‹ Semua renungan

Selasa, 13 Mei 2031

Damai yang Lain

Kemarin kita melihat Paulus nyaris disembah sebagai dewa di Listra. Hari ini, di kota yang sama, ia dilempari batu dan diseret ke luar kota karena disangka mati. Dari altar ke timbunan batu hanya berjarak beberapa ayat. Begitu cepat sorak manusia berubah.

Yang mengejutkan adalah ayat berikutnya: ketika murid-murid berdiri mengelilinginya, bangkitlah ia, lalu masuk kembali ke dalam kota. Kota yang baru saja melemparinya! Dari mana ketenangan semacam itu?

Injil hari ini memberi jawabannya. "Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia." Damai versi dunia adalah keadaan: aman, cukup, tidak ada gangguan. Damai versi Yesus adalah kehadiran: Aku bersamamu, bahkan ketika keadaan sedang kacau.

Karena itu damai dunia gampang dirampok. Satu kabar buruk saja, hilang. Damai Kristus justru terlihat paling terang di tengah badai, seperti Paulus yang babak belur tetapi tidak patah arah, malah berkeliling menguatkan hati murid-murid.

Hidup kita tidak bebas dari lemparan batu: kritik, kegagalan, sakit. Yang ditawarkan Yesus bukan hidup tanpa batu, melainkan hati yang tidak gelisah dan gentar di tengahnya.

Yesus, tinggalkanlah damai-Mu dalam hatiku, damai yang tidak bisa dirampas oleh keadaan. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →