‹ Semua renungan

Rabu, 8 Oktober 2031

Memanggil Bapa

Kata pertama yang dipelajari kebanyakan bayi bukan kalimat, melainkan panggilan: mama, bapak. Satu kata itu cukup untuk membuat seisi rumah menoleh. Panggilan memang lebih tua daripada tata bahasa.

Kemarin kita melihat Maria duduk mendengarkan Yesus. Hari ini para murid ingin lebih: 'Tuhan, ajarlah kami berdoa.' Dan Yesus tidak memberi rumus panjang. Ia memberi satu panggilan: Bapa. Sesudah itu barulah permintaan-permintaan sederhana: rezeki secukupnya untuk hari ini, ampun atas dosa, perlindungan dari pencobaan. Doa yang bisa dihafal anak kecil, tetapi tidak pernah selesai diselami orang tua.

Bacaan pertama menunjukkan betapa panggilan itu bukan basa-basi. Yunus marah karena Niniwe diampuni, dan Allah menanggapinya bukan dengan murka, melainkan seperti seorang bapa menghadapi anak yang ngambek: sabar, bertanya pelan, memakai pohon jarak sebagai alat peraga. 'Layakkah engkau marah?'

Kita sering mengukur Allah dengan penggaris kita sendiri: yang jahat harus dihukum, yang baik diganjar. Untunglah Ia Bapa, bukan mesin hitung. Sudahkah doaku hari ini dimulai dengan panggilan sayang, bukan dengan daftar tagihan?

Bapa, rezeki hari ini cukupkanlah, dosaku ampunilah, dan jangan biarkan aku jauh dari-Mu. Amin.

Buka Doa Hari Ini lengkap →