aku akan memuliakan Tuhan dalam himpunan umat.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Mazmur 27 (29),1-3.6-9
Kepada-Mu, ya Tuhan, aku berseru,*

pelindungku, jangan menutup telinga terhadap aku.
Jika Engkau tetap membisu,*

pasti terjerumus aku ke dalam liang kubur.
Dengarkanlah doaku, jika aku berseru kepada-Mu,*

sambil menadahkan tangan ke arah rumah-Mu yang kudus.
Janganlah menyeret aku bersama kaum pendosa,*

bersama orang yang berbuat jahat.
Mereka berbicara ramah dengan sahabatnya,*

tetapi hatinya penuh kejahatan.
Terpujilah Tuhan, sebab Ia mendengarkan doaku,*

Tukanlah kekuatan dan perisaiku.
Kepada-Nya hatiku percaya, dan aku tertolong,*

maka aku bersorak gembira dan bernyanyi memuji-Nya.
Tuhanlah kekuatan umat-Nya, dan benteng keselamatan,*

bagi raja yang diurapi-Nya.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, berkatilah pusaka-Mu,*

gembalakan dan dukunglah mereka selama-lamanya.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Bacaan singkat (Kol 3,12-13)

Kamulah umat pilihan Allah; sebab Ia telah menguduskan dan mengasihi Engkau. Maka hendaknya Engkaupun berbelaskasihan serta bersikap ramah-tamah dan rendah hati, lemah lembut lagi sabar. Hendaknya Engkau tanggung-menanggung dan suka mengampuni, bila hatimu disakiti. Sebagaimana Kristus memberi ampun kepadamu, demikian pula Engkau hendaknya.
P: Bangkitlah dan angkatlah muEngkau.

U: Sebab penyelamatanmu sudah dekat.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Sore

JUMAT I SORE

Madah

Pencipta bintang mulia

Cahaya kami semua

Kristus penebus Ilahi

Kabulkanlah doa kami.
Hati-Mu sungguh berduka

Karna umat-Mu berdosa

Syukurlah Engkau berkenan

Melimpahkan pengampunan.
Pada kepenuhan masa

Engkau jadi manusia

Lahir dari bunda murni

Sahaja dan rendah hati.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh Maha Mulia

Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Sembuhkanlah aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadap-Mu.

Mazmur 40

Berbahagialah yang menaruh perhatian pada orang yang lemah,*

Tuhan akan membebaskannya pada hari yang malang.
Tuhan melindunginya dan memelihara nyawanya,+

Tuhan membahagiakannya di bumi,*

dan tidak menyerahkan dia ke tangan musuh.
Tuhan membantu dia waktu sakit,*

dan menyembuhkan penyakitnya.
Aku berseru: Tuhan, kasihanilah aku,*

sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa terhadap-Mu.
Musuh berbicara jahat tentang diriku,*

“Kapan ia mati? Kapan dihapus namanya?”
Orang datang menjenguk aku dengan mulut manis,+

tetapi hatinya memikirkan kejahatan,*

lalu ia keluar dan menjelekkan daku di jalan.
Semua yang membenci aku berbisik-bisik tentang aku,*

mereka merencanakan yang jahat terhadapku:
“Penyakit jahanam telah menimpa dia,*

sekali berbaring, dia takkan bangun lagi”.
Bahkan kawan karibku yang kupercayai,*

yang makan sehidangan dengan daku, mengkhianati aku.
Tetapi Engkau, ya Tuhan, kasihanilah aku,*

sembuhkanlah aku, agar dapat membalas mereka.
Maka aku akan tahu, bahwa Engkau cinta padaku,*

bila musuhku tidak lagi bersukacita atas diriku.
Engkau menopang aku karena ketulusanku,*

dan menempatkan daku di hadapan-Mu untuk selama-lamanya.

Ant.1: Sembuhkan aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadap-Mu.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kami, benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Mazmur 45

Allah perlindungan dan kekuatan kami,*

pertolongan-Nya terbukti dalam kesesakan kami.
Maka kami tidak takut, sekalipun bumi bermendapatar,*

sekalipun gunung-gemunung tenggelam ke dasar laut.
Sekalipun gelora lautan berbuih mengamuk,*

sekalipun gunung-gemunung goncang diempas ombak.
Kota kediaman Allah Yang Maha Tinggi,*

digembirakan oleh aliran sungai.
Karena Allah mendiami-Nya, kota tidak akan goncang,*

Allah menolongnya waktu fajar merekah.
Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang,*

Allah memperdengarkan suaranya, maka hancurlah bumi.
Tuhan semesta alam menyertai kami,*

benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.
Mari, pandanglah karya Tuhan yang agung,*

dan karya-Nya yang dahsyat di seluruh bumi.
Dihentikan-Nya semua peperangan sampai ke ujung bumi,+

busur dipatahkan-Nya, tombak diremukkan-Nya,*

dibakar-Nya kereta perang.
“Jangan banyak bicara, akuilah aku sebagai Allah,*

agung di antara bangsa-bangsa, agung di seluruh dunia”.
Tuhan semesta alam menyertai kami,*

benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kami, benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Mengapa 15,3-4
Agung dan mengagumkan segala karya-Mu,*

ya Tuhan Allah Yang Maha Kuasa
Adil dan benar segala tindakan-Mu,*

ya raja segala bangsa!
Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*

dan tidak memuliakan nama-Mu?
Sebab hanya Engkaulah kudus,+

semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu,*

sebab telah nyatalah segala keputusan-Mu.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (2Ptr 3:8b-9)
Untuk Tuhan satu hari sama dengan seribu tahun, dan seribu tahun sama dengan satu hari. Tuhan tidak akan menangguhkan janji-Nya, seperti disangka beberapa orang. Tetapi Tuhan masih bersabar dengan Engkau, karena Ia menghendaki agar tak seorangpun binasa, melainkan semuanya bertobat kembali.
Lagu Singkat
P: Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.

U: Datanglah.

P: Tunjukkanlah seri wajah-Mu, maka selamatlah kami.

U: Ya Tuhan.

P: Kemuliaan.

U: Datanglah.

Ant.Kidung: Dari Mesir kupanggil Putera-Ku. Ia akan datang untuk menyelamatkan bangsa-Nya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Maha Kuasa,*

kuduslah nama-Nya.
Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tangan-Nya,*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan,*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong
Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.
Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Dari Mesir kupanggil Putera-Ku. Ia akan datang untuk menyelamatkan bangsa-Nya.

Doa Permohonan

P: Kristuslah gembala dan pembimbing hati kami. Marilah kami berkata dengan penuh kepercayaan:

U: Peliharalah umat-Mu, ya Tuhan.

P: Gembala kawanan Allah yang baik,* datanglah untuk mempersatukan seluruh kawanan-Mu di dalam Gereja-Mu.

P: Ya Tuhan, berilah pertolongan kepada para gembala umat-Mu yang sedang mengembara ini,* agar mereka menggembalakan kawanan-Mu dengan tekun hingga saat kedatangan-Mu.

P: Pilihlah dari antara umat-Mu orang yang menjadi bentara sabda-Mu,* untuk mewartakan Injil-Mu sampai ke ujung bumi.

P: Kasihanilah semua orang yang bersusah payah dan yang putus asa ditengah jalan,* supaya mereka bertemu dengan seorang sahabat yang suka menolong.

P: Perlihatkanlah kemuliaan-Mu dalam perjamuan surgawi,* kepada mereka yang mendengarkan sabda-Mu di dunia ini.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah Yang Maha Kuasa, perkenankanlah umat-Mu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan Putera-Mu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsong-Nya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh -Kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - JUMAT

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Mazmur 87 (88)

Ya Tuhan, Allah penyelamatku,*
siang malam aku berseru kepadaMu.

Semoga doaku sampai ke hadiratMu,*
dengarkanlah jeritan tangisku.

Sebab hatiku tersesak kesusahan bertimbun-timbun,*
dan hidupku mendekati ambang maut.

Aku dianggap sudah turun ke liang kubur,*
seperti orang yang kehilangan hayat.

Di alam mautlah kediamanku,*
seperti orang yang mati terbuuh aku berbaring dalam kubur.

Seperti orang yang tidak lagi Kauingat,*
terpisah dari cintaMu.

Kaucampakkan daku ke lubang terdalam,*
ke tubir yang gelap gulita.

Aku tertindih oleh amarahMu,*
dan keberanganMu melumpuhkan daku.

Handai taulanku Kaujauhkan dari padaku,*
Kaujadikan daku haram bagi mereka.

Aku terkurung, tak dapat lolos,*
mataku kabur tersesak derita.

Sehari-hari aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
kepadaMu kutadahkan tanganku.

Adakah Engkau berkarya bagi orang mati!*
Masakan arwah bangkit untuk memuji Engkau!

Adakah kasihMu dikisahkan dalam kubur,*
dan kesetiaanMu di daerah kebinasaan!

Adakah karyaMu yang agung dikenal dalam kegelapan,*
dan keadilanMu di tempat tiada ingatan!

Namun aku, ya Tuhan, aku berseru kepadaMu,*
pagi-pagi doaku membubung ke hadapanMu.

Mengapa Engkau menolak aku, ya Tuhan,*
mengapa menyembunyikan wajahMu dari padaku?

Sedari masa mudaku aku malang dan terancam maut,*
aku menanggung kemurkaanMu dan merana.

Banjir keberanganMu melanda aku,*
kedahsyatan amarahMu membinasakan daku.

Aku seperti dikepung ombak terus-menerus,*
makin lama aku makin terdesak.

Kaum kerabatku Kaujauhkan dari padaku,*
tinggal kegelapanlah yang menemani aku.

Ant: Siang malam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan.

Bacaan singkat (Yer 14,9)

Tuhan, Engkau hadir di tengah-tengah kami, dan dengan namaMu kami telah diberkati. Janganlah tinggalkan kami, ya Tuhan, Allah kami.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Allah yang mahakuasa, semoga kami setia kepada PuteraMu yang telah wafat dan dimakamkan, sehingga kami bangkit bersama Dia dan hidup sebagai manusia baru. Sebab Dialah pengantara kami, sepanjang segala masa. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, ya ratu, bunda yang berbelas-kasih,
hidup, hiburan dan harapan kami.
Kami semua memanjatkan permohonan,
kami amat susah, mengeluh, mengesah
dalam lembah duka ini.
Ya ibunda, ya pelindung kami,
limpahkanlah kasih sayangmu yang besar kepada kami.
Dan Yesus, puteramu yang terpuji itu,
s'moga kautunjukkan kepada kami.
O ratu, o ibu, o Maria, bunda Kristus.

Santo-Santa

Santo Reinardus

Uskup dan Pengaku Iman

Suatu ketika orang melihat seorang peziarah selama tiga hari penuh - tanpa tidur, makan dan minum - berdoa menyusuri jalan salib Yesus, kebun Zaitun dan bukit Golgota di Yerusalem. Peziarah itu berjubah kotor dan lusuh, tanpa sepatu dan sepanjang jalan menangis terus. Dialah Uskup Luttich, Belgia, yang berjalan kaki ke Kota Suci sebagai tanda pertobatannya dari dosa: membeli jabatan uskup menuruti ambisinya. Ketika Paus mendengar perbuatan tobat sejati ini, ia menyuruh Reinardus untuk tetap mengemban jabatannya. Reinardus dengan rajin mengunjungi semua paroki keuskupannya, berkotbah, membangun jembatan dan irigasi, membagi makanan dan membela mereka yang tertindas.

Santo Sabas

Abbas dan Pengaku Iman

Sabas lahir di Mutalaska, dekat Kaisarea, Kapadokia pada tahun 439. Semasa remajanya ia masuk biara Basilian yang dipimpin oleh Santo Eutimos Agung. Setelah ia menjadi seorang pertapa yang dewasa dan mempunyai banyak pengalaman, ia mendirikan Laura (semacam tempat pertapaan) Mar Saba yang terletak antara Yerusalem dan Laut Mati. Sebuah Laura dihuni oleh sekelompok rahib yang menjalani hidup pertapaan secara terpisah-pisah di sekitar gereja.

Karena beberapa dari rekan rahibnya menentang aturan-aturannya dan menuntut kehadiran seorang imam sebagai abbas mereka, maka ia ditahbiskan menjadi imam pada tahun 491. Ia sangat bijak dalam memimpin para rahib, sehingga pada tahun 494 ia diangkat sebagai pemimpin tertinggi dari semua biara yang ada di Palestina. Sabas dengan gigih membela ajaran Konsili Kalsedon dan berani menegur kaisar sehubungan dengan berbagai ajaran sesat yang berkembang di Kekaisaran Konstantinopel. Dua kali ia menghadap kaisar di istana kekaisaran untuk menentang ajaran-ajaran sesat itu.

Pertapaan Mar Saba yang didirikannya sampai kini dihuni oleh rahib-rahib dari Gereja Ortodoks Timur yang menghayati suatu cara hidup tapa Yang keras dan sederhana. Konon biara itu pernah diperbaiki oleh pemerintah Rusia pada tahun 1840. Sabas meninggal dunia dalam usia 94 tahun pada tanggal 5 Desember 532.