‹ Semua renungan

Sabtu, 8 Maret 2031

Matahari untuk Semua

Kemarin kita mendengar ajakan Yesus untuk berdamai lebih dahulu dengan saudara sebelum membawa persembahan. Hari ini Ia melangkah jauh lebih jauh lagi: 'Kasihilah musuhmu, dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.'

Kalau berdamai dengan saudara saja sudah berat, mengasihi musuh terasa mustahil. Tetapi Yesus memberi alasan yang tak terbantah. Lihatlah matahari. Ia terbit bagi orang jahat dan orang baik. Lihatlah hujan. Ia turun bagi yang benar dan yang tidak benar. Bapa di sorga tidak memilih-milih langit untuk siapa.

Coba pikirkan. Kalau Tuhan menyalakan matahari hanya untuk orang baik, sudah lama halaman rumah para pendosa gelap gulita. Tetapi tidak. Pagi ini pun matahari yang sama menyinari rumah kawan dan rumah lawan.

Yesus bertanya dengan tajam, 'Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu?' Mengasihi yang ramah kepada kita itu mudah. Pemungut cukai pun bisa. Yang menjadikan kita anak Bapa justru ketika kita menyinari orang yang tidak menyinari kita.

Itulah arti sempurna yang dituntut Yesus. Bukan tanpa cacat, melainkan tanpa batas. Sebesar matahari yang tidak pernah bertanya siapa yang pantas ia terangi.

Kepada siapa hari ini kita sengaja menutup 'matahari' kita?

Tuhan, Engkau menyinari juga mereka yang melukai aku. Luaskanlah hatiku sampai seluas langit-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →