Sabtu, 20 Desember 2031

Sabtu III Adven

Bacaan Misa

Bacaan Pertama Maleakhi 3:1-4;4:5-6

Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN. Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah. Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Mazmur Tanggapan Mazmur 25:4-5,8-10,14

Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.
TUHAN itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.
Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati.
Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

Bacaan Injil Lukas 1:57-66

Kemudian genaplah bulannya bagi Elisabet untuk bersalin dan iapun melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika tetangga-tetangganya serta sanak saudaranya mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya, tetapi ibunya berkata: "Jangan, ia harus dinamai Yohanes." Kata mereka kepadanya: "Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian." Lalu mereka memberi isyarat kepada bapanya untuk bertanya nama apa yang hendak diberikannya kepada anaknya itu. Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: "Namanya adalah Yohanes." Dan merekapun heran semuanya. Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah. Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea. Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.

Renungan

Sabun Tukang Penatu

Siapa yang pernah mencuci baju bernoda membandel tahu bahwa ada dua cara. Ada noda yang cukup direndam sebentar lalu hilang. Ada noda yang harus dikucek keras, digosok berulang dengan sabun, sampai tangan pegal. Bersih itu kadang butuh gesekan.

Maleakhi memakai dua gambaran untuk kedatangan Tuhan. "Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu." Api melebur emas, sabun mengucek kain. Keduanya membersihkan, tetapi tidak dengan membelai. Ada panas, ada gesekan.

Kita gemar membayangkan kedatangan Tuhan hanya sebagai pelukan yang hangat. Dan memang benar Ia datang penuh kasih. Tetapi kasih yang sungguh tidak membiarkan noda tetap tinggal. Seperti ibu yang mengucek baju anaknya bukan karena benci, melainkan karena ingin anaknya bersih, demikian Tuhan menggosok apa yang kotor dalam diri kita.

Gesekan itu kadang terasa tak nyaman. Sebuah teguran yang menohok, sebuah kegagalan yang merendahkan, sebuah masa sulit yang memaksa kita jujur pada diri sendiri. Kita mengira Tuhan sedang menjauh, padahal Ia sedang mengucek.

Di ujung bacaan, mulut Zakharia yang lama terkunci akhirnya terbuka, dan kata pertamanya adalah pujian. Rupanya proses yang berat pun bermuara pada nyanyian. Sabun tukang penatu tidak bekerja untuk melukai kain, melainkan untuk mengembalikan warnanya yang asli.

Tuhan, bila Engkau mengucek yang kotor dalam diriku, tolong aku mengerti bahwa itu kasih, bukan amarah. Kembalikan aku pada warna asliku. Amin.

Invitatorium

SABTU III PAGI

Pembukaan

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

MAZMUR 94 (95)

Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,
bersorak-sorai bagi penyelamat kita.
Menghadap wajahNya dengan lagu syukur,
menghormatiNya dengan pujian.

Tuhanlah Allah yang agung,
merajai segala dewa.
Dasar bumi terletak di tanganNya,
puncak gunungpun milikNya.
MilikNyalah laut, Dia membuatnya,
daratanpun buatan tanganNya.

Mari bersujud dan menyembah,
berlutut di hadapan Tuhan, pencipta kita.
Dialah Allah kita, kita umatNya,
Dialah gembala kita, kita kawananNya.

Hari ini dengarkanlah suaraNya:
"Jangan bertegar hati seperti di Meriba,
seperti di Masa, di padang gurun;
ketika leluhurmu mencobai Aku,
walau menyaksikan karya Ku yang agung.

Empat puluh tahun Aku muak akan mereka itu;
maka Aku berkata: Umat ini tersesat hatinya,
mereka tidak mengerti maksud bimbinganKu.
Sebab itu Aku bersumpah dalam murkaKu:
Mereka takkan beristirahat bersama Aku".

Kemuliaan kepada Bapa...
Seperti pada...

Ant. Marilah kita menyembah Tuhan, raja yang akan datang.

Ibadat Bacaan

Ibadat Bacaan untuk 19 Desember, Jumat dalam Pekan Adven III

Ya Allah, datanglah menolong aku.

Tuhan, bersegeralah menolong aku.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin. Alleluya.

MADAH

1 Tuhan adalah gembalaku; aku tidak akan berkekurangan.
2 Ia membaringkan aku di padang rumput yang hijau: Ia membimbing aku ke air yang tenang.
3 Ia menyegarkan jiwaku: Ia menuntun aku di jalan kebenaran demi nama-Nya.
4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah bayang-bayang maut, aku tidak akan takut bahaya: sebab Engkau besertaku; tongkat dan gada-Mu menghibur aku.
5 Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan musuh-musuhku: Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; cawanku melimpah.
6 Sesungguhnya kebaikan dan belas kasihan akan mengikutiku sepanjang hidupku: dan aku akan diam di rumah Tuhanku selama-lamanya.

PSALMODI

Ant. 1 Aku lelah menangis, merindukan Allahku.

Mazmur 69

Aku dimakan oleh semangat bagi rumah-Mu.

Mereka memberi-Nya campuran anggur dan empedu (Matius 27:34)

I
Selamatkanlah aku, ya Allah,

sebab air telah naik sampai leherku.
Aku telah tenggelam ke dalam lumpur yang dalam

dan tidak ada pijakan.

Aku telah masuk ke dalam air yang dalam

dan gelombang menenggelamkan aku.
Aku lelah dengan segala tangisku,

tenggorokanku kering.

Mataku telah habis

karena mencari Allahku.
Lebih banyak dari rambut di kepalaku

adalah mereka yang membenci aku tanpa sebab.

Mereka yang menyerang aku dengan dusta

terlalu banyak bagi kekuatanku.
Bagaimana aku dapat mengembalikan

apa yang tidak pernah aku curi?

Ya Allah, Engkau tahu kebodohanku yang berdosa;

dosa-dosaku dapat Engkau lihat.
Janganlah biarkan mereka yang berharap kepada-Mu dipermalukan

melalui aku, Tuhan semesta alam:

janganlah biarkan mereka yang mencari Engkau kecewa

melalui aku, Allah Israel.
Demi Engkaulah aku menderita cemoohan,

sehingga rasa malu menutupi wajahku,

sehingga aku menjadi orang asing bagi saudara-saudaraku,

orang asing bagi anak-anak ibuku sendiri.

Aku terbakar oleh semangat bagi rumah-Mu

dan cemoohan terhadap-Mu menimpa aku.
Ketika aku menyiksa jiwaku dengan puasa

mereka menjadikannya cemoohan terhadapku.

Ketika aku mengenakan kain kabung dan berkabung

maka mereka menjadikanku bahan gunjingan,

gosip orang-orang di gerbang,

subjek lagu-lagu pemabuk.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Aku lelah menangis, merindukan Allahku.

Ant. 2 Aku membutuhkan makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

II
Inilah doaku kepada-Mu,

doaku untuk rahmat-Mu.

Dalam kasih-Mu yang besar, jawablah aku, ya Allah,

dengan pertolongan-Mu yang tidak pernah gagal;

selamatkanlah aku dari tenggelam dalam lumpur,

selamatkanlah aku dari musuh-musuhku.
Selamatkanlah aku dari air yang dalam

jangan sampai gelombang menenggelamkan aku.

Jangan biarkan kedalaman menelan aku

ataupun maut menutup mulutnya atasku.
Tuhan, jawablah, sebab kasih-Mu baik;

dalam belas kasihan-Mu, berpalinglah kepadaku.

Janganlah sembunyikan wajah-Mu dari hamba-Mu;

jawablah aku dengan cepat sebab aku dalam kesusahan.

Datanglah mendekat kepada jiwaku dan tebuslah aku;

bebaskanlah aku yang tertekan oleh musuh-musuhku.
Engkau tahu bagaimana mereka mencemooh dan mengejek aku;

semua penindasku ada di hadapan-Mu.

Cemoohan telah menghancurkan hatiku;

aku telah mencapai batas kekuatanku.

Aku mencari belas kasihan dengan sia-sia, mencari penghibur;

tidak seorang pun dapat aku temukan.
Untuk makanan mereka memberiku racun;

dalam dahagaku mereka memberiku cuka untuk diminum.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.

Ant. Aku membutuhkan makanan dan mereka memberiku empedu; aku haus dan mereka memberiku cuka.

Ant. 3 Carilah Tuhan dan Engkau akan hidup.

III
Adapun aku dalam kemiskinan dan penderitaanku,

biarlah pertolongan-Mu, ya Allah, mengangkat aku.
Aku akan memuji nama Allah dengan nyanyian;

aku akan memuliakan Dia dengan ucapan syukur.

Persembahan yang menyenangkan Allah lebih dari lembu,

lebih dari binatang yang disiapkan untuk kurban.
Orang miskin ketika melihatnya akan bersukacita

dan hati yang mencari Allah akan hidup kembali;

sebab Tuhan mendengarkan orang yang membutuhkan

dan tidak menolak hamba-hamba-Nya dalam belenggu mereka.

Biarlah langit dan bumi memuji Dia,

laut dan semua makhluk hidupnya.
Sebab Allah akan membawa pertolongan ke Sion

dan membangun kembali kota-kota Yehuda

dan manusia akan tinggal di sana dalam kepemilikan.

Anak-anak hamba-hamba-Nya akan mewarisinya;

mereka yang mengasihi nama-Nya akan tinggal di sana.
Kemuliaan kepada Bapa, dan kepada Putra, dan kepada Roh Kudus:

seperti pada permulaan, sekarang, selalu, dan sepanjang segala abad. Amin.
Doa Mazmur
Ya Allah Bapa kami, untuk menunjukkan jalan keselamatan, Engkau memilih agar panji salib mendahului kami, dan Engkau menggenapi nubuat-nubuat kuno dalam Paskah Kristus dari kematian menuju kehidupan. Janganlah biarkan kami membangkitkan kemarahan-Mu yang membara oleh dosa, melainkan, melalui perenungan luka-luka-Nya, buatlah kami terbakar oleh semangat bagi kehormatan Gereja-Mu dan dengan kasih yang penuh syukur kepada-Mu.

Ant. Carilah Tuhan dan Engkau akan hidup.

Hening Suci (ditandai dengan lonceng)

Sesaat untuk merenung dan menerima dalam hati kita resonansi penuh suara Roh Kudus dan untuk menyatukan doa pribadi kita lebih erat dengan sabda Allah dan suara publik Gereja.
Tuhan, tunjukkanlah kepada kami belas kasihan dan kasih-Mu.

Dan anugerahkanlah kepada kami keselamatan-Mu.

BACAAN

Bacaan Pertama

Dari Kitab Nabi Yesaya

47:1, 3b-15

Ratapan bagi Babel
Turunlah, duduklah dalam debu,

hai perawan putri Babel;

Duduklah di tanah, dilengserkan,

hai putri orang Kasdim.

Engkau tidak akan lagi disebut

lembut dan halus.

Aku akan membalas dendam,

Aku tidak akan menyerah pada permohonan apa pun,

firman Penebus kita,

Yang nama-Nya adalah Tuhan semesta alam,

Yang Kudus dari Israel.
Masuklah ke dalam kegelapan dan duduklah dalam keheningan,

hai putri orang Kasdim,

Engkau tidak akan lagi disebut

ratu penguasa kerajaan-kerajaan.
Marah kepada umat-Ku,

Aku menajiskan warisan-Ku,

Dan Aku menyerahkan mereka ke tanganmu;

tetapi engkau tidak menunjukkan belas kasihan kepada mereka,

Dan kepada orang tua

engkau menaruh kuk yang sangat berat.

Engkau berkata, “Aku akan tetap ada selalu,

ratu penguasa selamanya!”

Tetapi engkau tidak memperhatikan hal-hal ini,

engkau mengabaikan akibatnya.
Sekarang dengarkanlah ini, hai yang penuh nafsu,

bertahta dengan aman,

Berbicara kepada dirimu sendiri,

“Aku, dan tidak ada orang lain!

Aku tidak akan pernah menjadi janda,

atau menderita kehilangan anak-anakku”–

Kedua hal ini akan menimpamu

tiba-tiba, dalam satu hari:

Kehilangan dan janda yang lengkap

akan menimpamu

Karena banyak sihirmu

dan banyaknya mantra-mantramu;

Karena engkau merasa aman dalam kejahatanmu,

dan berkata, “Tidak ada yang melihatku.”
Kebijaksanaanmu dan pengetahuanmu

menyesatkanmu,

Dan engkau berkata kepada dirimu sendiri,

“Aku, dan tidak ada orang lain!”

Tetapi atasmu akan datang kejahatan

yang tidak akan engkau tahu bagaimana memprediksinya;

Bencana akan menimpamu

yang tidak dapat engkau redakan.

Tiba-tiba akan menimpamu

kehancuran yang tidak akan engkau duga.
Teruslah, sekarang, mantra-mantramu

dan banyak sihirmu.

Mungkin engkau dapat membuatnya berhasil,

mungkin engkau dapat menimbulkan teror!

Engkau melelahkan dirimu dengan banyak konsultasi,

yang engkau kerjakan sejak masa mudamu;

Biarlah para ahli nujum tampil untuk menyelamatkanmu,

para peramal bintang yang meramalkan setiap bulan baru

apa yang akan terjadi padamu.
Lihatlah, mereka seperti tunggul,

api melahap mereka;

Mereka tidak dapat menyelamatkan diri mereka sendiri

dari api yang menyebar.

Ini bukan bara yang menghangatkan,

bukan api untuk duduk di depannya.

Demikianlah para penyihirmu melayanimu

dengan siapa engkau telah bekerja keras sejak masa mudamu;

Masing-masing berjalan sendiri,

tanpa ada yang menyelamatkanmu.

RESPONSORIUM Yesaya 49:13; 47:4

Bersukacitalah, hai langit, dan bersoraklah, hai bumi;

berserulah dengan pujian, hai gunung-gunung;

sebab Tuhan akan berbelas kasihan kepada orang miskin-Nya.
Penebus kita, Tuhan Allah yang berkuasa dan perkasa adalah nama-Nya, Yang Kudus dari Israel.

Sebab Tuhan akan berbelas kasihan kepada orang miskin-Nya.
Bacaan Kedua

Dari risalah Melawan Ajaran Sesat oleh Santo Ireneus, uskup

Rencana penebusan melalui Inkarnasi
Allah adalah kemuliaan manusia. Manusia adalah bejana yang menerima tindakan Allah dan segala kebijaksanaan serta kuasa-Nya.
Sama seperti seorang dokter dinilai dalam perawatannya terhadap orang sakit, demikian pula Allah dinyatakan dalam perilaku-Nya terhadap manusia. Itulah alasan Paulus berkata: Allah telah menjadikan seluruh dunia tawanan ketidakpercayaan agar Ia dapat berbelas kasihan kepada semua. Ia berbicara tentang manusia, yang tidak taat kepada Allah, dan dibuang dari keabadian, dan kemudian menemukan belas kasihan, menerima melalui Putra Allah adopsi yang Ia bawa.
Jika manusia, tanpa menjadi sombong atau membual, memiliki keyakinan yang benar mengenai ciptaan dan Pencipta ilahi mereka, yang, setelah memberi mereka keberadaan, memegang mereka semua dalam kuasa-Nya, dan jika manusia bertekun dalam kasih Allah, dan dalam ketaatan serta rasa syukur kepada-Nya, ia akan menerima kemuliaan yang lebih besar dari-Nya. Itu akan menjadi kemuliaan yang akan semakin bersinar sampai ia mengambil rupa dari Dia yang mati baginya.
Dialah yang mengambil rupa daging yang berdosa, untuk mengutuk dosa dan membersihkan daging dari dosa, sebagaimana sekarang dikutuk. Ia ingin mengundang manusia untuk mengambil rupa-Nya, menunjuk manusia sebagai peniru Allah, menetapkan manusia dalam cara hidup dalam ketaatan kepada Bapa yang akan menuntun pada penglihatan Allah, dan menganugerahkan kepada manusia kuasa untuk menerima Bapa. Dialah Sabda Allah yang tinggal bersama manusia dan menjadi Anak Manusia untuk membuka jalan bagi manusia untuk menerima Allah, agar Allah tinggal bersama manusia, sesuai dengan kehendak Bapa.
Karena alasan ini, Tuhan sendiri memberikan sebagai tanda keselamatan kita, Dia yang lahir dari Perawan, Imanuel. Tuhan sendiri yang menyelamatkan mereka, sebab dari diri mereka sendiri mereka tidak memiliki kuasa untuk diselamatkan. Karena alasan ini Paulus berbicara tentang kelemahan manusia, dan berkata: Aku tahu bahwa tidak ada yang baik tinggal dalam dagingku, yang berarti bahwa berkat keselamatan kita datang bukan dari kita tetapi dari Allah. Lagi, ia berkata: Aku adalah manusia yang malang; siapa yang akan membebaskan aku dari tubuh yang ditakdirkan untuk mati ini? Kemudian ia berbicara tentang seorang pembebas, berkat Yesus Kristus Tuhan kita.
Yesaya mengatakan hal yang sama: Tangan yang lemah, jadilah kuat! Lutut yang lemah, beranilah! Hati yang lemah, jadilah kuat! Jangan takut; lihatlah, Allah kita adalah penghakiman dan Ia akan membalas. Ia sendiri akan datang dan menyelamatkan kita. Ia berarti bahwa kita tidak dapat diselamatkan dari diri kita sendiri tetapi hanya dengan pertolongan Allah.

RESPONSORIUM Lihat Yeremia 31:10; 4:5

Dengarkanlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa,

dan wartakanlah itu sampai ke ujung bumi;

katakanlah kepada pulau-pulau yang jauh: Juruselamat kita datang.
Wartakanlah kabar baik, biarlah itu terdengar;

beritahukanlah kepada setiap orang, serukanlah dengan nyaring.

Katakanlah kepada pulau-pulau yang jauh: Juruselamat kita datang.

DOA PENUTUP

Ya Allah,

yang melalui kelahiran dari Perawan suci

dengan murah hati menyatakan kemuliaan-Mu kepada dunia,

kami mohon, anugerahkanlah agar kami dapat menghormati dengan integritas iman

misteri Inkarnasi yang begitu menakjubkan

dan selalu merayakannya dengan penghormatan yang layak.

Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu,

yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persatuan Roh Kudus,

Allah, sepanjang segala abad.

Amin.

AKLAMASI (setidaknya dalam perayaan bersama)

Marilah kita memuji Tuhan.

Dan bersyukur kepada-Nya.

Ibadat Pagi

Madah

Dengarkan suara Tuhan
Yang mengecam, kejahatan
Usirlah jauh impian
Serta karya kegelapan.

Bangunlah hati merana
Yang parah terluka dosa
Sebab Kristus bercahaya
Bersinar laksana surya.

Kristus datang bagai domba
Yang menghapus dosa kita
Mari mohon dengan tekun
Supaya diberi ampun.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Mazmur 118,145-152

Aku berseru dengan segenap hati, ya Tuhan, jawablah aku,*
ketetapanMu hendak kupegang.

Aku berseru kepadaMu: selamatkanlah aku!*
PerintahMu akan kutepati.

Pagi-pagi buta aku telah bangun dan mohon pertolonganMu,*
aku berharap pada firmanMu.

Semalam-malaman mataku tertuju kepadaMu,*
untuk merenungkan janjiMu.

Dengarkanlah suaraku sesuai dengan kasih setiaMu,*
ya Tuhan, hidupkanlah aku seturut hukumMu.

Orang yang mengejar aku semakin mendekat,*
mereka menjauh dari hukumMu.

Tetapi Engkau dekat, ya Tuhan,*
dan segala perintahMu benar.

Sejak lama aku mengakui ketetapanMu,*
sebab Engkau menetapkannya dari sediakala.

Ant.1: Engkau dekat, ya Tuhan, dan segala perintahMu benar.

Ant.2: Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Kebij 9,1-12

Allah leluhur kami, Tuhan yang berbelaskasih,*
Engkau menciptakan semesta alam dengan sabdaMu.

Engkau membentuk manusia dengan hikmatMu,*
agar ia menguasai makhluk ciptaanMu,

agar ia memerintah dunia dengan suci dan adil,*
dan memegang kekuasaan dengan lurus hati.

Berikanlah kepadaku hikmat yang memerintah bersama Engkau,*
dan janganlah aku Kauusir dari lingkungan anakMu.

Sebab aku ini hambaMu dan anak sahayaMu,+
manusia yang lemah dan pendek umur,*
kurang pengertian tentang hukum dan keadilan.

Bahkan orang yang paling sempurna tidak berarti sama sekali,*
kalau tidak mempunyai hikmat yang berasal dari padaMu.

Engkau telah memilih aku menjadi raja bangsaMu,*
untuk memerintah putera-puteriMu.

Engkau menyuruh aku membangun kenisah di atas gunungMu yang kudus,+
dan mesbah dalam kota kediamanMu,*
gambaran yang serupa dengan kemah suci di surga.

PadaMulah hikmat yang mengenal segala karyaMu,*
yang hadir tatkala Engkau menciptakan bumi.

Ia mengetahui yang baik di hadapanMu,*
dan yang sesuai dengan firmanMu.

Utuslah hikmat itu dari surga suci,*
dari takhtaMu yang mulia.

Agar mendampingi aku dalam usahaku,*
untuk mengetahui yang baik di hadapanMu.

Sebab hikmatMu mengetahui dan memahami segala-galanya,+
ia menuntun aku dengan bijaksana dalam segala tingkah laku,*
dan melindungi aku dengan cahaya kemuliaannya.

Ant.2: Tuhan, semoga hikmatMu mendampingi aku dalam usahaku.

Ant.3 Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Mazmur 116 (117)

Pujilah Tuhan, hai segala bangsa,*
megahkanlah Dia, hai segala suku bangsa.

Sebab besar kasihNya kepada kita,*
kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Ant.3: Kesetiaan Tuhan tetap selama-lamanya.

Bacaan Singkat (Yes 11:1-2a)

Sebuah tunas akan tumbuh dari tunggal Isai, sebuah taruk akan timbul dari akarnya. Roh Tuhan akan menaunginya, roh kebijaksanaan dan pengertian, roh penasihat dan kekuatan, roh pengetahuan dan takwa; takwa itu laksana nafas baginya.

Lagu Singkat

P: Kristus Putera Allah yang hidup,* Kasihanilah kami. U: Kristus. P: Engkaulah yang akan datang ke dunia. U: Kasihanilah. P: Kemuliaan. U: Kristus.

Ant.Kidung: Ya Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

KIDUNG ZAKARIA (Luk 1,68-79)

Terpujilah Tuhan, Allah Israel,*
sebab Ia mengunjungi dan membebaskan umatNya.

Ia mengangkat bagi kita seorang penyelamat yang gagah perkasa,*
putera Daud, hambaNya.

Seperti dijanjikanNya dari sediakala,*
dengan perantaraan para nabiNya yang kudus.

Untuk menyelamatkan kita dari musuh-musuh kita,*
dan dari tangan semua lawan yang membenci kita.

Untuk menunjukkan rahmatNya kepada leluhur kita,*
dan mengindahkan perjanjianNya yang kudus.

Sebab Ia telah bersumpah kepada Abraham, bapa kita,*
akan membebaskan kita dari tangan musuh.

Agar kita dapat mengabdi kepadaNya tanpa takut,*
dan berlaku kudus dan jujur di hadapanNya seumur hidup.

Dan engkau, anakku, akan disebut nabi Allah yang mahatinggi,*
sebab engkau akan mendahului Tuhan untuk menyiapkan jalanNya.

Untuk menanamkan pengertian akan keselamatan dalam umatNya,*
berkat pengampunan dosa mereka.

Sebab Allah kita penuh rahmat dan belaskasihan,*
Ia mengunjungi kita laksana fajar cemerlang.

Untuk menyinari orang yang meringkuk dalam kegelapan maut,*
dan membimbing kita ke jalan damai sejahtera.

Ant.Kidung: Ya Tuhan, sinarilah orang yang meringkuk dalam kegelapan maut.

Doa Permohonan

P: Dari semula Allah Bapa telah bermaksud menyelamatkan bangsaNya. Marilah kita berdoa dan berkata:
U: Peliharalah rakyatMu, ya Tuhan.
P: Ya Allah, Engkau telah menjanjikan raja adil kepada bangsaMu,* peliharalah kekudusan GerejaMu.
P: Ya Allah, condongkanlah hati manusia kepada sabdaMu,* dan kuatkanlah kaum beriman dalam kekudusan yang sejati.
P: Ya Allah, peliharalah kami dalam cinta kasih RohMu,* agar kami memperoleh belaskasihan PuteraMu yang akan datang.
P: Ya Allah yang mahamurah, perkuatlah kami hingga akhir,* sampai hari kedatangan Tuhan kami Yesus Kristus.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Tuhan Yesus, datanglah segera, jangan berlambat. Semoga kami, yang mengharapkan kemurahanMu, Kauhibur dengan kedatanganMu. Sebab Engkaulah pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa, dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Siang

Didaraskan pada Ibadat Siang I, II, maupun III.

SABTU III SIANG

Madah

Yesus penebus ilahi
Kami mohon Kaudampingi
Dalam usaha mengabdi
Kepada sesama kami.

Sudilah Engkau berkarya
Melalui suka duka
Yang harus kami alami
Dalam kehidupan ini.

Sampaikanlah doa ini
Ya Yesus junjungan kami
Kepada Bapa surgawi
Dalam kuasa Roh suci. Amin.

