‹ Semua renungan

Kamis, 12 Juni 2031

Selubung yang Diangkat

Ada hal aneh soal cermin. Kita melihat wajah kita sendiri setiap hari, tetapi kalau ditanya mendadak seperti apa persisnya, kita sering ragu. Wajah yang paling dekat justru paling sulit kita pandang dengan jujur, apalagi kalau ada yang kita sembunyikan.

Paulus berbicara tentang selubung. Katanya, ketika bangsa Israel membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka. Tetapi apabila hati berbalik kepada Tuhan, selubung itu diangkat. Dan yang terjadi kemudian indah: “Kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung,” lalu perlahan diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dari kemuliaan kepada kemuliaan.

Rupanya memandang Tuhan itu seperti bercermin. Semakin lama dan jujur kita menatap-Nya, semakin wajah kita ikut berubah menyerupai wajah-Nya. Perubahan itu tidak seketika, melainkan pelan, seperti orang yang lama tinggal bersama akhirnya bertukar kebiasaan.

Injil hari ini menunjuk satu selubung yang paling sering menutupi hati: kemarahan yang dipendam terhadap saudara. Yesus berkata, kalau engkau teringat ada sesuatu di hati saudaramu terhadapmu, tinggalkan dulu persembahanmu di depan mezbah, pergilah berdamai, baru kembali. Ibadah dengan hati yang berselubung dendam adalah cermin yang berkabut.

Mungkin ada satu nama yang muncul saat membaca ini. Selubung itu bisa diangkat hari ini juga.

Tuhan, angkatlah selubung dari hatiku, dan ubahlah wajahku pelan-pelan menyerupai wajah-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →