Senin, 8 Desember 2031

Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Hari Raya

Bacaan Misa

Hari ini didaraskan Kemuliaan dan Aku Percaya.

Bacaan Pertama Kejadian 3:9-15,20

Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi." Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?" Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan." Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan." Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

Mazmur Tanggapan Mazmur 98:1-4

Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh lengan-Nya yang kudus.
TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata bangsa-bangsa.
Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita.
Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!

Bacaan Kedua Efesus 1:3-6,11-12

Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya, supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Aku katakan "di dalam Kristus", karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan--kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya-- supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.

Bacaan Injil Lukas 1:26-38

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan." Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil." Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Renungan

Jernih dari Hulu

Siapa yang pernah menyusuri sungai sampai ke hulunya tahu satu hal yang mengejutkan. Air yang di kota tampak keruh, penuh sampah dan busa, ternyata di mata airnya jernih sampai ke dasar. Semakin dekat ke sumber, semakin bening. Kotoran itu datang belakangan, di sepanjang perjalanan, bukan dari asalnya.

Hari ini Gereja merayakan Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda. Ajaran ini kerap disalahpahami seakan Maria dibuat dari bahan yang berbeda dari kita, seolah ia bukan manusia sungguhan. Padahal maknanya lebih dalam. Maria adalah mata air yang dijaga tetap jernih sejak titik pertama, supaya air yang mengalir turun kepada kita, yaitu Kristus sendiri, tidak lahir dari sumber yang tercemar.

Bacaan pertama membawa kita ke titik keruh yang mula-mula. Di taman, manusia pertama melanggar, lalu saling menunjuk. Adam menyalahkan Hawa, Hawa menyalahkan ular. Dari situlah sungai kemanusiaan mulai kotor. Namun di tengah kutukan, terselip janji yang aneh, "Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini." Sudah dijanjikan seorang perempuan yang tidak akan tunduk pada ular.

Surat kepada jemaat di Efesus mengangkat kita lebih tinggi lagi. "Di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya." Perhatikan waktunya: sebelum dunia dijadikan. Rencana Allah atas Maria, dan atas kita, tidak dipikirkan mendadak. Ia sudah ada sebelum ada apa-apa. Kejernihan Maria bukan prestasi yang ia raih, melainkan anugerah yang mendahului kelahirannya.

Lalu datang Gabriel ke Nazaret dengan sapaan yang ganjil, "Salam, hai engkau yang dikaruniai." Dalam bahasa aslinya, ini semacam nama baru. Bukan hai Maria yang akan dikaruniai, melainkan yang sudah penuh rahmat sejak sebelum ia berkata ya. Rahmat mendahului jawabannya.

Di sinilah pesta ini menyentuh kita yang bukan Maria. Sebab kita pun dipilih sebelum dunia dijadikan. Bedanya, kita adalah air yang sudah terlanjur keruh di sepanjang jalan, dan justru untuk itu Kristus datang: membeningkan kembali dari hilir. Maria dijaga jernih dari hulu supaya kita yang keruh punya jalan pulang ke sumber.

Maka pesta hari ini bukan tentang jarak antara kita dan Maria, melainkan tentang arah yang sama: kembali ke mata air.

Allah yang memilih kami sebelum dunia dijadikan, jernihkanlah kembali hidup kami yang telah keruh di sepanjang jalan. Seperti Maria, jadikan kami tempat yang layak Kaudiami. Amin.

Invitatorium

SENIN II PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Sabtu dalam Masa Adven, Peringatan Santo Yohanes dari Salib, Imam dan Pujangga Gereja

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Ya Allah, penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa depan,

Perlindungan kami dari badai,

Dan rumah kekal kami.
Di bawah naungan takhta-Mu

Para kudus-Mu tinggal aman;

Cukuplah lengan-Mu sendiri,

Dan pertahanan kami pasti.
Sebelum gunung-gunung berdiri teratur,

Atau bumi menerima bentuknya,

Dari kekal Engkau adalah Allah,

Sama sampai tahun-tahun tak berkesudahan.
Seribu abad di mata-Mu

Seperti senja yang berlalu;

Singkat seperti jaga yang mengakhiri malam

Sebelum matahari terbit.
Waktu, seperti sungai yang terus mengalir,

Membawa semua hidup kami pergi;

Mereka terbang, terlupakan, seperti mimpi

Mati saat hari mulai.
Ya Allah, penolong kami di masa lalu,

Harapan kami di masa depan,

Jadilah penjaga kami selama kesulitan berlangsung,

Dan rumah kekal kami.

PSALMODI

Ant. 1 Ingatlah kami, ya Tuhan; datanglah dengan pertolongan-Mu yang menyelamatkan.

Mazmur 106

Kebaikan Tuhan; kesetiaan umat-Nya

Semua ini telah ditulis sebagai peringatan bagi kita, karena kita hidup pada akhir zaman (1 Korintus 10:11)

I
Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik;

sebab kasih setia-Nya kekal selama-lamanya.

Siapakah yang dapat menceritakan perbuatan-perbuatan perkasa Tuhan?

Siapakah yang dapat memberitakan segala puji-pujian-Nya?
Berbahagialah orang yang melakukan keadilan,

yang senantiasa berbuat yang benar.

Ya Tuhan, ingatlah aku

karena kasih yang Engkau miliki bagi umat-Mu.
Datanglah kepadaku, Tuhan, dengan pertolongan-Mu

agar aku dapat melihat sukacita orang-orang pilihan-Mu

dan dapat bersukacita dalam kegembiraan bangsa-Mu

dan berbagi kemuliaan umat-Mu.
Dosa kami adalah dosa bapa-bapa kami;

kami telah berbuat salah, perbuatan kami jahat.

Bapa-bapa kami ketika mereka di Mesir

tidak memperhatikan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib.
Mereka melupakan kebesaran kasih-Mu,

di Laut Merah menentang Yang Mahatinggi.

Namun Ia menyelamatkan mereka demi nama-Nya,

untuk menyatakan kuasa-Nya.
Ia mengancam Laut Merah; itu kering

dan Ia memimpin mereka melalui kedalaman seperti melalui padang gurun.

Ia menyelamatkan mereka dari tangan musuh;

Ia menyelamatkan mereka dari cengkeraman musuh.
Air menutupi para penindas mereka;

tidak seorang pun dari mereka yang tersisa hidup.

Kemudian mereka percaya pada firman-Nya:

kemudian mereka menyanyikan puji-pujian-Nya.
Tetapi mereka segera melupakan perbuatan-Nya

dan tidak mau menunggu kehendak-Nya.

Mereka menyerah pada keinginan mereka di padang gurun

dan menguji Allah di padang belantara.
Ia mengabulkan permohonan mereka

dan mengirim penyakit di antara mereka.

Kemudian mereka memberontak, iri terhadap Musa dan

terhadap Harun, yang kudus bagi Tuhan.
Bumi terbuka dan menelan Datan

dan mengubur kaum Abiram.

Api berkobar melawan kaum mereka

dan nyala api melahap para pemberontak.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Ingatlah kami, ya Tuhan; datanglah dengan pertolongan-Mu yang menyelamatkan.

Ant. 2 Ingatlah baik-baik; Tuhan Allah kita telah membuat perjanjian denganmu.

II
Mereka membuat anak lembu di Horeb

dan menyembah patung logam,

menukar Allah yang adalah kemuliaan mereka

dengan patung lembu yang makan rumput.
Mereka melupakan Allah yang adalah penyelamat mereka,

yang telah melakukan hal-hal besar di Mesir,

tanda-tanda ajaib di tanah Ham,

keajaiban-keajaiban di Laut Merah.
Karena itu Ia berkata akan membinasakan mereka,

tetapi Musa, orang yang Ia pilih,

berdiri di celah di hadapan-Nya,

untuk mengembalikan murka-Nya dari kehancuran.
Kemudian mereka mencemooh tanah perjanjian;

mereka tidak percaya pada firman-Nya.

Mereka mengeluh di dalam kemah-kemah mereka

dan tidak mau mendengarkan suara Tuhan.
Maka Ia mengangkat tangan-Nya untuk bersumpah

bahwa Ia akan menjatuhkan mereka di padang gurun;

akan menyebarkan anak-anak mereka di antara bangsa-bangsa

dan menyebarkan mereka ke seluruh negeri.
Mereka membungkuk di hadapan Baal Peor;

memakan persembahan yang dibuat untuk dewa-dewa tak bernyawa.

Mereka membangkitkan murka-Nya dengan perbuatan mereka

dan wabah pecah di antara mereka.
Kemudian Pinehas berdiri dan campur tangan.

Demikianlah wabah itu berakhir

dan ini diperhitungkan sebagai kebaikan baginya

dari zaman ke zaman untuk selama-lamanya.
Mereka memprovokasi-Nya di perairan Meriba.

Karena kesalahan mereka, Musa mengalami kesulitan;

karena mereka membuat hatinya pahit

dan ia mengucapkan kata-kata yang gegabah.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Ingatlah baik-baik; Tuhan Allah kita telah membuat perjanjian denganmu.

Ant. 3 Selamatkan umat-Mu, Tuhan; kumpulkan kami dari antara bangsa-bangsa.

III
Mereka gagal membinasakan bangsa-bangsa

seperti yang Tuhan perintahkan,

tetapi sebaliknya mereka berbaur dengan bangsa-bangsa

dan belajar bertindak seperti mereka.
Mereka menyembah berhala-berhala bangsa-bangsa

dan ini menjadi jerat untuk menjebak mereka.

Mereka bahkan mempersembahkan anak-anak mereka sendiri

dan putri-putri mereka sebagai kurban kepada setan-setan.
Mereka menumpahkan darah orang yang tidak bersalah,

darah anak-anak mereka dan putri-putri mereka

yang mereka persembahkan kepada berhala-berhala Kanaan.

Tanah itu tercemar dengan darah.
Maka mereka menajiskan diri mereka dengan perbuatan mereka

dan memutuskan ikatan perkawinan mereka dengan Tuhan

sampai murka-Nya berkobar melawan umat-Nya;

Ia dipenuhi kengerian terhadap orang-orang pilihan-Nya.
Maka Ia menyerahkan mereka ke tangan bangsa-bangsa

dan musuh-musuh mereka menjadi penguasa mereka.

Musuh-musuh mereka menjadi penindas mereka;

mereka ditundukkan di bawah tangan mereka.
Berkali-kali Allah menyelamatkan mereka,

tetapi dalam kejahatan mereka, mereka berani menentang-Nya

dan jatuh rendah karena kesalahan mereka.

Meskipun demikian Ia memperhatikan kesusahan mereka,

setiap kali Ia mendengar seruan mereka.
Demi mereka Ia mengingat perjanjian-Nya.

Dalam kebesaran kasih-Nya Ia mengalah

dan Ia membiarkan mereka diperlakukan dengan belas kasihan

oleh semua yang menawan mereka.
Ya Tuhan, Allah kami, selamatkan kami!

Kumpulkan kami dari antara bangsa-bangsa

agar kami dapat mengucap syukur kepada nama-Mu yang kudus

dan menjadikannya kemuliaan kami untuk memuji-Mu.
Terpujilah Tuhan, Allah Israel,

selama-lamanya, dari zaman ke zaman.

Biarlah semua orang berseru:

Amin! Amin! Alleluya!
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah, Pencipta kami, betapa ajaibnya Engkau menciptakan manusia. Engkau mengubah debu menjadi gambar-Mu sendiri dan memberinya bagian dalam kodrat-Mu sendiri; namun Engkau lebih ajaib dalam mengampuni manusia yang telah memberontak melawan-Mu. Berilah kiranya, di mana dosa berlimpah, rahmat lebih berlimpah, sehingga kami dapat menjadi lebih kudus melalui pengampunan dan lebih bersyukur kepada-Mu.

Ant. Selamatkan umat-Mu, Tuhan; kumpulkan kami dari antara bangsa-bangsa.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng) – saat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Engkau akan mendengar firman dari mulut-Ku.

Engkau akan memberitahu orang lain apa yang telah Aku katakan.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

29:1-8

Penghakiman Allah atas Yerusalem
Celakalah Ariel, Ariel,

kota tempat Daud berkemah!

Tambahkan tahun demi tahun,

biarlah pesta-pesta datang berputar.

Tetapi Aku akan mendatangkan kesusahan atas Ariel,

dengan ratapan dan kesedihan.

Engkau akan menjadi bagiku seperti Ariel,

Aku akan berkemah seperti Daud melawanmu;

Aku akan mengepungmu dengan pos-pos terdepan

dan mendirikan alat-alat pengepungan melawamu.
Tergeletak Engkau akan berbicara dari bumi,

dan dari debu yang rendah kata-katamu akan keluar.

Suaramu akan seperti hantu dari bumi,

dan kata-katamu seperti kicauan dari debu.

Gerombolan orang-orang sombongmu akan seperti debu halus,

gerombolan para tiran seperti sekam yang terbang.

Kemudian tiba-tiba, dalam sekejap,

Engkau akan dikunjungi oleh Tuhan semesta alam,

Dengan guntur, gempa bumi, dan suara yang besar,

angin puyuh, badai, dan nyala api yang menghanguskan.

Kemudian seperti mimpi,

penglihatan di malam hari,

Akanlah gerombolan semua bangsa

yang berperang melawan Ariel

dengan semua benteng pengepungnya.
Seperti ketika orang lapar bermimpi sedang makan

dan terbangun dengan perut kosong,

Atau ketika orang haus bermimpi sedang minum

dan terbangun lemas dan kering,

Demikianlah akan terjadi pada gerombolan semua bangsa,

yang berperang melawan Sion.

RESPONSORIUM Yesaya 54:4; 29:5, 6, 7

Yerusalem, jangan takut; engkau tidak akan dipermalukan;

karena Tuhan semesta alam akan datang mengunjungimu.
Banyaknya bangsa yang berlalu, yang telah berjuang melawanmu, akan seperti debu yang terbang.

Karena Tuhan semesta alam akan datang mengunjungimu.
Bacaan Kedua

Dari Kidung Rohani oleh Santo Yohanes dari Salib, imam

Pengetahuan tentang misteri yang tersembunyi dalam Yesus Kristus
Meskipun para pujangga kudus telah menyingkapkan banyak misteri dan keajaiban, dan jiwa-jiwa yang saleh telah memahaminya dalam kondisi duniawi kita ini, namun sebagian besar masih harus diungkapkan oleh mereka, dan bahkan dipahami oleh mereka.
Maka kita harus menggali dalam-dalam di dalam Kristus. Ia seperti tambang yang kaya dengan banyak kantong berisi harta karun: betapapun dalamnya kita menggali, kita tidak akan pernah menemukan akhir atau batasnya. Sesungguhnya, di setiap kantong ditemukan urat-urat baru kekayaan segar di segala sisi.
Karena alasan ini Rasul Paulus berkata tentang Kristus: Di dalam Dia tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan Allah. Jiwa tidak dapat masuk ke dalam harta-harta ini, atau mencapainya, kecuali ia terlebih dahulu melintasi dan memasuki belukar penderitaan, menanggung kerja keras batin dan lahiriah, dan kecuali ia terlebih dahulu menerima dari Allah banyak sekali berkat dalam akal budi dan dalam indra, dan telah menjalani pelatihan rohani yang panjang.
Semua ini adalah hal-hal yang lebih kecil, yang mempersiapkan jiwa untuk tempat kudus yang luhur dari pengetahuan tentang misteri-misteri Kristus: inilah hikmat tertinggi yang dapat dicapai dalam hidup ini.
Kiranya manusia akhirnya menyadari bahwa sangat tidak mungkin untuk mencapai belukar kekayaan dan hikmat Allah kecuali dengan terlebih dahulu memasuki belukar banyak penderitaan, sedemikian rupa sehingga jiwa menemukan di sana penghiburan dan keinginannya. Jiwa yang merindukan hikmat ilahi memilih terlebih dahulu, dan sesungguhnya, untuk memasuki belukar salib.
Oleh karena itu Santo Paulus mendesak orang-orang Efesus untuk tidak menjadi lesu di tengah kesukaran, tetapi untuk berakar dan berdasar dalam kasih, agar mereka dapat mengetahui bersama semua orang kudus lebar, panjang, tinggi, dan dalamnya—untuk mengetahui apa yang melampaui pengetahuan, kasih Kristus, agar dipenuhi dengan segala kepenuhan Allah. Gerbang yang memberikan jalan masuk ke dalam kekayaan hikmat-Nya ini adalah salib; karena itu adalah gerbang yang sempit, sementara banyak yang mencari sukacita yang dapat diperoleh melaluinya, hanya sedikit yang diberi keinginan untuk melewatinya.

RESPONSORIUM 1 Korintus 2:9-10

Mata tidak melihat, telinga tidak mendengar, hati tidak membayangkan

keajaiban-keajaiban yang telah Allah siapkan bagi mereka yang mengasihi-Nya.
Namun Allah telah menyatakannya kepada kita melalui Roh-Nya.

Keajaiban-keajaiban yang telah Allah siapkan bagi mereka yang mengasihi-Nya.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang menganugerahkan kepada Imam Santo Yohanes

dedikasi yang luar biasa

untuk penyangkalan diri yang sempurna dan kasih akan Salib,

berilah kiranya, dengan meneladaninya dengan cermat setiap saat,

kami dapat datang untuk merenungkan kemuliaan-Mu secara kekal.

Demi Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan komunal)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

JUMAT I PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kami bernyanyi bagi Tuhan,

bersorak-sorai bagi penyelamat kami.

Menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur,

menghormati-Nya dengan pujian.
Tuhanlah Allah yang agung,

merajai segala dewa.

Dasar bumi terletak di tangan-Nya,

puncak gunungpun milik-Nya.

Milik-Nyalah laut, Dia membuatnya,

daratanpun buatan tangan-Nya.
Mari bersujud dan menyembah,

berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kami.

Dialah Allah kami, kami umat-Nya,

Dialah gembala kami, kami kawanan-Nya.
Hari ini dengarkanlah suara-Nya:

“Jangan bertegar hati seperti di Meriba,

seperti di Masa, di padang gurun;

ketika leluhurmu mencobai Aku,

walau menyaksikan karya Ku yang agung.
Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;

maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,

mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.

Sebab Aku bersumpah dalam murkaKu:

Mereka takkan beristirahat bersama Aku”.
Kemuliaan kepada Bapa…

Seperti pada…

Ant. Marilah kami menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Madah

Dengarkan suara Tuhan

Yang mengecam, kejahatan

Usirlah jauh impian

Serta karya kegelapan.
Bangunlah hati merana

Yang parah terluka dosa

Sebab Kristus bercahaya

Bersinar laksana surya.
Kristus datang bagai domba

Yang menghapus dosa kami

Mari mohon dengan tekun

Supaya diberi ampun.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh Maha Mulia

Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mezbah-Mu.

Mazmur 50

Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu,*

menurut besarnya rahmat-Mu, hapuskanlah kesalahanku.
Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku,*

dan cucilah aku dari dosaku.
Kusadari pelanggaranku,*

dosaku selalu membayang di hadapan mataku.
Terhadap Engkau, terhadap Engkaulah aku berdosa,*

yang jahat di hadapan-Mu kulakukan.
Jadi ternyata Engkau adil bila menghukum aku,*

dan tepatlah keputusan-Mu.
Sungguh aku dilahirkan dalam kesalahan,*

dan dalam dosa aku dikandung ibu.
Sungguh Engkau berkenan akan ketulusan hati,*

Engkau meresapkan kebijaksanaan ke dalam batinku.
Bersihkanlah aku, agar aku jadi murni,*

basuhlah aku agar jadi putih melebihi salju.
Sampaikanlah kabar sukacita kepadaku,*

semoga hati yang Kauremukkan bersorak gembira.
Palingkanlah wajah-Mu dari dosaku,*

hapuskanlah segala kesalahanku.
Ciptakanlah hati murni bagiku, ya Allah,*

baharuilah semangat tabah dalam batinku.
Janganlah Kaubuang aku dari hadapan-Mu,*

janganlah Kauambil roh-Mu yang kudus dari padaku.
Kembalikanlah kepadaku kegembiraan atas keselamatan-Mu,*

dan berilah aku semangat yang rela.
Maka aku akan mengajarkan sikap hati-Mu kepada orang berdosa,*

supaya mereka kembali kepada-Mu.
Lepaskanlah aku dari dosa pembunuhan, ya Allah penyelamatku,*

maka aku akan memashyurkan keadilan-Mu.
Ya Tuhan, sudilah membuka bibirku,*

supaya mulutku mewartakan pujian-Mu.
Engkau tak berkenan akan kurban sembelihan,*

kurban bakar yang kupersembahkan, tidak Kausukai.
Persembahan kepada Allah, ialah jiwa yang menyesal,*

hati remuk redam takkan Kautolak.

Ant.1: Ya Tuhan, terimalah kurban sejati di atas mesbah-Mu.

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Yes 45,15-26
Sungguh, Engkaulah Allah yang tersembunyi,*

Allah Israel, penyelamat.
Semua penyembah berhala malu tersipu-sipu,*

pergilah mereka penuh kehinaan.
Tetapi Israel diselamatkan Tuhan,*

dengan keselamatan kekal.
Kamu tak akan malu tersipu-sipu,*

untuk selama-lamanya.
Sebab demikianlah firman Tuhan, pencipta langit,*

Dialah Allah yang membentuk dan mengalaskan bumi.
Ia tidak menciptakan bumi kosong.*

tetapi sebagai kediaman manusia:
“Akulah Tuhan, tiada yang lain,+

Aku tidak berbicara sembunyi-sembunyi,*

tidak pernah di tempat yang gelap.
Tidak pernah Aku berkata kepada keturunan Yakub,+

‘sia-sialah Engkau mencari Aku’.*

Akulah Tuhan yang berkata benar dan memberitahukan yang lurus.
Berhimpun dan marilah, Engkau semua,*

yang diselamatkan dari antara sekalian bangsa.
Bodohlah orang, yang mengusung berhala dari kayu,*

yang berseru kepada dewa yang tidak mampu menyelamatkan.
Beritahukanlah dan kemukakanlah buktinya, bermufakatlah bersama,+

‘Siapakah dari sediakala memaklumkan masa depan?*

Siapa yang sudah lama memberitahukannya?’
Bukankah Aku, Tuhanmu yang memberitahukannya,+

tiada Allah lain kecuali Aku,*

kecuali Aku tak ada Allah yang benar dan menyelamatkan.
Bertobatlah kepadaKu untuk diselamatkan,*

hai segala ujung bumi.
Akulah Allah, tiada yang lain,+

Aku bersumpah demi diriKu sendiri,*

dari mulutKu keluarlah sabda jujur yang tak terbatalkan ini:
‘KepadaKu segala lutut bertekuk,*

demi Aku semua lidah bersumpah’.
Setiap orang akan berkata: Hanya pada Tuhanlah,*

kemenangan dan kekuatan.
Kepada-Nya kembali dengan malu,*

yang dulu melawan Dia.
Oleh Tuhan seluruh keturunan Israel,*

dinyatakan benar dan dimuliakan”.

Ant.2: Seluruh keturunan Israel dinyatakan benar oleh Tuhan dan dimuliakan.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Mazmur 99

Bersorak-sorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi,*

berbaktilah kepada-Nya dengan gembira.
Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria,*

ketahuilah bahwa Tuhan Allah.
Dialah pencipta, dan kami milik-Nya,*

kami umat-Nya, domba penggembalaan-Nya.
Masukilah pintu gerbang-Nya dengan lagu syukur,*

pelataran-Nya dengan puji-pujian.
Bersyukurlah kepada-Nya, pujilah nama-Nya,*

sebab Tuhan baik.
Cinta kasih-Nya tetap selama-lamanya,*

dan kesetiaan-Nya turun-temurun.

Ant.3: Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

Bacaan Singkat (Yer 30:21-22)

Inilah firman Tuhan: seorang pemimpin akan muncul dari keturunan Yakub, dan penguasa akan keluar dari tengah-tengahnya. Ia akan Kudekatkan kepada-Ku dan ia kan menghampiri Aku. Kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.
Lagu Singkat
P: Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami.

U: Kristus.

P: Engkaulah yang akan datang ke dunia.

U: Kasihanilah.

P: Kemuliaan.

U: Kristus.

Ant.Kidung: Sungguh Allah akan datang sebagai putera Daud. Ia akan menjadi raja, Alleluya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*

sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umat-Nya.
Ia mengangkat bagi kami seorang penyelamat yang gagah perkasa,*

putera Daud, hamba-Nya.
Seperti dijanjikan-Nya dari sediakala,*

dengan perantaraan para nabi-Nya yang kudus.
Untuk menyelamatkan kami dari musuh-musuh kami,*

dan dari tangan semua lawan yang membenci kami.
Untuk menunjukkan rahmat-Nya kepada leluhur kami,*

dan mengindahkan perjanjian-Nya yang kudus.
Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kami,*

akan membebaskan kami dari tangan musuh.
Agar kami dapat mengabdi kepada-Nya tanpa takut,*

dan berlaku kudus dan jujur di hadapan-Nya seumur hidup.
Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah Yang Maha Tinggi,*

sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalan-Nya.
Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umat-Nya,*

berkat pengampunan dosa mereka.
Sebab Allah kami penuh rahmat dan belaskasihan,*

Ia mengunjungi kami laksana fajar cemerlang.
Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*

dan membimbing kami ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Sungguh Allah akan datang sebagai putera Daud. Ia akan menjadi raja, Alleluya.

Doa Permohonan

P: Allah Bapa telah menyatakan kemuliaan-Nya kepada manusia dengan perantaraan Putera-Nya. Oleh sebab itu, marilah kami dengan senang hati menyerukan:

U: Dimuliakanlah nama-Mu, ya Tuhan.

P: Ya Tuhan, ajarlah kami menerima satu sama lain,* seperti Kristus juga menerima kami dalam kemuliaan Allah.

P: Penuhilah kami dengan kegembiraan dan kedamaian iman,* agar kami berjalan dalam pengharapan dan kekuatan Roh Kudus.

P: Ya Tuhan, tolonglah semua orang menurut besarnya belaskasihan-Mu,* terimalah mereka, yang tak sempat mengenal Engkau, tetapi yang berharap akan Dikau.

P: Engkau memanggil dan menguduskan kaum pilihan-Mu,* angkatlah kami orang berdosa untuk menerima mahkota kebahagian abadi.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah Yang Maha Kuasa, perkenankanlah umat-Mu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan Putera-Mu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsong-Nya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

JUMAT I SIANG

Madah

Sungguh agung cinta Tuhan

Yang tidak takut berkurban

Mautpun tak menghalangi

Kasih setia yang sejati.
Selalu siap mengabdi

Datang untuk melayani

Itulah semangat Tuhan

Yang harus kami wujudkan.
Terpujilah Allah Bapa

Bersama Putra tercinta

Yang memperoleh Roh suci

Pembaharu muka bumi. Amin.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Mazmur 118 (119),25-32

Dengan hati sedih aku rebah ke tanah,*

hidupkanlah aku sesuai dengan firman-Mu.
Suka dukaku kuceritakan kepadamu, dan engkau menanggapinya,*

ajarkanlah ketetapan-Mu kepadaku.
Berilah aku pengertian akan perintah-perintah-Mu,*

maka aku merenungkan segala kurnia-Mu yang mengagumkan.
Hatiku hancur luluh karena susah,*

tabahkanlah aku menurut firman-Mu.
Jauhkanlah aku dari jalan yang sesat,*

dan kurniakanlah hukum-Mu kepadaku.
Aku telah memilih jalan yang benar,*

aku ingin berpegang pada ketetapan-Mu.
Aku telah berpaut pada firman-Mu, ya Tuhan,*

janganlah aku Kaukecewakan.
Dengan rajin kuikuti perintah-Mu,*

sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.1: Dengan rajin kuikuti perintah-Mu, sebab Engkau melapangkan hatiku.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Mazmur 25 (26)

Ya Tuhan, belalah hakku, sebab hidupku tulus,*

kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.
Uji dan cobailah aku, ya Tuhan,*

selidikilah hati dan batinku.
Karena kasih setia-Mu tetap di hadapan mataku,*

maka aku tetap setia kepada-Mu.
Aku tidak duduk bersama para penipu,*

dan tidak bergaul dengan para munafik.
Kubenci himpunan orang durjana,*

dan dengan kaum penjahat aku tidak bersidang.
Aku membasuh tanganku, tanda tak bersalah,*

lalu mengitari mesbah-Mu, ya Tuhan,
sambil memperdengarkan lagu syukur,*

dan mewartakan karya-Mu yang luhur.
Tuhan, aku mencintai rumah kediaman-Mu,*

tempat Engkau bersemayam dalam kemuliaan.
Jangan mencabut nyawaku bersama para pendosa,*

bersama para penumpah darah.
Tangan mereka penuh kebusukan,*

mereka suka menerima suapan.
Tetapi aku hidup dengan jujur,*

bebaskanlah dan kasihanilah aku.
Kakiku berdiri pada jalan yang rata,*

aku akan memuliakan Tuhan dalam himpunan umat.

Ant.2: Kepada Tuhan aku percaya, tiada aku goyah.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Mazmur 27 (29),1-3.6-9
Kepada-Mu, ya Tuhan, aku berseru,*

pelindungku, jangan menutup telinga terhadap aku.
Jika Engkau tetap membisu,*

pasti terjerumus aku ke dalam liang kubur.
Dengarkanlah doaku, jika aku berseru kepada-Mu,*

sambil menadahkan tangan ke arah rumah-Mu yang kudus.
Janganlah menyeret aku bersama kaum pendosa,*

bersama orang yang berbuat jahat.
Mereka berbicara ramah dengan sahabatnya,*

tetapi hatinya penuh kejahatan.
Terpujilah Tuhan, sebab Ia mendengarkan doaku,*

Tukanlah kekuatan dan perisaiku.
Kepada-Nya hatiku percaya, dan aku tertolong,*

maka aku bersorak gembira dan bernyanyi memuji-Nya.
Tuhanlah kekuatan umat-Nya, dan benteng keselamatan,*

bagi raja yang diurapi-Nya.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, berkatilah pusaka-Mu,*

gembalakan dan dukunglah mereka selama-lamanya.

Ant.3: Kepada Tuhan hatiku percaya, dan aku tertolong.

Bacaan singkat (Kol 3,12-13)

Kamulah umat pilihan Allah; sebab Ia telah menguduskan dan mengasihi Engkau. Maka hendaknya Engkaupun berbelaskasihan serta bersikap ramah-tamah dan rendah hati, lemah lembut lagi sabar. Hendaknya Engkau tanggung-menanggung dan suka mengampuni, bila hatimu disakiti. Sebagaimana Kristus memberi ampun kepadamu, demikian pula Engkau hendaknya.
P: Bangkitlah dan angkatlah muEngkau.

U: Sebab penyelamatanmu sudah dekat.

Doa Penutup

Tuhan Yesus Kristus, ketika Engkau bergantung pada kayu salib demi keselamatan kami, dunia diliputi kegelapan di tengah hari. Terangilah kiranya jalan hidup kami, agar kami dapat mencapai kehidupan kekal. Sebab Engkaulah pengantara kami, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Sore

JUMAT I SORE

Madah

Pencipta bintang mulia

Cahaya kami semua

Kristus penebus Ilahi

Kabulkanlah doa kami.
Hati-Mu sungguh berduka

Karna umat-Mu berdosa

Syukurlah Engkau berkenan

Melimpahkan pengampunan.
Pada kepenuhan masa

Engkau jadi manusia

Lahir dari bunda murni

Sahaja dan rendah hati.
Dipuja dan dipujilah

Bapa dan Putera Allah

Bersama Roh Maha Mulia

Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Sembuhkanlah aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadap-Mu.

Mazmur 40

Berbahagialah yang menaruh perhatian pada orang yang lemah,*

Tuhan akan membebaskannya pada hari yang malang.
Tuhan melindunginya dan memelihara nyawanya,+

Tuhan membahagiakannya di bumi,*

dan tidak menyerahkan dia ke tangan musuh.
Tuhan membantu dia waktu sakit,*

dan menyembuhkan penyakitnya.
Aku berseru: Tuhan, kasihanilah aku,*

sembuhkanlah aku, sebab aku berdosa terhadap-Mu.
Musuh berbicara jahat tentang diriku,*

“Kapan ia mati? Kapan dihapus namanya?”
Orang datang menjenguk aku dengan mulut manis,+

tetapi hatinya memikirkan kejahatan,*

lalu ia keluar dan menjelekkan daku di jalan.
Semua yang membenci aku berbisik-bisik tentang aku,*

mereka merencanakan yang jahat terhadapku:
“Penyakit jahanam telah menimpa dia,*

sekali berbaring, dia takkan bangun lagi”.
Bahkan kawan karibku yang kupercayai,*

yang makan sehidangan dengan daku, mengkhianati aku.
Tetapi Engkau, ya Tuhan, kasihanilah aku,*

sembuhkanlah aku, agar dapat membalas mereka.
Maka aku akan tahu, bahwa Engkau cinta padaku,*

bila musuhku tidak lagi bersukacita atas diriku.
Engkau menopang aku karena ketulusanku,*

dan menempatkan daku di hadapan-Mu untuk selama-lamanya.

Ant.1: Sembuhkan aku, Tuhan, sebab aku berdosa terhadap-Mu.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kami, benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Mazmur 45

Allah perlindungan dan kekuatan kami,*

pertolongan-Nya terbukti dalam kesesakan kami.
Maka kami tidak takut, sekalipun bumi bermendapatar,*

sekalipun gunung-gemunung tenggelam ke dasar laut.
Sekalipun gelora lautan berbuih mengamuk,*

sekalipun gunung-gemunung goncang diempas ombak.
Kota kediaman Allah Yang Maha Tinggi,*

digembirakan oleh aliran sungai.
Karena Allah mendiami-Nya, kota tidak akan goncang,*

Allah menolongnya waktu fajar merekah.
Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang,*

Allah memperdengarkan suaranya, maka hancurlah bumi.
Tuhan semesta alam menyertai kami,*

benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.
Mari, pandanglah karya Tuhan yang agung,*

dan karya-Nya yang dahsyat di seluruh bumi.
Dihentikan-Nya semua peperangan sampai ke ujung bumi,+

busur dipatahkan-Nya, tombak diremukkan-Nya,*

dibakar-Nya kereta perang.
“Jangan banyak bicara, akuilah aku sebagai Allah,*

agung di antara bangsa-bangsa, agung di seluruh dunia”.
Tuhan semesta alam menyertai kami,*

benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Ant.2: Tuhan semesta alam menyertai kami, benteng kuatlah bagi kami Allah Yakub.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Mengapa 15,3-4
Agung dan mengagumkan segala karya-Mu,*

ya Tuhan Allah Yang Maha Kuasa
Adil dan benar segala tindakan-Mu,*

ya raja segala bangsa!
Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan,*

dan tidak memuliakan nama-Mu?
Sebab hanya Engkaulah kudus,+

semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu,*

sebab telah nyatalah segala keputusan-Mu.

Ant.3: Semua bangsa akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Tuhan.

Bacaan Singkat (2Ptr 3:8b-9)
Untuk Tuhan satu hari sama dengan seribu tahun, dan seribu tahun sama dengan satu hari. Tuhan tidak akan menangguhkan janji-Nya, seperti disangka beberapa orang. Tetapi Tuhan masih bersabar dengan Engkau, karena Ia menghendaki agar tak seorangpun binasa, melainkan semuanya bertobat kembali.
Lagu Singkat
P: Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa.

U: Datanglah.

P: Tunjukkanlah seri wajah-Mu, maka selamatlah kami.

U: Ya Tuhan.

P: Kemuliaan.

U: Datanglah.

Ant.Kidung: Dari Mesir kupanggil Putera-Ku. Ia akan datang untuk menyelamatkan bangsa-Nya.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.
Sebab Ia memperhatikan daku,*

hamba-Nya yang hina ini.
Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.
Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Maha Kuasa,*

kuduslah nama-Nya.
Kasih sayang-Nya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.
Perkasalah perbuatan tangan-Nya,*

dicerai-beraikan-Nya orang yang angkuh hatinya
Orang yang berkuasa diturunkan-Nya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.
Orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan,*

orang kaya diusir-Nya pergi dengan tangan kosong
Menurut janji-Nya kepada leluhur kami,*

Allah telah menolong Israel, hamba-Nya.
Demi kasih sayang-Nya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Dari Mesir kupanggil Putera-Ku. Ia akan datang untuk menyelamatkan bangsa-Nya.

Doa Permohonan

P: Kristuslah gembala dan pembimbing hati kami. Marilah kami berkata dengan penuh kepercayaan:

U: Peliharalah umat-Mu, ya Tuhan.

P: Gembala kawanan Allah yang baik,* datanglah untuk mempersatukan seluruh kawanan-Mu di dalam Gereja-Mu.

P: Ya Tuhan, berilah pertolongan kepada para gembala umat-Mu yang sedang mengembara ini,* agar mereka menggembalakan kawanan-Mu dengan tekun hingga saat kedatangan-Mu.

P: Pilihlah dari antara umat-Mu orang yang menjadi bentara sabda-Mu,* untuk mewartakan Injil-Mu sampai ke ujung bumi.

P: Kasihanilah semua orang yang bersusah payah dan yang putus asa ditengah jalan,* supaya mereka bertemu dengan seorang sahabat yang suka menolong.

P: Perlihatkanlah kemuliaan-Mu dalam perjamuan surgawi,* kepada mereka yang mendengarkan sabda-Mu di dunia ini.

Bapa Kami

Doa Penutup

Allah Yang Maha Kuasa, perkenankanlah umat-Mu selalu berjaga sambil menantikan kedatangan Putera-Mu yang tunggal. Semoga kami dengarkan nasihat penyelamat kami, sehingga pada saat Ia datang, kami dapat menyongsong-Nya dengan pelita bernyala. Sebab Dialah Putera dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh -Kudus, sepanjang segala masa.

Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SENIN

Doa Tobat

P: Tuhan Yesus Kristus, Engkau diutus menyembuhkan orang yang remuk-redam.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Engkau datang memanggil orang yang berdosa.
Kristus, kasihanilah kami.
U: Kristus, kasihanilah kami.
P: Engkau duduk di sisi Bapa sebagai pengantara kami.
Tuhan, kasihanilah kami.
U: Tuhan, kasihanilah kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Menjelang datangnya malam
Kami menghadap wajahMu
Untuk menghaturkan salam
Sambil mohon doa restu.

Sambutlah dalam tanganMu
Hidup serta segalanya
Simpanlah dalam hatiMu
Harapan kami semua.

Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Kabulkanlah doa kami
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Mazmur 85 (86)

Dengarkanlah doaku, ya Tuhan, jawablah aku,*
sebab aku miskin dan bersengsara.

Perliharalah aku, karena aku mengasihi Engkau,*
selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

Engkaulah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhanku,*
kepadaMulah aku berseru sepanjang hari.

Gembirakanlah hati hambaMu,*
sebab kepadaMulah kuarahkan hatiku, ya Tuhan.

Sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni, ya Tuhanku,*
Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepadaMu.

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah suara permohonanku.

Pada hari kesesakan aku berseru kepadaMu,*
sebab Engkau pasti menjawab aku.

Tidak ada dewata yang menyamai Engkau, ya Tuhanku,*
tak ada karya yang setara dengan karyaMu.

Segala bangsa akan datang menyembah Engkau,*
dan akan memuliakan namaMu, ya Tuhanku.

Sungguh agung Engkau dan megah karyaMu,*
Engkaulah Allah, dan tiada lain.

Ajarkanlah ketetapanMu kepadaku, ya Tuhan,*
agar aku hidup setia dan takwa dengan sebulat hati.

Aku bersyukur kepadaMu dengan segenap hatiku, ya Allah, Tukanku,*
dan memuliakan namaMu untuk selama-lamanya.

Sebab kasih setiaMu berlimpah terhadapku,*
Engkau melepaskan daku dari alam maut.

Ya Allah, orang yang angkuh telah bangkit menyerang aku,+
segerombolan orang sombong ingin mencabut nyawaku,*
mereka tidak mengindahkan Dikau.

Tetapi Engkaulah Allah, penyayang dan pengasih,+
Tuhan yang sabar, penuh kasih dan setia,*
perhatikan dan kasihanilah aku!

Curahkanlah kekuatanMu kepada hambaMu,*
dan selamatkanlah putera sahayaMu.

Nyatakanlah suatu tanda kebaikan bagiku,+
supaya musuhku melihatnya dan menjadi malu,*
semoga Engkau menolong dan menghibur aku, ya Tuhan.

Ant: Tuhan, Engkau sabar dan penuh kasih setia.

Bacaan singkat (1Tes 5,9-10)

Kita ditetapkan Allah untuk memperoleh keselamatan demi Tuhan kita Yesus Kristus. Kristus telah wafat untuk kita, supaya kita tetap hidup bersatu dengan Dia, baik waktu berjaga maupun waktu tidur.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Ya Tuhan, berilah kami istirahat yang menyegarkan badan. Semoga benih sabdaMu yang kami taburkan dalam kegiatan kami pada hari ini, Kautumbuhkan sampai berbuah masak bagi panenanMu yang abadi. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam, Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.
Santa Maria, bunda Allah,
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati.

Santo-Santa

Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Hari Raya · Didogmakan 1854

Hari Raya ini merayakan iman Gereja bahwa Santa Perawan Maria, sejak saat pertama ia dikandung dalam rahim ibunya, dibebaskan dari segala noda dosa asal. Ini adalah karunia istimewa yang diberikan Allah kepadanya demi jasa Yesus Kristus, dengan memandang ke depan pada penebusan yang akan dikerjakan Putranya. Perlu dibedakan: perayaan ini bukan tentang cara Yesus dikandung, melainkan tentang Maria sendiri yang dikandung tanpa noda oleh Yoakim dan Anna.

Dasar iman ini bergema dalam sapaan malaikat Gabriel: Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau (Luk 1:28). Maria disapa sebagai yang penuh rahmat, sepenuhnya suci dan pantas menjadi kediaman Sang Sabda. Doktrin ini diperdebatkan para teolog selama berabad-abad pada Abad Pertengahan sebelum akhirnya dirumuskan secara pasti.

Pada 8 Desember 1854, Paus Pius IX melalui Konstitusi Apostolik Ineffabilis Deus memaklumkan Maria Dikandung Tanpa Noda sebagai dogma iman Gereja. Empat tahun kemudian, dalam penampakan di Lourdes tahun 1858, Bunda Maria memperkenalkan diri kepada Bernadette dengan kata-kata Akulah Yang Dikandung Tanpa Noda, yang oleh banyak orang dipandang sebagai peneguhan atas dogma tersebut.

Bagi umat, hari raya ini memuliakan kekudusan Allah yang bekerja dalam diri Maria, sekaligus menjadi tanda pengharapan akan penebusan yang ditawarkan Kristus kepada seluruh umat manusia.

Ditetapkan: didogmakan oleh Paus Pius IX melalui Konstitusi Apostolik Ineffabilis Deus, 8 Desember 1854.