Ant.1: Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Mazmur 118 (119), 121-128

Aku bertindak adil dan jujur,*
jangan aku Kauserahkan kepada pemerasku.

Jaminlah kesejahteraan hambaMu,*
jangan sampai orang sombong menganiaya aku.

Mataku sangat merindukan keselamatanMu,*
dan keadilan yang Kaujanjikan.

Perlakukanlah hambaMu sesuai dengan kasih setiaMu,*
dan ajarkanlah ketetapanMu kepadaku.

HambaMulah aku, beri aku pengertian,*
supaya aku memahami perintahMu.

Ya Tuhan, telah tiba saatnya Engkau bertindak,*
mereka telah memperkosa hukumMu.

Itulah sebabnya aku mencintai perintahMu,*
melebihi emas yang paling murni.

Itulah sebabnya aku hidup sesuai dengan segala titahMu,*
segala jalan dusta kubenci.

Ant.1: Jaminlah kesejahteraan hambaMu, ya Tuhan.

Ant.2: Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Mazmur 33 I

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,*
mulutku tetap menyanyikan pujianNya.

Karena Tuhan aku bermegah-megah,*
hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukaria.

Agungkanlah Tuhan bersama dengan daku,*
mari kita bersama memasyhurkan namaNya.

Dalam doa aku mencari Tuhan, dan Ia menjawab aku,*
Ia melepaskan daku dari segala yang menakutkan.

Pandanglah Dia, maka Engkau akan berbahagia,*
Ia tak akan mengecewakan dikau.

Orang yang malang ini berseru, dan Tuhan mendengarkannya,*
Tuhan menyelamatkan dia dari segala derita.

Bala malaikat Allah berkemah di sekeliling orang yang takwa,*
untuk melindunginya terhadap bahaya.

Rasailah dan nikmatilah, betapa baiknya Tuhan,*
berbahagialah orang yang berlindung kepadaNya.

Seganilah Tuhan, hai orang-orang suci,*
sebab yang takwa tidak berkekurangan.

Orang kaya telah menjadi miskin dan lapar,*
yang mencari Tuhan takkan kekurangan suatupun.

Ant.2: Pandanglah Tuhan, maka engkau akan berbahagia.

Ant.3: Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Mazmur 33 II

Saudara-saudara, dengarkanlah aku,*
kuajar kamu menjadi takwa.

Siapakah yang merindukan hidup,*
merindukan umur panjang penuh bahagia?

Jagalah lidahmu terhadap yang jahat,*
dan bibirmu jangan menipu.

Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik,*
perjuangkanlah damai sejahtera.

Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar,*
telingaNya kepada seruan mereka

Wajah Tuhan menentang para penjahat,*
untuk melenyapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.

Bila orang benar berseru, Tuhan mendengarkan,*
dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.

Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat,*
Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.

Orang benar menghadapi banyak kemalangan,*
tetapi Tuhan menyelamatkan dia dari semuanya.

Tuhan melindungi segala tulangnya,*
tak satupun akan dipatahkan.

Orang berdosa dibunuh oleh kejahatannya,*
yang membenci orang saleh akan menanggung kesalahannya sendiri.

Tuhan menyelamatkan para hambaNya,*
semua yang berlindung kepadaNya tidak menanggung hukuman.

Ant.3: Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.

Bacaan singkat (Gal 5,26; 6,2)

Janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menentang dan saling mendengking. Hendaklah kita saling menanggung beban. Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.

P: Tuhan akan menumbuhkan kebenaran.
U: Dan segala bangsa akan memuji namaNya.

Doa Penutup

Ya Tuhan, Engkaulah api cinta kasih abadi. Kobarkanlah cinta kasih dalam hati kami, supaya kami mengasihi Engkau melebihi segala-galanya dan mencintai semua orang tanpa memandang muka. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Ibadat Sore

MINGGU IV SORE I

Madah

Pencipta bintang mulia
Cahaya kami semua
Kristus penebus Ilahi
Kabulkanlah doa kami.

HatiMu sungguh berduka
Karna umatMu berdosa
Syukurlah Engkau berkenan
Melimpahkan pengampunan.

Pada kepenuhan masa
Engkau jadi manusia
Lahir dari bunda murni
Sahaja dan rendah hati.

Dipuja dan dipujilah
Bapa dan Putera Allah
Bersama Roh mahamulya
Selalu senantiasa. Amin.

Ant.1: Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.

Mazmur 121 (122)

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku,*
"Mari kita pergi ke rumah Tuhan".

Sekarang kami telah berdiri,*
di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem, engkau dibangun,*
sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*
suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan,*
sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*
kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem,*
"Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!"

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu,*
dan kemakmuran atas istanamu.

Atas nama semua saudara dan sahabatku,*
aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*
aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Ant.1: Sungguh, akan datanglah yang didambakan segala bangsa, dan rumah Tuhan akan penuh kemuliaan, alleluya.

Ant.2: Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.

Mazmur 129 (130)

Dari jurang yang dalam aku berseru kepadaMu, ya Tuhan,*
Tuhanku, dengarkanlah seruanku.

Hendaklah telingaMu menaruh perhatian,*
kepada jeritan doaku.

Jika Engkau menghitung-hitung kesalahan, ya Tuhan,*
siapakah dapat bertahan?

