‹ Semua renungan

Kamis, 6 November 2031

Pesta untuk Satu

Kemarin Yesus berbicara tentang harga menjadi murid: menghitung anggaran, memikul salib, melepaskan milik. Terdengar berat, bahkan menakutkan. Hari ini nadanya berubah sama sekali. Yesus bercerita tentang seorang perempuan yang kehilangan satu keping uang, lalu menyalakan pelita dan menyapu seluruh rumah sampai menemukannya.

Siapa pun yang pernah kehilangan sesuatu yang kecil tahu rasanya. Sebuah cincin. Kunci. Uang yang jatuh entah ke mana. Rumah dibongkar, kolong disorot, sapu masuk ke sudut-sudut yang tak pernah dibersihkan. Dan ketika benda itu ketemu, ada kelegaan yang jauh lebih besar daripada nilainya.

Yesus memakai gambaran itu untuk melukiskan hati Allah. Perempuan itu tidak berkata, ah, masih ada sembilan keping yang lain. Yang satu itu dicarinya sampai dapat. Demikian juga, kata Yesus, ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat.

Menariknya, semua ini bermula karena orang Farisi bersungut-sungut melihat Yesus makan bersama para pemungut cukai. Bagi mereka, satu orang berdosa tidak sepadan dengan kehebohan. Bagi Allah, satu orang berdosa layak membuat seluruh rumah disapu dan seluruh surga berpesta.

Barangkali hari ini akulah keping yang sedang dicari, atau justru aku diutus menyalakan pelita bagi orang yang tersesat.

Tuhan, terima kasih karena Engkau mencari yang satu, bukan hanya menghitung yang sembilan puluh sembilan. Nyalakanlah aku menjadi pelita bagi yang hilang. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →