Selasa, 16 Desember 2031

Selasa III Adven

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Hakim-Hakim 13:2-7,24-25a

Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak. Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki. Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram. Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin." Kemudian perempuan itu datang kepada suaminya dan berkata: "Telah datang kepadaku seorang abdi Allah, yang rupanya sebagai rupa malaikat Allah, amat menakutkan. Tidak kutanyakan dari mana datangnya, dan tidak juga diberitahukannya namanya kepadaku. Tetapi ia berkata kepadaku: Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; oleh sebab itu janganlah minum anggur atau minuman yang memabukkan dan janganlah makan sesuatu yang haram, sebab sejak dari kandungan ibunya sampai pada hari matinya, anak itu akan menjadi seorang nazir Allah." Lalu perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan memberi nama Simson kepadanya. Anak itu menjadi besar dan TUHAN memberkati dia. Mulailah hatinya digerakkan oleh Roh TUHAN di Mahane-Dan yang terletak di antara Zora dan Esytaol.

Mazmur Tanggapan Mazmur 71:3-6,16-17

Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.
Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam.
Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.
Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.
Aku datang dengan keperkasaan-keperkasaan Tuhan ALLAH, hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja!
Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;

Bacaan Injil Lukas 1:5-25

Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ. Sementara itu seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu. Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya." Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya." Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya." Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci. Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu. Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah. Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya: "Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."

Renungan

Kepada Perempuan Itu Dahulu

Dalam banyak kisah lama, tokoh yang dianggap penting adalah para lelaki: raja, imam, panglima. Perempuan sering hanya disebut sebagai isteri si anu, tanpa nama sendiri. Karena itu, kisah kelahiran Simson menyimpan kejutan kecil yang mudah terlewat.

Malaikat Tuhan datang mewartakan kelahiran seorang penyelamat. Kepada siapa ia datang lebih dahulu? Bukan kepada Manoah, sang suami, melainkan kepada isterinya, perempuan yang bahkan tidak disebut namanya. "Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu." Kepadanyalah rencana besar itu pertama kali dipercayakan.

Pola yang sama terulang dalam Injil. Zakharia, sang imam, berdiri di Bait Suci pada tempat yang paling terhormat. Namun ketika ia meragukan kabar malaikat, ia justru dibuat bisu. Sementara Elisabet, yang menanggung aib kemandulan bertahun-tahun di rumah, dialah yang menyambut mukjizat itu dengan iman.

Allah rupanya punya kebiasaan yang tak lazim. Ia sering memulai karya besar-Nya dari orang yang paling tidak diperhitungkan dunia: perempuan mandul, tak bernama, tinggal di kampung, jauh dari panggung. Bukan dari pusat kekuasaan, melainkan dari pinggir yang terlupakan.

Ini menghibur kita yang merasa hidup di pinggir. Yang merasa tak punya jabatan, tak punya nama besar, cuma menjalani hari-hari biasa tanpa disorot siapa-siapa. Justru di alamat seperti itulah kabar dari surga biasa diketuk lebih dahulu.

Tuhan, Engkau datang lebih dulu kepada yang terlupakan. Ketuklah pintu hidupku yang biasa ini, dan pakailah aku menurut kehendak-Mu. Amin.

Invitatorium

SELASA III PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

Malaikat Gabriel dari Surga datang,

Sayapnya seputih salju, matanya bagai nyala api;

Salam, katanya, hai perawan rendah hati Maria,

Wanita yang paling diberkati, Gloria!

Sebab kini engkau akan menjadi bunda yang terberkati,

Segala generasi akan memuji dan menghormati Engkau,

Putra-Mu akan menjadi Imanuel, yang dinubuatkan para nabi,

Wanita yang paling diberkati, Gloria!

Lalu Maria yang lembut menundukkan kepalanya,

Terjadilah padaku seperti yang dikehendaki Allah, katanya,

Jiwaku akan memuji dan memuliakan nama-Nya yang kudus.

Wanita yang paling diberkati, Gloria!

Dari dia, Imanuel, Kristus, dilahirkan

Di Betlehem, pada suatu pagi Natal,

Dan umat Kristiani di seluruh dunia

Akan selalu berkata—

Wanita yang paling diberkati, Gloria!

PEMAZMURAN

Ant. 1 Pada saat dikandung, Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah penyelamatnya.

Mazmur 24

Masuknya Tuhan ke dalam bait-Nya

Kristus membuka surga bagi kita dalam kemanusiaan yang Ia kenakan (St. Ireneus).
Milik Tuhanlah bumi serta isinya,

dunia dan semua penduduknya.

Dialah yang mendasarkannya di atas lautan;

di atas air Ia menjadikannya teguh.
Siapakah yang boleh mendaki gunung Tuhan?

Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?

Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya,

yang tidak menginginkan hal-hal yang sia-sia,

yang tidak bersumpah untuk menipu sesamanya.
Ia akan menerima berkat dari Tuhan

dan upah dari Allah yang menyelamatkannya.

Demikianlah orang-orang yang mencari Dia,

mencari wajah Allah Yakub.
Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang purbakala.

Biarlah Raja kemuliaan masuk!
Siapakah Raja kemuliaan itu?

Tuhan, yang perkasa dan gagah perkasa,

Tuhan, yang gagah perkasa dalam perang.
Hai pintu-pintu gerbang, angkatlah kepalamu;

terangkatlah, hai pintu-pintu gerbang purbakala.

Biarlah Raja kemuliaan masuk!
Siapakah Dia, Raja kemuliaan itu?

Dia, Tuhan semesta alam,

Dialah Raja kemuliaan.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Pada saat dikandung, Maria menerima berkat dari Tuhan dan kasih setia dari Allah penyelamatnya.

Ant. 2 Allah memberinya pertolongan sejak awal hari-harinya; Yang Mahatinggi telah menjadikan tempat kediaman-Nya bait yang kudus.

Mazmur 46

Allah, perlindungan dan kekuatan kita

Ia akan disebut Imanuel, yang berarti: Allah-beserta-kita (Matius 1:23).

Allah adalah bagi kita perlindungan dan kekuatan,

penolong yang selalu siap sedia, di waktu kesesakan:

maka kita tidak akan takut sekalipun bumi berguncang,

sekalipun gunung-gunung jatuh ke dalam dasar laut,

sekalipun airnya bergelora dan berbusa,

sekalipun gunung-gunung diguncangkan oleh gelombangnya.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Aliran sungai-sungai menggembirakan kota Allah,

tempat kudus kediaman Yang Mahatinggi.

Allah ada di dalamnya, ia tidak akan terguncang;

Allah akan menolongnya pada awal hari.

Bangsa-bangsa bergolak, kerajaan-kerajaan terguncang:

Ia mengangkat suara-Nya, bumi menyusut.
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Marilah, perhatikanlah perbuatan-perbuatan Tuhan,

perbuatan-perbuatan dahsyat yang telah Ia lakukan di bumi.

Ia mengakhiri perang di seluruh bumi;

busur Ia patahkan, tombak Ia hancurkan.

Perisai-perisai Ia bakar dengan api.

“Diamlah dan ketahuilah bahwa Akulah Allah,

tertinggi di antara bangsa-bangsa, tertinggi di bumi!”
Tuhan semesta alam menyertai kita:

Allah Yakub adalah benteng kita.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Allah memberinya pertolongan sejak awal hari-harinya; Yang Mahatinggi telah menjadikan tempat kediaman-Nya bait yang kudus.

Ant. 3 Hal-hal mulia dikatakan tentang Engkau, ya kota Allah, yang didirikan di atas gunung-Nya yang kudus.

Mazmur 87

Yerusalem adalah ibu kita semua

Yerusalem surgawi adalah wanita bebas; ia adalah ibu kita (Galatia 4:26).

Di gunung kuduslah kota-Nya

yang dikasihi Tuhan.

Tuhan lebih menyukai gerbang-gerbang Sion

daripada semua tempat kediaman Yakub.

Tentang Engkau diceritakan hal-hal mulia,

ya kota Allah!
“Babel dan Mesir akan Aku hitung

di antara mereka yang mengenal Aku;

Filistia, Tirus, Etiopia,

mereka ini akan menjadi anak-anaknya

dan Sion akan disebut ‘Ibu’

sebab semua akan menjadi anak-anaknya.”
Dialah, Tuhan Yang Mahatinggi,

yang memberikan tempatnya masing-masing.

Dalam daftar bangsa-bangsa Ia menulis:

“Mereka ini adalah anak-anaknya,”

dan sambil menari mereka akan bernyanyi:

“Di dalam Engkau semua menemukan rumahnya.”
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Hal-hal mulia dikatakan tentang Engkau, ya kota Allah, yang didirikan di atas gunung-Nya yang kudus.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Allah yang berkuasa telah memberiku kekuatan-Nya.

Ia telah menjagaku dalam jalan kekudusan.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma

5:12-21

Di mana dosa berlimpah, di sana rahmat berlimpah
Sama seperti dosa masuk ke dunia melalui satu orang, dan dengan dosa itu kematian, demikianlah kematian menjalar kepada semua orang karena semua orang telah berbuat dosa—sebelum hukum Taurat ada dosa di dunia, meskipun dosa tidak diperhitungkan jika tidak ada hukum Taurat—Aku berkata, dari Adam sampai Musa kematian berkuasa, bahkan atas mereka yang tidak berbuat dosa dengan melanggar perintah seperti Adam, yaitu tipe orang yang akan datang.
Tetapi karunia itu tidak seperti pelanggaran. Sebab jika oleh pelanggaran satu orang semua orang mati, jauh lebih lagi rahmat Allah dan karunia yang berlimpah dari satu orang, Yesus Kristus, melimpah bagi semua orang. Karunia itu sama sekali berbeda dari dosa yang dilakukan oleh satu orang. Dalam kasus pertama, hukuman mengikuti satu pelanggaran dan membawa penghukuman, tetapi dalam kasus kedua, karunia datang setelah banyak pelanggaran dan membawa pembebasan. Jika kematian mulai berkuasa melalui satu orang karena pelanggarannya, jauh lebih lagi mereka yang menerima rahmat yang melimpah dan karunia kebenaran akan hidup dan memerintah melalui satu orang, Yesus Kristus.
Jadi, untuk menyimpulkan: sama seperti satu pelanggaran membawa penghukuman bagi semua orang, satu tindakan kebenaran membawa pembebasan dan kehidupan bagi semua orang. Sama seperti melalui ketidaktaatan satu orang semua orang menjadi orang berdosa, demikian pula melalui ketaatan satu orang semua orang akan menjadi benar.
Hukum Taurat datang untuk memperbanyak pelanggaran; tetapi meskipun dosa bertambah, rahmat jauh melampauinya, sehingga, sama seperti dosa berkuasa melalui kematian, rahmat dapat berkuasa melalui kebenaran yang menuntun kepada hidup kekal, melalui Yesus Kristus Tuhan kita.

RESPONSORIUM

Roma 5:12; Lukas 1:30; lihat Mazmur 115:8; 17:19

Melalui satu orang dosa masuk ke dunia; di dalam dia semua orang telah berbuat dosa.

Jangan takut, Maria, Engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan Allah.
Tuhan telah menyelamatkan Engkau dari kematian dan melindungi Engkau dari segala bahaya.

Jangan takut, Maria, Engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan Allah.
Bacaan Kedua

Dari khotbah Santo Anselmus, uskup

Perawan Maria, seluruh alam diberkati di dalam Engkau.
Bunda yang terberkati, langit dan bintang-bintang, bumi dan sungai-sungai, siang dan malam—segala sesuatu yang tunduk pada kekuasaan atau penggunaan manusia—bersukacita karena melalui Engkau mereka dalam arti tertentu dipulihkan ke keindahan yang hilang dan dianugerahi rahmat baru yang tak terlukiskan. Semua makhluk mati, seolah-olah, tidak berguna bagi manusia atau bagi pujian Allah, yang menciptakan mereka. Dunia, bertentangan dengan takdirnya yang sebenarnya, rusak dan tercemar oleh perbuatan manusia yang menyembah berhala. Kini seluruh ciptaan telah dipulihkan ke kehidupan dan bersukacita karena dikendalikan dan diberi kemuliaan oleh manusia yang percaya kepada Allah.
Alam semesta bersukacita dengan keindahan baru yang tak terlukiskan. Tidak hanya merasakan kehadiran Allah sendiri yang tak terlihat, Penciptanya, ia melihat-Nya secara terbuka, bekerja dan menyucikannya. Berkat-berkat besar ini berasal dari buah rahim Maria yang terberkati.
Melalui kepenuhan rahmat yang diberikan kepada-Mu, hal-hal yang mati bersukacita dalam kebebasan mereka, dan mereka yang di surga senang diperbarui. Melalui Putra yang adalah buah mulia dari rahim perawan-Mu, jiwa-jiwa yang benar yang mati sebelum kematian-Nya yang memberi hidup bersukacita saat mereka dibebaskan dari penawanan, dan para malaikat senang atas pemulihan wilayah mereka yang hancur.
Bunda, penuh dan melimpah dengan rahmat, seluruh ciptaan menerima hidup baru dari kelimpahan-Mu. Perawan, diberkati di atas semua makhluk, melalui berkat-Mu seluruh ciptaan diberkati, tidak hanya ciptaan dari Penciptanya, tetapi Pencipta sendiri telah diberkati oleh ciptaan.
Kepada Maria Allah memberikan Putra-Nya yang tunggal, yang Ia kasihi seperti diri-Nya sendiri. Melalui Maria Allah menjadikan diri-Nya seorang Putra, tidak berbeda tetapi sama, menurut kodrat Putra Allah dan Putra Maria. Seluruh alam semesta diciptakan oleh Allah, dan Allah dilahirkan dari Maria. Allah menciptakan segala sesuatu, dan Maria melahirkan Allah. Allah yang menciptakan segala sesuatu memberi diri-Nya bentuk melalui Maria, dan demikianlah Ia membuat ciptaan-Nya sendiri. Ia yang dapat menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan tidak akan menciptakan kembali ciptaan-Nya yang rusak tanpa Maria.
Allah, kemudian, adalah Bapa dunia yang diciptakan dan Maria adalah bunda dunia yang diciptakan kembali. Allah adalah Bapa oleh siapa segala sesuatu diberi hidup, dan Maria adalah bunda melalui siapa segala sesuatu diberi hidup baru. Sebab Allah memperanakkan Putra, melalui siapa segala sesuatu dijadikan, dan Maria melahirkan Dia sebagai Juruselamat dunia. Tanpa Putra Allah, tidak ada yang bisa ada; tanpa Putra Maria, tidak ada yang bisa ditebus.
Sungguh Tuhan menyertai Engkau, kepada siapa Tuhan mengaruniakan bahwa seluruh alam harus berhutang sebanyak kepada Engkau seperti kepada diri-Nya sendiri.

RESPONSORIUM Mazmur 34:4; 86:13; Lukas 1:48

Wartakanlah bersama aku kemuliaan Tuhan,

sebab besar kasih setia-Nya kepadaku.
Mulai hari ini semua generasi akan menyebut aku berbahagia.

Sebab besar kasih setia-Nya kepadaku.

TE DEUM

Engkaulah Allah: kami memuji-Mu;

Engkaulah Tuhan: kami memuliakan-Mu;

Engkaulah Bapa yang kekal:

Seluruh ciptaan menyembah-Mu.
Kepada-Mu semua malaikat, semua kekuatan surga,

Kerubim dan Serafim, bernyanyi dalam pujian tak berkesudahan:

Kudus, kudus, kudus, Tuhan, Allah semesta alam,

langit dan bumi penuh kemuliaan-Mu.
Persekutuan mulia para rasul memuji-Mu.

Persekutuan mulia para nabi memuji-Mu.

Pasukan martir berjubah putih memuji-Mu.
Di seluruh dunia Gereja kudus memuliakan-Mu:

Bapa, yang keagungan-Nya tak terbatas,

Putra-Mu yang sejati dan tunggal, layak disembah,

dan Roh Kudus, pembela dan pembimbing.
Engkau, Kristus, adalah Raja kemuliaan,

Putra Bapa yang kekal.
Ketika Engkau menjadi manusia untuk membebaskan kami

Engkau tidak menolak rahim Perawan.
Engkau mengalahkan sengat kematian,

dan membuka kerajaan surga bagi semua orang percaya.
Engkau duduk di sisi kanan Allah dalam kemuliaan.

Kami percaya bahwa Engkau akan datang, dan menjadi hakim kami.
Datanglah, ya Tuhan, dan tolonglah umat-Mu,

yang telah Engkau tebus dengan harga darah-Mu sendiri,

dan bawalah kami bersama para kudus-Mu

ke kemuliaan abadi.
Selamatkanlah umat-Mu, ya Tuhan, dan berkatilah warisan-Mu.

Pimpinlah dan teguhkanlah mereka sekarang dan selalu.
Hari demi hari kami memuji-Mu.

Kami memuji nama-Mu selama-lamanya.
Jagalah kami hari ini, ya Tuhan, dari segala dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami kasih dan belas kasihan-Mu,

sebab kami telah menaruh harapan kami pada-Mu.
Pada-Mu, ya Tuhan, harapan kami:

Dan kami tidak akan pernah berharap dengan sia-sia.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang oleh Dikandung Tanpa Noda Santa Perawan

menyiapkan kediaman yang layak bagi Putra-Mu,

kami mohon, berilah, agar, sebagaimana Engkau memelihara dia

dari setiap noda berkat wafat Putra-Mu,

yang telah Engkau lihat sebelumnya, demikian pula, melalui perantaraannya,

kami pun dapat disucikan dan diterima di hadapan-Mu.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.

Mazmur 84 (85)

Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan,*
dan memulihkan nasib Yakub.

Engkau telah memaaafkan kesalahan umatMu,*
dan mengampuni segala dosa mereka.

Engkau telah menarik kembali rasa geramMu,*
dan meredakan nyala murkaMu.

Pulihkanlah kami, ya Allah penyelamat kami,*
dan hentikanlah rasa jengkel terhadap umatMu!

Untuk selamanyakah Engkau murka terhadap kami,*
dan melanjutkan amarahMu turun-temurun?

Tidak maukah Engkau menghidupkan kami kembali,*
sehingga umatMu bersukacita karena Engkau?

Perlihatkanlah kasih setiaMu, ya Tuhan,*
dan berilah kami keselamatanMu.

Aku mau mendengarkan firman Tuhan,*
Tuhan menjanjikan keselamatan kepada umatNya;

kepada orang yang dikasihiNya,*
yang kembali percaya kepadanya.

Sungguh, keselamatan Tuhan dekat pada orang yang takwa,*
dan kemuliaanNya diam di negeri kita.

Kasih dan kesetiaan akan bertemu,*
keadilan dan keselamatan akan berpelukan.

Kesetiaan akan tumbuh dari bumi,*
dan keadilan akan turun dari langit.

Tuhan akan mencurahkan hujan,*
dan tanah kita akan menghasilkan panenannya.

Keadilan akan berjalan di hadapanNya,*
dan keselamatan akan mengikuti jejakNya.

Ant.1: Engkau telah berkenan kepada tanahMu, ya Tuhan; Engkau telah memaafkan kesalahan umatMu.

Ant.2: Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.

Yes 26,1-12

Kita mempunyai kota yang kuat,+
Tuhan mendirikan tembok dan benteng,*
untuk melindungi kita.

Bukalah pintu gerbang, agar masuklah bangsa yang jujur,*
bangsa yang tetap setia.

Tuhan, dengan teguh Engkau memelihara keselamatan,*
karena umatMu percaya padaMu.

Percayalah kepada Tuhan untuk selama-lamanya,*
sebab Tuhanlah wadas yang kekal.

Jalan orang jujur lurus,*
Engkau merintis jalan lurus baginya.

Biarpun Engkau menghakimi kami,+
kami berharap padaMu, ya Tuhan,*
dan memuji namaMu itulah hasrat hati kami.

Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam,*
dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.

Bila Engkau datang menghakimi bumi,*
para penduduk dunia mengalami keadilan.

Ya Tuhan, Engkau akan menganugerahkan keselamatan kepada kami,*
sebab Engkaulah yang menyelesaikan segala pekerjaan kami.

Ant.2: Hatiku merindukan Dikau pada waktu malam, dan batinku mencari Engkau pada waktu pagi.

Ant.3: Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.

Mazmur 66 (67)

Semoga Allah mengasihani dan memberkati kita,*
semoga wajahNya berseri-seri kepada kita.

Ya Allah, semoga karyaMu dikenal di bumi,*
dan keselamatanMu di antara segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Hendaknya segala bangsa bersorak gembira,+
sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil,*
dan menuntun segala bangsa di bumi.

Hendaknya segala bangsa memuji Engkau,*
hendaknya memuji Engkau segala bangsa.

Tanah telah memberi hasilnya,*
sebab Tuhan, Allah kita, telah memberkati kita.

Semoga Allah tetap memberkati kita,*
semoga seluruh bumi menjadi takwa.

Ant.3: Semoga wajah Allah berseri-seri bagi kita.

Bacaan Singkat (Kej 49:10)

Tongkat kerajaan takkan mundur dari Yehuda, dan martabat raja takkan lenyap dari keturunannya, sampai pemegang haknya datang, dia yang dinantikan oleh para bangsa.

Lagu Singkat

P: Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami. U: Kristus. P: Engkaulah yang akan datang ke dunia. U: Kasihanilah. P: Kemuliaan. U: Kristus.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Tuhan telah mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa, seperti dijanjikanNya dengan perantaraan para nabiNya.

Doa Permohonan

P: Allah, Bapa yang mahakuasa, berulang kali mengulurkan tangan untuk menyelamatkan umatNya. Marilah kita memohon kepadaNya:
U: Datanglah kerajaanMu, ya Tuhan.
P: Bermurahhatilah, ya Tuhan, agar kami menghasilkan buah pertobatan yang sejati,* untuk menerima kerajaanMu yang telah mendekat.
P: Persiapkanlah hati kami, ya Tuhan, untuk menerima kedatangan sabdaMu,* agar kemuliaanNya dinyatakan dalam diri kami.
P: Rendahkanlah gunung kesombongan kami,* timbunlah jurang kelemahan kami.
P: Runtuhkanlah tembok kebenciaan yang memecahbelahkan umat manusia,* dan bukalah jalan lebar bagi kerukunan dan damai.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan mahamurah, kabulkanlah permohonan kami dan bantulah kami dalam kesusahan. Semoga PuteraMu menghibur kami dengan kedatanganNya, agar kami sanggup berjuang melawan pengaruh manusia lama. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SELASA III SIANG

Madah

Tuhan Allah mahaluhur
Hari dan malam Kauatur
Terang gelap bergiliran
Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat
Melambangkan akhir hayat
Yang bagi umat beriman
Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant.1: Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

Mazmur 118 (119),97-104

Betapa besar cintaku kepada hukumMu,*
aku merenungkannya sepanjang hari.

Aku menjadi lebih bijaksana dari pada musuhku,*
sebab perintahMu selalu ada padaku.

Aku lebih arif dari pada semua pengajarku,*
sebab aku merenungkan sabdaMu.

Aku lebih berbudi dari pada orang-orang tua,*
sebab aku berpegang pada perintahMu.

Aku tidak melangkahkan kaki ke jalan kejahatan,*
agar firmanMu tetap kupegang.

Aku tidak menyimpang dari ketetapanMu,*
sebab Engkaulah yang mengajar aku.

Betapa manisnya janjiMu bagiku,*
melebihi madu di mulutku.

Aku menimba pengertian dari titahMu,*
maka aku benci akan segala kebohongan.

Ant.1: Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

Ant.2: Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

Mazmur 73 (74) I

Ya Allah, mengapa Kaubuang kami untuk selamanya?*
Mengapa murkaMu bernyala terhadap domba gembalaanMu?

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala,+
yang Kautebus menjadi bangsa milik pusakaMu,*
ingatlah akan gunung Sion yang Kaudiami.

Pulihkanlah bangsaMu dari reruntuhan puing,*
tempat kudus telah dimusnakan musuh.

LawanMu berbuat huru-hara dalam rumahMu,*
dan memancangkan ratusan panji.

Mereka memasang api pada pintu gerbang,*
dan merusak ukiran-ukiran dengan kapak.

Mereka merobohkan semua pintu,*
dan menghancurkannya berkeping-keping dengan kapak dan beliung.

Mereka membumihanguskan rumahMu yang kudus,*
dan menajiskan kediamanMu.

Mereka berkata dalam hati,+
"Marilah kita basmi bangsa ini sekaligus,*
dan semua rumah ibadat di seluruh negeri".

Tiada mukjizat lagi bagi kami, tiada nabi,*
tak seorangpun tahu, masih berapa lama.

Ya Allah, masih berapa lama lawan itu menghina,*
dan musuh menghojat namaMu terus-menerus?

Mengapa Engkau menarik kembali tanganMu,*
mengapa Engkau berpangku tangan saja?

Ya Allah, hancurkanlah raja-raja dari timur,*
rebutlah kemenangan di Yerusalem.

Ant.2: Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

Ant.3: Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

Mazmur 73 (74) II

Engkaulah yang membelah laut dengan kekuasaanMu,*
dan memecahkan kepala naga di atas permukaan air.

Engkaulah yang meremukkan kepala-kepala Leviatan,*
dan menjadikanya mangsa binatang gurun pasir.

Engkaulah yang membuka mata air dan sungai,*
Engkaulah yang mengeringkan bengawan-bengawan purba.

MilikMulah siang, dan milikMulah malam,*
Engkaulah yang menempatkan bulan dan matahari.

Engkaulah yang menetapkan segala batas bumi,*
musim kemarau dan musim hujan Engkaulah yang membuatnya.

Ingatlah, musuh menghina Engkau, ya Tuhan,*
suatu bangsa yang dungu menghojat namaMu.

Jangan serahkan umatMu kepada binatang buas,*
jangan lupakan selamanya bangsaMu yang tertindas.

Ingatlah akan rumahMu, karena kotaMu diliputi kegelapan,*
dan seluruh negeri penuh kekerasan.

Jangan mengecewakan pengharapan orang tertindas,*
semoga orang yang miskin dan malang memuji namaMu.

Bangkitlah, Allah, belalah perkaraMu,*
ingatlah bahwa orang dungu menghina Engkau sepanjang hari.

Jangan melupakan teriakan para lawanMu,*
pekik para musuhMu yang makin meningkat.

Ant.3: Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

Bacaan singkat (Ul 15,7-8)

Andaikata salah seorang saudara yang tinggal di kota tempat kediamanmu jatuh miskin, maka janganlah kautegarkan hatimu dan jangan kaututup tanganmu terhadapnya. Tetapi bukalah tanganmu bagi saudaramu yang miskin, dan berilah pinjaman kepadanya sekadar keperluannya.

P: Tuhan menyampaikan firmanNya kepada Yakub.
U: Ketetapan dan hukumNya kepada Israel.

Doa Penutup

Ya Allah, Engkau telah mewahyukan kepada Petrus rencanaMu untuk menyelamatkan bangsa-bangsa kafir. Semoga pekerjaan kami menyenangkan hatiMu dan berguna untuk memajukan rencana keselamatan yang telah Kautetapkan dalam cinta kasihMu. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

SELASA III SORE

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Tuhan melindungi umatNya

Mazmur 124 (125)

Orang yang percaya kepada Tuhan adalah seperti gunung Sion,*
tak tergoncangkan, teguh selama-lamanya.

Seperti gunung-gemunung mengelilingi Yerusalem,+
demikianpun Tuhan melindungi umatNya,*
sekarang dan selama-lamanya.

Orang berdosa takkan bertahan,+
menguasai tanah pusaka orang jujur,*
asal orang jujur tidak melakukan kejahatan.

Berbuatlah baik, ya Tuhan, kepada orang baik,*
dan kepada orang yang tulus hati.

Tetapi orang yang menyimpang ke jalan yang berbelit-belit,+
hendaknya dienyahkan Tuhan,*
bersama orang yang melakukan kejahatan.

Ant.1: Tuhan melindungi umatNya

Ant.2: Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.

Mazmur 130 (131)

Tuhan, hatiku tidak angkuh,*
dan mataku tidak memandang dengan sombong.

Aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu muluk,*
yang melampaui kemampuanku.

Tetap aku berusaha, agar hatiku tenang dan tenteram,+
seperti bayi di pangkuan ibunya,*
seperti bayilah ketenangan jiwaku.

Berharaplah akan Tuhan, hai Israel,*
sekarang dan selama-lamanya.

Ant.2: Jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk ke dalam kerajaan surga.

Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Why 4,11; 5,9.10-12

Sudah sepatutnyalah, ya Tuhan dan Allah kami,*
Engkau menerima puji-pujian, hormat dan kuasa.

Sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu,*
dan karena kehendakMu semua yang ada dijadikan.

Layaklah Anakdomba menerima gulungan kitab,*
dan membuka ketujuh meterainya

Sebab Engkau telah disembelih,+
dan dengan darahMu Engkau telah menebus kami bagi Allah,*
dari setiap suku, bahasa, kaum dan bangsa.

Engkau telah menganugerahi kami,+
martabat raja dan imam di hadapan Allah kita,*
dan kami akan merajai dunia.

Layaklah Anakdomba yang disembelih itu,+
menerima kuasa dan kekayaan,*
hikmat dan kekuatan, hormat, kemuliaan dan puji-pujian.

Ant.3: Tuhan, Engkau telah menganugerahi kami martabat raja dan imam di hadapan Allah kita.

Bacaan Singkat (1Kor 1:7b-9)

Kita menantikan penampakkan Tuhan kita Yesus Kristus. Dia akan meneguhkan kita sampai kesudahan, agar kita tidak bercela pada kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus. Sungguh setia Allah yang telah memanggil kita kepada persekutuan dengan PuteraNya.

Lagu Singkat

P: Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa. U: Datanglah. P: Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami. U: Ya Tuhan. P: Kemuliaan. U: Datanglah.

Ant.Kidung: Hatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Hatiku bersukaria karena Tuhan Allah, penyelamatku.

Doa Permohonan

P: Sabda kekal menjadi manusia lemah dan menunjukkan kepada kita jalan baru menuju kediaman Allah yang kudus. Marilah kita mohon dengan rendah hati:
U: Datanglah dan selamatkanlah kami, ya Tuhan.
P: Ya Allah, dalam diriMu kami hidup, bergerak dan ada,* datanglah dan nyatakanlah bahwa kami puteraMu.
P: Engkau tidak jauh dari kami masing-masing,* tunjukkanlah diriMu segera kepada mereka yang mencari Engkau.
P: Bapa kaum miskin dan penghibur orang yang bersusah,* bebaskanlah para tawanan dan hiburlah yang bersedih hati.
P: Engkau membenci kematian dan mencintai kehidupan,* bebaskanlah kami dan semua arwah dari kematian kekal.

Bapa Kami

Doa Penutup

Tuhan mahamurah, kabulkanlah permohonan kami dan bantulah kami dalam kesusahan. Semoga PuteraMu menghibur kami dengan kedatanganNya, agar kami sanggup berjuang melawan pengaruh manusia lama. Sebab Dialah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - SELASA

Doa Tobat

P: Selama kusembunyikan dosaku, batinku tertekan,*
dan aku mengeluh sepanjang hari.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Aku mengakui dosaku di hadapanMu, Tuhan,*
dan kesalahanku tidak kusembunyikan.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Nasib orang berdosa sengsara belaka,*
tetapi orang yang percaya kepada Tuhan dilimpahi kasih setia.
U: Berbahagialah orang bila dosanya diampuni.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan menghantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Jatuh sudah malam hari
S'moga kami Kaulindungi
Ya Bapa mahakuasa
Supaya aman sentosa.

Jauhkan impian suram
Singkirkan khayalan malam
Kurniakan istirahat
Agar sehat wal'afiat.

Kabulkanlah doa kami
Ya Allah Bapa surgawi
Bersama Putra dan RohMu
Sekarang serta selalu. Amin.

Ant: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Mazmur 142 (143),1-11

Ya Tuhan, dengarkanlah doaku,*
perhatikanlah permohonanku.

Demi kesetiaanMu jawablah aku,*
kabulkanlah doaku demi keadilanMu.

Janganlah mengajukan daku ke pengadilanMu,*
karena tak seorangpun dapat dibenarkan di hadapanMu.

Sebab musuh mengejar aku,*
dan mencampakkan nyawaku ke alam maut.

Ia menjebloskan daku ke dalam kegelapan,*
tiada bedanya aku dengan orang mati.

Semangatku lemah lesu dalam batinku,*
hatiku membeku dalam diriku.

Maka teringatlah aku akan masa lampau,+
aku mengenangkan segala karyaMu,*
dan merenungkan perbuatan tanganMu.

Aku menadahkan tanganku kepadaMu,*
aku haus akan Dikau bagaikan tanah yang tandus.

Ya Tuhan, datanglah segera dan jawablah aku,*
sebab habislah semangatku, ya Allah.

Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku,*
jangan sampai aku turun ke liang kubur.

Semoga aku mengalami kasih setiaMu di waktu fajar,*
sebab kepadaMu aku percaya.

Tunjukkanlah jalan yang harus kutempuh,*
sebab kepadaMu kuarahkan hatiku.

Bebaskanlah aku dari musuh, ya Tuhan,*
sebab padaMu aku berteduh.

Ajarlah aku melaksanakan kehendakMu,*
sebab Engkaulah Allahku.

Semoga kebaikan hatiMu menuntun daku,*
di jalan yang rata.

Demi namaMu, ya Tuhan, hidupkanlah aku,*
demi keadilanMu bebaskanlah aku dari musuh.

Ant.: Janganlah wajahMu Kaupalingkan dari padaku, sebab kepadaMu aku percaya.

Bacaan singkat (1Ptr 5,8-9)

Waspadalah dan berjagalah! Sebab setan, musuhmu, berkeliling seperti singa yang mengaum-ngaum mencari mangsanya. Lawanlah dia, teguh dalam iman.

Lagu singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.

Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan yang mahamurah, terangilah malam ini dengan rahmatMu. Semoga kami tidur dengan aman sentosa dan bangun dengan semangat segar untuk menyambut fajar dan hari baru. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Santa Maria, bunda Kristus,
kami berlindung padamu.
Janganlah mengabaikan doa kami,
bila kami dirundung nestapa.
Bebaskanlah kami selalu
dari segala mara bahaya,
ya perawan yang terpuji.

Santo-Santa

Santa Teofanu

Teofanu adalah permaisuri Kaisar Leon VI yang diceraikan dan dibuang oleh suaminya. Ia kemudian menghabiskan tahun-tahun sisa hidupnya dalam sebuah biara di Konstantinopel. Ia sangat saleh. Teofanu meninggal dunia pada tahun 897.

Santo Sturmius

Abbas

Murid Santo Bonifasius ini lahir pada tahun 715 dan menjadi Abbas pertama biara termashyur di Fulda, Jerman. Karena lama bertengkar dengan Santo Lullus yang ingin memiliki relikui Bonifasius, ia dibuang. Akan tetapi ia cepat direhabilitir. Ia membangun biara dan menjalankan karya misi. Sturmius mengikuti Kaisar Karolus Agung ke medan perang. Sturmius meninggal dunia pada tahun 779.