Tetapi syukurlah Engkau suka mengampuni,*
sehingga orang mengabdi kepadaMu dengan takwa.

Aku berharap akan Tuhan,*
hatiku mengharapkan firmanNya.

Hatiku menantikan Tuhanku,*
lebih dari penjaga menantikan fajar.

Lebih dari penjaga menantikan fajar,*
Israel menantikan Tuhan.

Sebab pada Tuhanlah kasih setia,*
dan penebusan yang berlimpah-limpah.

Tuhanlah yang akan membebaskan Israel,*
dari segala kesalahannya.

Ant.2: Datanglah, ya Tuhan, janganlah berlambat. Hapuskanlah dosa umatMu Israel.

Ant.3: Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.

Flp 2,6-11

Meskipun berwujud Allah,+
Kristus Yesus tidak mau berpegang teguh,*
pada kemuliaanNya yang setara dengan Allah.

Ia telah menghampakan diri,+
dengan mengambil keadaan hamba,*
dan menjadi sama dengan manusia.

Ia kelihatan sebagai seorang manusia dan merendahkan diri,+
karena taat sampai mati,*
sampai mati di salib.

Sebab itu Allah telah meninggikan Dia,+
dan menganugerahkan kepadaNya,*
nama yang melebihi segala nama.

Agar dalam nama Yesus,+
bertekuklah setiap lutut,*
di surga tinggi, di bumi dan di bawah bumi.

Agar setiap lidah mengakui,+
untuk kemuliaan Allah Bapa,*
Tuhanlah Yesus Kristus.

Ant.3: Sungguh, sudah genaplah waktunya bagi Allah untuk mengutus PuteraNya ke dunia.

Bacaan Singkat (1Tes 5,23-24)

Semoga Allah, pokok damai, menguduskan kamu sekalian sepenuhnya; agar roh, jiwa dan tubuhmu tetap terpelihara tanpa cela sampai kedatangan Tuhan. Tuhan yang memanggil kamu tetap setia. Ia akan melaksanakan sabdaNya.

Lagu Singkat

P: Datanglah menyelamatkan kami,* Ya Tuhan, Allah segala kuasa. U: Datanglah. P: Tunjukkanlah seri wajahMu, maka selamatlah kami. U: Ya Tuhan. P: Kemuliaan. U: Datanglah.

Ant.Kidung: Datanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.

KIDUNG MARIA (Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*
hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*
hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*
oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*
kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*
kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*
dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*
yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*
orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*
Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*
untuk selama-lamanya.

Ant.Kidung: Datanglah, ya Tuhan, pimpinlah umatMu, selamatkanlah kami dengan kekuasaanMu yang mengagumkan.

Doa Permohonan

Kristus menggembirakan hati setiap orang yang menantikan Dia. Marilah kita memohon:
U: Datanglah ya Tuhan, dan jangan terlambat.
P: Dengan gembira hati kami nantikan kedatanganMu,* datanglah ya Tuhan Yesus.
P: Engkau telah hidup sebelum awal dunia,* datanglah dan selamatkan kami di dunia ini.
P: Engkau telah menciptakan dunia dengan segenap isinya,* datanglah dan selamatkanlah karya tanganMu.
P: Engkau telah hidup dan mati sebagai manusia,* datanglah dan luputkanlah kami dari kuasa maut.
P: Engkau datang supaya kami memperoleh kehidupan yang berlimpah-limpah,* datanglah dan berilah kami kehidupan abadi.
P: Engkau hendak mempersatukan semua orang dalam kerajaanMu,* datanglah dan himpunkanlah semua orang yang ingin memandang wajahMu.

Bapa Kami

Doa Penutup

Ya Tuhan, kami mengetahui dari kabar malaikat bahwa Yesus Kristus PuteraMu menjadi manusia. Kami mohon, curahkanlah rahmatMu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salibNya kami dihantar kepada kebangkitan yang mulia. Demi Yesus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Ibadat Penutup

IBADAT PENUTUP - MINGGU I

Doa Tobat

P: Kasihanilah kami, ya Tuhan.
U: Sebab kami orang yang berdosa.
P: Tunjukkanlah belaskasihanMu kepada kami, ya Tuhan.
U: Dan anugerahkan keselamatan kepada kami.
P: Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U: Amin.

Madah

Kristus cahaya mulia
Kegelapan Kauenyahkan
Malam maut tak berdaya
Sudah kalah Kaulumpuhkan

Lindungilah kami Tuhan
Selama semalam ini
Kami mohon ketenangan
Dalam istirahat nanti.

Meski mata 'kan tertidur
Semoga hati berjaga
Rapi selalu teratur
Siap menyambut rajanya.

Terpujilah Kristus raja
Bersama Bapa mulia
Dan Roh kudus sumber cinta
Sepanjang segala masa. Amin.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Mazmur 4

Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah yang adil,+
apabila aku bersusah, lapangkanlah dadaku,*
kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku.

Hai orang-orang besar,*
masih berapa lamakah kamu menghina Allah yang mulia?
Masih berapa lamakah kamu menyembah berhala,*
dan minta nasihat mereka?

Ketahuilah, Tuhan akan mengerjakan karya agung bagi para kekasihNya,*
Tuhan akan mendengarkan daku, bila aku berseru kepadaNy.

Memang kamu gelisah, tetapi jangan lalu berdosa,*
selidikilah batinmu dan mengaduhlah di tempat tidurmu.

Persembahkanlah kurban sejati,*
dan percayalah pada Tuhan.

Banyak orang berkata,+
"Siapa yang akan menurunkan berkat?*
Hendaknya cahaya wajahMu menyinari kami, ya Tuhan".

Penuhilah hatiku dengan kebahagiaan,*
lipat gandakanlah panen gandum dan anggur.

Aku hendak membaringkan diri dan tidur,*
dalam kehadiranMu yang menenteramkan;

sebab hanya Engkaulah, ya Tuhan,*
yang membuat istirahatku aman sentosa.

Ant 1: Kasihanilah aku, ya Tuhan, dan dengarkanlah doaku.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Mazmur 133 (134)

Mari, pujilah Tuhan,
pujilah semua karya Tuhan!

Hai kamu yang bertugas dalam rumah Tuhan,*
pada waktu malam,

tadahkanlah tanganmu ke tempat suci,*
dan pujilah Tuhan!

Semoga Allah Sion memberkati engkau,*
Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.

Ant 2: Pujilah Tuhan di waktu malam.

Bacaan singkat (Ul 6,4-7)

Dengarlah, hai Israel: Tuhan Allah kita hanya satu. Hendaknya engkau mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hati, dengan segenap jiwa dan dengan segenap tenagamu. Semoga perkataan-perkataan yang hari ini kusampaikan kepadmu menetap dalam hatimu dan kauteruskan kepada anak-anakmu. Renungkanlah perintah ini waktu duduk di rumah atau bergegas di jalan; waktu mau tidur atau hendak bangun.

Lagu Singkat

P: Ke dalam tanganMu kuserahkan diriku,* Ya Tuhan, penyelamatku. U: Ke dalam. P: Engkaulah penebusku, ya Allah yang benar. U: Ya Tuhan, penyelamatku. P: Kemuliaan. U: Ke dalam.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Kidung Simeon:

Sekarang, Tuhan, perkenankanlah hambaMu berpulang,*
dalam damai sejahtera, menurut sabdaMu.
Sebab aku telah melihat keselamatanMu,*
yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.
Cahaya untuk menerangi para bangsa,*
dan kemuliaan bagi umatMu Israel.

Ant.Kidung: Berkatilah kami, ya Tuhan, bila kami berjaga, lindungilah kami, bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus dan beristirahat dalam damai.

Doa Penutup

Tuhan, kunjungilah rumah ini dan berkatilah kami selalu. Jauhkanlah segala tipu daya musuh dari rumah ini dan utuslah malaikatMu untuk membawa damai sejahtera dan menyertai kami. Demi Kristus, pengantara kami. Amin.

Pada malam Minggu:

Tuhan, pelindung kami, kunjungilah kami malam ini. Semoga besok pagi kami bangun dengan gembirea hati untuk merayakan kebangkitan Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

Penutup

P: Semoga Allah yang mahakuasa menganugerahkan istirahat dalam naungan belaskasihanNya. U: Amin.

Salam kepada Bunda Maria

Salam ya ratu surgawi,
salam, bunda Putra ilahi.
Darimulah hidup kami
memperoleh terang suci.
Bersukalah, ya Maria,
bunda yang paling jelita.
Hiduplah, bunda mulia,
doakanlah kami semua.

Santo-Santa

Santo Filigon

Uskup dan Pengaku Iman

Filigon terkenal sebagai seorang pengacara kawakan di kota Antiokia, Asia Kecil, pada abad keempat. Ia terkenal karena pidato-pidatonya yang berapi-api dan keberaniannya membela kliennya di muka pengadilan: Ia tidak pernah kalah dalam semua perkara yang dibelanya. Ia orang jujur dan biasanya tidak bersedia membela orang-orang yang jelas-jelas berbuat salah. Sebagai orang Kristen, ia lebih dikenal karena kesalehan dan perbuatan-perbuatan amalnya. Pada waktu Vitalis, uskup kota Antiokia meninggal dunia, Filigon terpilih menjadi Uskup Antiokia. Pengangkatan Filigon ini menyimpang dari kebiasaan yang berlaku dalam hal pemilihan calon uskup di antara imam-imam yang ada. Filigon menolak pilihan itu, namun atas desakan umat, ia akhirnya bersedia ditahbiskan menjadi uskup. Sejak itu keahliannya diabdikannya demi kepentingan Gereja dan pembelaan iman para rasul terhadap serangan kaum bidat.

Santo Yohanes Krisostomus memujinya sebagai seorang uskup yang suci, bijaksana, lagi rajin. Ia juga memuji kemurahan hati Filigon dalam memperhatikan kepentingan umatnya. Dalam kamus hidupnya tidak terdapat kata-kata yang menaburkan benih kebencian diantara manusia, seperti: "saya punya" dan "engkau punya'". Miliknya menjadi juga milik orang miskin. Ketenangan jiwanya tidak pernah terganggu oleh kecemasan akan harta benda duniawi; hatinya tiada pernah ke sana. Lima tahun sesudah menjabat uskup, Filigon meninggal dunia.